Kompas.com Wrote:BANDUNG, KOMPAS.com  PT
Kereta Api Indonesia Daop II
Bandung kembali menelan
kerugian akibat kerusakan
sejumlah gerbong kereta api
sebagai buntut bentrok
antara bobotoh atau suporter Persib dan
warga di jalur Andir-Ciroyom, Kota
Bandung.
"Ratusan kaca kereta pecah dan fasilitas
lainnya rusak. Hasil penghitungan kerugian
akibat insiden bentrokan bobotoh dan
warga mencapai Rp 59,1 juta," kata Kepala
Humas PTKA Daop II Bandung Bambang
Setya Prayitno, Senin (24/1/2011).
Kejadian pelemparan dan bentrokan itu
terjadi pada saat KA ekonomi Cibatu-
Purwakarta, KA Serayu, dan KRD yang
mengangkut suporter sepak bola melintas
di jalur Andir-Ciroyom.
Warga yang jengkel dengan ulah suporter
sepak bola itu melakukan pelemparan ke
arah kereta sehingga memecahkan kaca,
bahkan warga juga menyerang ke gerbong
mengejar bobotoh yang berulah dan
melakukan perlawanan.
Namun, dari kejadian itu, tidak hanya
bobotoh yang menjadi korban.
Penumpang lain yang tidak tahu-menahu
menjadi korban pelemparan sehingga
luka-luka.
"Kejadian bentrokan dan pelemparan
terhadap suporter sepak bola di jalur
Andir-Ciroyom terus berulang. Setiap ada
pertandingan Persib, mereka mencegat
dan melempari suporter di dalamnya. Bila
sudah ada konflik dengan warga seperti
ini, sulit dicegahnya," kata Bambang.
Akibat insiden Minggu itu, kaca jendela
yang pecah 179 lembar, jalusi 64 lembar,
exhaust 3 buah, bingkai jendela 3 buah,
kaca bordes 22 lembar, lampu 8 buah,
meja penumpang 40 buah.
Berdasarkan laporan Poskes Stasiun
Bandung, sedikitnya 10 orang mengalami
luka-luka dalam bentrokan dan perang
batu antara suporter dan warga.
Sebagian besar adalah penumpang KA
yang tidak terlibat kejadian itu. Selain itu,
dua orang lainnya juga dikabarkan terjatuh
dari KA karena menggelantung di pintu KA.
"Aksi pelemparan juga dialami kereta KRD
Bandung-Padalarang di kawasan Cimekar-
Gedebage," kata Bambang.
Sumber berita: http://m.kompas.com/news/read/data/2011.01.24.16474143/
Foto dari sumber yang sama:



