05-12-2010, 10:40 AM
Apakah teman2 termasuk di antara mereka ini semua? Semoga sih jangan yah... Kalau memang ada tolong dihapus budaya ketidak tertiban macam yang satu ini yah... Semakin banyak umat manusia tidak sabaran bak diterjang tusnami, gempa Bumi dan makhluk sejenis mutant dengan taring yang lancip2 semakin tidak menyadari kalau kebanyakan kota besar itu semakin bertumbuh populasi penduduknya. Kalau dalam 1 peron saja ada rangkaian KA baru tiba trus udah berdiri / beranjak tanpa memedulikan pada yang mau keluar dulu apa rangkaian KA di dalamnya gak bakalan penuh bagaikan gelombang pengungsian tuh???

Sering aku jumpai bahkan mau adu jotos segala
tapi selalu disabarin aja soalnya massanya yg terlalu banyak. 
Kita berbuat anarkis malah bukan menyadarkan mereka justru malah pancing emosi. Massa gak peduli kita ini penampilan kantoran, gembel, gedongan, ibu rumah tangga, pelayan restoran atau apapun itu. Yang dainggap salah maka patut dihajar sampai lumpuh, bahkan kalau perlu dibakar hidup2.
Aku cuma mau usul, gimana kalau kita bikin Gerakan Kepedulian Umat Manusia Disiplin Naik - Turun KA? Mungkin terdengar sepele karena cuma naik - turun KA doank sih... Tapi apa jadinya kalau tanpa ada solusi begini?
1. Banyak orang tua yang bawa anak kecil jadi terinjak2, terdorong, bahkan berjatuhan sampai si anak pada nangis. Naik KA bukanlah massa yg minta2 antrian sembako, uang angpau, dll.
2. Makin banyak kesempatan pencopet jadi peluang buat nyopet.
3. Sulit bagi mrk yang bawa barang2 berat mau keluar - masuk KA meski pada akhirnya rangkaian KA baru berasngkat semisal 1/2 jam-an lagi dan si pembawa barang2 berat itu dapat tidaknya tempat duduk.
Boleh juga kita mengenakan kaos Edan Sepur masing2. Trus ditugasin di setiap sudut peron stasiun yg ada. Tapi bbrp stasiun aja yg umumnya sering tejadi bentrokan antara yg mayoritas keluar dan masuk. Misal kalau di Jabodetabek yah di Jakarta Kota, Bekasi, Bogor, dl...
Langkah2nya???
1. Sodorin mrk selebaran kertas mengenai Budaya Disiplin Naik Turun KA.
2. Trus sebagian dari kita ditugasin di bbrp stasiun. Misal yg di Jakarta Kota, kita bagi2 tugas.
3. Kelompok 1 di peron 2, kelompok 2 di pero3, dst. Pokoknya di mana aja pas ada rangkaian KA baru dateng dari luar kota. Dg pengeras suara ajarkan mrk utk mempersilahkan dulu yg keluar. Begitu udah cair alias dah minim yg menuju ke emplasemen, barulah giliran yg pada mau ke KA.
4. Dilakukan di hari Senin - Minggu. Jadi gak di hari libur kerja aja. Justru khan yang paling fatal itu yah saat hari2 kerja kantoran kahn...

Sering aku jumpai bahkan mau adu jotos segala
tapi selalu disabarin aja soalnya massanya yg terlalu banyak. 
Kita berbuat anarkis malah bukan menyadarkan mereka justru malah pancing emosi. Massa gak peduli kita ini penampilan kantoran, gembel, gedongan, ibu rumah tangga, pelayan restoran atau apapun itu. Yang dainggap salah maka patut dihajar sampai lumpuh, bahkan kalau perlu dibakar hidup2.
Aku cuma mau usul, gimana kalau kita bikin Gerakan Kepedulian Umat Manusia Disiplin Naik - Turun KA? Mungkin terdengar sepele karena cuma naik - turun KA doank sih... Tapi apa jadinya kalau tanpa ada solusi begini?
1. Banyak orang tua yang bawa anak kecil jadi terinjak2, terdorong, bahkan berjatuhan sampai si anak pada nangis. Naik KA bukanlah massa yg minta2 antrian sembako, uang angpau, dll.
2. Makin banyak kesempatan pencopet jadi peluang buat nyopet.
3. Sulit bagi mrk yang bawa barang2 berat mau keluar - masuk KA meski pada akhirnya rangkaian KA baru berasngkat semisal 1/2 jam-an lagi dan si pembawa barang2 berat itu dapat tidaknya tempat duduk.
Boleh juga kita mengenakan kaos Edan Sepur masing2. Trus ditugasin di setiap sudut peron stasiun yg ada. Tapi bbrp stasiun aja yg umumnya sering tejadi bentrokan antara yg mayoritas keluar dan masuk. Misal kalau di Jabodetabek yah di Jakarta Kota, Bekasi, Bogor, dl...
Langkah2nya???
1. Sodorin mrk selebaran kertas mengenai Budaya Disiplin Naik Turun KA.
2. Trus sebagian dari kita ditugasin di bbrp stasiun. Misal yg di Jakarta Kota, kita bagi2 tugas.
3. Kelompok 1 di peron 2, kelompok 2 di pero3, dst. Pokoknya di mana aja pas ada rangkaian KA baru dateng dari luar kota. Dg pengeras suara ajarkan mrk utk mempersilahkan dulu yg keluar. Begitu udah cair alias dah minim yg menuju ke emplasemen, barulah giliran yg pada mau ke KA.
4. Dilakukan di hari Senin - Minggu. Jadi gak di hari libur kerja aja. Justru khan yang paling fatal itu yah saat hari2 kerja kantoran kahn...

yah....



![[Image: BonBon.jpg]](http://i1255.photobucket.com/albums/hh636/kadaop_x/BonBon.jpg)