02-10-2010, 07:57 AM
Satu lagi catatan buruk bagi PT KA. Semoga bisa dievaluasi untuk perbaikan ke depan. Turut berduka cita bagi para korban.
NAIK
EMANG PALING OKE
EMANG PALING OKE

|
02-10-2010, 07:57 AM
Satu lagi catatan buruk bagi PT KA. Semoga bisa dievaluasi untuk perbaikan ke depan. Turut berduka cita bagi para korban.
NAIK
EMANG PALING OKE
02-10-2010, 07:58 AM
wah baru tau klo ada korba jiwa , turut berduka cita deh
![]() ![]()
Bersiap PP SGU - SLO dengan KERETA API hingga 2 bulan kedepan
02-10-2010, 08:07 AM
keliahatannya gak jam 04.00 deh ... masalahnya saya naek Turangga jam segitu sampai di Purwosari lancar - lancar aja .. gak ada apa2 .. mungkin jam 2 kali .... karena Bima masuk Solo jam segitu .....
02-10-2010, 08:08 AM
Barusan liat headline news di Metro TV. 1 tewas, 4 luka..
Kereta juga sudah dievakuasi. Kereta yg rusak bukan K3 yang new image. Namun yg edisi sebelumnya
02-10-2010, 08:16 AM
(02-10-2010, 08:08 AM)raditiya Wrote: Barusan liat headline news di Metro TV. 1 tewas, 4 luka.. berarti kereta tersebut lah yang saya lihat 24 jam yg lalu di BKS arah ke JAKK
693-5073-893-673
02-10-2010, 08:30 AM
gak tw pasti sih PLH nya jam berapaCuma kata tv *ne PLH di petarukan jam 3 an subuh dan selang 1 jam bima nyruduk GBMS di purwosari itu info dari running text CMIIW LHOO
02-10-2010, 08:33 AM
Diseruduk KA Bima, KA Gaya Baru Berhenti Kurang Maju
Jakarta - Kecelakaan KA Gaya Baru dengan KA Bima di Stasiun KA Purwosari, Solo, diperkirakan karena KA Gaya Baru berhenti kurang maju sehingga rangkaian gerbongnya masih berada di persimpangan rel. Gerbong tersebut sembilan dihantam KA Bima menit setelah KA Gaya Baru berhenti. Kecelakaan ini terjadi pada Sabtu (2/10/2010) pukul 04.30 WIB dini hari tadi. Petugas di Stasiun KA Purwosari mengatakan KA ekskutif Bima yang melaju cepat dari Jakarta menuju Surabaya menyambar salah satu gerbong KA Gaya Baru yang sedang berhenti di stasiun tersebut. Stasiun Purwosari memang merupakan tempat pemberhentian KA kelas ekonomi. "Saat kejadian, KA Gaya Baru berhenti mengambil posisi di jalur satu. Kemungkinan posisi berhentinya kereta kurang maju sehingga gerbong paling belakang masih menghalangi persimpangan rel," ujar Jaka Mulyana, salah seorang petugas di Stasiun Purwosari. Pada posisi seperti itulah, sembilan menit setelah KA Gaya Baru benrhenti, melintas KA Bima dengan kecepatan tinggi karena tidak hendak berhenti di stasiun tersebut. Akibatnya gerbong paling belakang KA Gaya Baru tersambar rangkaian KA Bima. Gerbong bernomor K3-85554 yang tersambar itu mengalami rusak parah di bagian belakang, terutama di pintu sebelah kiri. Gerbong tersebut saat ini ditinggal di stasiun Purwosari. Kecelakaan tersebut mengakibatkan 1 korban tewas, dua luka berat, dan dua luka ringan. Korban tewas dan dua korban luka berat hingga Sabtu pagi ini masih berada di RS Kasih Ibu, Solo. sumber : detiknews
RF aku wepe, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
02-10-2010, 09:34 AM
Turut berduka cita atas korban yg jatuh...
![]() Kalo diliat dari berita jelas human error, dan penyebabnya masalah teknis yang sebenarnya nggak perlu terjadi (rangkaian cuma kurang maju), soalnya emplasemen PWS masih cukup panjang kok kalo cuman buat rangkaian GBMS. Kayaknya harus ada jadwal training ulang buat para awak KA dan petugas stasiun...
My Flickr
My photos at railpictures.net My FB Kalau Edan Sepur adalah sebuah penyakit, maka aku nggak mau sembuh dari penyakit itu.
02-10-2010, 09:36 AM
Ini GBMS sama Bima sama-sama telat Yaa?
![]() Bukannya kal emang GBMS masih berada di persmpangan tidak aman, wesel masih mengarah ke jalur 1 trus pelayanan Bima ls di jalur 2 gak bisa dilakukan ya? berarti wesel seharusnya ga bsa dipindah karena rangkaian GBMS nyisa di lintasan penggabungan.... ![]() atau gmana?? Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar.
![]()
02-10-2010, 10:31 AM
(02-10-2010, 09:36 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: Ini GBMS sama Bima sama-sama telat Yaa? kalo untuk persinyalan elektrik memang seperti itu mas,sedangkan PWS masih menggunakan sistem persinyalan mekanik,jadi meski rangkaian masih menghalangi jalur yg lain wesel tetap bisa dipindah selama roda tidak menginjak lidah wesel CMIIW
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
|