(26-05-2011, 12:33 PM)Ken Aditya Wrote: Maksudnya? Fotonya diambil di awal 70-an kereta lintas Jombang-Pare-Kediri, jadi terkesan akhir kejayaan Lok uap 30-an tahun lalu?
maksud aku tuh...
kapan rencana revitalisasi kembali jalur madiun - ponorogo - slahung???
Railfans jalur Madiun-Ponorogo_slahung kalo dihidupkan kembali pake jalur lawas sudah ndak mungkin lagi, kecuali buat track baaru. di perempatan jabung (dawet jabung -ponorogo) kalo naik ka harus turun dulu, oper naik sampan - baaru naik kereta lagi. karena Relnya kepotong dipake u aliran sungai.
RF sugengnailan, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
23-08-2011, 03:49 PM (This post was last modified: 23-08-2011, 03:53 PM by GR_10152.)
(29-05-2011, 10:00 AM)sugengnailan Wrote: Railfans jalur Madiun-Ponorogo_slahung kalo dihidupkan kembali pake jalur lawas sudah ndak mungkin lagi, kecuali buat track baaru. di perempatan jabung (dawet jabung -ponorogo) kalo naik ka harus turun dulu, oper naik sampan - baaru naik kereta lagi. karena Relnya kepotong dipake u aliran sungai.
inget waktu itu proses penghancuran jembatannya pakek alat berat.dihancurin karena dibuat aliran sungai yang sering banjir saat musim hujan.
(26-05-2011, 03:02 PM)masboleng Wrote:
(26-05-2011, 12:33 PM)Ken Aditya Wrote: Maksudnya? Fotonya diambil di awal 70-an kereta lintas Jombang-Pare-Kediri, jadi terkesan akhir kejayaan Lok uap 30-an tahun lalu?
maksud aku tuh...
kapan rencana revitalisasi kembali jalur madiun - ponorogo - slahung???
harus bikin jalur baru soalnya jembatan di daerah jabung sudah dihancurkan buat aliran sungai
(29-05-2011, 10:00 AM)sugengnailan Wrote: Railfans jalur Madiun-Ponorogo_slahung kalo dihidupkan kembali pake jalur lawas sudah ndak mungkin lagi, kecuali buat track baaru. di perempatan jabung (dawet jabung -ponorogo) kalo naik ka harus turun dulu, oper naik sampan - baaru naik kereta lagi. karena Relnya kepotong dipake u aliran sungai.
Ya dibuat jembatan yg baru aja buat tuh ka...gitu aja kok repot...
Ingatlah akan kebesaran hati Sri Sultan HB VII yang sudah membolehkan tanahnya untuk dipakai sebagai tempat "sabuk besi" beserta kelengkapannya di wilayah Ngayogyakarta Hadiningrat......
kalau jalur mati ini rel KA yang sempat terlihat masih bagus.. bekas eks ST Ponorogo yg dekat pasar Songgolangit sekarang jadi pertokoan.. bekas ST Dolopo/Mlirir tinggal puing2 bangunan.
(17-09-2011, 03:04 PM)madiunJAYA7052 Wrote: Stasiun Slahung terletak di pegunungan, agak naik sedikit....
Terakhir waktu saya mampir kesana beberapa tahun lalu,
bekas sumurnya, masih ada airnya, dan diberi penutup,
biasa, dianggap setengah angker, tapi justru aman,kalau tidak lupa loh.
[spoiler]