(06-10-2010, 07:14 PM)asep_0907 Wrote: pernah ngerasain KA ini, weladalah banyak pedagangnya....
pedagangnya masuk ke K1 gitu kang?? para kambingers banyak juga kali ye??
kalau aku ndak tahu, kata salah satu pegawai kalau pedagang ndak diberbolehkan dagang perjalanan KA pasti AKAN tidak aman soalnya mereka nekat-nekat...bisa-bisa rel hilang sebelah dan keretapun jungkirbalik...
08-01-2011, 03:06 PM (This post was last modified: 21-06-2011, 09:03 AM by Gege.)
(01-06-2010, 03:54 AM)Logawa_exp Wrote: meskipun ane RF daop 7 MN, tapi ane pernah naik KA ini dari KPT ke TNK. KA ini merupakan KA campuran dengan jumlah K1 hanya 2 dan okupansinya selalu penuh baik di K1 maupun K2 apalgi kalo akhir pekan. sebagi info kadang gerbong K2nya pake gerbong K3 ...padahal jelas2 kelas Bisnis. waktu ane naik, Goncangannya lumayan gede, ngga kayak KA di jawa yang relatif anteng dan perjalanannya memakan waktu yang lumayan lama sekitar 11-12 jam untuk KPT-TNK ( emang sering telat, ). Maklum karena disepanjang perjalanan sering bersilang dengan KA Babaranjang. yang bikin ane rada risih , kadang banyak penumpang entah penumpang TTD atau yang menuhin bordes K1-nya....
untuk harga, memeang relatif lebih murah daripada KA sekelas yang ada di jawa...
[spoiler=nyumbang pic-nya...] [/spoiler]
loko nya bagus lagi bila putih yaaaa
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
08-01-2011, 04:04 PM (This post was last modified: 21-06-2011, 09:04 AM by Gege.)
gilang pratama Wrote:08-Jan-2011, 03:06 PM
(01-06-2010, 03:54 AM)Logawa_exp Wrote: meskipun ane RF daop 7 MN, tapi ane pernah naik KA ini dari KPT ke TNK. KA ini merupakan KA campuran dengan jumlah K1 hanya 2 dan okupansinya selalu penuh baik di K1 maupun K2 apalgi kalo akhir pekan. sebagi info kadang gerbong K2nya pake gerbong K3 ...padahal jelas2 kelas Bisnis. waktu ane naik, Goncangannya lumayan gede, ngga kayak KA di jawa yang relatif anteng dan perjalanannya memakan waktu yang lumayan lama sekitar 11-12 jam untuk KPT-TNK ( emang sering telat, ). Maklum karena disepanjang perjalanan sering bersilang dengan KA Babaranjang. yang bikin ane rada risih , kadang banyak penumpang entah penumpang TTD atau yang menuhin bordes K1-nya....
untuk harga, memeang relatif lebih murah daripada KA sekelas yang ada di jawa...
loko nya bagus lagi bila putih yaaaa
Jalur ini memang unik dan lain jika dibandingkan dengan jalur di P Jawa
> btw KA Babaranjang hampir selalu mendapat prioritas berjalan langsung saat bersilang dengan KA Sriwijaya walaupun kelasnya Eksbis sehubungan dengan panjang Emplasement di stasiun terkait tempat bersilang
> Lama perjalanan KA Sriwijaya juga disebabkab akibat dari seringnya mengalah saat bersilang.
> Lebih parah lagi saat bertemu dengan KA Babaransujang ( Batu Bara Rangkaian Super Panjang yang panjang rangkaiannya 2x panjang KA Babaranjang , 4 Lokomotip dengan sekitar 72 gerbong KKBW di jamin akan bertambah lama waktu tunggu.
> dan jangan heran kalau di Divre Sumsel ini bertemu dengan Lok CC 201 hidung miring ( seperti CC 203 } atau lok berwarna hijau.
setelah kedatangan lok C 1 putih mutasi dri BD dipake wat narik rangkaian ini gak ya???
kan cocok sama2 putih......
Lodaya dari sumsel dah jadinya.....
pengen nyoba joyride ka2 d sumatra
tp lom kesampean terus
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....