Ni bisa juga bahan untuk orang tua agar lebih waspada mengawasi anaknya
Dari Radar Cirebon, 26/1/2010
Bocah SD Tersambar Kereta
**Terjadi Saat
Pulang Sekolah
CIREBON - Peristiwa ini mungkin harus menjadi pelajaran bagi para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya dengan baik. Hany (7), warga Jl Karangpura RT 04 RW 09, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon tersambar kereta api (KA) saat pulang sekolah, Senin (25/1). Hany kritis dan harus dilarikan ke RS Pelabuhan Cirebon untuk mendapatkan pertolongan medis.
Keterangan yang dihimpun Radar, insiden terjadi sekitar pukul 11.00 saat siswi kelas 1 SDN 2 Kramat Kota Cirebon itu hendak pulang ke rumahnya usai mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM). Rupanya, dia biasa melalui jalan pintas yakni masuk ke Kampung Batucelek, Kramat (belakang Bank Jabar Jl Siliwangi, red).
Hany yang melintas sendirian, diduga tidak mengetahui adanya kereta api yang meluncur dari arah Jakarta yang hendak masuk Stasiun Kejaksan. Seketika Hany pun tersambar dan terpental. Dia mengalami luka cukup serius di kepala. Kejadian itu tak pelak membuat warga setempat berteriak histeris setelah melihat Hany tergeletak bersimbah darah di pinggir rel. Warga langsung memberikan pertolongan dengan melarikannya ke RS Pelabuhan.
Sementara ibunda Hany, Eha Rosita tak kuasa menahan tangis saat melihat kondisi anaknya di rumah sakit. “Saat itu saya sedang berada di kantor, lalu tetangga memberi kabar kalau anak saya masuk rumah sakit karena tersambar kereta api,†ujar Eha saat dijumpai koran ini di RS Pelabuhan Cirebon.
Diceritakan Eha, Hany biasanya dijemput oleh ayahnya bernama Hendrik Purwanto. Tapi kemarin, Hany ingin pulang sendirian. Jalur yang dilalui adalah jalan pintas dari belakang Bank Jabar menuju Jl Pancuran. “Saya nggak nyangka akan terjadi begini,†tuturnya sambil menangis. Hingga berita ini ditulis tadi malam sekitar pukul 19.00, Hany dikabarkan sudah menjalani operasi di bagian kepala. (rdh)