05-11-2009, 07:38 PM
saya rasa di sini kita harus ber-optimis dulu, tentu ada sebab-akibat dari semua ini, kita juga khan belum tahu/pengen tahu.Umpamanya KA Canex di hapus sudah barang tentu PT KA pasti ada maksud tertentu semisal ada kereta baru atau KA lama diperpanjang (denger berita Sancaka nyampe JR atau Bima kayak Harina/Rajawali) Kita ndak usah mempersoalkan asal kereta tersebut dari "DAOP" mana yang penting KA tersebut melayani penumpang di jalur tersebut. Kasus dulu Daop 3 dan Daop 4 ribut-ribut soal trayek Cireks ama Kaligung, Daop 3 pengen Cireks nyampe TG tapi Daop 4 waktu itu ndak mau alasannya takut Penumpang dari seputaran TG (TG, Pemalang) kesedot KA ini, sampai akhirnya Daop 3 memutuskan hanya sampai Brebes. Hasilnya tetap saja penumpang dari TG dan Pemalang naik KA Cireks, mereka rela naik angkutan darat lain (elf, minibus) dari daerah masing-masing hanya untuk naik KA Cireks. Sampai akhirnya sekarang kedua Daop itu "AKUR" Cireks sekarang nyampe TG kendati sekarang pendapatan Daop 3 menurun.
maaf bukan menggurui tapi ini fakta dilapangan
asep tea
maaf bukan menggurui tapi ini fakta dilapangan
asep tea

![[Image: spammingsj0.gif]](http://i1211.photobucket.com/albums/cc423/gegenugroho/spammingsj0.gif)

![[Image: meshoostggyt-1.jpg]](http://i350.photobucket.com/albums/q430/jhon_ipenk/meshoostggyt-1.jpg)

![[Image: 4465346396_1def117691_o.jpg]](http://farm3.static.flickr.com/2505/4465346396_1def117691_o.jpg)
![[Image: a2vric.jpg]](http://i41.tinypic.com/a2vric.jpg)