04-11-2009, 07:07 AM
(03-11-2009, 11:51 PM)oechoep_galuh Wrote: Sya setuju dengan mas Toto! Seakan-akan PT KA mengambil suatu keputusan bisnis berdasarkan spekulasi semata, tanpa perhitungan yang matang, serta rencana jangka panjangnya.Tampaknya para pejabat PT KA harus mempunyai mental enterpreneurship, seperti para pengusaha. Ini rasanya yang tak dimiliki oleh pejabat PT KA!!!
STUJU.!!!
sLama ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) hanay memikirkan kpentingan jajaran atas saja tanpa meLihat kondisi di bawah. . . .
penghapusan 3 KA itu dengan aLasan biaya oprasional tinggi rasanya hanya kambing hitam semata. . .
saya sudah membuktikan dengan mata & raga saya sendiri.!!
Saya gak tau tentang KA Prieks, tapi KA Canex & KA Maleks okupansinya full.!!!
kalau mungkin profitnya masih kecil. .itu murni karena ksalahan pengelolaan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sendiri.!!sLama ini 2 KA tersebut rangkaiannya gak Lebih dari 5 kereta. .kurangnya armada seLaLu dijadikan aLasan. .kaLo PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ingin mendapat hasiL yang besar ya KUDU BONDO. . .
ini berita bagus buat para awak bus trayek JR - SB & SB - ML. . .seteLah sekian Lama dinanti akhirnya kepulan asap dari lokomotif KA pindah juga ke dapur mereka.!!
saya pecinta KA tapi bukan pecinta PT. Kereta Api Indonesia (Persero). . .


![[Image: DSC9554.jpg]](http://s15.postimage.org/utmrckg87/DSC9554.jpg)

![[Image: 79HOP8.jpg]](http://i.cubeupload.com/79HOP8.jpg)
![[Image: bannersaveourearth.png]](http://img188.imageshack.us/img188/5319/bannersaveourearth.png)