06-04-2012, 12:18 AM
(05-04-2012, 07:13 PM)Hungry Soul Wrote: Ada keluhan dari kaskuser terkait permainan bersama antara calo dan petugas tiket kita .... apa orang-orang ticketing PT. Kereta Api Indonesia (Persero) harus menunggu Pak Dahlan Iskan ngobrak-abrik loket dulu baru mereka mau sadar dan berbenah diri ya?
Quote:Tiket KA Ekonomi H-7 Jurusan Jogja Solo Habis dalam 10 menit.. mgkin ini jawabanya...
[spoiler]Ini sharing pengalaman saya, ketika antri tiket KA untuk Pulkam Kejogja Gan..
Apakah ada yang senasib dengan saya?...
Saya yakin pasti ada..
Jadi begini ceritanya...
Pada Tanggal 15 maret saya berangkat dari kost jam 05:00 ke stasiun senen, sampai setasiun jam 05:10 ternyata sudah banyak yang antri.
Ternyata apes dapet di barisan nomor 30an lebih. soalnya banyak yang antri sebelum subuh, dan bahkan ada yang nginap..
saat itu ada lima antrian yang jumlah antri untuk tiket ekonomi H-7 untuk keberangkatan tanggal 22 Maret. Jumlah yang antri sudah mencapai ratusan saat saya datang..
Setelah berdiri antri selama 3 jam akhirnya loket dibuka, dan satu loket di operasikan sebagai tambahan, jadi ada 6 loket yang melayani penjualan Tiket Ekonomi. Akhirnya lumayan aga lega..
Namun baru kurang dari 10 menit sejak loket dibuka, sudah ada pengumuman kalo tiket KA Progo dan Bengawan yang tujuan jogja dan Solo habis...
kontan saja ga percaya, masa dalam hitungan menit 1500 tiket tempat duduk habis ....
dan itupun baru antrian pertama sampai ketiga, langsung di umumkan habis..
Secara Logika Ga mungkin kan habis begitu Cepat....
Akhirnya karena ga puas ane ke CS ( Custumor Service ) buat nanyain kok bisa habis cpt banget...
Si CS bilang karena di jul online.. akhirnya karena banyak yang pengen tahu jadi penuh juga ruangan CS oleh orang yang ga kebagian tiket..
Akhirnya karena ketakutan si CS ( cewek sih, makane takut di kerubung banyak orang kecewa gitu ) dan minta di dampingi oleh Polsuska. Akhirnya si Polsuska juga tetep ngotot kalo tiket habis karena alasan penjualan online, dan bisa di stasiun mana saja belinya..
( untuk data stasiun yang bisa melayani penjualan online : http://www.kereta-api.co.id ).
Akhirnya beberapa orang minta di cetakan data penjualan semua tiket KA Progo. Dan setelah nego secara alot dengan Bapak Polsuska akhirnya kami dapat hasil data penjualan tiket KA Progo untuk keberangkatan tanggal 22 Maret.
Dan saat itu Total yang jumlah yang terjual adalah 799 kursi. Akhirnya karena masih penasaran saya dan bapak Polsuska menghitung jumlah orang yang membeli tiket KA Progo.
Saat itu didapatkan bahwa yang membeli tiket KA Progo dari stasiun senen adalah 71 Orang
Dan ini semaki aneh ketika orang yang ada di Antrian nomor tiga tidak mendapatkan tiket KA tersebut, kalo di hitung secara rata2 berarti tiap loket mampu melayani pembeli sejumlah 71/6 loket 12 Orang
Tapi pada kenyataan orang di antrian 3 pun juga tidak mendapatkan tiket dan sudah di alihkan dari KA Progo ke Gaya Baru Malam...
....<<bukti keanehan pertama>>....
Dan akhirnya kami terus bertanya kenapa kok bisa yang antrian nomor tiga ga dapat? Bapak Polsuska yang bertugas tetep menjawab karena online..
Karena masih penasaran kami, orang2 yang tidak kebagian tiket mendesak untuk di cetakan kembali data penjualan tiket yang ada Jam Transaksi penjualan.. Setelah menunggu sekian lama kami akhirnya dapat cetakan penjualan yang ada history jam nya..
setelah kami lihat kami sangat terkejut...
kami lihat ada banyak transaksi penjualan tiket kereta Progo diatas jam 07:10 (waktu dimana sudah di umumkan tiket KA Bengawan dan Progo sudah habis) dan bahkan sampai jam 08:00 lebih masih ada penjualan tiket untuk KEreta Progo, jadi satu jam setelah di umumkan habis.
Akhirnya karena petugas di CS tidak bisa menjwab pertanyaan kami, akhirnya kami minta bertemu dengan Pejabat stasiun untuk meminta penjelasan kenapa terjadi.
Dan beberapa petugas administrasi KAI juga terkejut ketika ada penjualan tiket setelah di-umumkan habis.. Dan akhirnya mereka berdalih bahwa ini karena ada nya perbedaan jam server antra di stasiun2 penjualan dan server KAI yang ada di Bandung.....
<<Keanehan kedua.. kenapa beda jam server dengan jam kompt stasiun Jual bisa lebih dari 1 jam? brrti rawan bisa dimainkan untuk penjualanya dong????
akhirnya karena kami jumlahnya banyak, pejabat stasiun hanya maui menemui perwakilan saja dari orang yang tidak dapat tiket.
Akhirnya saya dan dua orang bapak2 di ajak berdialog dengan orang dari KAI, (kelihatanya yang pertama adalah ibu2 yang bertanggung jawab atas Administrasi ).
Dan akhirnya ibu tersbut menjawab pertanyaan kenapa tiket bisa terjual setelah di umumkan habis.
jawaban dari ibu itu ( yang notabene mewakili dari KAI stasiun senen ).
1. Tiket terjual setelah jam 08:10 dikarenakan ada perbedaan jam server.
2. Karena ada orang yang membatalkan jadi terjual lagi...
Ane ngrasa masih janggal dua alasan itu, untuk yang pertama kalo jam server dan kompt client beda berrti rawan kecurangan, kenapa ini ga dibenahi? hanya orang bodoh yang buat program dengan banyak Bug , untuk sekala kepentingan umum sperti ini.
untuk alasan kedua, Logikanya ga mungkin orang antri dari Malam sampai pagi untuk tiket kemudian di batalkan???. dan jumlah yang dibatalkan banyak lagi...
dan secara hitung2an orang yang mendapatkan Tiket KA Progro di stasiun senen ga masuk akal, masa harusnya kurang lebih 71 orang yang dapat, tapi pada kenyataan yang mendapatkan hanya ( maksimal, karena blm tentu semua yang antri beli tiket KA Progo ) 3 orang x 6 loket = 18 orang... jauh kan Gan...
Akhirnya kami memanggilkan orang yang ada di antrian ke 3 namun tidak dapat. Dia menjelaskan bahwa di depanya ada dua orang, dia ada di antrian ke tiga. ketika tiba giliran dia, KA Progro sudah habis, akhirnya di pesan kereta Gaya Baru malam. dan di tiket KA Gaya Baru Malam tersbut jam cetaknya adalah jam 07:10...
Dan ibu dari KAI tidak percaya dia meminta dicetakan data penjualan di Loket tempat orang tersebut antri, setelah di cetak ibu itu membantah kalo orang yang tadi diurutan ketiga sebenarnya ada di urutan ke 18..????
<<<keanehan ketiga Gan... nomor tiga ... mosok nomor tiga di loket di layani nomor 18....???>>>>
setelah kami cek meang benar untuk nomor tiket yang dibeli orang yang di urutan ketiga tersebut adalah nomor 18. Dan yang bikin kaget untuk tiket yang tercetak sebelum antrian ketiga orang tsbt banyakan terjual separuh Harga Gan... (tahu sendiri separuh harga itu jatah siap kan?????)
kesimpulan nya dari sini berarti sebelum loket dibuka, orang loket tersebut sudah mencetak tiket dahulu....( pesanan mungkin red)
Dan keanehan lagi kami lihat untuk cetak terbaru yang ditunjukan, dimana cetakan yang kami bawa sebelumnya tikt yang terjual adala 799 jam delapan kurang , menjadi terjual 800, dan penjualan terakhir jam 08:11
<< KEanehan ke empat ... Kalo orang batalin tiket dan dibeli lagi kan logikanya adalah tiket terjual 799, dibatalin 1 dan dibeli 1 berarti tiket yang terjual total nya sama 799 .
Tapi ini kenapa kuota yang terjual menjadi tambah jadi 800 kalo ada pembatalan..>>
ga tahu gan,,.. eh tiba2 ibu dari KAI itu pergi ga balik2 nemui kita lagi diruangan meeting...
Dan yang bikin aneh lagi pas lihat data penjualan, ada nama yang sama bisa beli tiket dalam jumlah Puluhan...
Dari stasiun wates pembelian...
SeTahu Ane pembelian max adalah 4 tempat duduk untuk satu orang.
Dan kalo weekend dan liburan tidak melayani rombongan untuk Kereta..
dan jam transaksi dari orang yang bisa beli banyak ini di atas jam setelah tiket di umumkan habis...
mohon tanggapan dari agan semua...
Paling tidak kita tahu kenapa Tiket kereta Api Ekonomi bisa habis dalam hitungan menit gan.....
Dan apakah kejadian yang saya alami ini akan kembali terulang.... Apalagi menjelang long week End ini, dan lebih2 untuk mudik Lebaran cari tiket KEreta akan semakin susah
kalo di ibaratkan yang ngantri dari subuh ga dapat itu " Mati sebelum bertempur.. hahhahaha salahkamarcool
Dan ini pengalaman , NO hoax [/spoiler]
Nah, bahkan sampai masyarakat awam pun sudah sadar permainan orang-orang ticketing-nya KAI .....
investigasi dan analisanya bagus.
gila banget sih pelayanannya. dari ceritanya aja udh bikin mabok, puyeng, mual. Benahin donk bos2 PT KA!!! apaan sih kasih pelayanan kayak gini!!! tuh sistem ticketing-nya ancurin aja, ganti baru. bikin sistem untuk pelayanan publik kok gak niat gini!!!
![[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]](http://i1118.photobucket.com/albums/k620/nearistudiosoerabaia/00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg)
Murtini
Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012
Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.
Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.


Lagi-lagi gara-gara sumpelan kuping ... 

![[Image: 5147433576_a332603046.jpg]](http://farm5.staticflickr.com/4049/5147433576_a332603046.jpg)