01-12-2009, 05:48 PM
Wah mungkin mang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) butuh kalkulator kali ya cak , Dikiranya para penumpang ini bisa nyetak duwit sendiri kali sehingga naikin tarip kaya kejar tayang , kaya ga ada cara lain untuk dapat uang lebih , Ane ambil contoh deh , KA Kertajaya 11 K3 KMP3 rata2 penumpangnya diatas 100 % klo dihitung plus ditambah subsidi Pemerintah Pasti uangnya lebih besar dari KA ABA yang hanya 6 K1 M BP yang okupansinya minim . Yakin deh , mungkin PT. Kereta Api Indonesia (Persero) belum menggunakan kalkulator untuk menghitung kali ya ,

![[Image: 2zof5zm.jpg]](http://i46.tinypic.com/2zof5zm.jpg)

![[Image: vgiohk.jpg]](http://i45.tinypic.com/vgiohk.jpg)