
|
05-01-2015, 07:53 PM
lagi coba googling ga sengaja liat view menarik jalur ini dari atas
http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=682579
10-01-2015, 12:40 PM
secara ekonomis belum sebanding untung revitalisasi jalur ini..kalau buat spoormania doyan daah..tapi ekonomi..ya intinya untung rugi...belum lagi tingkat kerawanbencanaannya daerah selatan jabar, ya ngeri ngeri sedap lah
11-01-2015, 11:44 AM
mungkin jadi express ke pantai ya? pantai pangandaran selalu penuh...
pernah liat dikompos tv, turis pantai pangandaran kebanyakan berasal dari bandung. alasannya sih karena jaraknya lumayan dekat masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
06-02-2015, 01:31 PM
Semoga bukan cuma wacana pemerintah aja nih. dari dulu beritanya ga berkembang, gitu gitu aja. haha
09-02-2015, 06:59 PM
(10-01-2015, 12:40 PM)ComLine679 Wrote: secara ekonomis belum sebanding untung revitalisasi jalur ini..kalau buat spoormania doyan daah..tapi ekonomi..ya intinya untung rugi...belum lagi tingkat kerawanbencanaannya daerah selatan jabar, ya ngeri ngeri sedap lah Banyak RF yang ingin jalur Banjar-Cijulang diaktifkan karena keindahan alamnya dan potensi pariwisatanya yang besar. Tapi, dibalik itu, sebenarnya ada potensi ekonomi yang begitu besar jika jalur ini diaktifkan. Adapun potensi ekonomi tersebut yaitu:
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
09-02-2015, 07:55 PM
@jeng stephanie, saya setuju cuma poin 2 saja jeng. kalo sudah urusan angkut2 semen, gravel/batu kapur, dll, kereta memang jagonya.
kalo hasil ikan distribusi lewat kereta kayaknya terlalu gimama gitu? mending pakai truklah lebih praktis gak pakai double handling langsung point to point tpa to pasar2/supermarket. kalo pelabuhan internasional, bukankah sudah ada cilacap yang jaraknya juga tidak terlalu jauh? kalo misalnya bangun pelabuhan besar didaerah cidaun atau pameungpeuk (garut), atau pelabuhan ratu, masih masuk akal dibuat. tapi kalo parigi sepertinya terlalu dekat dengan cilacap.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
10-02-2015, 08:38 AM
Kalau dulu Belanda bangun jalur ini kira-kira secara itungan ekonomi masuk ga ya ? Atau hanya untuk prestise pejabat-pejabat Hindia Belanda agar bisa liburan ke Pengandaran dan juga di jalur lain yang ke Garut ?
10-02-2015, 04:07 PM
(10-02-2015, 08:38 AM)bhaskara Wrote: Kalau dulu Belanda bangun jalur ini kira-kira secara itungan ekonomi masuk ga ya ? Atau hanya untuk prestise pejabat-pejabat Hindia Belanda agar bisa liburan ke Pengandaran dan juga di jalur lain yang ke Garut ? Sejak dulu, Belanda membangun jalur KA gak mau setengah-setengah, gak akan mungkin jalur KA dibangun hanya untuk kepentingan wisata saja, pasti ada komoditas yg dapat diangkut & memberi nilai ekonomi bagi mereka. Ya kalo melihat dari jalurnya, komoditas ekonomi yg dapat diangkut pada masa itu adalah perkebunan, pertanian, ternak, hasil laut, dsb. (kalopun ada barang tambang itu berupa batu kapur & marmer, bahkan awalnya jalur ini mau disambungkan ke Cijulang). Jadi, dimana ada komoditas yg menguntungkan dari segi ekonomi, di situlah jalur KA dibangun...Â
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
coba review lagi ke posting no #165. kita dulu sudah diskusi panjang lebar seputar misteri jalur banci ini bareng kang giod, ebret, indrow, asep, dll.
selamat me review balik...
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
|
![[Image: new2copy.jpg]](https://img254.imageshack.us/img254/7018/new2copy.jpg)