17-06-2010, 07:49 AM
"Sumber Berita"
“COMMERCIAL LAUNCH†TITAM
Monday, 12 April 2010 15:40 humaska
Tiket Terpadu Antar Moda atau disingkat TITAM, produk layanan angkutan penumpang berupa single ticketing online telah diluncurkan pada Jumat (9/4) kemarin. TITAM ini merupakan kerjasama yang terintegrasi secara online antara PT. Telkom Indonesia dengan 4 BUMN di bidang jasa transportasi, yaitu PT. Kereta Api (Persero), PT. Indonesia Ferry (Persero), PT. Pelni (Persero), dan Perum Damri. Bentuk kerjasama antar moda ini sebagai wujud kepedulian dalam upaya memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. TITAM dibuat berdasarkan nota kesepahaman antara lima BUMN tersebut pada 23 Februari 2010.
Dalam sambutan di acara peluncuran TITAM yang bertempat di Stasiun Gambir, Jakarta, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengungkapkan, selain memiliki kelebihan dalam kemudahan satu tiket untuk berbagai moda transportasi, pengguna jasa TITAM juga mendapatkan keuntungan lain. “Pengguna jasa TITAM dapat memperoleh harga tiket lebih murah, sekitar tujuh sampai 10 persen dari harga keseluruhan jika dibeli secara terpisah,†tutur Bambang.
“Dengan adanya layanan TITAM ini maka masyarakat pengguna jasa tidak perlu mengurus pembelian tiket berkali-kali setiap akan berganti moda transportasi,†tutur Ignasius Jonan, Direktur Utama PT. KA di sela-sela peluncuran acara ini. Adapun PT Telkom berperan dalam penyediaan aplikasi dan jaringan single ticketing online-nya, antara lain proses reservasi/pemesanan, pembayaran, check-in, informasi dan settlement dari layanan TITAM.
Pelayanan TITAM itu sendiri minimal melibatkan dua moda transportasi, seperti: Kereta Api, Bus Damri, Ferry, Kereta Api menuju Palembang; Kereta Api, Damri, Ferry menuju Tanjungkarang; Kereta Api, Bus Damri, Kapal Pelni menuju Batam. Untuk saat ini, rute yang dilayani oleh TITAM adalah Rute Reguler dan Rute Non Reguler.
Rute reguler melayani setiap harinya dari Bandung menuju Kertapati, Palembang. Dimulai di Stasiun Bandung menggunakan kereta api Argo Gede pk.06.00, kemudian check in Bus Damri di Stasiun Gambir pk. 10.00 dan menuju Tanjungkarang, selanjutnya check in di Stasiun Tanjungkarang pk. 21.00 menggunakan KA Sriwijaya menuju Kertapati, Palembang.
Sedangkan rute non reguler melayani Bandung sampai Batam dan hanya pada hari Jumat saja. Berangkat dari Bandung dengan KA Argo Gede pk. 06.00, kemudian check in Bus Damri di Stasiun Gambir pk. 09.00 lalu menuju pelabuhan Tanjung Priok, dan check in pk. 10.00 berangkat menuju Sekupang, Batam menggunakan KM. Kelud.
Tarif TITAM dihitung dengan menjumlahkan tarif masing-masing moda transportasi. Selama bulan promosi yang dimulai pada 9 April sampai 8 Juli 2010, diberikan diskon sebesar 10 persen. Adapun tarif TITAM untuk rute Bandung-Tanjungkarang sebesar Rp. 155.000,- dan rute Bandung-Palembang sebesar Rp. 240.000,-. Untuk rute Bandung-Batam yang menggunakan Kapal Pelni kelas ekonomi sebesar Rp. 300.000,-. Khusus bulan April ini, Pelni memberikan diskon 45 persen untuk kelas eksekutif sehingga tarifnya menjadi Rp. 510.000,-, sedangkan untuk bulan Mei sampai dengan 8 Juli 2010 tarifnya sebesar Rp.785.000,-.
Selama bulan promosi, juga diberikan asuransi tambahan senilai Rp.10.000.000,- kerjasama dengan asuransi Prudential bebas premi selama 2 bulan dan masa pertanggungan 6 bulan. Untuk informasi lebih lanjut tentang TITAM dapat menghubungi Contact Center Kereta Api di telepon 121 atau (021) 21391121. (humaska)
Sumber: http://kereta-api.co.id/index.php?option...&Itemid=80
“COMMERCIAL LAUNCH†TITAM
Monday, 12 April 2010 15:40 humaska
Tiket Terpadu Antar Moda atau disingkat TITAM, produk layanan angkutan penumpang berupa single ticketing online telah diluncurkan pada Jumat (9/4) kemarin. TITAM ini merupakan kerjasama yang terintegrasi secara online antara PT. Telkom Indonesia dengan 4 BUMN di bidang jasa transportasi, yaitu PT. Kereta Api (Persero), PT. Indonesia Ferry (Persero), PT. Pelni (Persero), dan Perum Damri. Bentuk kerjasama antar moda ini sebagai wujud kepedulian dalam upaya memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. TITAM dibuat berdasarkan nota kesepahaman antara lima BUMN tersebut pada 23 Februari 2010.
Dalam sambutan di acara peluncuran TITAM yang bertempat di Stasiun Gambir, Jakarta, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengungkapkan, selain memiliki kelebihan dalam kemudahan satu tiket untuk berbagai moda transportasi, pengguna jasa TITAM juga mendapatkan keuntungan lain. “Pengguna jasa TITAM dapat memperoleh harga tiket lebih murah, sekitar tujuh sampai 10 persen dari harga keseluruhan jika dibeli secara terpisah,†tutur Bambang.
“Dengan adanya layanan TITAM ini maka masyarakat pengguna jasa tidak perlu mengurus pembelian tiket berkali-kali setiap akan berganti moda transportasi,†tutur Ignasius Jonan, Direktur Utama PT. KA di sela-sela peluncuran acara ini. Adapun PT Telkom berperan dalam penyediaan aplikasi dan jaringan single ticketing online-nya, antara lain proses reservasi/pemesanan, pembayaran, check-in, informasi dan settlement dari layanan TITAM.
Pelayanan TITAM itu sendiri minimal melibatkan dua moda transportasi, seperti: Kereta Api, Bus Damri, Ferry, Kereta Api menuju Palembang; Kereta Api, Damri, Ferry menuju Tanjungkarang; Kereta Api, Bus Damri, Kapal Pelni menuju Batam. Untuk saat ini, rute yang dilayani oleh TITAM adalah Rute Reguler dan Rute Non Reguler.
Rute reguler melayani setiap harinya dari Bandung menuju Kertapati, Palembang. Dimulai di Stasiun Bandung menggunakan kereta api Argo Gede pk.06.00, kemudian check in Bus Damri di Stasiun Gambir pk. 10.00 dan menuju Tanjungkarang, selanjutnya check in di Stasiun Tanjungkarang pk. 21.00 menggunakan KA Sriwijaya menuju Kertapati, Palembang.
Sedangkan rute non reguler melayani Bandung sampai Batam dan hanya pada hari Jumat saja. Berangkat dari Bandung dengan KA Argo Gede pk. 06.00, kemudian check in Bus Damri di Stasiun Gambir pk. 09.00 lalu menuju pelabuhan Tanjung Priok, dan check in pk. 10.00 berangkat menuju Sekupang, Batam menggunakan KM. Kelud.
Tarif TITAM dihitung dengan menjumlahkan tarif masing-masing moda transportasi. Selama bulan promosi yang dimulai pada 9 April sampai 8 Juli 2010, diberikan diskon sebesar 10 persen. Adapun tarif TITAM untuk rute Bandung-Tanjungkarang sebesar Rp. 155.000,- dan rute Bandung-Palembang sebesar Rp. 240.000,-. Untuk rute Bandung-Batam yang menggunakan Kapal Pelni kelas ekonomi sebesar Rp. 300.000,-. Khusus bulan April ini, Pelni memberikan diskon 45 persen untuk kelas eksekutif sehingga tarifnya menjadi Rp. 510.000,-, sedangkan untuk bulan Mei sampai dengan 8 Juli 2010 tarifnya sebesar Rp.785.000,-.
Selama bulan promosi, juga diberikan asuransi tambahan senilai Rp.10.000.000,- kerjasama dengan asuransi Prudential bebas premi selama 2 bulan dan masa pertanggungan 6 bulan. Untuk informasi lebih lanjut tentang TITAM dapat menghubungi Contact Center Kereta Api di telepon 121 atau (021) 21391121. (humaska)
![[Image: a2vric.jpg]](http://i41.tinypic.com/a2vric.jpg)




![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)

![[Image: 116688439-4ed872736c9c059cbf90d3bb647d4a...scaled.jpg]](http://web3.twitpic.com/img/116688439-4ed872736c9c059cbf90d3bb647d4a88.4c19cef8-scaled.jpg)

