Semboyan35 Indonesian Railfans
Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) (/showthread.php?tid=4242)

Pages: 1 2


Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - fun_plano - 17-06-2010

"Sumber Berita"

“COMMERCIAL LAUNCH” TITAM
Monday, 12 April 2010 15:40 humaska

Tiket Terpadu Antar Moda atau disingkat TITAM, produk layanan angkutan penumpang berupa single ticketing online telah diluncurkan pada Jumat (9/4) kemarin. TITAM ini merupakan kerjasama yang terintegrasi secara online antara PT. Telkom Indonesia dengan 4 BUMN di bidang jasa transportasi, yaitu PT. Kereta Api (Persero), PT. Indonesia Ferry (Persero), PT. Pelni (Persero), dan Perum Damri. Bentuk kerjasama antar moda ini sebagai wujud kepedulian dalam upaya memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. TITAM dibuat berdasarkan nota kesepahaman antara lima BUMN tersebut pada 23 Februari 2010.

Dalam sambutan di acara peluncuran TITAM yang bertempat di Stasiun Gambir, Jakarta, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengungkapkan, selain memiliki kelebihan dalam kemudahan satu tiket untuk berbagai moda transportasi, pengguna jasa TITAM juga mendapatkan keuntungan lain. “Pengguna jasa TITAM dapat memperoleh harga tiket lebih murah, sekitar tujuh sampai 10 persen dari harga keseluruhan jika dibeli secara terpisah,” tutur Bambang.

“Dengan adanya layanan TITAM ini maka masyarakat pengguna jasa tidak perlu mengurus pembelian tiket berkali-kali setiap akan berganti moda transportasi,” tutur Ignasius Jonan, Direktur Utama PT. KA di sela-sela peluncuran acara ini. Adapun PT Telkom berperan dalam penyediaan aplikasi dan jaringan single ticketing online-nya, antara lain proses reservasi/pemesanan, pembayaran, check-in, informasi dan settlement dari layanan TITAM.

Pelayanan TITAM itu sendiri minimal melibatkan dua moda transportasi, seperti: Kereta Api, Bus Damri, Ferry, Kereta Api menuju Palembang; Kereta Api, Damri, Ferry menuju Tanjungkarang; Kereta Api, Bus Damri, Kapal Pelni menuju Batam. Untuk saat ini, rute yang dilayani oleh TITAM adalah Rute Reguler dan Rute Non Reguler.

Rute reguler melayani setiap harinya dari Bandung menuju Kertapati, Palembang. Dimulai di Stasiun Bandung menggunakan kereta api Argo Gede pk.06.00, kemudian check in Bus Damri di Stasiun Gambir pk. 10.00 dan menuju Tanjungkarang, selanjutnya check in di Stasiun Tanjungkarang pk. 21.00 menggunakan KA Sriwijaya menuju Kertapati, Palembang.

Sedangkan rute non reguler melayani Bandung sampai Batam dan hanya pada hari Jumat saja. Berangkat dari Bandung dengan KA Argo Gede pk. 06.00, kemudian check in Bus Damri di Stasiun Gambir pk. 09.00 lalu menuju pelabuhan Tanjung Priok, dan check in pk. 10.00 berangkat menuju Sekupang, Batam menggunakan KM. Kelud.

Tarif TITAM dihitung dengan menjumlahkan tarif masing-masing moda transportasi. Selama bulan promosi yang dimulai pada 9 April sampai 8 Juli 2010, diberikan diskon sebesar 10 persen. Adapun tarif TITAM untuk rute Bandung-Tanjungkarang sebesar Rp. 155.000,- dan rute Bandung-Palembang sebesar Rp. 240.000,-. Untuk rute Bandung-Batam yang menggunakan Kapal Pelni kelas ekonomi sebesar Rp. 300.000,-. Khusus bulan April ini, Pelni memberikan diskon 45 persen untuk kelas eksekutif sehingga tarifnya menjadi Rp. 510.000,-, sedangkan untuk bulan Mei sampai dengan 8 Juli 2010 tarifnya sebesar Rp.785.000,-.

Selama bulan promosi, juga diberikan asuransi tambahan senilai Rp.10.000.000,- kerjasama dengan asuransi Prudential bebas premi selama 2 bulan dan masa pertanggungan 6 bulan. Untuk informasi lebih lanjut tentang TITAM dapat menghubungi Contact Center Kereta Api di telepon 121 atau (021) 21391121. (humaska)

Sumber: http://kereta-api.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=187:commercial-launch-titam&catid=6:berita-ka&Itemid=80


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - Joe_cn - 17-06-2010

Ternyata dengan adanya TITAM ini terlihat jelas bahwa moda Kereta api bisa bersatu dengan kapal maupun bus.
Bentar lagi kayaknya Pesawat dan kereta dan dimulai dari bandara adi sucipto dan dilanjtukan dari sta Maguwo...


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - Charles - 17-06-2010

(17-06-2010, 08:05 AM)Joe_cn Wrote: Ternyata dengan adanya TITAM ini terlihat jelas bahwa moda Kereta api bisa bersatu dengan kapal maupun bus.
Bentar lagi kayaknya Pesawat dan kereta dan dimulai dari bandara adi sucipto dan dilanjtukan dari sta Maguwo...

Sebenarnya sistem TITAM ini juga bisa diterapkan untuk kota-kota dan rute lainnya seperti wisata Bali, Kalimantan atau asalkan ada koordinasi yang terarah dari PT. KAI, PT. Pelni, PT. Damri dan maskapai penerbangan untuk bekerjasama menciptakan moda transportasi terpadu bagi rute-rute tersebut.

Bagaimana dengan sistem bagi hasil dari laba yang mereka peroleh dari TITAM ini? Adakah taraf/rasio tertentu bagi setiap perusahaan yang terlibat?


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - hedwigus - 17-06-2010

nemu di GMR


[Image: 116688439-4ed872736c9c059cbf90d3bb647d4a...scaled.jpg]

Code:
[img]http://web3.twitpic.com/img/116688439-4ed872736c9c059cbf90d3bb647d4a88.4c19cef8-scaled.jpg[/img]



RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - toerangga - 17-06-2010

sepertinya kalo seperti ini dengan pesawat agak susah ya, harga tiket pesawat kan fluktuatif, jadi susah ngejualnya..

Kalo sama Damri ini bagaimana hasilnya selama ini? Karena setahu saya dari Bandung - Tanjungkarang ada bus Damri langsung. Jadinya mubazir aja kalau mau ganti-ganti KA-Damri-KA.


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - fun_plano - 18-06-2010

(17-06-2010, 12:50 PM)Charles Wrote: Sebenarnya sistem TITAM ini juga bisa diterapkan untuk kota-kota dan rute lainnya seperti wisata Bali, Kalimantan atau asalkan ada koordinasi yang terarah dari PT. KAI, PT. Pelni, PT. Damri dan maskapai penerbangan untuk bekerjasama menciptakan moda transportasi terpadu bagi rute-rute tersebut.

Bagaimana dengan sistem bagi hasil dari laba yang mereka peroleh dari TITAM ini? Adakah taraf/rasio tertentu bagi setiap perusahaan yang terlibat?

Kalo masalah laba, tarif TITAM ini kan dihitung dengan menjumlahkan tarif masing-masing moda transportasi. Jadi ya...misalnya...harga TITAM Rp 100.000 dengan rincian tiket KA Rp 60.000 dan tiket Bus Rp 40.000...maka ya PT.KA dapat Rp 60.000 dan PT. Damri dapat Rp 40.000, kan tinggal digabung aja.

(17-06-2010, 09:43 PM)toerangga Wrote: sepertinya kalo seperti ini dengan pesawat agak susah ya, harga tiket pesawat kan fluktuatif, jadi susah ngejualnya..

Kalo sama Damri ini bagaimana hasilnya selama ini? Karena setahu saya dari Bandung - Tanjungkarang ada bus Damri langsung. Jadinya mubazir aja kalau mau ganti-ganti KA-Damri-KA.
Kalo pesawat sepertinya ga masalah pada harga...harga tiket KA biasanya juga fluktuatif terutama yang ekse. Kalo masalah dari Bandung ke Tanjungkarang, mungkin ada perbedaan harga dan waktu tempuh antara menggunakan bus langsung dengan menggunakan KA-bus.
Terus kalo dua rute ini berjalan baik, bulan ini atau bulan Juli nanti akan diluncurkan TITAM rute Bandung-Jakarta-Surabaya-Denpasar


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - Adolph - 18-06-2010

sekedar nambahin..di shelter sawotratap di koridor SBY-WO klo gk slah juga ada angkutan antar moda antara komuter dngan bus damri..tpi ane kurang tau detilnya


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - weecak - 18-06-2010

kemarin ke gambir trus ngeliat ada konter TITAM ini, sempet bingung, tapi setelah baca ini jadi ngerti.
Mudah2an ke depannya ada Jakarta - Bali, yang tarifnya bersaing dengan pesawat CGK-DPS, dengan Argo Anggrek, trus naik bus untuk nyambung Mutiara Timur sampe Banyuwangi, trus nyambung lagi Bus Eksekutif (tapi sayang Damri blum buka trayek ini) dari banyuwangi sampe denpasar. ngarep mode on....


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - toerangga - 18-06-2010

(18-06-2010, 10:34 PM)weecak Wrote: kemarin ke gambir trus ngeliat ada konter TITAM ini, sempet bingung, tapi setelah baca ini jadi ngerti.
Mudah2an ke depannya ada Jakarta - Bali, yang tarifnya bersaing dengan pesawat CGK-DPS, dengan Argo Anggrek, trus naik bus untuk nyambung Mutiara Timur sampe Banyuwangi, trus nyambung lagi Bus Eksekutif (tapi sayang Damri blum buka trayek ini) dari banyuwangi sampe denpasar. ngarep mode on....
Bukannya yang sekarang sudah ada ya, yang naik Mutiara Timur, sambung bus ke Denpasar? Kalau sekarang pakai bus apa?

Kalau Argo Anggrek kan di Turi, nyambung ke gubeng nya susah, kecuali sudah ada komuter yang nyambung lewat shortcut yang katanya sudah dibuka.


Kalo memang diadakan, sebaiknya tarifnya harus jauh dibawah tiket pesawat CGK-DPS ya, kan waktu tempuhnya jauh beda. Sekarang aja Argo Anggrek sering lebih mahal dari tiket CGK-SUB. Okupansinya bagaimana ya? Apakah selalu penuh?


RE: Tiket Terpadu Antar Moda (TITAM) - fun_plano - 25-06-2010

(18-06-2010, 11:55 PM)toerangga Wrote: Bukannya yang sekarang sudah ada ya, yang naik Mutiara Timur, sambung bus ke Denpasar? Kalau sekarang pakai bus apa?

Kalau Argo Anggrek kan di Turi, nyambung ke gubeng nya susah, kecuali sudah ada komuter yang nyambung lewat shortcut yang katanya sudah dibuka.


Kalo memang diadakan, sebaiknya tarifnya harus jauh dibawah tiket pesawat CGK-DPS ya, kan waktu tempuhnya jauh beda. Sekarang aja Argo Anggrek sering lebih mahal dari tiket CGK-SUB. Okupansinya bagaimana ya? Apakah selalu penuh?

Kalo yang ke Denpasar sekarang busnya masih menggunakan bus milik PT.KAI sendiri, TITAM jurusan BANDUNG-JAKARTA-SURABAYA-DENPASAR akan dibuka jika kedua rute sekarang okupansinya bagus. Sampai saat ini masih belum ada kabar bagaimana okupansi TITAM yang sudah berjalan.