Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Trek Ekstrim KA di Indonesia
#1
bagus70 Wrote:Antara periode 2000-2006, okupansinya KA Argo Wilis memang loyo. Malah pernah sifatnya fakultatif.
Tetapi karena trendnya meningkat terus (sekarang biasanya 8 gerbong) maka KA ini naik tingkat. Bahkan nomor KA-nya persis di bawah Argo Bromo Anggrek.

Dia sering ditarik CC204 atau CC203 karena gradien di sekitar Cipundeuy termasuk top 5 jalur utama paling terjal di Indonesia (yang tidak pakai gigi).

Wassalam.
Tolong sebutkan top 5 jalur utama paling terjal di Indonesia (yang tidak pakai gigi)! Jadi penasaran!

[Image: Siggy.jpg]
Reply
#2
mungkin bisa ngasih input, tanjakan di PDL yang menuju Cianjur, trus selepas Cicalengka menuju nagreg, dari Ciawi ke Cipendeuy, trus ke Garut.mungkin yg sering treking tau.
TRAVEL WARNING TRAIN DANGEROUSLY exotic VEHICLE

[Image: 2euifjl.jpg]
Reply
#3
Bangil - Lawang...??
Reply
#4
prupuk-purwokerto
"Kiranya diberikan-Nya kepada mu apa yang kau kehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kau rancangkan..."Lok Merah Biru
Reply
#5
Kalau top 3 jalur adhesi paling terjal yang saat ini aktif adalah:
1. Cipatat-Tagogapu-Padalarang
2. Bangil-Lawang
3. Cipeundeuy

Dulu, jalur Garut-Cikajang itu juga lumayan terjal. Wong perbedaan ketinggian antara stasiun Garut dengan Pamoyanan bedanya sekitar 40 meter. Jadi lepas jembatan sungai Cimanuk (di kota Garut) jalur langsung menanjak terjal hingga stasiun Pamoyanan.

Kalau Prupuk-Purwokerto tidak seberapa terjal jika dibandingkan dengan jalur-jalur yang saya sebut tadi, wong di jalur ini, satu lok CC203 bisa menarik 11 gerbong sendirian. Jadi gradiennya tidak ekstrim.

Wassalam.
Reply
#6
maaf sebelumnya jika sudah ada mohon untuk digabung aja, tp ko belum sekedar berbagi informasi ttg kereta api. dr millis kereta-api.
Quote:gradien maksimum tandradbaan (rel gigi) di Sumbar, terdpt di spot antara stasion2 berikut:
> Kajoetanam - Kandangampat (ca. 6 km): 50 ‰
> Kandangampat - Padangpandjang (ca. 9 km): 70 ‰
> Padangpandjang - Batoetabal (ca. 19 km): 50 ‰
> Padangpandjang - Kottabaroe (ca. 9 km): 80 ‰... tercuram di Indonesia!
> Kottabaroe - Padangloear (ca. 6 km): 67 ‰
> Baso - Pajakombo (ca. 21 km): 67 ‰

Keterangan:
1) Lijn Padangpandjang (Pp) - Pajakombo (Py) sudah non-operasi.
2) St. Kottabaroe (+1154 m) merupakan stasion KA dgn elevasi tertinggi kedua di Indonesia setelah St. Tjikadjang +1246 m; di urutan ketiga adalah St. Tjiwidej +1093 m (semuanya ini ada di lijn tjabang yg non-operasi! ).
3) 80 ‰ = jalur KA naik setinggi 80 m per 1 km, untuk lebih mudah ngebayanginnya: rel KA naik setinggi 8 m per jarak 100 meter.
4) Jalur tandradbaan Ambarawa antara Djamboe - Bedono (ca. 5 km) gradiennya sekitar 65 ‰ (cmiiw).

Wassalam,
Intrias.
klo ada yg mau nambah atau koreksi silahkan sekalian sharing informasi
TRAVEL WARNING TRAIN DANGEROUSLY exotic VEHICLE

[Image: 2euifjl.jpg]
Reply
#7
Wah...
kalo ada gambarnya lebi bagowes lage nih....

Blom pernah liad jalur dengan gradien naeik ato turun di luar Jakarta, soale....

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#8
Kang Den, potonya kan ada kang..yang belok kanan trus nanjak..ga dipost sekalian? Big Grin
Reply
#9
ini dr milisnya spt ini fotonya harus nyari dulu di google
TRAVEL WARNING TRAIN DANGEROUSLY exotic VEHICLE

[Image: 2euifjl.jpg]
Reply
#10
Dapet dari milis..potonya milik Mas Novaprima..pinjem potonya ya mas buat diposting disini..

Kondisi trek di Kandang ampat
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)