Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT KA akan tutup 3 jalur KA yang merugi
#41
iya...kayaknya gak ada evaluasi ato apa gtu. Gak diliat dulu faktor apa yg bikin merugi. Kesannya koq ndadak banget ya?? Beneran sy kget banget. Malex yg slama ini sy liat2 baik2 aja tiba2 akan diberhentikan, juga canex yg blom pernah sy naiki. Apa PT KA hanya melihat dari segi keuangan aja?? Apa gak bisa melihat dari sebab-akibat?? Disini juga banyak RF yang bersedia membantu PT KA..dengan membantu dari segi promosi mungkin ato apa..
[Image: a2vric.jpg]
Reply
#42
kalo memang merugi terus, setuju aja sih dihapus rute tsb.
coba bikin rute baru, sp tau untung.
Keep Fighting Never Give
Reply
#43
wah,piye toh iki,kok malah dikukuti se....???
Reply
#44
ya pt.ka itu kan sebuah perusahaan..kalau terus merugi apa masih mau dipertahankan?ntar gimana pt.ka bisa ngegaji karyawannya?
mas Pura,kalo ada bocoran lg mohon di infokan lagi ya mas..siapa tau dari hasil rapat ada sebuah solusi agar pendapatan meningkat tanpa melikuidasi ke3 ka ini..atau keputusan ini udah final mas?
Reply
#45
Perusahaannya aja dah jadi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ya pasti untung yg lebih didahulukan kek UNTUNG SUROPATI bahasa jawa(untung=selamat suro=berani pati=wafat) hehehe maksude selamat telah berani mewafatkan kereta yg tidak menguntungkan dari pada berani/nekat menjalankan kereta yg tak untung terus mati gimana hayoo.... Lain dng masih jaman pjka semua ditanggung negara
Reply
#46
ngenes...... emang kalo cantik kebanyakan diambil mutim semua.....
kalo malek.... wakdu dan jarak yang terlalu deket yang ngebuat susah... pa lagi orang ke malang masih banyak yang pakek argo kalisari, argo akas sama argo restu..... Sedih
BANGGANYA JADI RAILFANS DAOP 8
Facebook: baim007@gmail.com
twitter: @kentangSPJ48
wanna be my friend? hunting? gathering? joyride? 085648542017
visit my blogs at www.daop8sgu.blogspot.comPlayboy
Reply
#47
Diridokan saja mas, kita sebagai Railfans hanya bisa berharap dan ngenes... Big Grin
Reply
#48
Kalau penutupan semacam ini tanpa dilandasi oleh suatu evaluasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah kepada publik, kapan PT KA akan maju? Asal jalur sepi, langsung ditutup. Ini ibarat memotong gunung es tapi dasarnya masih ada. Pasti gunung es itu tumbuh lagi.
Masalah sepi penumpang, hanya merupakan suatu puncak dari gunung es. Tapi apakah yang menjadi penyebab sepi seperti itu? Saya rasa, inilah yang mesti dievaluasi dan dikaji serta selanjutnya dirumuskan dalam suatu kebijakan yang tepat.

Jika asal tutup saja, lama-lama KA tidak maju-maju. Keputusan-keputusan kurang tepat seperti penutupan jalur-jalur trem tanpa alasan yang lebih bisa diterima mestinya jangan diulangi lagi. Jangan bikin para edan spoor menangis hanya karena PT KA selalu jatuh pada lubang yang sama.

Salam Spoor,
Toto
Reply
#49
(03-11-2009, 11:41 PM)Toto Wrote: Kalau penutupan semacam ini tanpa dilandasi oleh suatu evaluasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah kepada publik, kapan PT KA akan maju? Asal jalur sepi, langsung ditutup. Ini ibarat memotong gunung es tapi dasarnya masih ada. Pasti gunung es itu tumbuh lagi.
Masalah sepi penumpang, hanya merupakan suatu puncak dari gunung es. Tapi apakah yang menjadi penyebab sepi seperti itu? Saya rasa, inilah yang mesti dievaluasi dan dikaji serta selanjutnya dirumuskan dalam suatu kebijakan yang tepat.

Jika asal tutup saja, lama-lama KA tidak maju-maju. Keputusan-keputusan kurang tepat seperti penutupan jalur-jalur trem tanpa alasan yang lebih bisa diterima mestinya jangan diulangi lagi. Jangan bikin para edan spoor menangis hanya karena PT KA selalu jatuh pada lubang yang sama.

Salam Spoor,
Toto

Setuju.
Seharusnya harus dianalisa lebih dulu penyebab okupansinya rendah.Bs saja bkn krna pangsa pasar yg sepi.Bs jd malah faktor dari penyedia layanan (dalam hal ini PT. Kereta Api) yg kurang memuaskan.Kalah bersaing dengan moda transportasi darat lain.Ato juga masalah promosi yg kurang gencar.
[Image: DSC9554.jpg]
Reply
#50
(03-11-2009, 11:41 PM)Toto Wrote: Kalau penutupan semacam ini tanpa dilandasi oleh suatu evaluasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah kepada publik, kapan PT KA akan maju? Asal jalur sepi, langsung ditutup. Ini ibarat memotong gunung es tapi dasarnya masih ada. Pasti gunung es itu tumbuh lagi.
Masalah sepi penumpang, hanya merupakan suatu puncak dari gunung es. Tapi apakah yang menjadi penyebab sepi seperti itu? Saya rasa, inilah yang mesti dievaluasi dan dikaji serta selanjutnya dirumuskan dalam suatu kebijakan yang tepat.

Jika asal tutup saja, lama-lama KA tidak maju-maju. Keputusan-keputusan kurang tepat seperti penutupan jalur-jalur trem tanpa alasan yang lebih bisa diterima mestinya jangan diulangi lagi. Jangan bikin para edan spoor menangis hanya karena PT KA selalu jatuh pada lubang yang sama.

Salam Spoor,
Toto

Sya setuju dengan mas Toto! Seakan-akan PT KA mengambil suatu keputusan bisnis berdasarkan spekulasi semata, tanpa perhitungan yang matang, serta rencana jangka panjangnya.Tampaknya para pejabat PT KA harus mempunyai mental enterpreneurship, seperti para pengusaha. Ini rasanya yang tak dimiliki oleh pejabat PT KA!!!
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)