Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bima
(18-10-2009, 11:03 PM)adhie_ka33 Wrote:
(18-10-2009, 07:20 PM)BB 30501 Wrote: sori OOT. .stau ane dLu Bima jg bawa kLas SpeciaL. . . .emg kLas speciaL tu kyak gMn.??!
Dulu Bima kelasnya spesial, Mas..dan pada saat itu kelas di ka belum ada kelas argo, dan hanya KA Bima Yg paling mewah...karena setaraf dgn hotel berbintang 5

Benar mas. Tahun 93/94an memang Bima pernah pake kelas spesial. kelas spesial ini ya seperti kelas eksekutif, cuma konfigurasi tempat duduknya 1-2. Kelas spesial ini gak cuma ada di Bima, tetapi juga ada di senja/fajar utama semarang dan yogya.
(18-10-2009, 10:43 PM)komeng_DAOP2BD Wrote: Kalau lihat dari gambarnya mas rendra, KA Bima taun 1967 kok menempuh perjalanan selama 17 jam ya?kenapa bisa lama gitu?pantes aja pake kereta tidur...


Mungkin karena jalur yang dilalui waktu itu sebagian besar masih single track dan juga sistem persinyalan yang masih manual. udah gitu waktu itu kan BIMa harus ganti lok di Yogya karena lok BB 200 / BB 301 yang narik Bima waktu itu katanya gak kuat terus dipacu jakarta-surabaya tanpa istirahat.
<a target='_blank' title='ImageShack - Image And Video Hosting' href='http://imageshack.us/photo/my-images/513/signatureduw.jpg/'><img src='http://img513.imageshack.us/img513/5100/signatureduw.jpg' border='0'/></a>

Reply
(19-10-2009, 07:20 PM)hendraibrahim Wrote: Mungkin karena jalur yang dilalui waktu itu sebagian besar masih single track dan juga sistem persinyalan yang masih manual. udah gitu waktu itu kan BIMa harus ganti lok di Yogya karena lok BB 200 / BB 301 yang narik Bima waktu itu katanya gak kuat terus dipacu jakarta-surabaya tanpa istirahat.

Tapi sekarang kan itu semua uda berubah sekarang uda ada double track utnuk loko pun uda ada CC 203 jadi Bima harus tetep eksis dhe untuk ekreta tidur jangan sampe wafat...

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
Kalau nggak salah, hingga jaman awal kedatangan CC203, KA Bima masih ada 1 gerbong tidur di rangkaiannya. Tapi bukan SBGW, melainkan kuset.
Reply
Dikala persaingan dengan moda transportasi lainnya seperti pesawat dan jalan raya seperti bus kenapa yah secara logika KA Bima bisa masih tetap bertahan? Secara logika, perjalanan KA Eksekutif ini melewati jalur selatan yang noatebene lebih lama ketimbang jalur utara yang lurus. Jalur selatan tentu memutar yang kita alamin. Kita tengok saja Jayabaya Selatan sudah gulung tikar. Bahkan, KA Bangunkarta dan Matarmaja melewati jalur utara dulu hingga Semarang mungkin untuk mempersingkat waktu.

Kalau Gayabaru Malam Selatan udah enggak usah ditanya lagi deh... Karena ini khan Klas Ekonomi yang menjadi KA rakyat. Mau melewati rute ke mana pun dulu, yang penting sampai tujuan. KA Ekonomi lainnya semisal Kertajaya kalau lagi penuh sesak, Gayabaru Malam Selatan bisa menjadi alternatif.

Meski demikian, aku sendiri tentu mengucapkan syukur dengan masih bertahannya rangkaian KA malam seperti BIMA. Kalau boleh tahu, buat teman2 yang pernah atau sering menaiki KA Bima ini sebetulnya mayoritas mereka naik dari stasiun mana dan turun di stasiun mana sih? Apa mayoritas naik dari Jakarta, turun di Surabaya? Juga sebaliknya gitu.

Reply
Mungkin untuk penumpang dari JKT ke Denpasar/Denpasar-JKT. Karena PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah tidak menyediakan bus lagi dari SBI ke SGU maupun sebaliknya.
Reply
Lupa lupa inget. Kira kira 4-5 th yg lalu ane naek nih KA dari JAKK menuju Gubeng. Dari JAKK kira kira jam 6 sore. Sampai Gubeng jam 6 pagi

Nih kereta turun di Purwokerto, Yogyakarta, Kertosono. (yg laen nya ngga inget. Ketiduran) Waktu menurunkan penumpang itu, banyak juga sih yg pada naek loh

BTW kayanya dah ada deh yg ngebahas bima di thread sebelumnya ? Lupa lupa inget .....
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
Tanggal 21 Oktober kemarin KA Bima berangkat dari SGU ga begtu penuh, rata2 penumpang merupakan perjalanan trusan yang berasal dari Banyuwangi, karena tidak perlu repot ke SBI! Tapi mulai dari Mojokerto, sampe jombang mulai terisi penuh, jadi KA Bima bisa bertahan, karena KA ini merupakan KA Eksa alternatif bagi Jawa timur bagian selatan! Sayang ga sempet ngambil gambar karena low bat!Bethe
Reply
(22-10-2009, 09:23 AM)oechoep_galuh Wrote: Tanggal 21 Oktober kemarin KA Bima berangkat dari SGU ga begtu penuh, rata2 penumpang merupakan perjalanan trusan yang berasal dari Banyuwangi, karena tidak perlu repot ke SBI! Tapi mulai dari Mojokerto, sampe jombang mulai terisi penuh, jadi KA Bima bisa bertahan, karena KA ini merupakan KA Eksa alternatif bagi Jawa timur bagian selatan! Sayang ga sempet ngambil gambar karena low bat!Bethe

Iya ya emang cuma Bima yang eksa untuk SGU jurusan jakarta ya?
baru nyadar juga
Ato ada kereta laen seh?
Agak2 lupa juga neh...
Nah itu dia untuk perjalanan yang dari Banyuwngi bener juga karena Bima jadi alternatif perjalanan lanjutan.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(23-10-2009, 07:10 AM)Joe_cn Wrote: Iya ya emang cuma Bima yang eksa untuk SGU jurusan jakarta ya?
baru nyadar juga
Ato ada kereta laen seh?
Agak2 lupa juga neh...
Nah itu dia untuk perjalanan yang dari Banyuwngi bener juga karena Bima jadi alternatif perjalanan lanjutan.

bner tuh. .penumpang dari BaLi kbanyakan naik Bima cz gak perLu repot transit ke SBI duLu
Reply
Jadi intinya jangan sampe dhe Bima nanti mala jadi kereta yang dipinggirkan ternyata bima masih banyak peminatnya jadi masalah perawatan harus sama dengan kereta lainnya.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)