Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
kisah mutiara utara???
#41
(21-10-2009, 08:23 PM)Semutsdt Wrote: Tahun 80an ka mutut ntu ada kereta tidurnya kek si bima. Kalo gak salah th 94 masih ada kereta tidurnya kok si mumut ini tarifnya kalo gak salah kelas spesial rp95.000 kelas tidur rp110.000 hehehe tapi ane milihnya gbmu rp10.000 thn 94an wakakak

Oh dulu masih pake kelas Spesial ya?
Apa bedanya unuk kelas Spesial dan Kelas tidur?
Apa memang desain tempat duduknya ato memang yang kelas tidur dapet nomor tempat tidur?

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#42
(22-10-2009, 07:11 AM)Joe_cn Wrote:
(21-10-2009, 08:23 PM)Semutsdt Wrote: Tahun 80an ka mutut ntu ada kereta tidurnya kek si bima. Kalo gak salah th 94 masih ada kereta tidurnya kok si mumut ini tarifnya kalo gak salah kelas spesial rp95.000 kelas tidur rp110.000 hehehe tapi ane milihnya gbmu rp10.000 thn 94an wakakak
Oh dulu masih pake kelas Spesial ya?
Apa bedanya unuk kelas Spesial dan Kelas tidur?
Apa memang desain tempat duduknya ato memang yang kelas tidur dapet nomor tempat tidur?
Kelas spesial = kelas argo kalo sekarang
Kelas tidur = kereta yang ada bilik tidure
Barangkali bos2 dimari ada yg ngasih koment lebih detail monggo
Reply
#43
Jadi inget saat itu ada Konggres guru - guru se Indonesia ( PGRI ) di Jakarta , saking banyaknya penumpang KA MUTUT yang ke JKT , Mutut ( dulu KA 3 ) pun akhirnya di double traksi sbb : 2 Lhok BB 304 . 18 AWAC ( K1 ) . FWAC ( M ) . 2 DPPW ( BP ) sehingga emplasement sta Jng ga muat , dah gitu KA 1 ( dulu KA Bima ) pun di DT tapi lok penariknya CC 201 2 unit . 18 K1 . M1 , 2 BP ini saya catat dengan tinta emas tapi di hati saya.
Reply
#44
Weleh2 total ada 20 gerbong kereta?
Mutut emang pernah berjaya di masanya...
Kapan ya kereta penumpang bisa kayagitu lagi?

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#45
Sekarang juga bisa tentu saja kalau ada yg charter , tapi mungkin berjalan sendiri bukan di Combinir seperti dulu waktu Cirebon - Cikampek masih Single Track .
Reply
#46
(16-10-2009, 02:01 PM)chidzir Wrote: aaaaaaaaaaaaaaaa........ andai aku bisa kembali ke masa lalu... aku kepengen cobain mutiara utara dulu... hihihihi.... jalo jayabaya ut udah pernah.. kalo mutut alias mutiara utar4a belum...

Nggak ada yang istimewa mas. Hanya KA duduk biasa. Memang di jamannya dia adalah pelopor kursi reclining yang bisa diputar. Tapi bukankah kursi macem begitu adalah barang lumrah di KA EXa kita sekarang?
Reply
#47
Dari namanya saja Mutiara sudah menunjukkan sesuatu yang berbau Wah dan Mahal , Warna dinding Orange , Merah ,dan Krem mendominasi KA ini , Dah gitu penumpangnya dulu banyak yg pakai Jas dan Dasi , Tiba Di tasyun SMT tengah malam , kalo ga salah jatah tempat duduk di SMT hanya sekitar 20 Seat . Ditarik oleh lokomotip andalan BB 304 yang datang sekitar th 1976. Kadang-kadang saya curi-curi waktu kabur dari rumah hanya untuk melihat KA Mutut ini ( Saya masih SMP ) walau harus keluar dari jendela. Sekarang beliau sudah beristirahat dengan tenang karena sang pengganti ( KA Sembrani ) mempunyai okupansi yang bagus di kelasnya.
Reply
#48
Dugaan saya, awalnya KA ini malah ditarik BB200.
Reply
#49
Yoi , BB 200 dan BB 301 mang saling bahu membahu kan berat rangkaian yang ditarik cuma 40 ton x 8 gerbong ( KA Mutiara Utara bawa 6 K1 M BP ) = 320 ton , Konon kata pas Masinis yang pernah ku ajak bicara katanya BB 200 bisa menarik rangkaian seberat 500 ton.dan BB 200 lahir th 1957 sedangkan BB 301 th 1963 yang kemudian adiknya BB 304 lahir th 1976.
Reply
#50
(23-10-2009, 08:40 PM)BAMBANG EKO Wrote: Yoi , BB 200 dan BB 301 mang saling bahu membahu kan berat rangkaian yang ditarik cuma 40 ton x 8 gerbong ( KA Mutiara Utara bawa 6 K1 M BP ) = 320 ton , Konon kata pas Masinis yang pernah ku ajak bicara katanya BB 200 bisa menarik rangkaian seberat 500 ton.dan BB 200 lahir th 1957 sedangkan BB 301 th 1963 yang kemudian adiknya BB 304 lahir th 1976.
Hmmm...katanya dulu Mutiara Utara nggak ada BPnya, tetapi pakai mesin genset di bawah gerbong...

Mikir Dulu

By the way, ini ada foto KA Mutiara Utara lewat Tandes di tahun 1987. Courtsey mas Lutfi.
Yang unik, gerbong pertamanya adalah gerbong pembangkit tahun 1984, bukan gerbong asli Mutiara Utara.

Sayang 1000 sayang, lokonya sudah dirucat tahun 2005 silam.. Huaaaa.....hik..hik


[Image: 24yza4h.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)