Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Barang Kurangi Beban Jalan
#11
Rupanya harapan kita para uedan spoor sedikit terobati dengan adanya MOU PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT. SUKABUMI TRIDAYA TRANSPORT dalam kerjasama angkutan barang dengan sarana Kereta Api.

Quote:PT KERETA API (Persero) DAN PT. SUKABUMI TRIDAYA TRANSPORT TANDA TANGANI MOU KERJASAMA ANGKUTAN BARANG DENGAN KERETA API

Senin, 5 Oktober 2009 di Jakarta, Direktur Utama PT Kereta Api (Persero), Ignasius Jonan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dengan Direktur Utama PT Sukabumi Tridaya Transport, Yuniar Endra Putra tentang kerjasama pengangkutan hasil industry di wilayah Sukabumi dan sekitarnya .Kesepakatan kerjasama ini dilatarbelakangi oleh kepentingan beberapa pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang membawahi wilayah dimana pabrik Aqua (Danone) berada, PT Aqua (Danone) sebagai produsen air minum mineral Aqua,dan hasil industri bumi lainnya serta PT Kereta Api (Persero) sebagai penyedia jasa angkutan.

Seperti diketahui bahwa transportasi yang digunakan untuk distribusi produk Aqua(Danone) ke berbagai wilayah saat ini menggunakan jasa transportasi truk (didominasi tronton). Selain menyebabkan kerusakan jalan raya, hal ini juga menimbulkan kemacetan jalan raya terutama jalur Sukabumi-Bogor/Jakarta. Macetnya lalulintas di jalan raya merupakan salah satu faktor lambatnya suplay barang dari pabrik ke pasar/konsumen dalam negeri maupun luar negeri. Pemerintah berharap Kereta api mampu memobilisasi angkutan barang tersebut, sehingga dapat mengurangi kemacetan di jalan raya, meningkatkan kualitas lingkungan yang bersih dari polusi udara dan dapat menurunkan resiko over tonase pada kondisi jalan raya yang sudah rusak saat ini.

Rencana kerjasama ini meliputi angkutan relasi Cicurug-Jakarta, Delanggu-Solo-Jakarta dan Brastagi-Rantauprapat. Pada tahap awal kerjasama ini meliputi angkutan relasi Cicurug- Jakarta, dengan potensi angkutan meliputi 4000 ton per hari. Lokasi pabrik Aqua (Danone) terletak di desa Mekarsari jalan Sukabumi Bogor, +/- 300 meter dari Stasiun Kereta Api Cicurug. Pabrik Aqua (Danone) memproduksi Aqua VIT, Pocari Sweet, Kratingdaeng dan Dua Tang.

Direncanakan pada tahap awal KA dari Cicurug-Bogor dapat mengangkut 120 ton per KA dengan system feeder (bolak-balik) dimana dalam 1 hari dapat berjalan sd 3 KA. Sehubungan jalur Bogor-Manggarai merupakan jalur yang padat pada siang hari, maka operasional angkutan Bogor-Jakarta direncanakan berjalan pada malam hari (antara pk.19.00 sd pk.04.00) dengan volume angkutan 360 ton/KA/hari, menggunakan rangkaian 12 gerbong kontainer (PPCW)

Diharapkan dengan adanya MOU ini merupakan bangkitan PT KA dalam memperluas peran untuk penyelenggaraan angkutan barang disamping angkutan penumpang yang menjadi core business nya.

SUMBER
[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#12
Selamat atas di Tandatanganinya MOU, tapi jangan sampe keledai terperosok pada lobang yang sama.

Jalur Nambo dah cape cape dibuat, tapi karna krismon, terbengkelai begitu aja !.

Trus Jalur Cicurug - BOO kan medannya berat & relnya juga mungkin harus diganti kali ya .....

Buat DLLAJ yang jaga jembatan timbang, tapi membiarkan (◣_◢)┌∩┐ dengan overload lewat, ke laut Aje .....
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#13
Kalo pake K.A oknum2 polisi,dllaj,preman,bajing loncat pada mangap semua soale kgk ada truk yg lewat pantura maupun pantesel untung aja K.A 1000an masih lewat pantura 2x sehari jadi ane masih isa liat ANTABOGA lewat samping rumah ane di babat
Reply
#14
(07-10-2009, 09:52 AM)g10d Wrote: Rupanya harapan kita para uedan spoor sedikit terobati dengan adanya MOU PT. Kereta Api (Persero) dan PT. SUKABUMI TRIDAYA TRANSPORT dalam kerjasama angkutan barang dengan sarana Kereta Api.

Quote:PT KERETA API (Persero) DAN PT. SUKABUMI TRIDAYA TRANSPORT TANDA TANGANI MOU KERJASAMA ANGKUTAN BARANG DENGAN KERETA API

Senin, 5 Oktober 2009 di Jakarta, Direktur Utama PT Kereta Api (Persero), Ignasius Jonan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dengan Direktur Utama PT Sukabumi Tridaya Transport, Yuniar Endra Putra tentang kerjasama pengangkutan hasil industry di wilayah Sukabumi dan sekitarnya .Kesepakatan kerjasama ini dilatarbelakangi oleh kepentingan beberapa pihak, antara lain Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang membawahi wilayah dimana pabrik Aqua (Danone) berada, PT Aqua (Danone) sebagai produsen air minum mineral Aqua,dan hasil industri bumi lainnya serta PT Kereta Api (Persero) sebagai penyedia jasa angkutan.

Seperti diketahui bahwa transportasi yang digunakan untuk distribusi produk Aqua(Danone) ke berbagai wilayah saat ini menggunakan jasa transportasi truk (didominasi tronton). Selain menyebabkan kerusakan jalan raya, hal ini juga menimbulkan kemacetan jalan raya terutama jalur Sukabumi-Bogor/Jakarta. Macetnya lalulintas di jalan raya merupakan salah satu faktor lambatnya suplay barang dari pabrik ke pasar/konsumen dalam negeri maupun luar negeri. Pemerintah berharap Kereta api mampu memobilisasi angkutan barang tersebut, sehingga dapat mengurangi kemacetan di jalan raya, meningkatkan kualitas lingkungan yang bersih dari polusi udara dan dapat menurunkan resiko over tonase pada kondisi jalan raya yang sudah rusak saat ini.

Rencana kerjasama ini meliputi angkutan relasi Cicurug-Jakarta, Delanggu-Solo-Jakarta dan Brastagi-Rantauprapat. Pada tahap awal kerjasama ini meliputi angkutan relasi Cicurug- Jakarta, dengan potensi angkutan meliputi 4000 ton per hari. Lokasi pabrik Aqua (Danone) terletak di desa Mekarsari jalan Sukabumi Bogor, +/- 300 meter dari Stasiun Kereta Api Cicurug. Pabrik Aqua (Danone) memproduksi Aqua VIT, Pocari Sweet, Kratingdaeng dan Dua Tang.

Direncanakan pada tahap awal KA dari Cicurug-Bogor dapat mengangkut 120 ton per KA dengan system feeder (bolak-balik) dimana dalam 1 hari dapat berjalan sd 3 KA. Sehubungan jalur Bogor-Manggarai merupakan jalur yang padat pada siang hari, maka operasional angkutan Bogor-Jakarta direncanakan berjalan pada malam hari (antara pk.19.00 sd pk.04.00) dengan volume angkutan 360 ton/KA/hari, menggunakan rangkaian 12 gerbong kontainer (PPCW)

Diharapkan dengan adanya MOU ini merupakan bangkitan PT KA dalam memperluas peran untuk penyelenggaraan angkutan barang disamping angkutan penumpang yang menjadi core business nya.

SUMBER

kl 300 meter nanggung banged buat kontainer, mending di bikin pipa ke Stasiun Cicurug jd depot pengisian sekalian, ngga kelamaan bongkar muat kontainer ke trailer. Trus kalo di jakarta bongkar kontainernya di mana ???, kan Pabrik Aqua di Pondok Ungu Bekasi, apa di bongkar muat di St Bekasi barengan Babarandek ? Siap2 deh Kranji nambah maced Ngakak Atau bongkar muatnya di St. Cakung (kudu bikin track lg buat langsiran dan Cranenya), tp naggung juga, St Cakung ke Pondok Ungu ngga begitu jauh
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#15
hidupkan jalur barang SB-BW
|warm up|

[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
#16
^^
iya neh kalo yang ini terealisasi juga wah bakal top abis de....Top Banget

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#17
Ketika ditemui di stasiun Rambipuji Wamenhub bersama dengan dirjen perkeretaapian akan melakukan secapatnya pembatasan angkutan barang di jalan raya.

Bersama dengan dirjen angkutan darat departemen perhubungan, bahwa pembatasan angkutan barang di jalan raya akan berdampak significant yaitu setiap kali ada kerusakan pada jalan akan mempengaruhi laju transportasi darat. Sebagaian besar perusak jalan raya yaitu angkutan barang dengan spesifikasi angkutan barang berat.

Nah, wamenhub akan mengaktifkan KA Barang di lintas timur Daerah Operasi 9 Jember. Rel yang menghubungkan antara stasiun Banyuwangi baru dan pelabuhan tanjung tembaga akan diaktifkan kembali karena setelah tahun 2001 ditutup.

DAOP 9 Jember merupakan DAOP yang memiliki potensial untuk laju angkutan barang di wilayah timur menghubungkan Jawa-Bali-NTB-NTT maupun ekspor, akan terus mempercepat prasarana jalan rel dan bangunan untuk mempercepat laju barang. Dan kemungkinan besar dari Sumatra hingga Bali angkutan barang bisa menggunakan satu moda yaitu Kereta Api



Xie Xie
Reply
#18
Kalo ada berita gini...pesan ane selalu sama....mudah-mudahan cepat terealisasi dan bukan sekedar wacana...Bethe
[Image: a2vric.jpg]
Reply
#19
semoga terlaksana
Reply
#20
Amiiinn. semoga terlaksana Pisss ahhh...
Biar ada variasi kereta yg lewat DAOP IX Ngiler
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)