Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Stasiun Gambir
#81
(19-06-2009, 01:08 PM)katyusha Wrote: iya...rencananya semua KA mengawali dan megakhiri perjalanan di stasiun MRI,jadinya GMR hanya dilayani KRL feeder JAKK-MRI...

sumbernya dari mana tu boz...????
Cikeusal stasion

Sedih
Reply
#82
tapi kalo mri diperuntukkan untuk st. keberangkatan ka luar kota, tempat parkirnya harus luas dunk. soalnya kan untuk saat ini banyak penumpang yang masih menggunakan mobil/motor untuk mencapai stasiun dari rumah mereka. why? simpel aja, rumah mereka kagak dilewati rel ka komuter.

nah, karena itu, jalan akses ke stasiun jadi penting. ini yang menyebabkan gambir tak tergantikan karena berada pas dipinggir jalan protokol medan merdeka timur.

trus ada satu lagi nih. mri terkenal sebagai kawasan kumuh karena dikelilingi kampung2 yang juga sering tawuran turun-temurun. jadi dari segi keamanan dan kenyamanan, mri kalah lagi dari gambir.

Bethe
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#83
(20-06-2009, 08:57 AM)hasan Wrote:
(19-06-2009, 01:08 PM)katyusha Wrote: iya...rencananya semua KA mengawali dan megakhiri perjalanan di stasiun MRI,jadinya GMR hanya dilayani KRL feeder JAKK-MRI...

sumbernya dari mana tu boz...????

itu rencana sudah sejak dari jaman suharto,tadinya implementasinya direncanakan pada tahun 2000

@ ady...itulah masalahnya manggarai,tempatnya kumuh,tempat parkir sedikit,sering terjadi tawuran..makanya orang-orang memnag lebih senang naek di gambir karena dekat dengan jalan protokol dan berada di ring 1(apa dua ya?) pengamanan istana presiden...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection

YAHOO!

petr_cech_indo
Reply
#84
(20-06-2009, 11:13 AM)katyusha Wrote:
(20-06-2009, 08:57 AM)hasan Wrote:
(19-06-2009, 01:08 PM)katyusha Wrote: iya...rencananya semua KA mengawali dan megakhiri perjalanan di stasiun MRI,jadinya GMR hanya dilayani KRL feeder JAKK-MRI...

sumbernya dari mana tu boz...????

itu rencana sudah sejak dari jaman suharto,tadinya implementasinya direncanakan pada tahun 2000

@ ady...itulah masalahnya manggarai,tempatnya kumuh,tempat parkir sedikit,sering terjadi tawuran..makanya orang-orang memnag lebih senang naek di gambir karena dekat dengan jalan protokol dan berada di ring 1(apa dua ya?) pengamanan istana presiden...

Apa dibikin DDT Manggarai - Gambir aja yah ?? Bisa2 kedubes amerika ke gusur tuh
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#85
sta gambir sekarang...


[Image: 20090620175254_sta_gambir_4a3cbf863a491-t.jpg]


yg punya foto PINJEM ya.
KA 71 / 72
BangunKarta


FACEBOOK : http://www.facebook.com/budi.susilo?ref=...o?ref=name

kapanlagi

20090921002902_tiada_tasa_4ab6665e81851.jpg
Reply
#86
bentuknya joglo ciri arsitektur indonesia. saya lebih suka gambir sekarang daripada yang jadul. Playboy
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#87
Ngomong2 soal Gambir, ada ga disini yg pernah ngrasain KA fajar utama naek ke Gambir???? dulu klo g salah warnanya msh biru-oranye...
jd inget masa kecil...Ngeledek
Reply
#88
(31-08-2009, 09:21 AM)phepe_ph Wrote: Ngomong2 soal Gambir, ada ga disini yg pernah ngrasain KA fajar utama naek ke Gambir???? dulu klo g salah warnanya msh biru-oranye...
jd inget masa kecil...Ngeledek

Saya ngerasain'a bukan fajar,tapi senja YK yg sampe GMR jam 3an

[Image: 21kkvba.jpg]
Reply
#89
(31-08-2009, 09:42 AM)Taufik GM-MarKA Wrote: Ngomong2 soal Gambir, ada ga disini yg pernah ngrasain KA fajar utama naek ke Gambir???? dulu klo g salah warnanya msh biru-oranye...
jd inget masa kecil...Ngeledek

fajar sama senja kn sama aja....,, beda waktu doank...
Reply
#90
Belakangan banyak sekali perjalanan KRL Jabodetabek Jakarta - Manggarai tertahan di stasiun Gondangdia, Juanda, bahkan ketahan di sinyal masuk stasiun Gambir karena situasi stasiun Gambir lagi crowded. Ini semata karena jadwal perjalanan KA jarak jauh yang berantakan membuat seisi peron di stasiun Gambir menjadi penuh tanpa mempersilahkan rangkaian KRL Jabodetabek langsir atau pun juga singgah.

Kejadian ini sudah terjadi bertahun2 selama stasiun Gambir sudah murni menjadi stasiun layang. Nampaknya stasiun Gambir mesti dikembalikan seperti sedia kala sewaktu rel masih di bawah, yaitu punya jumlah peron yang banyak. Tapi, apakah bisa? Dari segi teknis andaikan dibangun peron baru di sisi barat dan timur stasiun apakah mampu? Apalagi disambung dengan jembatan layang yang sudah ada.

Kalau saja dibangun rel bawah kembali antara stasiun Gambir hingga stasiun Manggarai khan teman2 sekalian amat tidak setuju karena selain memakan lahan milik penghuni beberapa bangunan yang sudah permanen, situasi lalu lintas kendaraan bermotor yang selalu macet akan merepotkan para petugas PJL tentunya.

Solusinya jadinya bagaimana nih menurut teman2? Apakah kalau dibangun 4 jalur lagi dari 4 jalur yang sudah ada akan tidak mengganggu perjalanan KRL Jabodetabek? Apalagi saya mengharapkan perjalanan KRL Lingkar Jakarta, Lingkart Timur Jakarta dan Lingkar Barat Jakarta diadain.

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 10 Guest(s)