Posts: 502
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
Hanya saja mengingat Ka parahyangan Itu nggak ada acnya dan ka eksekutif yang ber acnya Cuma 2 rangkaian Jadi Rugi dong bayar 11 ribu jkt-bogor nggak ber ac,jadi para penumpang yang dicover Ka parahyangan selatan itu musti diberi pelayanan tambahan misal dikasih air minum/snack
BOBOTOH PERSIB
Posts: 88
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
0
Kalo mau stasiun bogor aja diperluas. Kereta parahyangan berenti smpe bogor balik lagi ke bandung. Jadi yg mau ke jakarta transitnya d bogor.lanjutin sama kereta komuter.atau kalo ga mau ganggu trafiknya kereta komuter Minimal buat satu jalur lagi B00-MRI atau DDT juga bagus
(jadi oot ne)
liat kereta ngalor ngidul
Posts: 779
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
13
Kalo jalur BOO-SI-CJ-PDL mau dilewatin CC series kayaknya rada susah deh...
soalnya :
1-Lok CC besar & Panjang
2-Lok CC keberatan, kalau pun TM-nya dikurangi gak pengaruh
3-Jembatan yang cuma bisa menahan berat lok BB
4-Jarak dari rel ke pinggiran yang penuh rumah
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
18-07-2009, 03:47 PM
(This post was last modified: 18-07-2009, 03:49 PM by ady_mcady.)
@Richie,
nah, saya setuju sama anda. soalnya koridor mri-boo udah padat. kalo masih ada lagi kereta yang mau liwat, bisa ganggu trafiknya krl.
kecuali tambah jalur. kalo ddt kayaknya berat ya. tapi kalo triple track masih bisa. ntar kalo pagi 2 jalur dipakai buat ke arah jakarta. dan kalo sore 2 jalur buat ke bogor. jadi jalur yang tengah bisa bolak-balik arahnya sesuai trafik.

,
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 311
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
3
Selaku warga Bogor, sy gak setuju lintas BOO-MRI ditambah lg dengan lalu lintas KA jarak jauh. Karena jalur tsb tipikal jalur komuter...
Posts: 502
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
Walahhh kalo gini kondisinya Apa bisa Tersambung akhir tahun ini?,rel nya sudah karatan gitu dan saya lihat tahun bikinan bantalan relnya Paling muda tahun 1977
BOBOTOH PERSIB