Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Seputar Palang Pintu Perlintasan KA
kalo masalah ndak kuat ngangkat kalo palang pintu dipanjangin, saya bilang ndak masuk akal deh. Secara teknologi, hal macam gitu pasti bisalah diakalin, saya ndak percaya kalo insinyur dan teknisi PT KA ndak mampu bikin motor penggerak untuk ngangkat palang pintu yg dipanjangin atau palang pintu yg dibikin dari besi.

Saya jadi berpikir, mungkin para petinggi PT KA (yg pada naik mobil) ndak pernah lewat perlintasan KA kali ya, sampe2 permasalahan sederhana kayak gini ndak ketemu-ketemu solusinya.

Sebenarnnya hak pengelolaan perlintasan sebidang itu ada pada siapa sih??? PT KA, DISHUB, PU, PEMDA ato siapa???? Sebab bila terjadi kecelakaan di perlintasan, kesannya salah-salahan mulu. Belum lagi di beberapa perlintasan2 sebidang macam kayak di Pasar Senen, Pasar Gaplok, Gang Sentiong, Percetakan Negara, Tubagus Angke, kondisinya bukan main "mulus nan seksi". Perbaikan sebentar terus rusak lagi.

Siapa yang berwenang memelihara, memperbaiki dan mengelola pun ndak jelas.

[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]
Murtini

Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012

Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.

Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.
Reply
Makanya. Kalau secara teori sih Dephub bukan? Kalau KAI kan cuman operator doang, tapi yang ngurusin sarana tetep Dephub

BTW



Ini bentuknya kayak buatan Alkmaar, tapi sirinenya udah 1 nada macem di Mangga Dua ama Jalan Madiun di Manggarai?

Reply

Tips Aman Melintasi Perlintasan Kereta Api (KA)
Lok Merah Biru

Pengendara di Indonesia cenderung menggunakan filosofi 'gas terusss..',
Salahsatunya di lintasan kereta api. Meski palang rel pintu kereta ditutup dan rambu suara dibunyikan, masih ada saja yang menerobos selama kereta belum melintas. Wajar SAJA jika kecelakaan kendaraan di pintu perlintasan kereta kerap terjadi karena ketidak hati-hatian penegendara dan ketidaksabaran pengendara yang melintas pintu perlintasan kereta api.

Perhatikan Lampu Rambu pada Portal Pintu Perlintasan
Selain suara, perlintasan kereta api juga memiliki sistem pemberitahuan menggunakan dua buah lampu berwarna merah yang menyala bergantian ketika kereta hendak melintas. Meski terlihat sepele, lampu ini dapat berfungsi untuk menggantikan suara alarm tanda kereta api jika tidak berfungsi.

Jangan Terobos Portal Palang Pintu yang akan atau Telah Menutup
Saat palang perlintasan kereta api tertutup, jangan pernah menerobos meski kereta terlihat masih jauh atau berhenti di stasiun. Disini banyak kemungkinan yang dapat terjadi seperti kereta muncul dari arah berlawanan yang tidak sesuai dengan dugaan awal atau kereta datang lebih cepat dari yang kita bayangkan.

Jangan Asal Bergerak Maju Ketika Macet
Kemacetan di pintu perlintasan kereta tentunya akan membuat kesal dan cenderung ingin maju jika ada celah. Namun perhatikan ruang jalan di depan Anda. Jika Anda yakin setelah perlintasan kereta terdapat ruang untuk kendaraan kita untuk mengantri di kemacetan, barulah majukan kendaraan Anda. Namun jika masih padat, jangan sekali-kali mengambil resiko dengan maju ke tengah perlintasan rel kereta api dan berhenti di tengahnya. Ini sangat fatal dan berbahaya mengingat kita tidak tahu seberapa lama kemacetan akan menahan kita berada di tengah perlintasan rel kereta api.

Perhatikan Arah Samping (Kiri-Kanan) Pintu Perlintasan KA
Buat yang melintas di lintasan kereta api yang tidak dilengkapi dengan rambu-rambu, pastikan pengendara melihat samping kanan dan kiri lebih. Hal ini juga berlaku untuk pintu perlintasan Kereta Api yang berpalang, untuk menghindari kelalaian petugas jaga atau ada sebab lain sebaiknya tengok kakan-kiri siapa tahu ada kedatangan kereta api yang tak terduga sebelumnya.

Hindari Kesempatan Celah Portal Perlintasan ketika Mengetahui ada Indikasi KA yang akan Melintas
Suara peringatan perlintasan kereta api sudah berbunyi, namun palang pintu belum tertutup, kesempatan nih buat tancap gas! Ini dia yang jadi kebiasaan yang harus dihindari, terutama buat mereka yang tidak sabaran. Soalnya banyak faktor yang tidak diduga ketika kesempatan 'aji mumpung', seperti terjebak palang pintu ketika berada di tengah lintasan, jatuh dari motor karena ngebut, atau atap mobil terbentur pintu palang kereta api yang sedang menutup

Bye Bye

Sumber
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(28-07-2012, 05:19 PM)POERWOKERTO +75M Wrote: kalo masalah ndak kuat ngangkat kalo palang pintu dipanjangin, saya bilang ndak masuk akal deh. Secara teknologi, hal macam gitu pasti bisalah diakalin, saya ndak percaya kalo insinyur dan teknisi PT KA ndak mampu bikin motor penggerak untuk ngangkat palang pintu yg dipanjangin atau palang pintu yg dibikin dari besi.

Saya jadi berpikir, mungkin para petinggi PT KA (yg pada naik mobil) ndak pernah lewat perlintasan KA kali ya, sampe2 permasalahan sederhana kayak gini ndak ketemu-ketemu solusinya.

Sebenarnnya hak pengelolaan perlintasan sebidang itu ada pada siapa sih??? PT KA, DISHUB, PU, PEMDA ato siapa???? Sebab bila terjadi kecelakaan di perlintasan, kesannya salah-salahan mulu. Belum lagi di beberapa perlintasan2 sebidang macam kayak di Pasar Senen, Pasar Gaplok, Gang Sentiong, Percetakan Negara, Tubagus Angke, kondisinya bukan main "mulus nan seksi". Perbaikan sebentar terus rusak lagi.

Siapa yang berwenang memelihara, memperbaiki dan mengelola pun ndak jelas.

NaahhXie Xie
kalo masalah pos PJL. itu penyelenggaranya adalah Pemda (DaTi 1/ DaTi 2) kalo untuk petugasnya itu selama ada di wilayah emplasemen stasiun (Sinyal masuk ke sinyalmasuk) itu dijaga oleh pihak Stasiun (KAI) diluar itu di kelola oleh pihak resor Jalan Rel setempat yang mempekerjakan Otsorsing (entah gimana tulisannya) / pihak dishub setempat .
misal di PJL yang KAWIS kecelakaan kemarin, kenapa bukan orang KAI yang jaga. karena itu ada di luar emplasemen stasiun.
nah masalah ini sulit untuk dipecahkan oleh pihak manapun, baik Pemerintah maupun pihak KAI sendiri tanpa ada dukungan dari masyarakat pengguna jalan Ngiler
jadi bukan juga salah pihak pemerintah dan KAI kalo masih ada yang ketabrak gara-gara nyerobot.
setuju aja kalo dipasang Banner gede gambar kecelakaan di PJL , misal yang tabrakan di bintaro kemaren Ngakak . biar buka mata si pengguna jalan
tapi juga minimal peringatan lah di tiap-tiap PJL . baik itu yang masang pihak Pemerintah, KAI atau masyarakat sekitar
SALAM Railfans 4604+12M_PJL64
Tag Kereta Lebih Baik
Reply
tugas penjaga palang pintu ka itu mengamankan perjalanan ka bukan mengamankan perjalanan pengendara kendaraan bermotor . jadi dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa beban dan tanggung jawab pemeliharaan jalan ada dalam tanggung jawab pemda setempat bukan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
Ucapkan siap - siap selamat tinggal buat perlintasan KA di Permata Hijau... Tersenyuum
News / Megapolitan
"Fly Over" Permata Hijau Ditargetkan Selesai Akhir 2015
Minggu, 22 Februari 2015 | 20:00 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek pembangunan jalan layang di persimpangan tak sebidang titik perlintasan kereta api Permata Hijau, Kebayoran Baru, sudah masuk pengerjaan fisik. Pembangunan yang menghabiskan APBD DKI 2015 sebesar Rp 131miliar itu sudah masuk dalam tahap pengeboran. Pantauan di lokasi, Minggu (22/2/2015), pagar pembangunan fly over Permata Hijau sudah terpasang sepanjang 500 meter x 10 meter dari arah Arteri Permata Hijau sampai ke arah Senayan. Hanya tersisa 2 lajur kendaraan roida 4 yang bisa melintas. Sementara di arah sebaliknya yaitu arah Senayan pun sudah terpasang pagar pembangunan fly over Permata Hijau. Beberapa alat berat terlihat sedang digunakan para pekerja untuk melakukan pengeboran. Selain itu, ada 2 buah mesin becko yang sedang bekerja mengeruk jalan raya. Tak hanya itu, 1 buah mesin bor yang tinggi sedang melakukan pengeboran tanah.

Rencananya, fly over Permata Hijau akan memiliki panjang sekitar 533 meter dengan lebar 10 meter. Masa pembangunannya akan memakan waktu sekitar 1 tahun. Ada 3 kontraktor yang ditunjuk untuk melakukan pembangunan fly over Permata Hijau seperti PT Lampiri Djaya Abadi, PT Multi Strucuture dan PT Brantas Abispraya. Salah seorang mandor dari pengerjaan proyek pembangunan fly over Permata Hijau menuturkan bahwa proses pengerjaan fisik sudah mulai dilakukan sejak awal Februari 2015 lalu. "Sebelumnya kami sudah melakukan cek tanah, dan dilanjutkan proses pengeboran,"kata pria yang menggunakan helm putih itu kepada Wartakotalive.com. Dia tidak terlalu banyak menjelaskan detail bagaimana pengerjaan proyek fly over Permata Hijau itu dilakukan. Namun, dia mengatakan pembangunan ditargetkan rampung selama 1 tahun.

Beberapa alat berat yang disiagakan yaitu 2 buah Becko, 2 buah crain, 2 buah mesin bor dan eskavator. "Desember 2015 harus rampung dikerjakan pembangunan fly over Permata Hijau,"kata dia. Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo menuturkan bahwa pembangunan fly over Permata Hijau sudah memasuki tahap pengeboran untuk pondasi tiang fly over. "Perkembangan sampai saat ini sudah mulai bored pile untuk fondasi,"kata dia. Menurutnya, akan ada 9 buah pier atau kolom yang akan dibuat dengan membangun fondasi jembatan sebanyak 4 buah. Di mana fly over ini membentur dengan panjang ‎533 meter dengan lebar 10 meter. "Sementara jarak antara permukaan dengan batas jalan layang setinggi 7 meter,"kata dia.

(Bintang Pradewo)

Editor: Tri Wahono
Sumber: Warta Kota

Sumber :
http://www.republika.co.id/berita/nasion...ganti-rugi

Iya di sinilah tempat di mana arus lalu lintas kendaraan bermotor yg seharusnya 1 arah dibuat menjadi 2 arah oleh mrk yg nekad melintas cm utk menghindari putaran arah di Simpruk... Tiap bbrp x naek KRL AC Commuter Line sih udah lihat di sisi timur dr perlintasan KAnya itu udah ditutup seng... Udah lumayan byk alat berat macem eskavator dkk... Tapi koq...
Knapa jembatan layang yah?? Padahal dr arah barat prapatan perlintasannya itu menanjak tajam... Gak harusnya terowongan aja apa yah?

(11-09-2014, 12:20 PM)dedy vh Wrote: tugas penjaga palang pintu ka itu mengamankan perjalanan ka bukan mengamankan perjalanan pengendara kendaraan bermotor . jadi dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa beban dan tanggung jawab pemeliharaan jalan ada dalam tanggung jawab pemda setempat bukan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
Kalo mau tegas, bisa aja penegakan hukumnya seperti ini lho... Bingung


Railway line car crash man jailed for 30 months
16:56, 18 February 2015   By Amani Hughes
A man whose car overturned on a railway line in Whyteleafe has been jailed for 30 months for driving offences.

Adam Hmimssa, 27 of Vincent Road, Croydon, denied causing serious injury by dangerous driving, endangering the safety of a person conveyed in or upon the railway and driving with no insurance, but was found guilty on all counts at Guildford Crown Court on Tuesday (February 17).
He was also disqualified from driving for three years and will have to undertake an extended driving test before being eligible to get his licence back.

The incident took place at around 4.40am on November 9 2013, when a black Vauxhall Astra being driven by Hmimssa was travelling along the A22 Godstone Road.

The vehicle went out of control as it reached the level crossing at the junction with Salmons Lane, and it then left the road and went up a steep bank before overturning and eventually coming to a stop on the railway line close to Whyteleafe South station.
Hmimssa and two passengers in the vehicle suffered minor injuries, while a fourth person was left with serious injuries and had to be taken to St George's Hospital in Tooting.

Sergeant Eddie Ryan, from Surrey Police's Collision Investigation Unit, said: "I welcome the lengthy custodial sentence for Hmimssa which clearly reflects the reckless and highly dangerous nature of his driving on the night of the incident.

"As a result of the collision, one of the passengers in the vehicle suffered serious injuries which have left him dependent on medication for the rest of his life.
"The fact that the car came to a stop on the railway lines demonstrates how easily this incident could have had an even more tragic outcome, and it is fortunate that the collision took place at a time of day when trains were not using the railway line.
"Hmimssa's irresponsible actions caused significant disruption and put the lives of others at risk."

http://www.getsurrey.co.uk/news/surrey-n...an-8672361

Reply
[Ask]

Saya pernah liat di Kab.Malang/sekitarnya ada perlintasan KA tidak berpenjaga yang diberi lampu isyarat & alarm peringatan. Nah yang saya tanyakan gimana ya cara kerja alarm itu? Distel di waktu tertentu sesuai jadwal kereta melintas atau ada sensornya di rel?
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
nanya juga ah kalo ditempat saya sering bgt palang pintu ditabrak sama orang mabuk dan preman2 , setelah nabrak mereka kabur padahal itu palang patah , PT. Kereta Api Indonesia (Persero) biasanya minta ganti rugi ga ya pada tsk terebut? soalnya rata2 ditabrak pas malem dan sepi jd ga ada yg ngejar
Reply
macet total di PJL 202 Cirebon... sampai-sampai palang pintunya ndak bisa ditutup  Tengsin
Reply
(18-07-2016, 02:24 PM)Narendro Anindito Wrote: macet total di PJL 202 Cirebon... sampai-sampai palang pintunya ndak bisa ditutup  Tengsin
Busyet... ngeri bgts.... Gara2 ada apa itu di depannya yah bisa mandek bgitu berlama2...??? Begitu palang pintu perlintasan dibuka, lonceng genta kembali berbunyi dan tanpa mrk sadari mrk sdh melanggar rambu2 yg mana dlm keadaan macet jgn berada di atas rel KA...

Trus, itu KA Kutojaya Tambahan?? Kereta pintu biru ciri khas Eksekutif yg biasa digunain Joko Tingkir (relasi Purwosari - Ps Senen), stripping ombak ala Krakatau dan krn itu Kutojaya Utara jadinya KA campur aduk...

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)