Posts: 1,184
Threads: 0
Joined: Dec 2011
Reputation:
13
(14-02-2015, 09:35 AM)CC-201-23 Wrote: (14-02-2015, 07:04 AM)megaloblast Wrote: KA 804 Tanah Abang - Nambo 
![[Image: 1073194_642356809110288_1461511558_o.jpg]](https://scontent.xx.fbcdn.net/hphotos-prn2/t31.0-8/s720x720/1073194_642356809110288_1461511558_o.jpg)
Mestinya tambah saja jadi DU-NBO, sekalian mengangkut penmpang ke Sudirman, THB, dan DU beserta transitnya
lho ini mah malah aslinya cuma Depok - Nambo mas. Berangkat Tanah Abang itu karena diponya disana aja terus bablas Manggarai, berhenti Manggarai pun paling gara2 traffic padat baru dia langsung bablas sampe depok lama. Dari depok baru berjalan reguler berhenti tiap stasiun.
Maaf saya sedang luring
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Betul itu.... Diponya kala itu Tn Abang.... Jd yang pernah namu di situ KRD - KRDnya itu yah si Nambo ama dulu Bumi Geulis....
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
dari thread st. cibinong,
(08-03-2015, 04:48 PM)Batpod Wrote: Jalur KRL baru : Citayam - Cibinong - Nambo. Â
Stasiun Pondok Rajeg dan Gunung Putri berjalan langsung sepertinya.
Stasiun Citayam sebagai stasiun transit.
Kabar gembira untuk warga Cibinong.Â
![[Image: B_kNWZ9VAAADV5t.jpg]](https://pbs.twimg.com/media/B_kNWZ9VAAADV5t.jpg) ----------------------------------------------------------------------------
kalo sudah keluar peta rutenya berarti positif jalur nambo hidup kembali. selamat.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 86
Threads: 0
Joined: Feb 2011
Reputation:
4
Railfans SMANTIC bagaikan KRD Bogas Geulis (Bogor Asri Geulis) dan Pramuka SMANTIC bagaikan KRD Prameks (KRD Pramuka Eksistensi SMANTIC)
Posts: 82
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
1
18-03-2015, 11:06 AM
(This post was last modified: 18-03-2015, 11:09 AM by railroad.)
Berita bulan lalu tapi mungkin ada yang belum tau progres pembangunan di Nambo
ket : Pembangunan overcapping di St.Nambo
sumber berita & foto: http://www.kalogistics.co.id/news/detail...g_tb_nambo
Posts: 535
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
2
(14-02-2015, 06:11 PM)megaloblast Wrote: (14-02-2015, 09:35 AM)CC-201-23 Wrote: (14-02-2015, 07:04 AM)megaloblast Wrote: KA 804 Tanah Abang - Nambo 
![[Image: 1073194_642356809110288_1461511558_o.jpg]](https://scontent.xx.fbcdn.net/hphotos-prn2/t31.0-8/s720x720/1073194_642356809110288_1461511558_o.jpg)
Mestinya tambah saja jadi DU-NBO, sekalian mengangkut penmpang ke Sudirman, THB, dan DU beserta transitnya
lho ini mah malah aslinya cuma Depok - Nambo mas. Berangkat Tanah Abang itu karena diponya disana aja terus bablas Manggarai, berhenti Manggarai pun paling gara2 traffic padat baru dia langsung bablas sampe depok lama. Dari depok baru berjalan reguler berhenti tiap stasiun.
Betul Relasi sebenarnya cuma DP-NMO PP.
THB-DP statusnya KLB, baru keluar dipo sambil jalan ke DP sambil angkut 
alias bayar diatas, kalau ketagih KP/stoker.
Minggu kemarin para masinis KRL (entah BUD,entah DP) sudah pengenalan lintas jalur NMO, karena lintas CTA-NMO belum dialiri listrik. Pengenalan lintas menggunakan rangkaian KRD.
Selama 2 minggu full,jadwalnya lupa jam berapa yang pasti sehari 2 X PPÂ DP-NMO terus KRD pulang ke BUD.
Sudah berapa masinis KRL yang jajal jalur Nambo,biarpun pakai KRD bukit berduri???
Posts: 538
Threads: 0
Joined: May 2013
Reputation:
7
21-04-2015, 11:16 PM
(This post was last modified: 21-04-2015, 11:33 PM by Batpod.)
Akhirnya website-nya nyala lagi. Terima kasih
O iya, selamat juga untuk jalur Nambo akhirnya kembali semarak dengan beroperasinya Commuter Line atau KRL lintas Nambo-Duri per 1 April 2015, walaupun dengan jadwal yang masih sangat sedikit 8-10 perjalanan PP per hari. Sekali lagi terima kasih PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT KCJ.
Jalur ini seperti jalur destinasi wisata yang masih melewati sawah/kebun/ladang, penjara/lembaga pemasyarakatan, membelah 3 sungai besar (Ciliwung, Cikeas dan ???), jalan tol dan daerah industri. Sekaligus jalur sibuk pada pagi dan sore hari di mana orang berangkat dan pulang kerja. Ditambah lambaian tangan anak2 kecil di sekitar jalur Nambo.
Berikut sedikit keceriaan di stasiun Nambo, semoga berkenanÂ
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Posts: 346
Threads: 0
Joined: Dec 2012
Reputation:
3
(21-04-2015, 11:16 PM)Batpod Wrote: Akhirnya website-nya nyala lagi. Terima kasih
O iya, selamat juga untuk jalur Nambo akhirnya kembali semarak dengan beroperasinya Commuter Line atau KRL lintas Nambo-Duri per 1 April 2015, walaupun dengan jadwal yang masih sangat sedikit 8-10 perjalanan PP per hari. Sekali lagi terima kasih PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT KCJ.
Jalur ini seperti jalur destinasi wisata yang masih melewati sawah/kebun/ladang, penjara/lembaga pemasyarakatan, membelah 3 sungai besar (Ciliwung, Cikeas dan ???), jalan tol dan daerah industri. Sekaligus jalur sibuk pada pagi dan sore hari di mana orang berangkat dan pulang kerja. Ditambah lambaian tangan anak2 kecil di sekitar jalur Nambo.
Berikut sedikit keceriaan di stasiun Nambo, semoga berkenanÂ
![[Image: CBrD0kNUgAAQ2B9.jpg]](https://pbs.twimg.com/media/CBrD0kNUgAAQ2B9.jpg)
![[Image: CBrD63sVEAAtg63.jpg]](https://pbs.twimg.com/media/CBrD63sVEAAtg63.jpg)
Sekitar 2 minggu lalu saya nyicipin jalur Nambo. Emang sih bukan di jam berangkat / pulang kerja. So, sepi. Bahkan ada penumpang tujuan BOO yang nggak ngeh keretanya belok kiri ke Cibinong. Begitu masuk jalur belok menuju Cibinong -Nambo, hmm, suasana sekitarnya beda. Kayak masuk ke daerah DAOP 2. Sempet melewati jembatan ... yang kayaknya tinggi banget. Kalo aksesnya mudah, bisa jadi spot hunting bagus tuh.
Di Stasiun Cibinong-Nambo sepertinya stasiun masih blm steril. Di Cibinong banyak anak2 main di peron, tapi saat KA berhenti mereka pun tdk berani masuk rangkaian. Masuk jalur Cibinong-Nambo, kereta berjalan perlahan. Itu relnya tipe berapa ya? Kecepatannya beda sekali dengan kecepatan di petak BOO-MRI yg bisa dipacu kencang, diatas 80km/jam. Dari pemantauan kecepatan dibantu aplikasi jadwalKA, terpantau kecepatan maksimal sktr 46km/jam.
Stasiun Nambo, masih terkesan asri, dengan pepohonan kokoh menjulang. Dan, stasiunnya masih blm steril. Pemantauan saya, penumpang yang memang menuju Nambo masih sedikit sekali. Sebagian besar penumpang adalah penumpang "wisata Nambo" yang balik lagi ke arah Sta. Citayam-Depok.
DemikianÂ
Posts: 538
Threads: 0
Joined: May 2013
Reputation:
7
23-04-2015, 04:46 PM
(This post was last modified: 23-04-2015, 04:49 PM by Batpod.)
Menurut pendapat saya kecepatan di petak CTA-CBN-NMO memang tidak bisa terlalu kencang, jalurnya agak sedikit naik turun, sepenglihatan saya kalau olahraga pagi menyusuri rel. Lalu masih banyak perlintasan liar (cukup banyak untuk jalur ini) ditambah masih banyak warga yang masih suka berjalan/bermain di sekitar rel sehingga mau tidak mau KRL harus membatasi kecepatan. Pada hari ke-2 (2 April 2015) pengoperasian jalur ini saja sudah memakan korban jiwa, pengendara motor tertabrak krl setelah wesel stasiun CTA.
Memang stasiun Cibinong dan Nambo belum steril dari warga yg ingin melihat KA, kadang warga apalagi anak kecil suka bermain di peron saat KA datang. Aneh menurut saya, tapi cukup unik dan menyenangkan. Warga/anak2 pun tidak berani sembarangan masuk KRL karena sudah di-wanti-wanti sama petugas PPKA kalau tidak bawa tiket kena denda 50.000. Warga pun yg ingin naik KRL pun tertib membeli tiket dan tap di-gate in dan gate-out, walaupun sebenarnya ada celah untuk jadi 'kambing'. Kadang saya pun berpikiran jelek untuk 'ngambing', karena saya cukup tahu celah2nya. Tapi saya pikir sebaiknya saya jujur
Jalur ini, it's really awesome, pas buat yg ingin sekedar jalan2 santai di sore hari naik KRL.
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Posts: 2,258
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
31
(23-04-2015, 04:46 PM)Batpod Wrote: Menurut pendapat saya kecepatan di petak CTA-CBN-NMO memang tidak bisa terlalu kencang, jalurnya agak sedikit naik turun, sepenglihatan saya kalau olahraga pagi menyusuri rel. Lalu masih banyak perlintasan liar (cukup banyak untuk jalur ini) ditambah masih banyak warga yang masih suka berjalan/bermain di sekitar rel sehingga mau tidak mau KRL harus membatasi kecepatan. Pada hari ke-2 (2 April 2015) pengoperasian jalur ini saja sudah memakan korban jiwa, pengendara motor tertabrak krl setelah wesel stasiun CTA.
Memang stasiun Cibinong dan Nambo belum steril dari warga yg ingin melihat KA, kadang warga apalagi anak kecil suka bermain di peron saat KA datang. Aneh menurut saya, tapi cukup unik dan menyenangkan. Warga/anak2 pun tidak berani sembarangan masuk KRL karena sudah di-wanti-wanti sama petugas PPKA kalau tidak bawa tiket kena denda 50.000. Warga pun yg ingin naik KRL pun tertib membeli tiket dan tap di-gate in dan gate-out, walaupun sebenarnya ada celah untuk jadi 'kambing'. Kadang saya pun berpikiran jelek untuk 'ngambing', karena saya cukup tahu celah2nya. Tapi saya pikir sebaiknya saya jujur 
Jalur ini, it's really awesome, pas buat yg ingin sekedar jalan2 santai di sore hari naik KRL. yang ditabrak motor itu hari ketiga om(3 April 2015) 
waktu itu KA 1838 DU-NMO berangkat CTA jam 15.50(seharusnya 15.14),baru dua menit jalan melewati wesel menuju CBN-NMO,di perlintasan sebidang pertama langsung deh kejadian,krl berhenti untuk evakuasi korban & motor selama hampir 30 menit & baru berangkat 16.20.
*Kejadian itu berakibat terjadi antrian krl lintas Bogor hingga stasiun Cilebut(CLT) karena saat itu posisi krl NMO belum lewat batas aman wesel. 
Sampai CBN 16.28 dengan keadaan ramai bukan oleh penumpang,di sini juga banyak yang turun & sampai NMO 16.38.
Sudah hampir 1 jam di NMO,CL tujuan DU belum juga berangkat,kabar dari announcer sih tunggu aman CTA(efek antrian mungkin) penumoang pun bebas keluar masuk.Sekitar pukul 5 lewat announcer NMO bilang kereta siap berangkat,namun ada yang menarik & cukup menggelitik,apa itu? Itu adalah celetukan  dari announcer seperti ini:
“Persiapan jalur 1 bla…bla…bla… penumpang yang masih berada di luar STASIUN kami persilahkan segera naik bla…bla…bla…â€
Sampe segitunya  nya 
Apesnya ketika sinyal telah hijau & PPKA NMO sudah mengangkat tongkat hijau baru berjalan sampe ujung peron,di stasiun NMO terjadi gangguan LAA… 
Begitu berat & bertubi-tubi cobaan pengaktifan krl lintas CTA-NMO itu ya,dari wesel sampai LAA & rintang jalan tergambarkan dalam satu hari itu.
Akhirnya Krl NMO-DU diberangkatkan pada pukul 18.20 dari NMO dengan tujuan akhir dipotong sampai DP saja,selanjutnya menunggu CL dari DU yang mengangkut penumpang tujuan CBN-NMO.CL tiba di CTA pukul 18.55.
Begitulah sedikit cerita saya tentang petualangan di Jalur yang mati suri ini yang sungguh berkesan & sempat tegang juga,apalagi akses dari NMO ke BOO itu susah bener 
Sekian
Sosmed saya
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606
Ingin menjadi insan yang lebih baik
|