Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
(08-01-2015, 09:16 PM)Ardhani Muhad Wrote: Semua kelas sama semua livery-nya ada risiko penumpang salah masuk kereta ga ya? Â
activate javascript Besar ekali, apalagi untuk kereta K3AC 80 TD dan K1 dalam satu rangkaian (contoh Moleks)
(09-01-2015, 09:10 AM)yusirwan Wrote: (08-01-2015, 06:59 PM)Resdohra Wrote: Sepertinya sekarang bermunculan K1 baru, dengan livery abu2 garis biru merah macam Jayabaya, ada K1 pesawat, dan ada juga K1 Anggrek, kira2 bakal dipake kapan dan buat KA apa ya?
sepertinya livery Jayabaya bakal mainstream sekitar 1-2 tahun lagi
itu K1 gerbongnya baru atau rekondisi.........?
Rekondisi K2
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 605
Threads: 0
Joined: Mar 2014
Reputation:
4
15-01-2015, 10:49 AM
(This post was last modified: 16-01-2015, 08:44 AM by Ardhani Muhad.)
PT.KAI akan menambah 5 set K1 & 5 set K3 AC, kira-kira untuk siapa ya?Â
Quote:Jakarta, GATRAnews -Â Kereta Api Indonesia (KAI) tahun ini berencana membeli kereta rel listrik (KRL) sebanyak 120 unit. Langkah tersebut untuk daya tampung penumpang yang semakin meningkat setiap tahunnya. Saat ini, rencana tersebut sudah dimasukkan kedalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2015.
Â
"Selama 2014, volume angkutan penumpang mencapai sekitar 280 juta penumpang. Ditambah dengan natal dan tahun baru yang mencapai 4.202.224 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 10% dibanding tahun sebelumnya," kata Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro, di Jakarta, Rabu (14/1).
Â
Selain menambah KRL, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga juga membeli 5 set K1 (eksekutif), 5 set K3 AC (ekonomi) dan 392 unit gerbong PPCW yang dipergunakan untuk angkutan barang. Sayangnya, Edi enggan menjelaskan total dan rincian investasi untuk pembelian kereta api tersebut. "Semuanya telah di RKAP. Masih belum bisa menyebutkan takut berubah," kata Edi.
Â
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA) untuk pembelian kereta baru tersebut. "Kami akan menggandeng INKA untuk penambahan kereta baru tersebut," kata Edi. Dengan penambahan kereta api tersebut, Edi menargetkan pertumbuhan jumlah penumpang mencapai 10% dibanding tahun 2014. Sedangkan pertumbuhan jumlah angkutan barang mencapai 35%.
Â
Saat ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) telah memiliki sarana siap operasi meliputi 409 lokomotif, 1.507 kereta, 6.499 gerbong, 572 KRL dan 108 KRD/KRDI. Sebelumnya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga menambah lokomotif CC 206 sebanyak 100 unit dan CC 205 sebanyak 44 unit. Lalu, sebanyak 176 unit KRL JR seri 205 juga telah didatangkan dari Jepang.
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Posts: 499
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
3
(15-01-2015, 10:49 AM)Ardhani Muhad Wrote: PT.KAI akan menambah 5 set K1 & 5 set K3 AC, kira-kira untuk siapa ya?Â
Quote:Jakarta, GATRAnews -Â Kereta Api Indonesia (KAI) tahun ini berencana membeli kereta rel listrik (KRL) sebanyak 120 unit. Langkah tersebut untuk daya tampung penumpang yang semakin meningkat setiap tahunnya. Saat ini, rencana tersebut sudah dimasukkan kedalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2015.
Â
"Selama 2014, volume angkutan penumpang mencapai sekitar 280 juta penumpang. Ditambah dengan natal dan tahun baru yang mencapai 4.202.224 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 10% dibanding tahun sebelumnya," kata Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro, di Jakarta, Rabu (14/1).
Â
Selain menambah KRL, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga juga membeli 5 set K1 (eksekutif), 5 set K3 AC (ekonomi) dan 392 unit gerbong PPCW yang dipergunakan untuk angkutan barang. Sayangnya, Edi enggan menjelaskan total dan rincian investasi untuk pembelian kereta api tersebut. "Semuanya telah di RKAP. Masih belum bisa menyebutkan takut berubah," kata Edi.
Â
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA) untuk pembelian kereta baru tersebut. "Kami akan menggandeng INKA untuk penambahan kereta baru tersebut," kata Edi. Dengan penambahan kereta api tersebut, Edi menargetkan pertumbuhan jumlah penumpang mencapai 10% dibanding tahun 2014. Sedangkan pertumbuhan jumlah angkutan barang mencapai 35%.
Â
Saat ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) telah memiliki sarana siap operasi meliputi 409 lokomotif, 1.507 kereta, 6.499 gerbong, 572 KRL dan 108 KRD/KRDI. Sebelumnya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga menambah lokomotif CC 206 sebanyak 100 unit dan CC 205 sebanyak 44 unit. Lalu, sebanyak 176 unit KRL JR seri 205 juga telah didatangkan dari Jepang.
[sumber]http://www.gatra.com/nusantara-1/nasional-1/127034-kai-beli-120-unit-krl%E2%80%8F.html [/quote]
Jalannya juga perlu di tambah pak.....
Jalur2 yg dalam pelaksanaa agar dipercepat penyelesaian dan pengoperasiannya seperti...
1. Jalur DT Duri - Tanggerang
2. Jalur DT Parungpanjang - Maja
3. Jalur DDT Jatinegara - Bekasi
4. Jalur Citayam - Nambo utk KRL
Posts: 2,236
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
14
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Mengangkat trit "kelelep"
2 tahun lalu, diwacanakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memesan 1000 kereta baru. Tahun ini aja ada 88 kereta yg didatangkan dari INKA (rincian 36 K1, 40 K3, 4 M1, 4 P, 4 MP3 ~belum termasuk tahun 2014-2015 kemarin~), berarti masih ada sisa 900an kereta lagi. Moga2 tahun depan lebih banyak kereta lagi yg didatangkan dari INKA, apalagi menteri BUMN sudah meminta PT INKA buat menggenjot produksi kereta, baik untuk dalam maupun luar negeri.
Apa kabar kelas premium yg katanya bakal dijadikan sebagai layanan reguler?? Saat ini cuman difungsikan sebagai KA wisata aja...
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Quote:INKA Akan Produksi 438 Kereta Pesanan KAI
Yudi Supriyanto Senin, 26/09/2016 18:32 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - PT Industri Kereta Api (INKA) akan memproduksi 438 kereta pesananan PT Kereta Api Indonesia dalam waktu satu tahun.
Senior Manager Humas, Protokoler & PKBL PT Industri Kereta Api (INKA) Cholik M. Zamzam mengatakan, pihaknya akan melakukan tandatangan nota kesepahaman terkait dengan produksi tersebut pada Rabu, 28 September 2016.
Dikatakan, dalam Mou tersebut, perusahaan akan memproduksi bermacam-macam jenis kereta dengan total 438 unit. Dari jumlah tersebut, INKA akan memproduksi 210 kereta kelas eksekutif, 143 kereta kelas ekonomi 80 kursi, dan 7 kereta kelas ekonomi 64 kursi.
Kemudian, dia melanjutkan, INKA juga akan memproduksi 31 kereta makan untuk rangkaian kereta kelas eksekutif, 7 kereta makan untuk rangkaian kereta kelas ekonomi, dan 39 kereta pariwisata.
Kereta-kereta tersebut, paparnya, ditargetkan selesai pada tahun depan dalam dua tahapan, sebelum lebaran dan tahun baru serta natal. Meskipun hanya memiliki waktu satu tahun, dia meyakini, perusahaan sanggup menyelesaikan semua pesanan tersebut mengingat kapasitas produksi yang dimiliki cukup besar.
Jenis kereta kelas eksekutif dan ekonomi yang akan diproduksi oleh INKA, “Sama dengan jenis KA yang belum lama ini dipesan oleh KAI dan digunakan dalam angkutan lebaran IdulFitri dan IdulAdha,” kata Cholik, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Sebanyak 438 kereta yang akan diproduksi oleh INKA, katanya, merupakan investasi internal PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kereta-kereta tersebut, imbuhnya, tidak menggunakan penyertaan modal negara (PMN). Perusahaan menyebut kereta kelas eksekutif dan ekonomi tersebut dengan sebutan K1 New Concept dan K3 New Concept.
Editor : Nancy Junita
SUMBER
Silakan didiskusikan...
Posts: 414
Threads: 0
Joined: May 2014
Reputation:
2
05-10-2016, 05:26 PM
(This post was last modified: 05-10-2016, 05:34 PM by Henggar SP.)
(04-10-2016, 09:28 PM)stasiunkastephanie Wrote: Quote:INKA Akan Produksi 438 Kereta Pesanan KAI
Yudi Supriyanto Senin, 26/09/2016 18:32 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - PT Industri Kereta Api (INKA) akan memproduksi 438 kereta pesananan PT Kereta Api Indonesia dalam waktu satu tahun.
Senior Manager Humas, Protokoler & PKBL PT Industri Kereta Api (INKA) Cholik M. Zamzam mengatakan, pihaknya akan melakukan tandatangan nota kesepahaman terkait dengan produksi tersebut pada Rabu, 28 September 2016.
Dikatakan, dalam Mou tersebut, perusahaan akan memproduksi bermacam-macam jenis kereta dengan total 438 unit. Dari jumlah tersebut, INKA akan memproduksi 210 kereta kelas eksekutif, 143 kereta kelas ekonomi 80 kursi, dan 7 kereta kelas ekonomi 64 kursi.
Kemudian, dia melanjutkan, INKA juga akan memproduksi 31 kereta makan untuk rangkaian kereta kelas eksekutif, 7 kereta makan untuk rangkaian kereta kelas ekonomi, dan 39 kereta pariwisata.
Kereta-kereta tersebut, paparnya, ditargetkan selesai pada tahun depan dalam dua tahapan, sebelum lebaran dan tahun baru serta natal. Meskipun hanya memiliki waktu satu tahun, dia meyakini, perusahaan sanggup menyelesaikan semua pesanan tersebut mengingat kapasitas produksi yang dimiliki cukup besar.
Jenis kereta kelas eksekutif dan ekonomi yang akan diproduksi oleh INKA, “Sama dengan jenis KA yang belum lama ini dipesan oleh KAI dan digunakan dalam angkutan lebaran IdulFitri dan IdulAdha,” kata Cholik, Jakarta, Senin (26/9/2016).
Sebanyak 438 kereta yang akan diproduksi oleh INKA, katanya, merupakan investasi internal PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kereta-kereta tersebut, imbuhnya, tidak menggunakan penyertaan modal negara (PMN). Perusahaan menyebut kereta kelas eksekutif dan ekonomi tersebut dengan sebutan K1 New Concept dan K3 New Concept.
Editor : Nancy Junita
SUMBER
Silakan didiskusikan...  Kemarin akhirnya dapet kesempatan naik K1 2016 dengan bogie K10. Awalnya ngerasa seneng ga karuan akhirnya kesampean juga naik ini kereta. kesan pertama kereta dateng eksterior nya mewah bisa dibilang masih wah lebih bagus daripada K1 Anggrek karena baru kesampean liat ni kereta dr deket. Sebelum-seblumnya cuma liat pas momen silang aja. Begitu juga melihat interior terlihat baru dan lebih keren daripada Anggrek dan AC nya pun lumayan super duper duingiiiiiin. Tetapi ekspetasi itu mulai berubah ketika saya mulai duduk di kursinya kesan pertama agak keras posisi punggung juga kurang pas serasa jok bus ATB begitu juga dengan footrest saya rasa dengan ada footrest atau tidak seperti sama saja karena apa bila menggunakan footrest ketinggian kaki dr lantai kereta tidak beda jauh. Dan ekspetasi saya mengenai K1 baru ini hilang ketika KA ini mulai melaju dan meningkatkan kecepatan nya. Goncangan begitu terasa, kereta cukup bergoyang ditambah kursi yg agak keras membuat kian terasa. Beda jauh dengan K1 Anggrek. Bahkan di rute ini (MN-SLO) goncangan tidak begitu terasa ketika menggunakan K1 99 SDT kaca lebar milik Turangga. Dan ketika sampai ditujuan yaa saya rasa lebih baik naik K1 buatan 2002 dsb. Sekian penilaian saya mengenai K1 2016
Bima ( MN-GMR) K1 0 16 34 JAKK. Mohon koreksi jika saya salah nimbrung. Terima kasih
Pengen jadi Railpen
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
Yah mumpung sebagian besar K3 belum diproduksi, jika bakal memakai konfigurasi yang sama dengan K3 2016, setidaknya semoga desainer interiornya terketuk hatinya untuk mengubah desain kursi sedemikian rupa agar dengkul dan kaki bisa dibuat selonjor ke kolong kursi depannya, karena sungguh desain sekarang yang menghalangi penumpang selonjor itu sangat menyiksa jiwa dan raga #halah . Ndak cuma kalangan pecinta kereta berpostur tinggi loh, emak-emak penumpang biasa juga banyak yang protes tentang desain kursi ini. Dah pokoknya saya masuk #TimDengkulFriendly saja lah
Kalau K1 2016... hmmm... gimana ya, sebenernya cukup nyaman lah kalau urusan kursi dll, mungkin footrestnya kalau bisa digimanain gitu lah biar kaki ini gak pegel nahan footrest. Lha masa naroh kaki di footrest, foot nya bukannya rest malah jadi ngeganjel daya pegasnya palang dan tambah capek  Mungkin bisa dipikirkan juga desain peredam suara dan goncangan dst karena K1 2016 tuh berisiiiik dan aduhai goncangannya
Jadi bingung... kenapa yah standar K1 baru gak ngikutin standarnya K1 Gajayana atau K1 Purwojaya Eks Argo Jati... padahal sudah terbukti banyak yang puas kan ya dengan K1 09 dan K1 10....
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 538
Threads: 0
Joined: May 2013
Reputation:
7
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
(07-10-2016, 07:48 AM)Batpod Wrote: K1 09 dan K1 10 apakah hanya ada di KA Gajayana dan Purwojaya kah?
Saya sering naik KA Ekse tapi gak terlalu memperhatikan nomor kereta, jadi rencananya saya pengen naik KA tapi yg K1 09 atau K1 10.
Iyap, K1 09 cuma dipakai Gajayana dan K1 10 eks Argo Jati dipakai oleh Purwojaya. Bagi saya pribadi kereta eksekutif buatan tahun-tahun itu adalah kereta eksekutif dengan standar terbaik yang bisa mengakomodasi semua kalangan dan semua fasilitas lengkap serta berfungsi optimal.
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
|