Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jalur Nambo
(27-02-2014, 09:21 AM)spoor_jadul Wrote:
(17-02-2014, 07:53 PM)Bogor_station Wrote: Mana nih sudah 2014 KRL nya tidak jalan jalan Bethe

krl dapat masuk ke lintas citayam - nambo ditargetkan oleh direktorat jenderal perkeretaapian ( kemenhub ) dapat dioperasionalkan maksimal sebelum akhir tahun 2014.

saat ini masih progress penyediaan supplay daya listrik dari PLN.
Padahal jikalo petak citayam-nambo di buat double track...tambah mantap yak...si Cl yg lewat sini...terus dari nambo berharap nantinya bisa diteruskan dibuat tracj sampai....citerep...jonggol...cariu..ketemu dah .cianjur-pdl-Bd
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
(27-02-2014, 10:17 PM)slamtrack Wrote:
(27-02-2014, 09:21 AM)spoor_jadul Wrote:
(17-02-2014, 07:53 PM)Bogor_station Wrote: Mana nih sudah 2014 KRL nya tidak jalan jalan Bethe

krl dapat masuk ke lintas citayam - nambo ditargetkan oleh direktorat jenderal perkeretaapian ( kemenhub ) dapat dioperasionalkan maksimal sebelum akhir tahun 2014.

saat ini masih progress penyediaan supplay daya listrik dari PLN.
Padahal jikalo petak citayam-nambo di buat double track...tambah mantap yak...si Cl yg lewat sini...terus dari nambo berharap nantinya bisa diteruskan dibuat tracj sampai....citerep...jonggol...cariu..ketemu dah .cianjur-pdl-Bd
1. @spoor_jadul, thanks buat informasinya. Apakah KRLnya mengangkut penumpang atau hanya untuk tempat istirahat (istilahnya apa ya?) di Nambo? Harapannya bisa mengangkut pnp walaupun cuma feeder. Bye Bye

2. @slamtrack, saya juga berpikir seperti itu, kenapa gak sekalian dari dulu waktu dibangun lansung DT. Tapi untuk track yang bro @slam bilang yaitu Gunung Putri (Citeureup)-Nambo-Jonggol-Cariu-Cianjur, menurut saya agak sulit karena bergunung-gunung seperti pada petak PWK-PDL. Biaya pembuatannya juga pasti sangat mahal sekali. Lebih baik jalur Nambo diperpanjang sampai Cikarang, jadi Citayam-Nambo-Cikarang Bye Bye
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Reply
(27-02-2014, 11:13 PM)Batpod Wrote:
(27-02-2014, 10:17 PM)slamtrack Wrote:
(27-02-2014, 09:21 AM)spoor_jadul Wrote:
(17-02-2014, 07:53 PM)Bogor_station Wrote: Mana nih sudah 2014 KRL nya tidak jalan jalan Bethe

krl dapat masuk ke lintas citayam - nambo ditargetkan oleh direktorat jenderal perkeretaapian ( kemenhub ) dapat dioperasionalkan maksimal sebelum akhir tahun 2014.

saat ini masih progress penyediaan supplay daya listrik dari PLN.
Padahal jikalo petak citayam-nambo di buat double track...tambah mantap yak...si Cl yg lewat sini...terus dari nambo berharap nantinya bisa diteruskan dibuat tracj sampai....citerep...jonggol...cariu..ketemu dah .cianjur-pdl-Bd
1. @spoor_jadul, thanks buat informasinya. Apakah KRLnya mengangkut penumpang atau hanya untuk tempat istirahat (istilahnya apa ya?) di Nambo? Harapannya bisa mengangkut pnp walaupun cuma feeder. Bye Bye

2. @slamtrack, saya juga berpikir seperti itu, kenapa gak sekalian dari dulu waktu dibangun lansung DT. Tapi untuk track yang bro @slam bilang yaitu Gunung Putri (Citeureup)-Nambo-Jonggol-Cariu-Cianjur, menurut saya agak sulit karena bergunung-gunung seperti pada petak PWK-PDL. Biaya pembuatannya juga pasti sangat mahal sekali. Lebih baik jalur Nambo diperpanjang sampai Cikarang, jadi Citayam-Nambo-Cikarang Bye Bye

Sebetulnya memang bakal dibuat DT Kang, tapi sama seperti jalur lainnya, selama belum padat lintasannya ya single track dulu, selain itu karena keburu krisis moneter. Coba lihat lebar tanah di jalur ini, hampir semuanya sengaja dipersiapkan untuk DT. Yg urgent setelah jakur ini aktif, pembuatan jalur dua dan tiga di setiap stasiun/halte yg ada di jalur ini
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
(14-02-2014, 03:27 PM)CC20606 Wrote: berita bagus nih...btw KA nya lewat selatan(YK-PWT) apa utara(PWS-SMC-CN)?Bingung


[Image: taskforce2+RAM.jpg]

pada rapat evaluasi angkutan semen dan pasir vulkanik yang dilaksanakan pada 26 - 27 februari 2014 di cirebon, bersama para Pelanggan kereta barang yang menjadi kontributor utama, untuk dimintai masukan serta kritik dan saran.

Kereta barang ini yang sudah beroperasi adalah kereta barang semen tigaroda relasi arjawinangun / AWN - Brambanan / BBN dan nambo / NMO - surabayakalimas / KLM. Relasi yang dibidik pada tahun 2014 ini adalah : nambo / NMO - Brambanan / BBN ( semen tigaroda ) dan sebaliknya brambanan / BBN - Nambo / NMO ( pasir vulkanik ), diharapkan akan optimal karena pergi dan pulang masing-masing dalam kondisi isi.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
^wah makin rame aja nih nambo...belum lagi nanti kalo krl jadi ke sini...Ngiler
Sosmed sayaBig Grin
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606

Ingin menjadi insan yang lebih baikWek


Reply
(13-02-2014, 04:38 PM)ady_mcady Wrote: ^^
berita bagus. semakin banyak saja layanan kereta barang. yang diangkut juga makin bervariasi.

cuma itu kemasan pasir besinya pake karung model kayak gitu apa gak kuatir ngglundhung itu selama perjalanan? Khawatir

hari Senin 17 Februari 2014, dilakukan uji coba angkutan pasir vulkanik dari stasiun Brambanan ke Nambo. Menggunakan 2 ( dua ) gerbong datar ( GD ) yang dimuati pasir dengan media jumbo bag, isi antara 1,7 – 2,2 ton ( kombinasi ). Uji coba dilakukan di stasiun Brambanan.


[Image: Brambanan9+RAM.jpg]


[Image: Brambanan12+RAM.jpg]
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
(10-03-2014, 09:17 AM)spoor_jadul Wrote:
(13-02-2014, 04:38 PM)ady_mcady Wrote: ^^
berita bagus. semakin banyak saja layanan kereta barang. yang diangkut juga makin bervariasi.

cuma itu kemasan pasir besinya pake karung model kayak gitu apa gak kuatir ngglundhung itu selama perjalanan? Khawatir

hari Senin 17 Februari 2014, dilakukan uji coba angkutan pasir vulkanik dari stasiun Brambanan ke Nambo. Menggunakan 2 ( dua ) gerbong datar ( GD ) yang dimuati pasir dengan media jumbo bag, isi antara 1,7 – 2,2 ton ( kombinasi ). Uji coba dilakukan di stasiun Brambanan.


[Image: Brambanan9+RAM.jpg]


[Image: Brambanan12+RAM.jpg]

buat dibikin apaan tuh gan pasir vulkanik ?? Heran
buat campuran batu bata...
Reply
selamat sore, berhubung saya sekarang dinas di tempat yang ngga ada keretanya, ada yang punya update terbaru soal jalur ini? Big Grin
soalnya saya dengar ada trip baru nambo - Banyuwangi Xie Xie trims Tersenyuum
Maaf saya sedang luring
Reply
(03-07-2014, 05:24 PM)megaloblast Wrote: selamat sore, berhubung saya sekarang dinas di tempat yang ngga ada keretanya, ada yang punya update terbaru soal jalur ini? Big Grin
soalnya saya dengar ada trip baru nambo - Banyuwangi Xie Xie trims Tersenyuum

Udah ada kabarnya di trit sebelah http://semboyan35.com/showthread.php?tid=8734
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
(03-03-2014, 09:41 AM)CC20606 Wrote: ^wah makin rame aja nih nambo...belum lagi nanti kalo krl jadi ke sini...Ngiler

sumber :
http://finance.detik.com/read/2014/03/17...a-cibinong

PT KA Belum Siap Operasikan KRL dari Jakarta Hingga Nambo
Senin, 17 Maret 2014 18:10 WIB

Jakarta -PT Kereta Api Indonesia (PT KA) belum siap mengoperasikan Kereta Listrik (KRL) di jalur Jakarta-Nambo (Cibinong), Bogor, Jawa Barat. Padahal pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah merevitalisasi total infrastruktur jalur tersebut.

"Jaringan rel, listrik melalui Listrik Aliran Atas (LAA) dan signal kereta sudah terpasang tetapi belum diaktifkan. Rencananya tahun 2014 ini diaktifkan. Hanya menurut saya angkutan potensial dari sana hanya untuk angkutan semen," kata Vice President Public Relation PT KA Sugeng Priyono kepada detikFinance, Senin (17/03/2014).

Menurut Sugeng persiapan pengoperasian kembali jalur ini terlihat dari sudah terpasangnya kabel fiber optik di Gardu Listrik Aliran Atas di Stasiun Nambo, Kabupaten Bogor. Pemasangan kabel fiber optik sepanjang 12 Km melewati jalur Citayam dan Nambo. Kabel ini berfungsi sebagai pemberi sinyal jika ada kereta yang melintas.

Namun Sugeng berdalih bahwa jalur ini kurang menguntungkan bagi PT KA khususnya sebagai alat angkutan penumpang. Justru jalur ini menguntungkan sebagai jalur distribusi semen dari Cibinong menuju Surabaya.

"Tetapi potensi yang baik itu untuk angkutan barang. Karena ada pabrik Indocement di sana dan itu kereta api adalah angkutan yang besar potensinya. Per hari ada 4 perjalanan kereta api dari dan menuju ke Surabaya dari Nambo. Satu rangkaian KA itu kira bisa angkut 800-900 ton semen. Tentu ini membantu beban jalan raya yang sudah ruwet," imbuhnya.

Menurut Sugeng selama ini Stasiun Nambo hanya digunakan sebagai tempat parkir kereta. Bila nanti PT KA akan mengoperasikan jalur ini dimungkinkan akan ada dua rute keberangkatan KRL yaitu Jakarta menuju Bogor dan Jakarta menuju Nambo.

"Kalau nanti benar kita akan operasikan KRL di jalur itu maka dimungkinkan ada dua rute perjalanan KRL yaitu pertama Jakarta ke Bogor kedua Jakarta Nambo via Depok, Citayam belok kiri masuk Pondok Rajeg, Cibinong, Gunung Putri dan berakhir di Stasiun Nambo," jelasnya.

Menurut catatan PT KA, jalur Nambo adalah bagian dari proyek pemerintah untuk membuat jalur pendek dari Parung Panjang-Citayam-Nambo-Cikarang.

Jalur ini sempat beroperasi di awal tahun 2000-an dengan menggunakan 2 unit KRD (Kereta Rel Diesel) milik depo Tanah Abang. Namun karena kerusakan mesin pada rangkaian KRD, sekitar tahun 2006 operasional pun terhenti, dan sejak itu pula jalur menuju Nambo dihentikan total.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)