Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About KA MALABAR [Sejarah, Diskusi]
(27-12-2013, 11:09 AM)dixtra Wrote: Tanggal 22 Desember kemarin saya naik K3 Malabar relasi YK-KAC. Ditarik oleh CC206XX (lupa seri berapa), tiba di YK tepat jam 20.14 dan berangkat lagi dari YK 20.25 (telat 3 menit). Karena 2 hari sebelumnya saya munas full-day, jadi saya kecapekan dan tidak sempat mencatat trip report. Selama perjalanan AC lumayan dingin, begitu memasuki wilayah Jabar saya mulai merasa agak kedinginan. Kebetulan K3-1 yang saya naiki sangat dekat dengan si CC206 (saya lupa apakah depan saya langsung CC206 atau B dulu) tapi yang jelas begitu CC206 mengeluarkan puoongnya atau S35nya, suaranya cukup memekakkan telinga tapi anehnya tidak begitu mengganggu tidur saya, justru yang membuat tidur saya terganggu adalah suara pedagang asongan BJR dan TSM. Akhirnya saya benar-benar sadar ketika kereta melewati daerah Gedebage dan akhirnya tiba di KAC, tujuan saya, sekitar pukul 4.15-an. Meskipun telat 30 menitan, cukup puas lah saya dengan malabar meskipun hanya dengan K3.

lah kok masih ada pedagang masuk gerbong?
gak ada PKD nya kah? mengingat KA ini adalah express malam, kenyamanan saat tidur adalah prioritas utama menurut saya.
Reply
(22-01-2014, 12:12 PM)alfarand Wrote:
(27-12-2013, 11:09 AM)dixtra Wrote: Tanggal 22 Desember kemarin saya naik K3 Malabar relasi YK-KAC. Ditarik oleh CC206XX (lupa seri berapa), tiba di YK tepat jam 20.14 dan berangkat lagi dari YK 20.25 (telat 3 menit). Karena 2 hari sebelumnya saya munas full-day, jadi saya kecapekan dan tidak sempat mencatat trip report. Selama perjalanan AC lumayan dingin, begitu memasuki wilayah Jabar saya mulai merasa agak kedinginan. Kebetulan K3-1 yang saya naiki sangat dekat dengan si CC206 (saya lupa apakah depan saya langsung CC206 atau B dulu) tapi yang jelas begitu CC206 mengeluarkan puoongnya atau S35nya, suaranya cukup memekakkan telinga tapi anehnya tidak begitu mengganggu tidur saya, justru yang membuat tidur saya terganggu adalah suara pedagang asongan BJR dan TSM. Akhirnya saya benar-benar sadar ketika kereta melewati daerah Gedebage dan akhirnya tiba di KAC, tujuan saya, sekitar pukul 4.15-an. Meskipun telat 30 menitan, cukup puas lah saya dengan malabar meskipun hanya dengan K3.

lah kok masih ada pedagang masuk gerbong?
gak ada PKD nya kah? mengingat KA ini adalah express malam, kenyamanan saat tidur adalah prioritas utama menurut saya.

Mungkin maksudnya pedagangnya berisik dari luar jendela, lah bukannya pengawasan asongan di wil daop 2 emang terkenal ketat? Bingung
Sekedar usul, mengingat okupansi Malabar yg makin ke sini makin tinggi, kenapa gak ditambah aja frekuensi perjalanannya, minimal ada Malabar pagi kek gitu, jadi buat mereka yg ke BD/ML full bisa ketampung juga mengingat belakangan ini banyak warga ML raya yg mau ke BD raya gak bisa ketampung semua, kapan ya kira2 realisasinya? Kapan ya...
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
Malabar masih sering (atau selalu) bawa 2 bagasi kah? :p
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
(22-01-2014, 03:55 PM)CC-201-23 Wrote: Malabar masih sering (atau selalu) bawa 2 bagasi kah? :p

Masih
Malah bukan sering lagi, udah selalu emang, soalnya terakhir pas naik si Donat ketemu Malabar bawa 2 B, yg satu strippingnya K2/satwa/argo, yg satu lagi cheetah, mirip2 ma Harina...Ngeledek
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
Semoga tidak ada apa-apa dari perjalanan Malabar (dan Gajayana) karena letusan Gunung kelud.
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Reply
(14-02-2014, 12:37 AM)Batpod Wrote: Semoga tidak ada apa-apa dari perjalanan Malabar (dan Gajayana) karena letusan Gunung kelud.

tidak terlalu mengganggu kok mas , hanya pembatasan kecepatan karena batas pandang aja kok ..
btw makin ramai aja nih malabar , langganan bawa 3 K1 sekali jalan , karena emang jarak harga antara bisnis dan eksekutif apalagi bisnis ekonomi super nanggung sekalehhhh ... Ngakak
Reply
(15-02-2014, 10:23 AM)Aliph Gajayana Wrote:
(14-02-2014, 12:37 AM)Batpod Wrote: Semoga tidak ada apa-apa dari perjalanan Malabar (dan Gajayana) karena letusan Gunung kelud.

tidak terlalu mengganggu kok mas , hanya pembatasan kecepatan karena batas pandang aja kok ..
btw makin ramai aja nih malabar , langganan bawa 3 K1 sekali jalan , karena emang jarak harga antara bisnis dan eksekutif apalagi bisnis ekonomi super nanggung sekalehhhh ... Ngakak

K3 malabarkan cuma jadi serep doangsetelah K1 dan K2 Malabar habis :p
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
(15-02-2014, 10:35 AM)CC-201-23 Wrote:
(15-02-2014, 10:23 AM)Aliph Gajayana Wrote:
(14-02-2014, 12:37 AM)Batpod Wrote: Semoga tidak ada apa-apa dari perjalanan Malabar (dan Gajayana) karena letusan Gunung kelud.

tidak terlalu mengganggu kok mas , hanya pembatasan kecepatan karena batas pandang aja kok ..
btw makin ramai aja nih malabar , langganan bawa 3 K1 sekali jalan , karena emang jarak harga antara bisnis dan eksekutif apalagi bisnis ekonomi super nanggung sekalehhhh ... Ngakak
K3 malabarkan cuma jadi serep doangsetelah K1 dan K2 Malabar habis :p
Kalo gitu kenapa ga diilangin aja k3 nya?Bingung
Sosmed sayaBig Grin
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606

Ingin menjadi insan yang lebih baikWek


Reply
(15-02-2014, 11:00 AM)CC20606 Wrote:
(15-02-2014, 10:35 AM)CC-201-23 Wrote:
(15-02-2014, 10:23 AM)Aliph Gajayana Wrote:
(14-02-2014, 12:37 AM)Batpod Wrote: Semoga tidak ada apa-apa dari perjalanan Malabar (dan Gajayana) karena letusan Gunung kelud.

tidak terlalu mengganggu kok mas , hanya pembatasan kecepatan karena batas pandang aja kok ..
btw makin ramai aja nih malabar , langganan bawa 3 K1 sekali jalan , karena emang jarak harga antara bisnis dan eksekutif apalagi bisnis ekonomi super nanggung sekalehhhh ... Ngakak
K3 malabarkan cuma jadi serep doangsetelah K1 dan K2 Malabar habis :p
Kalo gitu kenapa ga diilangin aja k3 nya?Bingung

kan Malabar itu KA yang mengerti Rakyat.. :p

ada Eksekutif untuk berduit,
Bisnis untuk menengah,
Eko untuk yang pas2an,

--

canda :p
dulu Malabar kalo gak salah KA yang pertama kali ada Ekonomi Komersil..
Tidak punya waktu ...

[Image: fb503d03e2.png]
Reply
(15-02-2014, 08:57 PM)galuhsuda Wrote:
(15-02-2014, 11:00 AM)CC20606 Wrote:
(15-02-2014, 10:35 AM)CC-201-23 Wrote:
(15-02-2014, 10:23 AM)Aliph Gajayana Wrote:
(14-02-2014, 12:37 AM)Batpod Wrote: Semoga tidak ada apa-apa dari perjalanan Malabar (dan Gajayana) karena letusan Gunung kelud.

tidak terlalu mengganggu kok mas , hanya pembatasan kecepatan karena batas pandang aja kok ..
btw makin ramai aja nih malabar , langganan bawa 3 K1 sekali jalan , karena emang jarak harga antara bisnis dan eksekutif apalagi bisnis ekonomi super nanggung sekalehhhh ...
K3 malabarkan cuma jadi serep doangsetelah K1 dan K2 Malabar habis :p
Kalo gitu kenapa ga diilangin aja k3 nya?Bingung

kan Malabar itu KA yang mengerti Rakyat..
ada Eksekutif untuk berduit,
Bisnis untuk menengah,
Eko untuk yang pas2an,

--

canda :p
dulu Malabar kalo gak salah KA yang pertama kali ada Ekonomi Komersil..

Trus ....
> Susunan rangkaiannya seperti apa ......Bingung

> Okupansinya berapa persen [ kira2 ]......Bingung

mohon pencerahan

Xie Xie
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 6 Guest(s)