(23-01-2014, 12:43 PM)dedy vh Wrote: @penjaga lintasan
trima kasih atas koreksinya yang benar pjl 55
iya bener om, salah satu PLT tersibuk di wilayah Jak-Tim ini.
hehehe
(23-01-2014, 01:19 PM)ady_mcady Wrote: thread yang menarik. menambah wawasan didunia railway. trims.
o ya. saya usul bagaimana jika penjaga perlintasan dipersenjatai pentungan. tujuannya buat gebuk pengendara mobil/motor yang sering nerabas palang pintu. karena orang kita kalau nggak digebuk belum kapok2.
wah, lha wong pengendara di semprit aja kdg ngomel gan, apa lg di gebuk.
yg ada di hajar massa entar.
mana takut pengendara sama PJL bro.
(23-01-2014, 04:00 PM)CC-201-23 Wrote: (23-01-2014, 01:19 PM)ady_mcady Wrote: thread yang menarik. menambah wawasan didunia railway. trims.
o ya. saya usul bagaimana jika penjaga perlintasan dipersenjatai pentungan. tujuannya buat gebuk pengendara mobil/motor yang sering nerabas palang pintu. karena orang kita kalau nggak digebuk belum kapok2.
Kalo gitu ya petugasnya yg malah dikeroyok balik
kecuali kalau setiap JPL ada minimal 2 orang polisi/TNI sih ya gpp 
pernah PJL 55 ini ngomelin pengendara yg tiba2 nyelonong kereta udh deket.
ya diomelin, eh taunya aparat.
dtg2 malah ngegpruk si pjl pake gagang pistol yg kecil.
si pjl di larikan ke rs terdekat.
untung gak ditembak itu.
(23-01-2014, 10:03 PM)stasiunkastephanie Wrote: Setelah melihat trit ini
Untuk penerapan palang otomatis di perlintasan sebidang kayaknya perlu dikaji ulang lagi, deh. Soalnya di daop 6, sistem yg diterapkan malah cenderung membuat PLH. Gimana, ya sebaiknya??
penilaian saya yg mana mengetahui sistem PLT di tekape sdh menggunakan sistem otomatis.
PLT otomatis yg membuka dan menutup palang pintunya adalah kereta, sbgmna dijelaskan postingan saya mengenai PLT otomatis.
oke, bgni jd saya kronologikan.
pertama, dipastikan kendaraan tsb (anggap mobil di gambar adalah motor) berhenti di depan palang pintu, bkn dibelakang palang pintu. kemudian si pengendara hanya konsentrasi pada KA Senja Solo yang hendak melintas, tanpa mengetahui akan ada KA Prameks dr arah berlawanan.
kedua, setelah KA Senja Solo melintas, pengendara dengan yakin menjalankan kendaraannya tanpa melihat dr arah yg berlawanan. pdhl kondisi palang msh menutup di kedua sisinya.
dan yg ketiga, kecelekaan tak dpt dihindari.
*ilustrasi oleh saya sendiri, hanya mencoba menganalisis dr berbagai sumber berita yg saya baca.
oya, saya membuatnya terburu-buru, jd terbalik. perlu diketahui yg nabrak KA Senja Solo.
apabila ada kesalahan mohon dikoreksi dan dimaafkan.
Salam KESELAMATAN