Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[INFO] Istilah Teknis Perkeretaapian di Indonesia
(16-07-2013, 08:29 PM)raihanaulia Wrote:
(16-07-2013, 07:32 PM)Resdohra Wrote:
(16-07-2013, 05:33 PM)raihanaulia Wrote: oh iya... tadi abis searching kereta-kereta jadul... di kode gerbong/kereta penumpangnya kok CW ya, bukan Kx? kepanjangannya apa ya? Bingung
CW itu kode K3 waktu jaman PJKA. Kalau K1 = AW, K2 = BW, K3 = CW.

kepanjangannya apa? apa ada hubungannya dengan PPCW, GR, GD, PKPKW dll?
Wah, kalo kepanjangannya saya kurang tahu Nyengir
Yang pasti jaman dulu pakenya huruf, bukan angka. Kereta penumpang jaman PJKA kodenya pake W, bukan K, dan pake A B C, bukan 1 2 3 (contoh: AW, BW, CW, SAGW, SBGW). Dan tidak ada hubungannya dengan kode gerbong barang. Kalo jaman sekarang baru W dipake buat gerbong barang dan kereta penumpang pake K.
CMIIW, mungkin ada yang bisa menambahkan Xie Xie

[Image: a_sig]
ig : @resdohafizh
My Flickr Photostream
Reply
(16-07-2013, 09:02 PM)Resdohra Wrote:
(16-07-2013, 08:29 PM)raihanaulia Wrote:
(16-07-2013, 07:32 PM)Resdohra Wrote:
(16-07-2013, 05:33 PM)raihanaulia Wrote: oh iya... tadi abis searching kereta-kereta jadul... di kode gerbong/kereta penumpangnya kok CW ya, bukan Kx? kepanjangannya apa ya? Bingung
CW itu kode K3 waktu jaman PJKA. Kalau K1 = AW, K2 = BW, K3 = CW.

kepanjangannya apa? apa ada hubungannya dengan PPCW, GR, GD, PKPKW dll?
Wah, kalo kepanjangannya saya kurang tahu Nyengir
Yang pasti jaman dulu pakenya huruf, bukan angka. Kereta penumpang jaman PJKA kodenya pake W, bukan K, dan pake A B C, bukan 1 2 3 (contoh: AW, BW, CW, SAGW, SBGW). Dan tidak ada hubungannya dengan kode gerbong barang. Kalo jaman sekarang baru W dipake buat gerbong barang dan kereta penumpang pake K.
CMIIW, mungkin ada yang bisa menambahkan Xie Xie
W artinya kereta yang memakai rem vakuum Westinghouse. Yang gak pakai rem Westinghouse codenya L, jadi CL,BL,AL.

(12-09-2012, 11:37 PM)Warteg Wrote: Permisi, newbie mau tanya Xie Xie
Ada yang tahu istilah (mungkin Kode) dalam Gerbong-Kereta ??Bingung
[Spoiler=Ini maksudnya apa ya ?
AC/TS/380/220V]

[Image: wartegargoparahyangan.jpg][/Spoiler]

Artinya arus listrik yang dibangkitkan adalah arus bolak balik(AC=Alternating Current) 3 phase dengan tegangan antara phase 380volt dan tegangan phase terhadap massa 220volt.
Reply
(16-07-2013, 10:04 PM)antonius_123 Wrote:
(16-07-2013, 09:02 PM)Resdohra Wrote:
(16-07-2013, 08:29 PM)raihanaulia Wrote:
(16-07-2013, 07:32 PM)Resdohra Wrote:
(16-07-2013, 05:33 PM)raihanaulia Wrote: oh iya... tadi abis searching kereta-kereta jadul... di kode gerbong/kereta penumpangnya kok CW ya, bukan Kx? kepanjangannya apa ya? Bingung
CW itu kode K3 waktu jaman PJKA. Kalau K1 = AW, K2 = BW, K3 = CW.

kepanjangannya apa? apa ada hubungannya dengan PPCW, GR, GD, PKPKW dll?
Wah, kalo kepanjangannya saya kurang tahu Nyengir
Yang pasti jaman dulu pakenya huruf, bukan angka. Kereta penumpang jaman PJKA kodenya pake W, bukan K, dan pake A B C, bukan 1 2 3 (contoh: AW, BW, CW, SAGW, SBGW). Dan tidak ada hubungannya dengan kode gerbong barang. Kalo jaman sekarang baru W dipake buat gerbong barang dan kereta penumpang pake K.
CMIIW, mungkin ada yang bisa menambahkan Xie Xie
W artinya kereta yang memakai rem vakuum Westinghouse. Yang gak pak pakai rem Westinghouse codenya L, jadi CL,BL,AL.

benar yang ditulis mas antonius_123, W itu menunjukkan tipe rem yang digunakan pada gerbong/kereta. ada 3 jenis rem yang digunakan yaitu:
R : kereta/gerbong dengan peralatan rem tangan
L : kereta/gerbong dengan peralatan rem tabung hampa
W : kereta/gerbong dengan peralatan rem udara tekan

nah kalo huruf di depan R/L/W itu tipe gerbong/kereta. kalo CR berarti kereta untuk kelas ekonomi dengan peralatan rem tangan. kalo PPCW ya berarti gerbong datar dengan 2 gandar yang memiliki peralatan rem udara. kalo GR itu berarti gerbong tertutup dengan 1 gandar yang memiliki peralatan rem tangan.

kalo GD itu kode baru untuk tipe2 gerbong datar misalnya PPCW. sekarang ada 4 tipe gerbong kalo gak salah.
GD : untuk gerbong datar, misalnya PPCW, dll
GB : untuk gerbong terbuka, misalnya KKBW, dll
GT : untuk gerbong tertutup, misalnya GGW, dll
GK : untuk gerbong tangki, misalnya KKW, dll

mohon dikoreksi kalau salah Tersenyuum
Reply
Sekarang ssh tdk boleh nail d kanin masinis... baik itu pegawai atau non pegawai... kecuali masinis dan asisten masinis....
Reply
Selama ngikutin Semboyan 35, masih banyak istilah yang belum dimengerti.
Tapi yang bikin penasaran itu adalah, apakah maksud dari "LANGSIR?"
Mohon pencerahannya. Sedih
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Reply
langsir itu gerakan maju-mundur (atau sebaliknya) untuk memindahkan kereta/rangkaian/lok dari jalur x ke jalur lain...
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
K3 INKA juga boleh sih

twitter: @raihan__aulia
Reply
(22-05-2008, 03:21 PM)Gege Wrote: Ada lagih nih :

Milis Sebelah Wrote:Kalau kita sering naek kereta api baik kereta ekonomi sampai kelas eksekutif mungkin sering sekilas kita melihat tulisan seperti K3-67514 atau K2-86501 tulisan ini biasanya kita temukan di luar gerbong atau di dalam gerbong tepat di atas pintu keluar menuju bordes nah apa si arti kode itu, nah ini jawabannya tolong dikoreksi kalau salah :

Gerbong kereta api milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu kereta/gerbong penumpang kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif. kemudian Kereta/gerbong makan kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif. dan Kereta Pembangkit atau Kereta Bagasi.
nah kode sebelum tanda '-' itu menunjukkan jenis gerbong contoh :
  • K1 : Gerbong kelas Eksekutif
    KM1 : Gerbong Makan kelas Eksekutif
    K2 : Gerbong kelas Bisnis
    KM2 : Gerbong Makan kelas Bisnis
    K3 : Gerbong kelas Ekonomi
    KM3 : Gerbong Makan kelas Ekonomi
    KMP : Gerbong Makan Pembangkit (Jenis Kereta Makan + Pembangkit Mini) biasanya hanya untuk kelas Ekonomi dan Bisnis (KMP3 & KMP2)
    KP : Gerbong Pembangkit Listrik
    BP : Gerbong Bagasi Penumpang

kemudian 2 digit setelah tanda '-' menunjukkan tahun pembuatan gerbong
contoh : K1-67xxx berarti gerbong kelas Eksekutif tahun pembuatan gerbong 1967

kemudian 1 digit setelah tahun pembuatan menunjukkan kode seri boogie ( Rangkaian Roda Kereta ) setiap seri menunjukkan karakteristik dari beban dan batas kecepatan pacu gerbong , yang saya tahu ada 5 jenis seri yaitu seri 5,6,7,8,9 yang batas kecepatan nya berkisar antara 80km/h - 120 Km/h

Ciri Ciri Boogie seri :
  • 5 : 1 Boogie 4 roda ditiap tiap roda mengunakan per keong , termasuk per utamanya dengan mak kecepatan 100 km/h .
    6 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan per keong , per utama menggunakan per daun dengan mak kecepatan 100 km/h .
    7 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan per daun, termasuk per utamanya dengan mak kecepatan 100 km/h .
    8 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan suspensi pegas karet, suspensi sekunder menggunakan per keong dengan mak kecepatan 120 km/h .
    9 : 1 Boogie 4 roda ditiap roda menggunakan suspensi pegas karet, suspensi sekunder menggunakan pegas udara dengan mak kecepatan 120 km/h .

contoh : K2-xx5xx berarti kereta Bisnis yang menggunakan boogie seri 5 yang mampu melaju sampai kecepatan 100 km/h .
seri 5,6,7 biasanaya digunakan untuk gerbong seri lama dengan tahun pembuatan 60,70,80 seri 8 untuk tahun 90 an untuk kelas Argo Generasi 1 ( Argo Bromo ) namun karena dirasakan kurang nyaman oleh penumpang banyak yang di ganti dengan seri 5 yang dianggap lebih stabil
seri 9 digunakan kereta Argo terbaru seperti Argo Anggrek yang sekarang gerbongnya berwarna pink dan bentuknya seperti trapesium.

2 digit terakhir menunjukkan nomor inventaris biasanya dari nomor 1 sampek sebanyak gerbong yang dimiliki oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sesuai kelasnya .
contoh K1-02901 berarti gerbong kelas Eksekutif pertama milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang di buat tahun 2002.

Semoga bermanfaat...

Terimakasih banyakkk telah membantu sedikit pengetahuan saya.... PlayboyIndonesia

(16-07-2013, 10:27 PM)jackajax Wrote:
(16-07-2013, 10:04 PM)antonius_123 Wrote:
(16-07-2013, 09:02 PM)Resdohra Wrote:
(16-07-2013, 08:29 PM)raihanaulia Wrote:
(16-07-2013, 07:32 PM)Resdohra Wrote: CW itu kode K3 waktu jaman PJKA. Kalau K1 = AW, K2 = BW, K3 = CW.

kepanjangannya apa? apa ada hubungannya dengan PPCW, GR, GD, PKPKW dll?
Wah, kalo kepanjangannya saya kurang tahu Nyengir
Yang pasti jaman dulu pakenya huruf, bukan angka. Kereta penumpang jaman PJKA kodenya pake W, bukan K, dan pake A B C, bukan 1 2 3 (contoh: AW, BW, CW, SAGW, SBGW). Dan tidak ada hubungannya dengan kode gerbong barang. Kalo jaman sekarang baru W dipake buat gerbong barang dan kereta penumpang pake K.
CMIIW, mungkin ada yang bisa menambahkan Xie Xie
W artinya kereta yang memakai rem vakuum Westinghouse. Yang gak pak pakai rem Westinghouse codenya L, jadi CL,BL,AL.

benar yang ditulis mas antonius_123, W itu menunjukkan tipe rem yang digunakan pada gerbong/kereta. ada 3 jenis rem yang digunakan yaitu:
R : kereta/gerbong dengan peralatan rem tangan
L : kereta/gerbong dengan peralatan rem tabung hampa
W : kereta/gerbong dengan peralatan rem udara tekan

nah kalo huruf di depan R/L/W itu tipe gerbong/kereta. kalo CR berarti kereta untuk kelas ekonomi dengan peralatan rem tangan. kalo PPCW ya berarti gerbong datar dengan 2 gandar yang memiliki peralatan rem udara. kalo GR itu berarti gerbong tertutup dengan 1 gandar yang memiliki peralatan rem tangan.

kalo GD itu kode baru untuk tipe2 gerbong datar misalnya PPCW. sekarang ada 4 tipe gerbong kalo gak salah.
GD : untuk gerbong datar, misalnya PPCW, dll
GB : untuk gerbong terbuka, misalnya KKBW, dll
GT : untuk gerbong tertutup, misalnya GGW, dll
GK : untuk gerbong tangki, misalnya KKW, dll

mohon dikoreksi kalau salah Tersenyuum

Thanks para master udah memberi wawasan
Reply
Mau nanya dong, kalau OOT mohon maaf..
Apa yang dimaksud dengan V slaag dan W slaag?, akhir2 ini saya dengar istilah itu, makanya jadi penasaran, terima kasih
Reply
ini termasuk istilah gak ya om momod??
Bingung

Regu JJ => Regu Jalan Rel dan Jembatan
Regu JRK => Regu Jalan Rel dan Konstruksi
PLT => Perlintasan KA
PJL => Penjaga Lintasan KA (PJL Heksa => PJL bantuan atau cadangan)
JPJ => Juru Penilik Jalan Rel
Regu K3 => Regu Kebersihan, Kenyamanan dan Keasrian
MPJR => Mesin Perawatan Jalan Rel (MTT => Multi Tie Temper, ((SSP => Super Soldier Plasser, PBR => Profil Ballast Regulator dll))

sekedar mau bantu dan berbagi aja.
Big Grin
kalau salah jangan dimarahin ya om.
Xie Xie
Reply
(16-07-2013, 10:27 PM)jackajax Wrote:
(16-07-2013, 10:04 PM)antonius_123 Wrote:
(16-07-2013, 09:02 PM)Resdohra Wrote:
(16-07-2013, 08:29 PM)raihanaulia Wrote:
(16-07-2013, 07:32 PM)Resdohra Wrote: CW itu kode K3 waktu jaman PJKA. Kalau K1 = AW, K2 = BW, K3 = CW.

kepanjangannya apa? apa ada hubungannya dengan PPCW, GR, GD, PKPKW dll?
Wah, kalo kepanjangannya saya kurang tahu Nyengir
Yang pasti jaman dulu pakenya huruf, bukan angka. Kereta penumpang jaman PJKA kodenya pake W, bukan K, dan pake A B C, bukan 1 2 3 (contoh: AW, BW, CW, SAGW, SBGW). Dan tidak ada hubungannya dengan kode gerbong barang. Kalo jaman sekarang baru W dipake buat gerbong barang dan kereta penumpang pake K.
CMIIW, mungkin ada yang bisa menambahkan Xie Xie
W artinya kereta yang memakai rem vakuum Westinghouse. Yang gak pak pakai rem Westinghouse codenya L, jadi CL,BL,AL.

benar yang ditulis mas antonius_123, W itu menunjukkan tipe rem yang digunakan pada gerbong/kereta. ada 3 jenis rem yang digunakan yaitu:
R : kereta/gerbong dengan peralatan rem tangan
L : kereta/gerbong dengan peralatan rem tabung hampa
W : kereta/gerbong dengan peralatan rem udara tekan

nah kalo huruf di depan R/L/W itu tipe gerbong/kereta. kalo CR berarti kereta untuk kelas ekonomi dengan peralatan rem tangan. kalo PPCW ya berarti gerbong datar dengan 2 gandar yang memiliki peralatan rem udara. kalo GR itu berarti gerbong tertutup dengan 1 gandar yang memiliki peralatan rem tangan.

kalo GD itu kode baru untuk tipe2 gerbong datar misalnya PPCW. sekarang ada 4 tipe gerbong kalo gak salah.
GD : untuk gerbong datar, misalnya PPCW, dll
GB : untuk gerbong terbuka, misalnya KKBW, dll
GT : untuk gerbong tertutup, misalnya GGW, dll
GK : untuk gerbong tangki, misalnya KKW, dll

mohon dikoreksi kalau salah Tersenyuum

Wah saya jd teringat klo pernah kerja di perusahaan yg jd rekanan PT INKA Madiun, seringnya ngerjakan Bodi Lokomotif, gerbong PPCW dan KKBW, tp itu dulu sekitar thn 2010 an.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)