Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Lintas Solo-Gundih (lebih spesifik)
#11
klw menurut gw yg pernah skolah di Solo, naek motor bwt KKN di daerah Kalioso, pernah jg naek Kereta Brantas, jalur ini banyak jalan yg gak ada palangnya yak Bingung
Reply
#12
(25-12-2012, 12:24 PM)satria banyubiru Wrote: [spoiler]
Skrg di jalur ini kalau siang Ԍåк̲̮̲̅͡ ada KA penumpang, kpn PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengaktifkan kembali Banyubiru sama pandanwangi lg?[/spoiler]
Pandanwangi dan Banyubiru bisa jalan lagi bila ;

> Penumpang siap bayar mahal
> PT. Kereta Api Indonesia (Persero) siap merugi
> Pemerintah siap mendanai trayek ini ( subsidi }
> Armada siap operasi
atau diam-diam Pemerintah mau buat kejutan seperti pembelian 100 unit CC 206

NgeledekNgeledekNgeledek

Quote:Jadi inget saat KA Pandanaran melintas sehari 8 x di petak ini
SakitPatah Hati
Reply
#13
kalo menurut saya biar jalur ini 'hidup' lagi di siang hari rute sancaka pagi YK-SGU PP lewat MN diganti YK-SBI PP lewat CU/BJN sehingga bisa mengakomodir penumpang dari YK yang ingin ke daerah pantura Jatim :p
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#14
(07-05-2013, 10:43 PM)enrico Wrote: [spoiler]
kalo menurut saya biar jalur ini 'hidup' lagi di siang hari rute sancaka pagi YK-SGU PP lewat MN diganti YK-SBI PP lewat CU/BJN sehingga bisa mengakomodir penumpang dari YK yang ingin ke daerah pantura Jatim :p[/spoiler]

> Kalau Sancaka lewat Slo - Gundih musti menambah jarak tempuh sekitar 70 km , hal ini membuat BBM dan waktu tempuh menjadi lebih besar shingga membutuhkan pertimbangan yang matang.

BingungBingung

> Sebenarnya bisa saja Rail Bus Sri Bathara Kresna dioperasikan di koridor ini menjadi Semarang > Solo > Yogya , Yogya > Solo > Sukoharjo , Sukoharjo > Solo > Yogya . Yogya > Solo > Semarang .

Kado

> Memperpanjang salah satu Trayek KA Kaligung dari Tegal > Semarang menjadi Tegal > Semarang > Solo btw dulu sudah pernah ada trayek KA Pandanaran yang melintas di petak Pekalongan > Semarang > Solo
demikian sekedar usul dan berbagi


Xie XieBye Bye
Reply
#15
[spoiler]Jalur kereta api (KA) Semarang - Solo dapat dibuat untuk KA cepat yang dapat ditempuh kurang dari satu jam menuju Bandara Adi Soemarno sehingga tak perlu membangun bandara baru di Demak atau Kendal yang rawan merusak lingkungan. Hal itu dikatakan pakar transportasi publik Ir Djoko Setijawarno MT, menyikapi bagaimana memudahkan masyarakat Jateng bermobilisasi.
Menurut pria yang baru saja mengikuti studi transportasi di Prancis, Pemprov Jateng dapat membeli armada kereta api (KA) untuk dioperasikan di jalur KA di Jateng seperti Semarang - Tegal, Semarang - Cepu, dan Semarang - Solo. Kemudian memberikan subsidi pada penumpang KA tersebut.
Menurutnya, di Prancis, peran pemerintah setempat untuk perkeretaapian cukup besar. "Di sana operasional KA penumpang mendapat subsidi sebesar 20 persen dari pemda, sedangkan para pengusahanya menyumbang 1 persen. Dan operasional KA hanya dapat dari jual tiket 40 persen,.
Menurut dia, dasar hukum melakukan hal itu cukup kuat yakni pada UU 23/2007 tentang perkeretaapian. "Maka pemprov Jateng harus berani melakukan terobosan dalam hal transportasi umum. Jangan lagi berprinsip bisnis untuk transportasi umum, tapi jadikan transportasi umum yang humanis merupakan urat nadi perekonomian," kata dia.
Kemudian mintakan pada kementerian perhubungan untuk mengaktifkan jalur-jalur nonaktif sepajang 632 km agar daerah-daerah terisolir dapat berlayani dengan moda KA.[/spoiler]

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php...-Api-Cepat
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
#16
Melihat pengalaman di jalur ini, banyak kereta jarak pendek/komuter yang berumur pendek, hal ini disebabkan okupansi komuter di daerah ini yang menggunakan Kereta sedikit.
Daerah ini dilewati Kereta jarak jauh, spt Matarmaja, Brantas, jadi kereta tersebut sudah isi dari timur, kalo pun nambah okupansi tidak banyak. CMIIW

Kalioso, Salem, Sumberlawang, Gundih hanya kecamatan, sedangkan Grobogan/Purwodadi ibukota kabupaten lebih dekat jalur utara ( SMT -SBI ), dengan demikian pergerakan penumpang akan lebih banyak melewati jalur utara.

[Image: Papan_nama_KA_Argo_Dwipangga.jpg]
Reply
#17
Saat ini kereta penumpang yang berhenti normal di Stasiun Salem apa saja?
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Reply
#18
brantas dan matarmaja bro
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya Playboy

Reply
#19
(09-11-2013, 07:40 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote: brantas dan matarmaja bro

Dua-duanya nomer KA ganjil dan genap berhenti normal di Stasiun Salem?
Kereta lokal gimana?
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Reply
#20
(25-11-2013, 09:39 PM)brantas Wrote:
(09-11-2013, 07:40 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote: brantas dan matarmaja bro

Dua-duanya nomer KA ganjil dan genap berhenti normal di Stasiun Salem?
Kereta lokal gimana?

Dari GAPEKA 2013 ga ada yang berhenti normal di Salem, kereta lokal ga ada jg, krn ga ada kereta lokal Sedih

[Image: Papan_nama_KA_Argo_Dwipangga.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)