Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Stasiun Surabaya Gubeng
(10-06-2013, 11:08 AM)CC-201-23 Wrote: bukannya muternya nanti malah tambah jauh ya? Bingung lewat selatan (Hotel Sahid) yg paling deket aja udah bikin capek kaki kok...

(10-06-2013, 04:16 PM)Ryco_raiCo Wrote: klo saya itung-itung olahraga.. jalan kaki sehat.. Xie Xie

Diliat dari google map, itu jaraknya sekitar 1 km ya? Masih deket banget itu mah buat ukuran pejalan kaki Jakarta .... apalagi buat yang biasa jalan kaki di overpass bendungan hilir Ngikik (saya sih bukan kategori yang ini. Yang jelas banyak pekerja yang melakukan hal ini tiap hari kerja :v ). Tapi saya pernah sih jalan kaki Tanah Abang - Gambir beberapa kali ... sekitar 3 km lah ya ... (kalo yang ini sih emang agak sinting, jangan dilakukan kalo sampean bukan maniak jalan kaki Ngakak )
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
Btw kereta2 yg mengakhiri perjalanannya di stasiun ini, berhentinya di gubeng lama atau gubeng bru ya?
Atau malah kedua2nya?

Mohon pencerahannya..!
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply
(11-06-2013, 12:56 AM)zae abjal Wrote: Btw kereta2 yg mengakhiri perjalanannya di stasiun ini, berhentinya di gubeng lama atau gubeng bru ya?
Atau malah kedua2nya?

Mohon pencerahannya..!

Gubeng Lama dan Gubeng Baru itu seperti Stasiun Bandung Pintu Utara dan Pintu Selatan mas ... itu adalah dua kompleks bangunan yang berseberangan dan terpisahkan oleh rel ... dan nama mereka berdua tetaplah SGU, baik yang bangunan lama maupun baru .... Ya kalo disamain dengan Bandung, ya jadi Gubeng pintu Timur dan Gubeng pintu barat :v cuma sekarang SGU kan kena kastanisasi, yang lama hanya untuk KA Lokal atau penumpang "kere", Yang baru untuk penumpang berduit Ngiler
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
Quote:Gubeng Lama dan Gubeng Baru itu seperti Stasiun Bandung Pintu Utara dan Pintu Selatan mas ... itu adalah dua kompleks bangunan yang berseberangan dan terpisahkan oleh rel ... dan nama mereka berdua tetaplah SGU, baik yang bangunan lama maupun baru ....

spt stasiun bandung?
Berarti bsa nyebrang via rel dunk om arwah sebagaimna di BD jga..!
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply
(13-06-2013, 01:09 PM)zae abjal Wrote:
Quote:Gubeng Lama dan Gubeng Baru itu seperti Stasiun Bandung Pintu Utara dan Pintu Selatan mas ... itu adalah dua kompleks bangunan yang berseberangan dan terpisahkan oleh rel ... dan nama mereka berdua tetaplah SGU, baik yang bangunan lama maupun baru ....

spt stasiun bandung?
Berarti bsa nyebrang via rel dunk om arwah sebagaimna di BD jga..!

Kayaknya gak bisa, soalnya kastanisasinya denger-denger jauh lebih parah dari Stasiun Bandung. Jadi kalo mau pindah KA Lokal - KA Mahal atau sebaliknya, ya jalan muter ke selatan dulu gitu. Mungkin member yang asli sono atau pernah ke sono bisa membantu memberi keterangan lebih lanjut .... saya hanya tau dari sebatas berita dan cerita Ngiler
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
(13-06-2013, 01:18 PM)Hungry Soul Wrote:
(13-06-2013, 01:09 PM)zae abjal Wrote:
Quote:Gubeng Lama dan Gubeng Baru itu seperti Stasiun Bandung Pintu Utara dan Pintu Selatan mas ... itu adalah dua kompleks bangunan yang berseberangan dan terpisahkan oleh rel ... dan nama mereka berdua tetaplah SGU, baik yang bangunan lama maupun baru ....

spt stasiun bandung?
Berarti bsa nyebrang via rel dunk om arwah sebagaimna di BD jga..!

Kayaknya gak bisa, soalnya kastanisasinya denger-denger jauh lebih parah dari Stasiun Bandung. Jadi kalo mau pindah KA Lokal - KA Mahal atau sebaliknya, ya jalan muter ke selatan dulu gitu. Mungkin member yang asli sono atau pernah ke sono bisa membantu memberi keterangan lebih lanjut .... saya hanya tau dari sebatas berita dan cerita Ngiler

Emang ga bisa sekarang, kan ada pager pemisah antara jalur 4 ma jalur 5, jadi bener2 ada kastanisasi Sakit
Kalo menurut analisis gw, kenapa ada kastanisasi yg ekstrem di SGU? Ga lain ga bukan adalah karena SGU baru ingin dibuat seperti bandara, soalnya dari analisis psikologis masyarakat Surabaya, orang2 Surabaya berduit yg tajir itu kebanyakan milihnya naik pesawat ketimbang kereta, lebih2 fasilitas bandara Juanda terbilang eksklusif & high class, jadi biar penumpang KA komersil bisa serasa naik pesawat, makanya SGU baru dibuat lebih eksklusif & tidak memperbolehkan penumpang jelata menginjakkan kakinya di SGU baru, CMIIW.
Satu lagi, Surabaya itu kan surganya kaum sosialita, dimana pergaulan mereka cenderung (maaf) eksklusif, artinya hanya mau bareng ma sesama sosialita juga. Sedangkan kaum sosialita Surabaya terkenal sensitif pada 1 hal yg kecil, misal tempatnya koq harus campur dg orang2 biasa, atau fasilitasnya koq ga eksklusif, deelel. Makanya, itu juga menjadi alasan lain kenapa SGU dikastanisasi begitu (inget, ga semua kaum sosialita tajir begitu, ya. Ada sebagian yg ga begitu)
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
Benar2 susah kalau buat nyebrang.
Sebenarnya bisa nyebrang pagar, karena pagarnya kan ga sampai ujung peron sebelah utara. Dan paganya pun bisa diterobos sama org yg berbadan kecil. Tapi waktu di pintu keluar, juga ada pagarnya. Dan biasanya PKD membuka pintu keluar sesuai dgn KA yg datang.contohnya Kalo yang datang K3, ya yg dibuka yang SGU lama. Pintu keluar SGU baru tetap digembok.
Xie Xie

Dan menurut saya, memang warga Surabaya lebih memilih naik Pesawat.
Terlihat dari okupansi Bima, Turangga dan Wilis. Full nya selalu dari tengah (SLO atau YK)
Beda dgn Sancaka dan Muttim yang selalu rame.
Reply
(13-06-2013, 02:30 PM)stasiunkastephanie Wrote:
(13-06-2013, 01:18 PM)Hungry Soul Wrote:
(13-06-2013, 01:09 PM)zae abjal Wrote: spt stasiun bandung?
Berarti bsa nyebrang via rel dunk om arwah sebagaimna di BD jga..!

Kayaknya gak bisa, soalnya kastanisasinya denger-denger jauh lebih parah dari Stasiun Bandung. Jadi kalo mau pindah KA Lokal - KA Mahal atau sebaliknya, ya jalan muter ke selatan dulu gitu. Mungkin member yang asli sono atau pernah ke sono bisa membantu memberi keterangan lebih lanjut .... saya hanya tau dari sebatas berita dan cerita Ngiler

Emang ga bisa sekarang, kan ada pager pemisah antara jalur 4 ma jalur 5, jadi bener2 ada kastanisasi Sakit
Kalo menurut analisis gw, kenapa ada kastanisasi yg ekstrem di SGU? Ga lain ga bukan adalah karena SGU baru ingin dibuat seperti bandara, soalnya dari analisis psikologis masyarakat Surabaya, orang2 Surabaya berduit yg tajir itu kebanyakan milihnya naik pesawat ketimbang kereta, lebih2 fasilitas bandara Juanda terbilang eksklusif & high class, jadi biar penumpang KA komersil bisa serasa naik pesawat, makanya SGU baru dibuat lebih eksklusif & tidak memperbolehkan penumpang jelata menginjakkan kakinya di SGU baru, CMIIW.
Satu lagi, Surabaya itu kan surganya kaum sosialita, dimana pergaulan mereka cenderung (maaf) eksklusif, artinya hanya mau bareng ma sesama sosialita juga. Sedangkan kaum sosialita Surabaya terkenal sensitif pada 1 hal yg kecil, misal tempatnya koq harus campur dg orang2 biasa, atau fasilitasnya koq ga eksklusif, deelel. Makanya, itu juga menjadi alasan lain kenapa SGU dikastanisasi begitu (inget, ga semua kaum sosialita tajir begitu, ya. Ada sebagian yg ga begitu)

Kyaaaaah, Jeng Stephie analisisnya keyeeeeeeen. Jadi ngefans .... Cup..Cup

Nah sebagai idola yang baik, berarti harus ngebeliin Mutiara Timur atau Sancaka dari Surabaya Gubeng buat saya sebagai penggemar nih ... iye kan Jeng Stephie?? :3

Lempar Loko
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
(13-06-2013, 09:56 PM)Hungry Soul Wrote:
(13-06-2013, 02:30 PM)stasiunkastephanie Wrote: Emang ga bisa sekarang, kan ada pager pemisah antara jalur 4 ma jalur 5, jadi bener2 ada kastanisasi Sakit
Kalo menurut analisis gw, kenapa ada kastanisasi yg ekstrem di SGU? Ga lain ga bukan adalah karena SGU baru ingin dibuat seperti bandara, soalnya dari analisis psikologis masyarakat Surabaya, orang2 Surabaya berduit yg tajir itu kebanyakan milihnya naik pesawat ketimbang kereta, lebih2 fasilitas bandara Juanda terbilang eksklusif & high class, jadi biar penumpang KA komersil bisa serasa naik pesawat, makanya SGU baru dibuat lebih eksklusif & tidak memperbolehkan penumpang jelata menginjakkan kakinya di SGU baru, CMIIW.
Satu lagi, Surabaya itu kan surganya kaum sosialita, dimana pergaulan mereka cenderung (maaf) eksklusif, artinya hanya mau bareng ma sesama sosialita juga. Sedangkan kaum sosialita Surabaya terkenal sensitif pada 1 hal yg kecil, misal tempatnya koq harus campur dg orang2 biasa, atau fasilitasnya koq ga eksklusif, deelel. Makanya, itu juga menjadi alasan lain kenapa SGU dikastanisasi begitu (inget, ga semua kaum sosialita tajir begitu, ya. Ada sebagian yg ga begitu)

Kyaaaaah, Jeng Stephie analisisnya keyeeeeeeen. Jadi ngefans .... Cup..Cup

Nah sebagai idola yang baik, berarti harus ngebeliin Mutiara Timur atau Sancaka dari Surabaya Gubeng buat saya sebagai penggemar nih ... iye kan Jeng Stephie?? :3

Lempar Loko

Jiahhh...., makin ngelunjak aja nih orang :v
Mending ya, daripada bayarin tiket Muttim atawa Sancaka, mending jadiin aja SGU tempat arisan geng alay, itung2 biar lebih rame Ngikik

Lempar Loko

*ditimpuk pager SGU*
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
Owh, gitu tho ceritanya..!

Benar2 ironis ya..??!

Quote:Kalo menurut analisis gw, kenapa ada kastanisasi yg ekstrem di SGU? Ga lain ga bukan adalah karena SGU baru ingin dibuat seperti bandara, soalnya dari analisis psikologis masyarakat Surabaya, orang2 Surabaya berduit yg tajir itu kebanyakan milihnya naik pesawat ketimbang kereta, lebih2 fasilitas bandara Juanda terbilang eksklusif & high class, jadi biar penumpang KA komersil bisa serasa naik pesawat, makanya SGU baru dibuat lebih eksklusif & tidak memperbolehkan penumpang jelata menginjakkan kakinya di SGU baru, CMIIW.

Kalau alasan kastanisasinya spt itu, kasusnya hampir sma donk dngn gambir. Dimana sekarang krl cl (apalagi krl ekonomi, kalau yg ini katanya dri dlu ya?) gk berhenti di situ. Konon, alasannya selain ingin mempermudah proses boarding pass jga karna stasiun tsb ingin steril dri pnp cl atau pnp non kajj..

Cmiiw
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)