Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Puisi Tentang Kereta
#31
Iseng aja :

Kuda kencing sambil kabur
Kena batu luka di dada

Aku pengen hunting spoor
Tapi waktunya tak ada
............................
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#32
Aku Adalah Lokomotif Kecil
Aku adalah lokomotif kecil.
Merangkai kereta demi kereta yang teronggok sendiri.
Menyatukan mereka, agar tegar menghantam realita.
Melibas jalan yang keras dan panas.

Diantara lajuku yang terengah.
Aku bangga dan kagum akan warna-warni rangkaian yang kusentuh.
Namun, aku tak dapat membawa mereka hingga ke akhir tujuan.
Karena ada yang lebih perkasa.

Akulah lokomotif langsir.
Terdiam dirumah usangku, memandang mesranya rangkaian yang cepat melaju.
Terangkai mesra, dengan lokomotif-lokomotif yang gagah.
Sombong melenggang, kian berpendar.
Meninggalkan diriku setelah apa-apa yang telah aku lakukan hari ini.
Atau mungkin esok dan seterusnya.

Ceceran oli menetes dari jantung bajaku yang termakan zaman.
Namun ku tegar, demi dapat kurangkai gerbong-gerbong yang lemah itu.
Meskipun mereka takkan mengingat jasaku lagi.
Ketika telah jatuh kepangkuan lokomotif besar nan indah, kuat dan bertenaga.

Lagi, aku hanya terdiam sepi.
Menatap siluet, yang melaju meninggalkanku.
Tanpa seonggok kenangan pun terukir.
Aku hanya bisa pasrah.

Mencoba terlelap, sandarkan tubuh letihku setelah mencoba memindahkan rangkaian yang aku kagumi.
Mengantarkan mereka yang telah tersenyum ke gelegar mesin yang telah lebih dahulu mengenalnya.
Reply
#33
Sekian banyak orang menungguku di stasiun akhir
Banyak yang memuji karena perkasanya diriku
Hingga bergumam membicarakanku

Mungkin mereka kecewa karena terlambatnya diriku
walau akhirnya kucoba membalas kekecewaan mereka dgn cepatnya diriku

Akhirnya sinyal aman telah diberi
Waktuku untuk memulai perjalan kembali
Mencoba membuat semua orang tersenyum
Semua yang melihatku dari pinggir jalurku
Dan semua yang ada dalam rangkaian panjangku
Kucoba ku sapa mereka semua
Walau Semboyan 35 satu-satunya bahasaku
Andaikan rel itu masih hidup, kuingin merasakan nikmatnya naik kereta seperti orang zaman dulu

Railfan DAOP 2 BD
FB : Irpan Setiadi
Twitter : @irpan_setiadi
Reply
#34
(10-10-2011, 12:16 PM)Agus Riyanto Wrote: Iseng aja :

Kuda kencing sambil kabur
Kena batu luka di dada

Aku pengen hunting spoor
Tapi waktunya tak ada
............................

Bukannya itu pantun ? Bingung
Reply
#35
Kalau saya:

JABODETABEK

Pagi hari menyelimuti tubuhmu
Roda besimu telah berputar
Sinyal merah menjadi hijau
Ditemani Gulingan Kabel LAA

Pagi,siang,sore,malam
Jakarta,bogor,depok,tangerang,bekasi
Hujan,Banjir,Tiupan Angin
Tanpa ada satu halangan

KRL Jabodetabek
Sahabat Setia PT. KAI
Takkan pernah Berhenti
Teruskan Inovasimu.........

Creator:Aku Sendiri........ Big Grin
[b]RF Sekolahan
Flickr:AlthofJalal_BB203
TwitterMarahAlthof_RailFanz
No:085921145644
Email:Jalalalthof@Gmail.com
Reply
#36
(09-05-2013, 09:28 PM)irpan_setiadi Wrote: Sekian banyak orang menungguku di stasiun akhir
Banyak yang memuji karena perkasanya diriku
Hingga bergumam membicarakanku

Mungkin mereka kecewa karena terlambatnya diriku
walau akhirnya kucoba membalas kekecewaan mereka dgn cepatnya diriku

Akhirnya sinyal aman telah diberi
Waktuku untuk memulai perjalan kembali
Mencoba membuat semua orang tersenyum
Semua yang melihatku dari pinggir jalurku
Dan semua yang ada dalam rangkaian panjangku
Kucoba ku sapa mereka semua
Walau Semboyan 35 satu-satunya bahasaku

Applause... Tepuk Tangan keren gan Ngiler ... kapan2 boleh ane baca di sekolah ya gan Xie Xie
Reply
#37
Pulang kampung naik serayu
Berenti sebentar di cilame
Kalo emang lu pinter ngerayu
Ayo coba godain mak gue :p

Naik motor ketemu lodaya
Silang malabar di karangkandri
Eeh elu emang dasar buaya
Ga ada cewe,banci pun jadi Big Grin

Ke semarang naik SenSing
masuk madiun sering telat
Kalo hidup jangan dibikin pusing
Selalu ingat dengan shalat :3

Ayooo dikomen Big Grin

--------- Ungkapan Sang Pembawa Ular Besi ----------
Disaat seluruh insan merayakannya
Aku hanya terdiam memikul beban
Berjelaga di atas kepedihan
Bertahan di atas kesunyian

Aku ingin sebentar saja bertemu mereka
Walaupun hanya sekedar memeluknya
sebagai tanda ikatan keluarga saling memaafkan
Namun, inilah jalan hidupku

Kesabaranku diuji
Kesetiaanku dicoba

Tetapi hanya doa yang ku berikan
Doa yang selalu melindungi keluargaku
Dan juga doa untukku
Agar aku dan ratusan orang yang aku pikul,
Selamat sampai tujuan
Reply
#38
(17-11-2013, 10:31 AM)Rail_Ram Wrote:
(09-05-2013, 09:28 PM)irpan_setiadi Wrote: Sekian banyak orang menungguku di stasiun akhir
Banyak yang memuji karena perkasanya diriku
Hingga bergumam membicarakanku

Mungkin mereka kecewa karena terlambatnya diriku
walau akhirnya kucoba membalas kekecewaan mereka dgn cepatnya diriku

Akhirnya sinyal aman telah diberi
Waktuku untuk memulai perjalan kembali
Mencoba membuat semua orang tersenyum
Semua yang melihatku dari pinggir jalurku
Dan semua yang ada dalam rangkaian panjangku
Kucoba ku sapa mereka semua
Walau Semboyan 35 satu-satunya bahasaku

Applause... Tepuk Tangan keren gan Ngiler ... kapan2 boleh ane baca di sekolah ya gan Xie Xie

Terima kasih Xie Xie
monggo boleh mas Tersenyuum
Andaikan rel itu masih hidup, kuingin merasakan nikmatnya naik kereta seperti orang zaman dulu

Railfan DAOP 2 BD
FB : Irpan Setiadi
Twitter : @irpan_setiadi
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)