Posts: 1,059
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
Posts: 1,114
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
18
*maaf kalo repost..
ada yang sedikit aneh nih di Gapeka 2013 mendatang...
1. KA Taksaka dapet nomor 39-40-41-42 artinya lebih tinggi daripada KA BangunKarta 43-44 padahal jarak tempuh KA BangunKarta lebih jauh daripada Taksaka, walau keduanya sama-sama kelas Eksekutif tujuan Gambir
2. KA Fajar Utama Semarang 91-92 juga lebih tinggi nomornya bahkan di nomor tertinggi untuk deret kelas Bisnis padahal jarak tempuhnya bisa dibilang paling pendek dibanding Mutiara Selatan 93-94, Senja Utama SLO 95-96, Fajar Utama YK 97-98, Senja Utama YK 99-100, Sawunggalih 101-102-103-104
3. Begitupun dengan KA Menoreh 107 - 108 juga lebih tinggi nomornya dan padahal jarak tempuhnya lebih pendek dengan KA Bogowonto 109-110 dan KA GajahWong 111-112
sebenarnya parameter GAPEKA itu apa sih...??? 
kalo kelas udah jelas.
tapi kalo jarak tempuh... kenapa ada permasalahan diatas...???
![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Posts: 1,823
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
21
Posts: 499
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
3
(21-02-2013, 02:28 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: *maaf kalo repost..
ada yang sedikit aneh nih di Gapeka 2013 mendatang...
1. KA Taksaka dapet nomor 39-40-41-42 artinya lebih tinggi daripada KA BangunKarta 43-44 padahal jarak tempuh KA BangunKarta lebih jauh daripada Taksaka, walau keduanya sama-sama kelas Eksekutif tujuan Gambir
2. KA Fajar Utama Semarang 91-92 juga lebih tinggi nomornya bahkan di nomor tertinggi untuk deret kelas Bisnis padahal jarak tempuhnya bisa dibilang paling pendek dibanding Mutiara Selatan 93-94, Senja Utama SLO 95-96, Fajar Utama YK 97-98, Senja Utama YK 99-100, Sawunggalih 101-102-103-104
3. Begitupun dengan KA Menoreh 107 - 108 juga lebih tinggi nomornya dan padahal jarak tempuhnya lebih pendek dengan KA Bogowonto 109-110 dan KA GajahWong 111-112
sebenarnya parameter GAPEKA itu apa sih...??? 
kalo kelas udah jelas.
tapi kalo jarak tempuh... kenapa ada permasalahan diatas...??? 
Salah satu dasar pemberian nomor itu bukan hanya jarak tempuh, tapi dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan. Taksaka punya nomor lebih tinggi karena menghasilkan profit lebih daripada bangunkarta. Menoreh punya nomor lebih tinggi daripada bogo karena lebih profitable(ya iyalah kan lawan kelas bisnisnya cuma gumarang doank, lain dengan bogo dan gawong yang punya lawan kelas bisnis seabrek). Senja/fajar semarang naik kelas karena dia sudah full ac. Sebenarnya selain yang diatas masih ada lagi contoh yang belum disebut sama om UIZ-SenjutKade yaitu nomor cireks yang lebih tinggi daripada gumarang sama purwojaya, sama-sama eksis kan
Posts: 1,114
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
18
21-02-2013, 07:51 AM
(This post was last modified: 21-02-2013, 07:57 AM by UIZ-SenjutKade.)
(21-02-2013, 06:39 AM)zmidth Wrote: [spoiler]
(21-02-2013, 02:28 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: *maaf kalo repost..
ada yang sedikit aneh nih di Gapeka 2013 mendatang...
1. KA Taksaka dapet nomor 39-40-41-42 artinya lebih tinggi daripada KA BangunKarta 43-44 padahal jarak tempuh KA BangunKarta lebih jauh daripada Taksaka, walau keduanya sama-sama kelas Eksekutif tujuan Gambir
2. KA Fajar Utama Semarang 91-92 juga lebih tinggi nomornya bahkan di nomor tertinggi untuk deret kelas Bisnis padahal jarak tempuhnya bisa dibilang paling pendek dibanding Mutiara Selatan 93-94, Senja Utama SLO 95-96, Fajar Utama YK 97-98, Senja Utama YK 99-100, Sawunggalih 101-102-103-104
3. Begitupun dengan KA Menoreh 107 - 108 juga lebih tinggi nomornya dan padahal jarak tempuhnya lebih pendek dengan KA Bogowonto 109-110 dan KA GajahWong 111-112
sebenarnya parameter GAPEKA itu apa sih...??? 
kalo kelas udah jelas.
tapi kalo jarak tempuh... kenapa ada permasalahan diatas...???  [/spoiler]
Salah satu dasar pemberian nomor itu bukan hanya jarak tempuh, tapi dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan. Taksaka punya nomor lebih tinggi karena menghasilkan profit lebih daripada bangunkarta. Menoreh punya nomor lebih tinggi daripada bogo karena lebih profitable(ya iyalah kan lawan kelas bisnisnya cuma gumarang doank, lain dengan bogo dan gawong yang punya lawan kelas bisnis seabrek). Senja/fajar semarang naik kelas karena dia sudah full ac. Sebenarnya selain yang diatas masih ada lagi contoh yang belum disebut sama om UIZ-SenjutKade yaitu nomor cireks yang lebih tinggi daripada gumarang sama purwojaya, sama-sama eksis kan
ooohhh si Fajut SMT udah full AC  baru tau saya.... hehehe...
"dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan"
kalo dipikir2 bener juga, but wait...
coba lihat KA Argo Bromo Anggrek 1-2-3-4 dan Argo Wilis 5-6, kalo menurut pengamatan beberapa RF setempat sih Argo Lawu 7-8, Argo Dwipangga 9-10, bahkan Argo Jati 15-16-17-18 lebih gede profitnya. bahkan sampe2 dapet jatah KA Fakultatip.. hohhhoooo.... padahal sama2 kelas Argo.
ok lah masalah jarak mungkin beda jauh aja kali ya... hehehe...
tapi coba kalo dibandingin dengan masalahnya Cirex dan Purwojaya. Cirex udah jelas jaraknya lebih PENDEK daripada Purwojaya, profit emang walau GEDE Cirex daripada Purwojaya
oh ya sekarang kan Brantas 117-118 udah full AC, bahkan harga tiketnya udah full NON PSO, tapi masih dibawah Matarmaja 113-114, n Gaya Baru Malam Selatan 115-116...
atau jangan2 kedua sepur ini bakal full NON PSO
nah loo??? *tuing tuing tuing
![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
(21-02-2013, 07:51 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: ooohhh si Fajut SMT udah full AC baru tau saya.... hehehe...
"dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan"
kalo dipikir2 bener juga, but wait...
coba lihat KA Argo Bromo Anggrek 1-2-3-4 dan Argo Wilis 5-6, kalo menurut pengamatan beberapa RF setempat sih Argo Lawu 7-8, Argo Dwipangga 9-10, bahkan Argo Jati 15-16-17-18 lebih gede profitnya. bahkan sampe2 dapet jatah KA Fakultatip.. hohhhoooo.... padahal sama2 kelas Argo.
ok lah masalah jarak mungkin beda jauh aja kali ya... hehehe...
tapi coba kalo dibandingin dengan masalahnya Cirex dan Purwojaya. Cirex udah jelas jaraknya lebih PENDEK daripada Purwojaya, profit emang walau GEDE Cirex daripada Purwojaya
oh ya sekarang kan Brantas 117-118 udah full AC, bahkan harga tiketnya udah full NON PSO, tapi masih dibawah Matarmaja 113-114, n Gaya Baru Malam Selatan 115-116...
atau jangan2 kedua sepur ini bakal full NON PSO
nah loo??? *tuing tuing tuing
Hahahaha, kalo soal Kereta Ekonomi rata-rata diukur berdasarkan Jarak dan tingkat kelarisan tiketnya kali ya? Hahaha. Ya faktanya dari pengamatan saya memang Matar dan GBMS sejak dulu adalah tiket K3 eko panas jarak jauh yang paling susyah didapet, paling cepet abis, hahahaha. Brantas dan Kertajaya menyusul di belakang mereka berdua.  Sekarang, Brantas udah resmi naik kelas dan naik harga tapi nomernya gak naik. Mungkin ini pertanda bahwa semua K3 eko panas bakal berashee dalam waktu dekat dan naik harga sekalian
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(21-02-2013, 08:57 AM)Hungry Soul Wrote: (21-02-2013, 07:51 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: ooohhh si Fajut SMT udah full AC baru tau saya.... hehehe...
"dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan"
kalo dipikir2 bener juga, but wait...
coba lihat KA Argo Bromo Anggrek 1-2-3-4 dan Argo Wilis 5-6, kalo menurut pengamatan beberapa RF setempat sih Argo Lawu 7-8, Argo Dwipangga 9-10, bahkan Argo Jati 15-16-17-18 lebih gede profitnya. bahkan sampe2 dapet jatah KA Fakultatip.. hohhhoooo.... padahal sama2 kelas Argo.
ok lah masalah jarak mungkin beda jauh aja kali ya... hehehe...
tapi coba kalo dibandingin dengan masalahnya Cirex dan Purwojaya. Cirex udah jelas jaraknya lebih PENDEK daripada Purwojaya, profit emang walau GEDE Cirex daripada Purwojaya
oh ya sekarang kan Brantas 117-118 udah full AC, bahkan harga tiketnya udah full NON PSO, tapi masih dibawah Matarmaja 113-114, n Gaya Baru Malam Selatan 115-116...
atau jangan2 kedua sepur ini bakal full NON PSO
nah loo??? *tuing tuing tuing
Hahahaha, kalo soal Kereta Ekonomi rata-rata diukur berdasarkan Jarak dan tingkat kelarisan tiketnya kali ya? Hahaha. Ya faktanya dari pengamatan saya memang Matar dan GBMS sejak dulu adalah tiket K3 eko panas jarak jauh yang paling susyah didapet, paling cepet abis, hahahaha. Brantas dan Kertajaya menyusul di belakang mereka berdua. Sekarang, Brantas udah resmi naik kelas dan naik harga tapi nomernya gak naik. Mungkin ini pertanda bahwa semua K3 eko panas bakal berashee dalam waktu dekat dan naik harga sekalian 
Jangan2 majapahit Terancam Tergusur Di daerah tengah
Karena dari Segi Okupansi Penumpang Setiannya Brantas Pada Ditendangin Beralih Ke majapahit Dengan Kondisi majapahit yang Sepi Hingga Nganjuk.
Bukankah Itu malahan Brantasnya makin laris Ditengah, tapi Jalur Kantong Dikuasai Majapahit.
oo Strateginya Menarik, Barter Intinya.
Giliran Dari Barat Majaphit Ramai yang naik Mulai Cirebon Sampai Semarang Dengan Tujuan Minimal Pekalongan Hingga Kediri bahkan tulungagung pun masih ramai, sementara Brantas Hampir Laris penumpang Dari Priok Hingga Tegal bahkan Baru Sepi mendekati Madiun.
tapi Giliran dari Timur Bahkan Semut Laris layaknya Angpao mulai berdatangan di madiun-Walikukun sementara meskipun ramai di Tengah tidak sesignifikan DAOP 7.
Sementara Giliran Majapahit jalur kantongnya Laris Manis Mulai Tulungagung-Walikukun.
Kita Lihat Peta Persaingan Antara Majapahit(Almarhum Senja) dengan Saudara Tuanya Brantas.
apalagi Bedanya Brantas AC dengan majapahit hanya 35.000 Brantas Paling Mahal 165.000 sementara majapahit 200.000
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(21-02-2013, 07:51 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: ooohhh si Fajut SMT udah full AC baru tau saya.... hehehe...
"dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan"
kalo dipikir2 bener juga, but wait...
coba lihat KA Argo Bromo Anggrek 1-2-3-4 dan Argo Wilis 5-6, kalo menurut pengamatan beberapa RF setempat sih Argo Lawu 7-8, Argo Dwipangga 9-10, bahkan Argo Jati 15-16-17-18 lebih gede profitnya. bahkan sampe2 dapet jatah KA Fakultatip.. hohhhoooo.... padahal sama2 kelas Argo.
ok lah masalah jarak mungkin beda jauh aja kali ya... hehehe...
tapi coba kalo dibandingin dengan masalahnya Cirex dan Purwojaya. Cirex udah jelas jaraknya lebih PENDEK daripada Purwojaya, profit emang walau GEDE Cirex daripada Purwojaya
oh ya sekarang kan Brantas 117-118 udah full AC, bahkan harga tiketnya udah full NON PSO, tapi masih dibawah Matarmaja 113-114, n Gaya Baru Malam Selatan 115-116...
atau jangan2 kedua sepur ini bakal full NON PSO
nah loo??? *tuing tuing tuing
Mungkin dikarenakan faktor sejarah & warisan dari jaman Perumka, Om... 2 KA itu nggak boleh turun kasta (nomer KA nya). Coba dech kalo KA yg saya bold nomernya jd nomer gede apa nggak rame tuch di status FB & twitter....
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(21-02-2013, 09:32 AM)see_204XX Wrote: (21-02-2013, 07:51 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: ooohhh si Fajut SMT udah full AC baru tau saya.... hehehe...
"dari segi sumbangsih profit kepada perusahaan"
kalo dipikir2 bener juga, but wait...
coba lihat KA Argo Bromo Anggrek 1-2-3-4 dan Argo Wilis 5-6, kalo menurut pengamatan beberapa RF setempat sih Argo Lawu 7-8, Argo Dwipangga 9-10, bahkan Argo Jati 15-16-17-18 lebih gede profitnya. bahkan sampe2 dapet jatah KA Fakultatip.. hohhhoooo.... padahal sama2 kelas Argo.
ok lah masalah jarak mungkin beda jauh aja kali ya... hehehe...
tapi coba kalo dibandingin dengan masalahnya Cirex dan Purwojaya. Cirex udah jelas jaraknya lebih PENDEK daripada Purwojaya, profit emang walau GEDE Cirex daripada Purwojaya
oh ya sekarang kan Brantas 117-118 udah full AC, bahkan harga tiketnya udah full NON PSO, tapi masih dibawah Matarmaja 113-114, n Gaya Baru Malam Selatan 115-116...
atau jangan2 kedua sepur ini bakal full NON PSO
nah loo??? *tuing tuing tuing
Mungkin dikarenakan faktor sejarah & warisan dari jaman Perumka, Om... 2 KA itu nggak boleh turun kasta (nomer KA nya). Coba dech kalo KA yg saya bold nomernya jd nomer gede apa nggak rame tuch di status FB & twitter.... 
bukan rame lagi tuh om, bakal ganti nama tuh Raja lintas utara sama selatan kalo nomornya gede.
Yah seperti dulu itu, PATAS BROMO ASE, sama PATAS WILIS ASE....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
|