Saya mau ngeshare dikit nih perjalanan joyride saya 15 Januari kemarin SGU - LPN ama Logawa......semoga berkenan, yach.....
[spoiler]
jam 8 pagi saya sudah standby di Stasiun Gubeng lama. Di ruang tunggu sudah penuh calon penumpang Doho, Logawa, dan sebagian kecil Mutiara Timur......Sekitar jam 8 sperempat baru masuk Doho yang ditunggu-tunggu...gak sampe 4 menit, kereta ini langsung ngacir begitu saja dari Gubeng. Begitu juga dengan Mutiara Timur 40 menit setelahnya.....
Pukul 9.17 barulah kereta yang saya tunggu tiba. Penumpang dari SGU yang naik Logawa ini lumayan jumlahnya, sekitar 60an orang....Di K3-2, Gerbong yang saya tumpangi, seperempat isinya meluber di sini. Saya pun langsung ambil posisi di 6E. hanya 7 - 8 menit Langsiran loko pun selesai tanpa proses yang berbelit-belit (pindah aling-aling). Pukul 9.21 Logawa pun diberangkatkan balik arah dari SGU.
gak lama menjelang kali Jagir kereta ini nggremet jalannya.....e lhadalah ternyata masih mau berhenti normal di Wonokromo.Dan yang naik dari sini lebih banyak dibandingkan di Gubeng tadi. Setelah Penataran dari Blitar masuk di jalur 3, Logawa pun langsung lepas ke arah MR. Lagi enak-enaknya menikmati KA ini full speed, setelah lewat kolong jembatan Tol kereta ini melambat lagi....Ternyata (masih) mau berhenti (normal) di Sepanjang, masih ada belasan orang lagi yang mau naik kereta ini. Cuma dua menit saja di Sepanjang, kereta ini bertolak lagi. Menjelang masuk Boharan kereta ini kembali sedikit melambat, tetapi ketika mendekati sinyal masuk, masinisnya ngegas lagi. Dan di St.Boharan pukul 10.02 LS sambil bersilang dengan Rapih Doho loko merah.
Dan 3 menit kemudian di Krian kembali berhenti normal. Penumpang yang naik dari sini bertiket biru semua. Asongan di Logawa mulai sedikit berjubel di sini. LS Kedinding pukul 10.13. Menjelang tikungan Tarik kereta ini nggremet lagi. Mulanya saya kira ada persilangan, ternyata ada pergantian rel wesel di stasiun ini. Walhasil Logawa LS di stasiun ini sambil langsam pukul 10.19.Sampai Di Mojokerto berhenti normal pukul 10:30, KA dimasukkan ke jalur 2. Gak lama ngaso di sini, hanya 3 menit saja dan sesudah itu Logawa ngacir lagi.
berhubung rel ke arah Jombang kebanyakan lurus dan mulus, langsung aja kereta ini di-gas sampe maksimum. Curahmalang wuzz, Sumobito wuzz, begitu mau masuk Peterongan..........ckiiiiiit, ternyata Logawa harus LS di sini dengan langsam, lagi-lagi karena ada pergantian rel wesel. Setelah sinyal keluar Peterongan Logawa kembali berlari.
Masuk Jombang pukul 10:57. Disini Logawa harus menunggu Sancaka dari Jogja masuk lebih dulu. Sambil menunggu, beberapa gelintir personil TNI/Polri keluar masuk kereta Logawa. Ada apa gerangan? Dan 10 menit kemudian Sancaka pun tiba, kalau dilihat-lihat K1 nya didominasi Eksekutif argo.
Menjelang keberangkatan Logawa dari Jombang langit diatas semakin lama semakin gelap, wah pertanda sebelum masuk KTS ujannya bakalan kalap nih.....Dan benar saja. 4 menit setelah keluar JG langsung saja hujan deras plus angin sangat kencang menerpa kereta saya. Sialnya jendela geser di samping saya ngadat gak bisa ditutup. Saking keras hujannya Logawa sampai harus BLB di Sembung selama semenit. Benar-benar membahana badai (tanpa cetar, gak ada gledek soalnya) hehe
E lhadalah, ternyata hujan badainya cuma 'seiprit doang', gak lama setelah keluar St.Sembung cuma ada hujan rintik-rintik...hahaha. dan akhirnya masuk Kertosono pukul 11:34 dengan tentram. Cuma ada asongan yang naik turun. Setelah Kertosono keretapun kembali melaju kencang menuju stasiun Nganjuk. di stasiun Baron LS pukul 11:45 silang dengan kereta ekonomi yang agak panjang, Sri Tanjung kah?? entahlah. Kemudian LS Sukomoro pk 11:55 lalu berhenti normal NJ, di sini sepi sekali, sehingga cuma semenit aja Logawa nangkring di sini.
Selepas Nganjuk, perjalanan cenderung normal dan lancar, tanpa ada beberapa macam kendala seperti di petak WO sampai KTS sebelumnya. LS Bagor pukul 12:12, LS Wilangan pukul 12:19, LS Saradan pukul 12:26, dan di Caruban kembali berhenti, sepertinya memang berhenti normal, karena masih ada beberapa penumpang yang naik dari sini juga. Lepas Caruban pukul 12:34, tak lama kemudian Logawa berhenti lagi, BLB di Babadan, kali ini untuk bersilang dengan sesamanya (CMIIW).
Masuk Madiun pukul 12:58, setelah pergantian masinis (CMIIW), Logawa pun bertolak kembali ke arah barat pukul 13:04. LS Barat pukul 13:14, LS Geneng pukul 13:20 sambil bersilang dengan 'Si Manja yang Dingin' alias Madiun Jaya AC. Berhenti normal di Paron pukul 13:27. Di sini hanya semenit saja. Selepas Paron para pengamen makin gila beraksi. 2 kelompok pengamen bernyanyi bersamaan dalam satu gerbong. byuh byuh byuh......LS Kedunggalar pukul 13:37. Di stasiun Berikutnya, Walikukun kembali berhenti. Nyaris tak ada seseorang yang naik ataupun turun di sini.Dilanjut lagi LS KedungBanteng pukul 13:59, LS Kebonromo pukul 14:03. Wah kencengnyaaa...
Masuk Provinsi Jawa Tengah, Logawa kembali berhenti di ibukota kabupaten pertamanya, Sragen. Wih, bejibun juga yang naik di sini. Sepertinya Logawa sudah fully loaded mulai dari sini. Dan Logawa akhirnya dilepas di Sragen pukul 14:09. Kembali Logawa meluncur ke Jebres dengan speed yang cukup asoy menurut saya...hehehe. LS Masaran pukul 14:17, LS Kemiri pukul 14:23, LS Palur pukul 14:26. Lima menit kemudian berhenti deh di Jebres. Lepas Jebres kereta berjalan lambat tapi mulus sampai Purwosari. Pun setelah PWS ke arah barat kereta juga masih langsam sampai underpass MakamHaji. tepat setelah melewati underpass tersebut KA ini berpapasan dengan Argo Wilis arah SGU. Setelah LS Gawok, tiba-tiba kereta BLB di sinyal masuk Delanggu. Mungkin karena PPKA nya belum siap ya. Mbablas Delanggu kereta kembali BLB di sinyal masuk stasiun berikutnya, kali ini kembali karena adanya pergantian rel wesel, seperti di Stasiun Tarik tadi. Fiuh, lepas Ceper menjelang Ketandan papasan dengan Sri Wedari YK-SLO.
Berhenti Normal Klaten pukul 15:25-15:27, gak lama selepas Klaten, berpapasan dengan KA ekonomi yang agak kuntet rangkaiannya.Yang jadi pertanyaan, masak ini Pasundan?? Kalau iya kok intervalnya dengan Argo Wilis tadi tidak terlalu lama?. LS Srowot pukul 15:33, LS Brambanan pukul 15:38 menyusul KA ketelan, dua menit setelahnya LS Stasiun Kalasan....wkwkwk.mbablas Maguwo jam 15:43, dan sebelum masuk LPN berhenti terlebih dahulu di Sinyal masuk menunggu Argo Dwipangga arah Solo lewat, berhubung Logawa harus masuk di jalur dua.
At Last Touch Down Lempuyangan pukul 15:53. Fiuhhhh.....berakhirlah perjalanan saya dengan Logawa di sini.
[/spoiler]
Meskipun terlambat 40 menit lebih, saya kira perjalanan Logawa ini masih bisa dianggap "Wajar Tanpa pengecualian" karena hanya terhambat beberapa faktor teknis non (≖᷆︵︣≖), seperti pergantian rel wesel di beberapa stasiun dan pekerjaan underpass makamhaji.
Mohon maaf dan koreksi apabila ada kesalahan, terima kasih sudah menyimak
