Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
terhitung 1 januari 2012 padagang di larang jualan di atas kereta dan di stasiun
(11-01-2013, 08:33 PM)Kutukupret Wrote: sape juga yg nganggep ente sok pinter ckckckckc...ente aja kale yg over sensi
lah itu ente tau kan gimana pusingnya KAI nanganin masalah asongan CNP ...
kan yg ane tanya gimana usulan ente,udah dikasih spanduk,udah di peringatin udah juga diusir ama PKD dan polsus kagak mempan,trus mau gimana lagi?itu inti dari tulisan ane,bukannya ane nyuruh ente mikir gimana caranya menanganinya
yg ane tanya emang caranya gimana...ouw ternyata ente masih mikir
semenjak instansi seragam coklat udah ga di respect ama masyarakat TNI lah yg cara ampuh.... tuh point lainnya dari tulisan ane sebelumnya
solusi? ane kasih link dari forum sebelah masa ente ndak mudeng maksud ane
yo wess tak copas wae...

[spoiler=komen]kalau pedagang cerdik buatlah kerjasama tertulis dengan Koperasi Karyawan KA stasiun setempat supaya memfasilitasi dengan membuat Unit Usaha Bersama seperti yg ada di Stasiun Bogor sisi jalan Nyi Raja Permas..PT.KAI Property hanya mau bekerja sama dengan usaha yg berbentuk badan hukum bukan perorangan..

Koperasi Karyawan tdk berwenang mengeluarkan ijin atau memungut sewa setelah PT.KA Properti terbentuk dan mulai 1 Januari 2013. Koperasi Karyawan tdk boleh diurus / diketuai oleh pegawai aktif harus mantan pegawai atau orang luar sekalian. Dan bidang usaha Koperasi Karyawan tdk boleh lebih dari simpan pinjam untuk karyawan kai..Apabila mau mengerjakan bidang di luar simpan pinjam harus mempunyai unit usaha / anak usaha berbentuk PT/CV yang di manage oleh orang luar / pensiunan KAI..Nah peluang ini yang harus bisa dibaca oleh para pedagang komunikasi dengan KA Property bukan dengan KS..Kenapa KS cenderung menghindar krn bukan wewenang dia lg untuk memutuskan sewa menyewa lahan

Semua di atas dilakukan dalam upaya mencari profit dengan memaksimalkan aset2 yang ada..Yang perlu di ketahui KAI ini sekarang PT bukan Jawatan / Perum..jd kudu musti wajib harus untung...Kalau mau semua serba gratis sekalian sj kita usul ke Pemerintah supaya KAI statusnya di ubah menjadi Jawatan / Yayasan sekalian..Ingat kasus PPD yg akan dilikudasi oleh Pemerintah ? Itu statusnya Perum loh Apalagi yg statusnya PT...yg menurut aturan 5 tahun berturut-turut mengalami kerugian perlu dipertimbangkan untuk dilikuidasi..[/spoiler]

anyway ya udah deh buat ente ane ucapin selamat mikir aja :ngacir:
KAI mikir ampe 1 tahun sapa tau aja ente mikir untuk solusi bisa kurang dari 1 bulan ...who knowsNgeledek

ha3 ngapain juga gw pusing om mikirin tuh pedagang vs PT sepur gw juga ga digaji sama mereka, tugas gw mah cuma bayar terus naek dah tuh KA, beres dah, kalo ga sesuai dengan harga pas di "lapangan" gw protes, kalo malah melebihi fasilitasnya daripada harga di tiket baru tak puji.Ngeledek
kita mah cuma RF kapasitasnya kalo di pertandingan bola ya nonton kasih semangat untuk mereka agar bisa lebih baik, lagian males juga ikut campur....Ngakak

He3 sante om gw ga sensi, mungkin karena gaya bahasanya aja kali ya salah, jadi keliatan sensi....Ngakak

Oh ya monggo tuh komen barangkali bisa jadi acuan para petinggi agar mungkin aja ke depan mereka punya solusi jitu...

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
[spoiler=Dilarang Berjualan di Atas KA, Ratusan Asongan Blokir Rel di Cirebon]

Senin, 14/01/2013 15:53 WIB
Faiq Resha - detikNews

irebon - Ratusan pedagang asongan di Stasiun Prujakan, Kota Cirebon, memblokir jalur rel di sekitar Jl Kartini Kota Cirebon. Mereka memprotes larangan berjualan di atas kereta.

Aksi para pedagang dijaga personel Polres Cirebon Kota dan Brimob Detasemen C Polda Jabar, Senin (14/1/2013).

"Kami selama ini dipindah dari Stasiun Kejaksan, ke Stasiun Prujakan. Tetapi belakangan kami dilarang berjualan di atas kereta. Hanya diizinkan dari luar saja, lewat jendela," ujar Naryo Ambon, salah satu koordinator aksi.

Perundingan pedagang dengan Kepala Daop III Cirebon, Wawan Ariyanto, tidak membuahkan hasil. Wawan tetap tidak mengizinkan pedagang berjualan di atas kereta. "Kami sering mendapat komplain dari penumpang. Salah satunya adalah keluhan adanya pedagang asongan di atas kereta," tutur Wawan.

Pedagang yang berjumlah sekitar 800 orang itu, akhirnya memblokir rel. Namun blokade ini hanya berlangsung sekitar 1 jam dan dibubarkan paksa oleh aparat. Dua pedagang pingsan dalam aksi ini.
(try/try)

http://news.detik.com/read/2013/01/14/15...di-cirebon
[/spoiler]

[Image: CopyofIMG_0286.jpg]
Reply
(14-01-2013, 04:15 PM)andya nur Wrote: [spoiler=Dilarang Berjualan di Atas KA, Ratusan Asongan Blokir Rel di Cirebon]

Senin, 14/01/2013 15:53 WIB
Faiq Resha - detikNews

irebon - Ratusan pedagang asongan di Stasiun Prujakan, Kota Cirebon, memblokir jalur rel di sekitar Jl Kartini Kota Cirebon. Mereka memprotes larangan berjualan di atas kereta.

Aksi para pedagang dijaga personel Polres Cirebon Kota dan Brimob Detasemen C Polda Jabar, Senin (14/1/2013).

"Kami selama ini dipindah dari Stasiun Kejaksan, ke Stasiun Prujakan. Tetapi belakangan kami dilarang berjualan di atas kereta. Hanya diizinkan dari luar saja, lewat jendela," ujar Naryo Ambon, salah satu koordinator aksi.

Perundingan pedagang dengan Kepala Daop III Cirebon, Wawan Ariyanto, tidak membuahkan hasil. Wawan tetap tidak mengizinkan pedagang berjualan di atas kereta. "Kami sering mendapat komplain dari penumpang. Salah satunya adalah keluhan adanya pedagang asongan di atas kereta," tutur Wawan.

Pedagang yang berjumlah sekitar 800 orang itu, akhirnya memblokir rel. Namun blokade ini hanya berlangsung sekitar 1 jam dan dibubarkan paksa oleh aparat. Dua pedagang pingsan dalam aksi ini.
(try/try)

http://news.detik.com/read/2013/01/14/15...di-cirebon
[/spoiler]

jadi serba salah ya, pedagang dilarang jualan malah memblokir rel, eh giliran diperbolehkan jualan di atas KA malah ada penumpang yang komplain jadi semakin Bingung aja nih

tapi kalau dilihat beberapa bulan ke belakang sepertinya pedagang2 di CNP udah ramah2 kok bahkan ane juga sempet ngobrol sama beberapa pedagang di bordes dan peron saat naik KA 44 yang lagi nunggu silang 13, tapi senekat-nekatnya pedagang di CNP kalau di eksa mereka hanya jualan sampe bordes dan teriak2 aja ga lebih dari itu
Reply
(14-01-2013, 05:53 PM)Didit Achmad Wrote:
(14-01-2013, 04:15 PM)andya nur Wrote: [spoiler=Dilarang Berjualan di Atas KA, Ratusan Asongan Blokir Rel di Cirebon]

Senin, 14/01/2013 15:53 WIB
Faiq Resha - detikNews

irebon - Ratusan pedagang asongan di Stasiun Prujakan, Kota Cirebon, memblokir jalur rel di sekitar Jl Kartini Kota Cirebon. Mereka memprotes larangan berjualan di atas kereta.

Aksi para pedagang dijaga personel Polres Cirebon Kota dan Brimob Detasemen C Polda Jabar, Senin (14/1/2013).

"Kami selama ini dipindah dari Stasiun Kejaksan, ke Stasiun Prujakan. Tetapi belakangan kami dilarang berjualan di atas kereta. Hanya diizinkan dari luar saja, lewat jendela," ujar Naryo Ambon, salah satu koordinator aksi.

Perundingan pedagang dengan Kepala Daop III Cirebon, Wawan Ariyanto, tidak membuahkan hasil. Wawan tetap tidak mengizinkan pedagang berjualan di atas kereta. "Kami sering mendapat komplain dari penumpang. Salah satunya adalah keluhan adanya pedagang asongan di atas kereta," tutur Wawan.

Pedagang yang berjumlah sekitar 800 orang itu, akhirnya memblokir rel. Namun blokade ini hanya berlangsung sekitar 1 jam dan dibubarkan paksa oleh aparat. Dua pedagang pingsan dalam aksi ini.
(try/try)

http://news.detik.com/read/2013/01/14/15...di-cirebon
[/spoiler]

jadi serba salah ya, pedagang dilarang jualan malah memblokir rel, eh giliran diperbolehkan jualan di atas KA malah ada penumpang yang komplain jadi semakin Bingung aja nih

tapi kalau dilihat beberapa bulan ke belakang sepertinya pedagang2 di CNP udah ramah2 kok bahkan ane juga sempet ngobrol sama beberapa pedagang di bordes dan peron saat naik KA 44 yang lagi nunggu silang 13, tapi senekat-nekatnya pedagang di CNP kalau di eksa mereka hanya jualan sampe bordes dan teriak2 aja ga lebih dari itu

Teriak2 nya itu kang yg pernah bkin bayi nangis di gerbong KA 7023 saat berhenti di CN, tu kan jamnya orang bobo....Sleepy
Reply
kan slogan nya silahkan cari mata pencaharian alternatif
RF priyanto zig, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Mar 2011.
Reply
(14-01-2013, 11:01 PM)priyanto zig Wrote: kan slogan nya silahkan cari mata pencaharian alternatif

Ah, itu slogan belon dispandukan kan Om....?
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(15-01-2013, 09:30 AM)see_204XX Wrote:
(14-01-2013, 11:01 PM)priyanto zig Wrote: kan slogan nya silahkan cari mata pencaharian alternatif

Ah, itu slogan belon dispandukan kan Om....?

Ah bener juga nih perlu juga ada spanduk tiap kereta....
Isinya "Kepada para Asongan diharap mencari pekerjaan yang laen"...Ngeledek

Masih bingung neh om, peraturan yg dikeluarkan PT spoor itu, dilarang berjualan di atas kereta, ato bener2 dilarang berjualan di stasiun ya?Bingung

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
logikannya begini di areal stasiun yang ruang publik aja di larang gimana jualan di dalam rangkaian kereta !
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
(15-01-2013, 09:58 AM)Joe_cn Wrote: Ah bener juga nih perlu juga ada spanduk tiap kereta....
Isinya "Kepada para Asongan diharap mencari pekerjaan yang laen"...Ngeledek

Masih bingung neh om, peraturan yg dikeluarkan PT spoor itu, dilarang berjualan di atas kereta, ato bener2 dilarang berjualan di stasiun ya?Bingung

Kalo yg saya pahami sich, asongan dilarang berjualan di atas kereta & apalg saat kereta berjalan. Kalo di stasiun sepertinya boleh, asal tertib. Kayak di YK yg saya tahu asongannya tertib, terorganisir & sepertinya sampai saat ini blm ada yg bangkrut gara2 dagangannya nggak laku kan...?
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(15-01-2013, 12:53 PM)see_204XX Wrote:
(15-01-2013, 09:58 AM)Joe_cn Wrote: Ah bener juga nih perlu juga ada spanduk tiap kereta....
Isinya "Kepada para Asongan diharap mencari pekerjaan yang laen"...Ngeledek

Masih bingung neh om, peraturan yg dikeluarkan PT spoor itu, dilarang berjualan di atas kereta, ato bener2 dilarang berjualan di stasiun ya?Bingung

Kalo yg saya pahami sich, asongan dilarang berjualan di atas kereta & apalg saat kereta berjalan. Kalo di stasiun sepertinya boleh, asal tertib. Kayak di YK yg saya tahu asongannya tertib, terorganisir & sepertinya sampai saat ini blm ada yg bangkrut gara2 dagangannya nggak laku kan...?

Hmm brarti masih dalam artian asongan masih boleh berjualan, asal di stasiun, ketika penumpang menunggu ato saat kereta datang, itu juga dengan syarat mereka tidak boleh sampe naek ke atas kereta, pun dengan bordes mereka tidak boleh naek ke bordes.

Iya contoh lah pedagang di MN dan YK, cuma kedua stasiun ini aja yg bisa saya kasih contoh yang bagus banget, entah lah kalo ada asongan sopan di tempat laen.
Saya pernah koq ngobrol sama asongan pecel di MN, saya tanya rugi ga pak sejak ada peraturan ga boleh jualan di atas KA, dia malah jawab ga, malah omzet mereka jauh lebih banyak dibandingkan dahulu, dagangan mereka juga lebih cepat habis, ketika mereka harus berkeliling menaiki KA.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)