Posts: 327
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
5
(08-01-2013, 12:33 PM)Joe_cn Wrote: wah ini seh uda masuknya korupsi om, kalo mau dilaporin juga sebenarnya bisa, walawpun gada untungnya....
Kalo emang 10% ya 10% jangan ada embel2 laennya dan pake pembulatan ke atas gitu dong. kalo misal 33500 ya 3350, yang 50 pun entah gimana caranya pake permen kek kembaliannya ato apalah bisa pembulatan ke bawah semisal 3300.
kalo 10 orang aja ada yg bawa bayi, wah dalam sehari uda dpt tambahan berapa tuh si petugas tiket?
untuk memudahkan dalam bertransaksi, tarif bayi/infant menggunakan pembulatan Rp 1.000 keatas om.......
dibilang korupsi? tentu tidak karena ada bukti bayar dan ada dasar aturannya......
-----------------------------------------------------------
pertengahan bulan januari ini Insya Allah bakal ujicoba tiket bayi/infant tdk menggunakan bentuk manual tp sudah menggunakan sistem/RTS.....moga2 bs berjalan lancar.......
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(08-01-2013, 04:59 PM)discopotato86 Wrote: untuk memudahkan dalam bertransaksi, tarif bayi/infant menggunakan pembulatan Rp 1.000 keatas om.......
dibilang korupsi? tentu tidak karena ada bukti bayar dan ada dasar aturannya......
-----------------------------------------------------------
pertengahan bulan januari ini Insya Allah bakal ujicoba tiket bayi/infant tdk menggunakan bentuk manual tp sudah menggunakan sistem/RTS.....moga2 bs berjalan lancar.......
kalo memang ingin memudahkan, kenapa koq ga dibulatkan ke bawah? 
jadi 3ribu saja, lagian kan itu lebih condong ke bawah daripada ke atas, karena harganya 3350, ya ga?
itu masih mending ekonomi, lha kalo yang tiketnya eksekutif, terus harganya 250.000 lha apa pembulatan ke atas jadi 30.000, lha ga kan?
ya saya berani bilang korupsi, karena memang belum masuk sistem komputerisasi koq, dan juga masih ditulis tangan apa emang bener masuk kantongnya PT sepur bisa aja itu masuk kantong pribadi gada yang tau juga itu om....
Makanya jangan coba2 dahulu sebelum sistem sudah siap, yang rugi kan penumpang, untuk 1 orang sih biasa, lha kalo sehari ada 50 orang yang bawa bayi berkretaapi, udah dapat "untung" berapa tuh?
Pertengahan januari, informasi resminya mana om?
Disosialisasikan dong, biar penumpang juga ga rugi....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 327
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
5
(08-01-2013, 05:34 PM)Joe_cn Wrote: kalo memang ingin memudahkan, kenapa koq ga dibulatkan ke bawah?
jadi 3ribu saja, lagian kan itu lebih condong ke bawah daripada ke atas, karena harganya 3350, ya ga?
itu masih mending ekonomi, lha kalo yang tiketnya eksekutif, terus harganya 250.000 lha apa pembulatan ke atas jadi 30.000, lha ga kan?
ya saya berani bilang korupsi, karena memang belum masuk sistem komputerisasi koq, dan juga masih ditulis tangan apa emang bener masuk kantongnya PT sepur bisa aja itu masuk kantong pribadi gada yang tau juga itu om....
Makanya jangan coba2 dahulu sebelum sistem sudah siap, yang rugi kan penumpang, untuk 1 orang sih biasa, lha kalo sehari ada 50 orang yang bawa bayi berkretaapi, udah dapat "untung" berapa tuh?
Pertengahan januari, informasi resminya mana om?
Disosialisasikan dong, biar penumpang juga ga rugi....
PPT kan ga cm 1 lembar yg dikasih k pnp lho om, kan ada salinannya yg dipakai untuk pelaporan penjualan tiket d stasiun.......klo msh dibilang korupsi saran gw yo monggo laporkan saja, klo perlu monggo dibuktikan.......
"untung" brp? klo pendapat gw sih silakan tny pnp KA ekonomi PSO aja deh........
klo soal info resmi pasti bakal muncul d web dan stasiun setelah semuanya siap kok.....
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(08-01-2013, 06:16 PM)discopotato86 Wrote: PPT kan ga cm 1 lembar yg dikasih k pnp lho om, kan ada salinannya yg dipakai untuk pelaporan penjualan tiket d stasiun.......klo msh dibilang korupsi saran gw yo monggo laporkan saja, klo perlu monggo dibuktikan.......
"untung" brp? klo pendapat gw sih silakan tny pnp KA ekonomi PSO aja deh........
klo soal info resmi pasti bakal muncul d web dan stasiun setelah semuanya siap kok.....
Iya itu dia makanya, saya kan baru tau juga dari sini, ternyata para penumpang yang membawa bayi yg kena 10% juga pake pembulatan2 ke atas segala.
saya mah gamau ngelaporin sih om, cuma mau kasih saran aja ke mereka, tapi itu pun percuma saya kasih saran ke kontak di situs sepur seperti ga ditanggapin selama itu merugikan mereka.
Lha kan katanya mereka mau menyaingi dan ikut2an pesawat, adanya biaya tambahan untuk sang bayi kan itu juga adopsi dari sistemnya pesawat.
Tapi gimana mau menyaingi pesawat, kalo ternyata sistem pembayarannya masih pake pembulatan2 begini....
Saya ngomong gini juga supaya mereka bebenah, gausah lah ada pembulatan seperti itu, memang sih ga terlalu membebani, tapi kalo bisa janganlah, sebisa mungkin bayar tiket dengan harga pas tanpa ada pembulatan2, dan kalo emang gada kembalian recehan y ngmg secara jujur itu aja....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 327
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
5
(08-01-2013, 06:25 PM)Joe_cn Wrote: Iya itu dia makanya, saya kan baru tau juga dari sini, ternyata para penumpang yang membawa bayi yg kena 10% juga pake pembulatan2 ke atas segala.
saya mah gamau ngelaporin sih om, cuma mau kasih saran aja ke mereka, tapi itu pun percuma saya kasih saran ke kontak di situs sepur seperti ga ditanggapin selama itu merugikan mereka.
Lha kan katanya mereka mau menyaingi dan ikut2an pesawat, adanya biaya tambahan untuk sang bayi kan itu juga adopsi dari sistemnya pesawat.
Tapi gimana mau menyaingi pesawat, kalo ternyata sistem pembayarannya masih pake pembulatan2 begini....
Saya ngomong gini juga supaya mereka bebenah, gausah lah ada pembulatan seperti itu, memang sih ga terlalu membebani, tapi kalo bisa janganlah, sebisa mungkin bayar tiket dengan harga pas tanpa ada pembulatan2, dan kalo emang gada kembalian recehan y ngmg secara jujur itu aja....
betul om.....sama2 kita belajar disini........
alasan lain adanya pembulatan berhubung uang receh (kelipatan 50, 100, 200, 500) kadang susah didapatkan, makanya diadakan pembulatan Rp1.000 keatas.......
standar tarif d KA emang sejak lama mengenal sistem pembulatan kok, terutama untuk tarif reduksi kyk TNI/Polri, PWI, LRVI dll.......
thx atas saran, kritik dan masukannnya........
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(08-01-2013, 06:33 PM)discopotato86 Wrote: betul om.....sama2 kita belajar disini........
alasan lain adanya pembulatan berhubung uang receh (kelipatan 50, 100, 200, 500) kadang susah didapatkan, makanya diadakan pembulatan Rp1.000 keatas.......
standar tarif d KA emang sejak lama mengenal sistem pembulatan kok, terutama untuk tarif reduksi kyk TNI/Polri, PWI, LRVI dll.......
thx atas saran, kritik dan masukannnya........
Nah itu seumur2 saya juga pernah lho, beli tiket harganya ada ratusannya, tapi kembaliannya sesuai koq dengan harga yang tertera di tiket, pun dengan ketika saya harus refund tiket saya, ketika itu lupa saya angka pastinya tapi belakangnya sekitar 200 perak, tapi ya dikembalikan sampe 200 peraknya.
Seumur2 beli tiket belum pernah saya sampe kena pembulatan 1000 gitu, makanya kaget aja liat member disini kena pembulatan begitu....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 327
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
5
(08-01-2013, 06:39 PM)Joe_cn Wrote: Nah itu seumur2 saya juga pernah lho, beli tiket harganya ada ratusannya, tapi kembaliannya sesuai koq dengan harga yang tertera di tiket, pun dengan ketika saya harus refund tiket saya, ketika itu lupa saya angka pastinya tapi belakangnya sekitar 200 perak, tapi ya dikembalikan sampe 200 peraknya.
Seumur2 beli tiket belum pernah saya sampe kena pembulatan 1000 gitu, makanya kaget aja liat member disini kena pembulatan begitu....
klo dulu mungkin bs jd kyk gt om.......sekarang kan sistemnya kan pake prosentase dan memungkinkan nominal kecil yg muncul plus ada keterbatasan soal "uang recehan" makanya diadakan pembulatan......
kan ga lucu klo antrian loket muncul gara2 petugas loket kelamaan cari uang receh......
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
(08-01-2013, 06:54 PM)discopotato86 Wrote: (08-01-2013, 06:39 PM)Joe_cn Wrote: Nah itu seumur2 saya juga pernah lho, beli tiket harganya ada ratusannya, tapi kembaliannya sesuai koq dengan harga yang tertera di tiket, pun dengan ketika saya harus refund tiket saya, ketika itu lupa saya angka pastinya tapi belakangnya sekitar 200 perak, tapi ya dikembalikan sampe 200 peraknya.
Seumur2 beli tiket belum pernah saya sampe kena pembulatan 1000 gitu, makanya kaget aja liat member disini kena pembulatan begitu....
klo dulu mungkin bs jd kyk gt om.......sekarang kan sistemnya kan pake prosentase dan memungkinkan nominal kecil yg muncul plus ada keterbatasan soal "uang recehan" makanya diadakan pembulatan......
kan ga lucu klo antrian loket muncul gara2 petugas loket kelamaan cari uang receh......
Kalo yang pembulatan Rp 1.000 ke atas untuk tiket baby ini saya rasa wajar sih om. Mungkin aslinya dalam peraturan yang mengatur kebijakan ini juga disebutkan masalah pembulatan ini, cuma di spanduk stasiun gak ditulis gitu. Udah mirip iklan operator hape deh. Bilangnya bonus senilai 50.000, tapi syarat dan ketentuannya sampe 1 halaman folio dengan margin semua sisi 1 cm, spasi tunggal, dan font times new roman 8 pt ....
Menurut saya 'wajar' juga ... karena inflasi salah satunya, nilai uang dibawah Rp 1.000 udah makin 'tak berarti' gitu deh. Mangkanya Pak Menkeu ngebet pengen ngilangin nol tiga di belakang biar mudah nyebutnya dan akuntan, calon akuntan, mahasiswa akuntan atau yang sejenis dengan itu yang intinya kudu sering nulis angka duit (angkanya doang siiih, wkwkwk ) gak boros tinta dan kertas buat nulis nol, hahaha.
Kalo Om Joe mau tau kasus 'pembulatan' yang udah terlalu ekstrim, mungkin Om Joe masih ingat saat saya membatalkan tiket Brantas seharga Rp 45.500 kala itu. Harusnya 75% nya kan 34.125. Ya berarti saya bisa lah dapet Rp 34.000. Eh tapi sama Pak petugas ticketing THB 'dibulatkan' Rp 2.000 ke bawah loh Om, jadinya saya cuma nerima Rp 32.000
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(08-01-2013, 10:08 PM)Hungry Soul Wrote: Kalo yang pembulatan Rp 1.000 ke atas untuk tiket baby ini saya rasa wajar sih om. Mungkin aslinya dalam peraturan yang mengatur kebijakan ini juga disebutkan masalah pembulatan ini, cuma di spanduk stasiun gak ditulis gitu. Udah mirip iklan operator hape deh. Bilangnya bonus senilai 50.000, tapi syarat dan ketentuannya sampe 1 halaman folio dengan margin semua sisi 1 cm, spasi tunggal, dan font times new roman 8 pt ....
Menurut saya 'wajar' juga ... karena inflasi salah satunya, nilai uang dibawah Rp 1.000 udah makin 'tak berarti' gitu deh. Mangkanya Pak Menkeu ngebet pengen ngilangin nol tiga di belakang biar mudah nyebutnya dan akuntan, calon akuntan, mahasiswa akuntan atau yang sejenis dengan itu yang intinya kudu sering nulis angka duit (angkanya doang siiih, wkwkwk ) gak boros tinta dan kertas buat nulis nol, hahaha. 
Kalo Om Joe mau tau kasus 'pembulatan' yang udah terlalu ekstrim, mungkin Om Joe masih ingat saat saya membatalkan tiket Brantas seharga Rp 45.500 kala itu. Harusnya 75% nya kan 34.125. Ya berarti saya bisa lah dapet Rp 34.000. Eh tapi sama Pak petugas ticketing THB 'dibulatkan' Rp 2.000 ke bawah loh Om, jadinya saya cuma nerima Rp 32.000  Ah iya tuh pernah juga ya kayagitu malah kurang 2000, aneh juga kalo jadi dikurangi 2000 gitu malah jadi ga bulet, napa ga sekalian aja petugasnya ngasih 30ribu aja biar bener2 bulet...
Ya itu sih, aturan pembulatan itu emang harus jelas kalo memang mau dibuat pembulatan seperti itu, brarti kalo bisa harga tarif KA sekarang jangan ada angka "recehnya" lagi sekarang, ntar mereka bulet2in sendiri lagi.... 
minimal angka dibelakang itu 1000 bukan 100, jadi gada lagi tarif 30.500, kalo bisa ya 31.000 ato 30.000...
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
|