(14-11-2012, 08:49 AM)bramoy Wrote: (13-11-2012, 06:52 PM)KinjengCilik Wrote: Kayanya pembebasan lahan DT KTA-KYA memang hampir rampung ini terbukti dengan adanya patok plang bertuliskan " Tanah milik Ditjen Perkeretaapian " dr ST KTA sampai perbatasan kebumen - gombong.
Memang plang itu sudah terpasang tapi saya tidak tahu kapan dipasangnya, bulan Juni 2012 kemarin saya naik kereta Fajut Jogja memang plang itu sudah ada. Kalau memang pembebasan lahan ini selesai otomatis Ditjen KA akan segera melakukan tender pembangunan jalur ganda Kroya - Kutoarjo dan hal itu sudah dilakukan di bulan Mei atau Juni kemarin, ada kok di situsnya Dephub tetapi sampai sekarang belum keluar nama pemenang tendernya, memang sengaja tidak dipublikasikan atau bagaimana. Diharapkan tahun ini atau awal tahun depan sudah mulai konstruksi,
sumber:
http://www.pikiran-rakyat.com/node/207752
Kroya-Kutoarjo Gunakan Jalur Kereta Api Ganda
Rabu, 17 Oktober 2012 - 20:18
PURWOKERTO, (PRLM).- Direktorat Jenderal Perkeretaapian Departemen Perhubungan menggandeng konsultan Jepang untuk menggarap proyek pembangunan jalur ganda sepanjang 76 kilometer antara Kroya - Kutoarjo. Proyek double track ini bakal "menggerus" puluhan bangunan milik warga yang dibangun di atas tanah PT KA.
"Proyek tersebut akan dimulai 2013, pemilik proyek yakni Satuan Kerja Peningkatan Jalan KA Lintas Selatan Jawa (Satker PLS) Ditjen Perkeretaapian. Sedangkan konsultan utamanya adalah Japan Transportation Consultans Inc" kata Surono, Manager Humas PT KA daerah Operasi 5 Purwokerto Banyumas, Rabu (17/10).
Jalur ganda Kroya -Kutoarjo menurut Surono merupakan bagian dari proyek peningkatan jalan kereta api lintas selatan Jawa, Direktorat Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, fase II. Fase I Kutoarjo – Yogyakarta sepanjang 64 kilometer dan sudah selesai dibangun. Saat ini telah dioperasikan.
Kebutuhan lahan untuk proyek tersebut sekitar 15453 meter tanah, serta puluhan bangunan dan kios milik warga yang menempati lahan milik PT KA. Bangunan berupa rumah dan kios diatas lahan PT KA yang terkena proyek double track ini tidak akan diperpanjang kontrak sewa lahannya dan harus dibongkar,'terangnya.
"Pembebasan lahan dan bangunan ini dijadwalkan selesai pada pertengahan Desember 2012. Sesuai dengan klausul dalam kontrak sewa menyewa. Penyewa harus menyerahkan lahan yang disewanya jika akan dipergunakan oleh PT KA" terang Surono.
Sementara terowongan ijo, bangunan peninggalan Belanda yang berada di antara Kroya – Kutoarjo, menurut Surono, nantinya tidak akan digunakan lagi. Terowongan sepanjang 600 meter ini terletak di wilayah Desa Bumi Agung Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen.
Untuk jalur ganda nantinya akan dibangun terowongan baru kurang lebih 40 meter di sisi utara terowongan yang ada saat ini. "Terowongan baru ini akan dibuat lebih besar dengan lebar 22 meter, ketinggian 6 meter dan panjang 600 meter yang sekaligus akan digunakan untuk dua jalur rel."jelasnya. (A-99/A-26).**
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.