(25-08-2012, 09:37 AM)aditnugie Wrote: (25-08-2012, 09:16 AM)Illia Wrote: Gak ada urusannya kereta mau dikembali kan ke daop 7 kek atau ke daop 8 kek.
Yang penting itu gapeka...kalau gapekanya emang dbuat ngodonk. ya ngodonk lah dia.
Toh penumpang jg ga ada yang protes dan kereta msh rame
? brati okupansinya msh OK dunk?
PROBLEM? wkwkwkwkwkwkw. Smua itu uda di atur dalam GAPEKAne Operator. Dan kita tinggal nonton aja, okupansi penumpang e seberapa 
Soal kalau SK dlebur ama matar ac ga jelek jg
malah bagus artinya SK naik kelas
nambah AC kan lumayan wakakaka 
Soal SK dipindah ke Selatan...ane sebenare kurang setuju jg....Selatan uda kebanyakan sepur. walau SK itu d Utara selalu ngalah. setidaknya ketika dia menginjak jalur utara itu sisa sepur ngalahannya dia uda mulai dikit dbanding selatan. wkwkwkwkw.
Ide yang bagus tuch peleburan matarmaja AC ke Sensin...
Lho Bukannya Sekarang rata2 DAOP Induk mulai melakukan Project K2 AC?
begini lho, saat ini DAOP 6 yang memiliki induk di Yogya akan melakukan pengadaan AC meskipun sifatnya masih Pilot Project
Kereta apa saja yang mendapatkan Pilot Project Ber-AC?
1.Fajar Utama Jogjakarta
2.Senjut Jogja
3.Senjut Solo
nah mungkin untuk Nomor 1 dan 2 sedikit ragu karena mereka akan saling sikut dengan kedua K3AC yang baru yaitu Bogo+Gawong, tapi untuk yang nomor 3 malahan bagus dikarenakan meskipun banyak penumpang yang lebih laku di Bengawan dan Dwipangga dikarenakan mereka udah ada Polanya
Justru ini moment Bagus Kalau Singosari tidak mau dicuri penumpangnya sama matar AC, DAOP 8 segera menambahkan fasilitas AC tapi untuk jumlah tempat duduk tidak berubah, palingan kalaupun mau menambah sedikit agaknya sedikit dirombak maksimal 70 TD dengan Konfigurasi yang tetap.
palingan Kalaupun Singosari masih kurang cuma di speednya karena harus prioritas KA Bendera
overall masih recomended buat penumpang santai Macam saya.
Tinggal Dipertahankan Speednya Di Utara, jangan sampai ada yang dirugikan.