Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Let's talk about... ESS 3201 a.k.a. Bon Bon
#31
(23-10-2011, 09:27 PM)antonius_123 Wrote: Terima kasih pak Andy untuk data2nya.

Memang aneh yang satu itu kok pakai battere. Mungkin semacam lok uap tanpa api yang pernah dipakai di Wonokromo dan bebefapa tempat lain cuman buat jalan jarak pendek.

Coba saya hitung, Tegangan 360 volt, power 115 kW. Arus pada power penuh 115.000/360= 320 amper. Di jaman dahulu adanya cuman battere seperti yang dipakai di mobil, battere Pb dengan tegangan cell 2 volt. Jadi perlu 180 cell atau 30 battere (◣_◢)┌∩┐ 12 volt yang terdiri dari 6 cell. Kalau kita ambil yang kapasitasnya 400 ah, ini sudah besar dan berat sekali, maka bisa berjalan dengan power penuh selama cuman 400 / 320 jam = 1 jam dan 15 menit. Pendek sekali. Jadi saya rasa hanya untuk langsiran aja seperti Lok
uap tanpa api.

Salam

lok uap tanpa api tuh kayak gimana mas?
Reply
#32
ketelnya diisi air superheated 250c jadi langsung ada tekanan uap sampai air habis ato suhu air turun. Dulu di Surabaya ada buat trem kota. Juga dipakai dimana api berbahaya.
Reply
#33
(12-10-2011, 05:49 AM)ady_mcady Wrote: jika kita flashback ke zaman kolonial, dulu untuk mensuplay pasokan listrik untuk krl di area batavia, belanda menggunakan 2 buah plta di daerah bogor dan sukabumi. kalo nggak salah namanya plta ubruk dan plta kracak. daya nya memang nggak besar masing2 sektiar 20 mw saja. tetapi cukup untuk memasok listrik krl pada masa itu.

dan sepertinya sampai sekarang plta nya masih beroperasi.

PLTA Ubruk arah Pelabuhan Ratu dr Sukabumi...dan PLTA Karacak di daerah Leuwiliang...2nya msh operasi sampai saat ini sbg back up daya..Ada 1 lg sumber listrik buat KRL masa kolonial yaitu PLTG di daerah Gambir yg sdh gak ada skrg.
Reply
#34
Nemu di yutub proses perakitan lok NS 1200 adeknya lok Bon-bon di Werkspoor, sayang masih berbahasa Londo Sedih
Btw Ribet juga ya bikin motor traksi doang Mabok

Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..
Reply
#35
Thumbs Up 
Pertama-tama, izin membuka thread baru, sudah saya coba search di forum dengan keyword "bonbon" dan "lokomotif listrik" belum ketemu yg serupa, apabila ternyata sudah ada boleh digabungkan saja... Xie Xie

ESS 3201, begitulah nama salah satu jenis lokomotif listrik yang pernah beroperasi di Indonesia. Lokomotif yang dijuluki "Bon Bon" tersebut dibuat oleh pabrikan Werkspoor dari Belanda tahun 1926 dan berdinas hingga dekade 1970-an.

Awal mulanya, bersama lokomotif seri 3000 buatan SLM-BBC (Swiss) dan 3100 buatan AEG (Jerman), Bon Bon melayani rute Tanjung Priok - Meester Cornelis (Jatinegara), yang adalah rute kereta api yang pertama kali dielektrifikasi di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, lokomotif ini pun merambah ke lintas selatan, menuju Depok hingga Buitenzorg/Bogor.

Dengan dioperasikannya unit-unit kereta rel listrik rheostatik mulai tahun 1976, posisi lokomotif listrik ini pun tergantikan dan mulai dibesituakan. Tinggallah si ESS 3201 ini sendirian, mangkrak dalam kondisi tidak terawat di Balai Yasa Manggarai, Jakarta. Namun, nasib baik mulai kembali mendatanginya setelah sekitar tiga dekade terabaikan.

Dimulai dari inisiatif rekan-rekan railfans dari IRPS, diadakanlah pelestarian lokomotif ESS 3201 yang selesai pada tanggal 29 Juli 2007. Dilanjut dengan penggunaannya secara simbolis dalam pembukaan kembali Stasiun Tanjung Priok tahun 2009 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan kini, Bon Bon kembali dihidupkan, lewat usaha pencangkokan mesin dan pantograf salah satu unit KRL Rheostatik yang sudah pensiun oleh para teknisi Balai Yasa Manggarai. Dan kabar terakhir, malam ini, 18 Juli 2012, akan dilangsungkan uji coba dinamis Manggarai-Depok-Manggarai dengan membawa rangkaian kereta wisata kuno Djoko Kendil.

Rencananya, setelah melewati berbagai uji coba dan dinyatakan dapat kembali berdinas, akan dijalankan sebagai rangkaian kereta wisata di wilayah Jabodetabek.

Akhirnya, era keemasan lokomotif listrik di Indonesia memiliki harapan untuk kembali terulang. Harapan saya, dan tentunya rekan-rekan railfans lainnya, uji coba malam ini dapat berjalan dengan lancar dan simbah Bon Bon dapat kembali melahap jalur kereta api di Batavia dan sekitarnya.

Sekian dari saya, mohon maaf apabila terdapat kesalahan atau kekurangan kata. Terima kasih dan selamat memulai diskusi seputar lokomotif ESS 3201 a.k.a. Bon Bon! Xie Xie
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#36
ESS 3201 alias si Bonbon akhirnya setelah puluhan tahun mangkrak akhirnya hidup juga! Hasil kerja keras crew BY MRI untuk memodifikasi lok listrik ini.
Malam tanggal 18 Juli 2012 jam 23:40 testrun antara MRI - DPB dgn menarik dua kereta Djoko Tingkir....



[Image: bonbon5.jpg]

[Image: bonbon4.jpg]

[Image: bonbon3.jpg]
Reply
#37
Mantabs..buat narik kreta reguler apa buat klb aj oom??
Reply
#38
(19-07-2012, 04:49 AM)sultan rakyat Wrote: Mantabs..buat narik kreta reguler apa buat klb aj oom??

coba jawab
rencana nantinya buat KA Wisata JAKK-KPB atas-AC-TPK om
nemenin si KFW
cmiiiw
Ngiler
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#39
testrun alhamdulillah berjalan lancar gan
btw bukannya si bon2 ini serinya WH 3201 y? (Westinghouse-Hemaff)
cmiiw
klo ESS bukan nama perusahannya dulu disini? (Electric Staatsspooorwagen)
cmiiw lagi
semoga saja simbah bisa terus berjaya melanglangbuana di jabotabek meskipun hanya sebagai KA Wisata
Tersenyuum
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#40
keren brapho!!!!
the legend is back Terharu
JOGJA! JOGJA! TETAP ISTIMEWA, ISTIMEWA NEGRI NYA, ISTIMEWA ORANG NYA

"JOGJA HIP-HOP FOUNDATION"

FACEBOOK

TWITTER

POSTIMAGE

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)