Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(13-07-2012, 09:09 AM)CC-201-23 Wrote: Lodayanya masuk peron utara apa selatan?
Lodaya selalu masuk jalur 4 om kalo di YK....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
(12-07-2012, 11:10 PM)kvintaviari Wrote: Mantap TRnya mas!!!
ditunggu kelanjutannya lagi
(13-07-2012, 09:03 AM)Billy_CC20335CN Wrote: Mantap !
Lanjut mas
Terima kasih bagi yang sudah mengikuti reportasenya, akan segera saya lanjutkan...
(13-07-2012, 09:09 AM)CC-201-23 Wrote: Lodayanya masuk peron utara apa selatan?
Emm, masuk jalur berapa eaaa???
Yuk dilanjut...
Saat-saat menjelang masuk Stasiun Tugu...
[spoiler=Belokan terakhir...]
![[Image: IMG_2593copy.jpg]](http://i1193.photobucket.com/albums/aa349/sMiLe_221193/IMG_2593copy.jpg)
[/spoiler]
�Gerbang� perlintasan kereta di sebelah timur stasiun...
[spoiler=Pintu perlintasan yg unik...]
IMG_2597 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Dan kereta pun tiba di Stasiun Tugu, Yogyakarta. Pemandangan ketika masuk stasiun, ada palang pintunya, khas Stasiun Tugu...
[spoiler=Hore, akhirnya sampe juga!]
IMG_2599 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Tampak beberapa orang mengamati rangkaian Lodaya yang baru saja tiba di stasiun utama Kota Gudeg tersebut...
[spoiler=Mendadak jadi artis...]
IMG_2601 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Papan nama stasiun...
[spoiler=YOGYAKARTA +113 m]
![[Image: IMG_2603copy.jpg]](http://i1193.photobucket.com/albums/aa349/sMiLe_221193/IMG_2603copy.jpg)
[/spoiler]
Dan sesuai quote berikut ini...
(13-07-2012, 09:33 AM)Joe_cn Wrote: Lodaya selalu masuk jalur 4 om kalo di YK....
KA 73 masuk jalur 4 Stasiun Tugu...
Segera kembali...
Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
Segera itu seberapa lama om? disini dah jam 1 siang. Mudah2an siang ini dilanjutkan segera
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(13-07-2012, 01:00 PM)CC-201-23 Wrote: Segera itu seberapa lama om? disini dah jam 1 siang. Mudah2an siang ini dilanjutkan segera
gpp om ditunggu aja, kesibukan orang beda2.... 
Saya juga sebagai pembaca setia TR pengennya cepet diselesaikan, soalnya bagus ceritanya plus keterangan2nya....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
(13-07-2012, 01:52 PM)Joe_cn Wrote: (13-07-2012, 01:00 PM)CC-201-23 Wrote: Segera itu seberapa lama om? disini dah jam 1 siang. Mudah2an siang ini dilanjutkan segera
gpp om ditunggu aja, kesibukan orang beda2....
Saya juga sebagai pembaca setia TR pengennya cepet diselesaikan, soalnya bagus ceritanya plus keterangan2nya....
Haha, sebenernya mau saya lanjutkan pas week-end, tp berhubung banyak kegiatan ya baru sempat saya lanjutkan sekarang...
Bangunan utama stasiun, kali ini versi day shot-nya...
[spoiler=JOGJAKARTA di siang hari, tanpa sorot lampu penerang tapi tetap terlihat indah dan megah]
IMG_2604 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Kereta pun dimasukkan ke jalur 4. Menurut info yang saya peroleh, biasanya kereta dari arah timur masuk ke jalur 5, kecuali jika ada kereta di jalur 5, maka kereta satunya lagi baru masuk ke jalur 4. Namun, kali ini, jalur 5 sedang kosong. Entah kenapa Lodaya dimasukkan ke jalur 4... Mungkin, pemikiran saya, rencananya di jalur 5 akan dimasukkan rangkaian KA Ekspres Siang Taksaka yang telah siap dilangsir dari dipo. Namun, sampai saat KA Lodaya kembali berangkat, rangkaian Taksaka masih menunggu di dipo (lihat lanjutan reportasenya).
Pada kesempatan ini, saya sempat mengambil beberapa foto, tapi agar menyingkat reportase, tidak saya tampilkan. Sekedar berbagi cerita saat berhenti di Tugu, di jalur 6 terdapat masing-masing 1 unit kereta penumpang kelas Ekonomi dan kelas Bisnis yang baru selesai menjalani PA. Catnya masih kinclong semua dan kursinya masih dibungkus plastik. Peron rendah di jalur 4 saat kereta tiba cukup padat, sedang di jalur 5 terpantau sangat lengang. Kenapa tidak dibagi saja ya, ada yg menunggu di peron tinggi dan rendah, supaya tidak terlalu padat di salah satu sisi?
Setelah 10 menit berhenti, pukul 09:32 Kereta Api Lodaya kembali diberangkatkan. Di sebelah kanan/utara terdapat dipo lokomotif dan kereta Yogyakarta. Di belakang lokomotif bernomor lambung CC 204 34 (posisi longhood) terdapat rangkaian Kereta Api Ekspres Siang Taksaka tujuan akhir Gambir, yang segera dilangsir, kemungkinan masuk jalur 5...
[spoiler=Rangkaian Taksaka di dipo]
IMG_2616 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Dua lokomotif �WNA�: CC 201 23 (CC 201 77 18) SDT dan CC 204 17 (CC 204 08 10) BD. Inilah kali terakhir saya melihat CC 204 17 masih mengenakan logo lama PT. Kereta Api Indonesia (Persero), sebelum diganti dengan logo yang baru. Namun, dalam foto ini, logo lamanya terhalang tumbuhan yg ada di samping lokomotif...
[spoiler=CC 201 23 dan CC 204 17]
IMG_2622 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Si �janda unyu�: rangkaian KRDH Prambanan Ekspres dengan livery unyu (eh, ungu, hehehe  ) yang khas...
[spoiler=KRDH Prambanan Ekspres, ssst lagi bobo, jangan diganggu]
IMG_2623 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Dipo Induk Lokomotif Yogyakarta, tampak si �janda unyu� lagi dicuci dan ada CC 201/204 idung kotak �ngumpet� di samping Prameks...
[spoiler=Eh ada yg ngumpet dan ada yg lagi dimandiin]
IMG_2624 copy oleh sM!Le_221193, di Flickr
[/spoiler]
Kereta pun berjalan meninggalkan Stasiun Yogyakarta...
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(16-07-2012, 01:15 PM)dtRAiNeR Wrote: Kereta pun dimasukkan ke jalur 4. Menurut info yang saya peroleh, biasanya kereta dari arah timur masuk ke jalur 5, kecuali jika ada kereta di jalur 5, maka kereta satunya lagi baru masuk ke jalur 4. Namun, kali ini, jalur 5 sedang kosong. Entah kenapa Lodaya dimasukkan ke jalur 4... Mungkin, pemikiran saya, rencananya di jalur 5 akan dimasukkan rangkaian KA Ekspres Siang Taksaka yang telah siap dilangsir dari dipo. Namun, sampai saat KA Lodaya kembali berangkat, rangkaian Taksaka masih menunggu di dipo (lihat lanjutan reportasenya).
Pada kesempatan ini, saya sempat mengambil beberapa foto, tapi agar menyingkat reportase, tidak saya tampilkan. Sekedar berbagi cerita saat berhenti di Tugu, di jalur 6 terdapat masing-masing 1 unit kereta penumpang kelas Ekonomi dan kelas Bisnis yang baru selesai menjalani PA. Catnya masih kinclong semua dan kursinya masih dibungkus plastik. Peron rendah di jalur 4 saat kereta tiba cukup padat, sedang di jalur 5 terpantau sangat lengang. Kenapa tidak dibagi saja ya, ada yg menunggu di peron tinggi dan rendah, supaya tidak terlalu padat di salah satu sisi?
Setelah 10 menit berhenti, pukul 09:32 Kereta Api Lodaya kembali diberangkatkan. Di sebelah kanan/utara terdapat dipo lokomotif dan kereta Yogyakarta. Di belakang lokomotif bernomor lambung CC 204 34 (posisi longhood) terdapat rangkaian Kereta Api Ekspres Siang Taksaka tujuan akhir Gambir, yang segera dilangsir, kemungkinan masuk jalur 5...
Iya biasanya emang selalu seperti itu dan sudah menjadi tradisi kalo Lodaya akan masuk spoor4, dan selalu ada taksaka di sampingnya, biasanya Taksaka sudah stand by pukul 09:15 tapi entah kenapa untu saat itu taksaka belum juga dilangsir....
Nah itu dia dahulu Lodaya selalu masuk spoor 2, dan di jam segitu tidak ada kereta kelas atas juga di Yk tapi entah kenapa malah tetap sampe sekarang Lodaya masuk spoor4...
nah masalah penumpang bejubel di samping peron 4 memang sudah seperti itu kebiasaannya, mereka malah memilih menunggu disitu bukan di peron sisinya ato di peron tinggi Spoor5, padahal kan sisi kedua pintu lodaya dibuka jadi bisa masuk juga lewat peron tinggi spoor5...
tapi ya memang seperti sudah kebiasaan penumpang selalu beramai ramai menunggu kereta di salah satu sisi saja....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 568
Threads: 0
Joined: May 2012
Reputation:
2
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
(16-07-2012, 02:02 PM)Joe_cn Wrote: Iya biasanya emang selalu seperti itu dan sudah menjadi tradisi kalo Lodaya akan masuk spoor4, dan selalu ada taksaka di sampingnya, biasanya Taksaka sudah stand by pukul 09:15 tapi entah kenapa untu saat itu taksaka belum juga dilangsir....
Nah itu dia dahulu Lodaya selalu masuk spoor 2, dan di jam segitu tidak ada kereta kelas atas juga di Yk tapi entah kenapa malah tetap sampe sekarang Lodaya masuk spoor4...
nah masalah penumpang bejubel di samping peron 4 memang sudah seperti itu kebiasaannya, mereka malah memilih menunggu disitu bukan di peron sisinya ato di peron tinggi Spoor5, padahal kan sisi kedua pintu lodaya dibuka jadi bisa masuk juga lewat peron tinggi spoor5...
tapi ya memang seperti sudah kebiasaan penumpang selalu beramai ramai menunggu kereta di salah satu sisi saja....
Hmm, apa mungkin kali itu ada yang belum siap ya dari rangkaian KA Taksaka, sehingga belum dilangsir hingga KA Lodaya diberangkatkan kembali?
Soal yang menunggu itu, ya saya hanya berpikir, kan lebih enak nunggu di peron tinggi, selain terbagi juga tidak butuh tangga lagi untuk naik ke dalam kereta setelah menaiki peron tinggi tersebut, jadi bisa masuk dari pintu mana saja yang terjangkau peron tinggi...
(23-07-2012, 02:48 PM)Didit Achmad Wrote: Ayo om dilanjut trnya
Baik, langsung saja saya lanjutkan reportasenya, maaf sebelumnya reportase ini lama terabaikan...
Lepas Yogyakarta, tampak petugas jaga lintasan pos 739 keluar dengan eblek semboyan 1, padahal KA 73 sudah lewat...
[spoiler=PJL 739 keluar dari posnya]
![[Image: IMG_2625copy.jpg]](http://i1193.photobucket.com/albums/aa349/sMiLe_221193/IMG_2625copy.jpg)
[/spoiler]
Dan langsung mengacungkan eblek dengan lingkaran putih tersebut. Tanda-tanda KA 73 akan berpapasan dengan sebuah kereta dari arah barat...
[spoiler=Semboyan 1 dari PJL 739, untuk kereta apa ya?]
![[Image: IMG_2626crop2copy.jpg]](http://i1193.photobucket.com/albums/aa349/sMiLe_221193/IMG_2626crop2copy.jpg)
[/spoiler]
Ternyata, itu adalah KRDE Prambanan Ekspres dari Kutoarjo. Mukanya kali ini yang polos, tanpa logo Departemen Perhubungan...
[spoiler=KRDE Prambanan Ekspres Kutoarjo-Solo siap melewati JPL 739]
![[Image: IMG_2627copy.jpg]](http://i1193.photobucket.com/albums/aa349/sMiLe_221193/IMG_2627copy.jpg)
[/spoiler]
Kereta pun terus berjalan menuju Bandung. Suatu ketika, kereta pun melintasi Stasiun Patukan...
[spoiler=PATUKAN (PTN) +88 M]
Bangunan utama Stasiun Patukan, bernuansa joglo. Sayangnya terpotong karena difoto dari balik kaca kereta...
![[Image: IMG_2630copy.jpg]](http://i1193.photobucket.com/albums/aa349/sMiLe_221193/IMG_2630copy.jpg)
[/spoiler]
Reportasenya dilanjut kembali setelah pariwara berikut ini...
Posts: 60
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
0
di tunggu lanjutannya Mazbro,....
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Wah memang seperti itu ya uda jadi kebiasaan, Lodaya akan berpapasan sama Prameks disitu...
memang Prameks akan menunggu Lodaya jalan sampe Lodaya melewati PJL itu....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
|