Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KAPAN YA ADA TRAYEK BARU RUTE CEPU-BLITAR VIA SBI
#11
:loko:penghubung jalur utara dan selatan yang paling timur yaitu melalui percabangan di stasiun pasar turi sampai stasiun surabaya kota yang relnya berada di selatan stasiun surabaya kota.kalau penghubung jalur utara dan selatan di lintas babat-jombang sudah wafat jadi tidak mungkin di hidupkan lagi karena sudah banyak di serobot oleh para masyarakat yang mendirikan bangunan permanen.bila mana pt ka ingin menghidupkan lagi pasti harus melakukan pembebasan lahan lalu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan tidak mungkin para masyarakat yang sudah menempati lahan yang dulu milik pt ka mau mengembalikanya pada pihak pt ka yang terjadi bisa2 malahan konflik antar warga dan pt ka inilah yang tidak kita inginkan bersama.karena itulah kesalahan pemerintah dan pt ka sendiri dulunya,sudah ada aset dan lahan yang tersedia dan bisa di manfaatkan tetapi malah dibiarkan seperti barang bekas yang ga di pakai seperti sebuah barang rongsokan.jadi kalau begini bukan salah yang nemu dan makai rongsokan tersebut walaupun pernah ada aset yang masih digunakan juga di klaim oleh pihak2 tertentu sangat ironi sekali bagi pt ka.jadi jawabanya sekarang yaitu misal pt ka membuka relasi baru rute cepu-blitar/sebaliknya harus memakai jalur yang masih aktif yaitu melalui jalur yang ada di pasar turi-surabaya kota inilah satu2nya jalur yang menjadi penghubung antara utara dan selatan untuk menghubungkan kota2 di wilayah jalur tsb.misal saja tidak hanya relasi cepu-blitar ada lainya misal jurusan semarang-banyuwangi dan ka komuter untuk wilayah gerbang susila yaitu relasi babat-sidoarjo/gresik(stasiun indro)-sidoarjo kan sampai saat ini belum ada ka yang menghubungkan wilayah utara dan selatan di wilayah gerbang kertasusila.saya kira perlu di godok dulu relasi di jalur ini oleh pt ka sebelum nantinya jadi terwujud.
Reply
#12
Hidupkan dulu jalur babat - jombang...ini harga mati...ga bisa ditawar lagi...baru setelah itu jalanin ka cepu - blitar dengan relasi cepu - babat - jombang - kertosono - kediri - blitar...habis itu hidupkan juga jalur jombang - pare - kediri...kl masyarakat yg nempati lahan ngeyel hajar bleh...habis perkara...
Reply
#13
(04-07-2012, 12:01 PM)kuli bangunan Wrote: Hidupkan dulu jalur babat - jombang...ini harga mati...ga bisa ditawar lagi...baru setelah itu jalanin ka cepu - blitar dengan relasi cepu - babat - jombang - kertosono - kediri - blitar...habis itu hidupkan juga jalur jombang - pare - kediri...kl masyarakat yg nempati lahan ngeyel hajar bleh...habis perkara...

Gak profit. Makanya di tutup jalurnya
Reply
#14
(04-07-2012, 02:18 PM)Nicodio Wrote:
(04-07-2012, 12:01 PM)kuli bangunan Wrote: Hidupkan dulu jalur babat - jombang...ini harga mati...ga bisa ditawar lagi...baru setelah itu jalanin ka cepu - blitar dengan relasi cepu - babat - jombang - kertosono - kediri - blitar...habis itu hidupkan juga jalur jombang - pare - kediri...kl masyarakat yg nempati lahan ngeyel hajar bleh...habis perkara...

Gak profit. Makanya di tutup jalurnya
Kan itu dulu...coba deh kl sekarang diaktifin lagi pasti untung lah...bandingin sama jakarta - merak yang waktu tempuhnya 5 jam tapi tarif cuma 5rb...ka penuh sesak padahal kl dari waktu tempuh cepet pakai bis...beda pangsa pasar kali...
Reply
#15
(04-07-2012, 07:24 PM)kuli bangunan Wrote:
(04-07-2012, 02:18 PM)Nicodio Wrote:
(04-07-2012, 12:01 PM)kuli bangunan Wrote: Hidupkan dulu jalur babat - jombang...ini harga mati...ga bisa ditawar lagi...baru setelah itu jalanin ka cepu - blitar dengan relasi cepu - babat - jombang - kertosono - kediri - blitar...habis itu hidupkan juga jalur jombang - pare - kediri...kl masyarakat yg nempati lahan ngeyel hajar bleh...habis perkara...

Gak profit. Makanya di tutup jalurnya
Kan itu dulu...coba deh kl sekarang diaktifin lagi pasti untung lah...bandingin sama jakarta - merak yang waktu tempuhnya 5 jam tapi tarif cuma 5rb...ka penuh sesak padahal kl dari waktu tempuh cepet pakai bis...beda pangsa pasar kali...

Jangan bandingkan Jakarta-Merak. Lain tempat,beda kondisi. Untungnya dimana? Kalo untung gak bakal ditutup itu jalur. Pasti mas juga tahu kenapa jalur itu ditutup...
Reply
#16
Ya kl dulu jalur ditutup karena kalah saing ama angkutan roda karet...secara kereta saat itu kalah jauh waktu tempuhnya drpd roda karet...ya gimana lagi sarana prasarana masih jadul..rel masih r25 bantalan kayu...loko masih pakai loko uap yg jalannya lelet...ya jelas kalah sama roda karet...tapi kl sekarang kan dah ada rel r54 bantalan beton n loko jenis cc...kan patut dipertimbangkan juga...ya gak...
Reply
#17
(09-07-2012, 06:09 AM)kuli bangunan Wrote: Ya kl dulu jalur ditutup karena kalah saing ama angkutan roda karet...secara kereta saat itu kalah jauh waktu tempuhnya drpd roda karet...ya gimana lagi sarana prasarana masih jadul..rel masih r25 bantalan kayu...loko masih pakai loko uap yg jalannya lelet...ya jelas kalah sama roda karet...tapi kl sekarang kan dah ada rel r54 bantalan beton n loko jenis cc...kan patut dipertimbangkan juga...ya gak...

Tipe R54 itu taspat maks berapa mas abdi
Reply
#18
kayaknya dulu pernah dibahas KA utara-selatan yg emang hampir gak ada kecuali menuju jakarta
rute tegal-cilacap, yogyakarta-semarang, yogyakarta-cepu, madiun-semarang, ataupun malang- semarang via surabaya sebetulnya punya pasar yg potensial, ini yg sangat disayangkan
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#19
:sedih banget:betul betul kang rico sangat di sayangkan sekali bila pt ka tidak menggali potensi yang sudah ada dan tinggal mengembangkan ke depanya.karena dari dulu memang dari pihak pt ka hanya wacana saja tetapi wujudnya selalu nihil.walaupun pernah terwujud tetapi kalau mengelola asal asalan jadi ya hasilnya pun tidak seperti yang di harapkan oleh semua pihak.
Reply
#20
(09-07-2012, 04:57 PM)abdisetiawan Wrote: Sedihbetul betul kang rico sangat di sayangkan sekali bila pt ka tidak menggali potensi yang sudah ada dan tinggal mengembangkan ke depanya.karena dari dulu memang dari pihak pt ka hanya wacana saja tetapi wujudnya selalu nihil.walaupun pernah terwujud tetapi kalau mengelola asal asalan jadi ya hasilnya pun tidak seperti yang di harapkan oleh semua pihak.

Jangankan mau menghidupkan jalur mati, lha jalur shortcut SGU-SBI yg hanya beberapa meter aja gak jalan2 Sad
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)