03-07-2012, 08:13 PM
:loko:penghubung jalur utara dan selatan yang paling timur yaitu melalui percabangan di stasiun pasar turi sampai stasiun surabaya kota yang relnya berada di selatan stasiun surabaya kota.kalau penghubung jalur utara dan selatan di lintas babat-jombang sudah wafat jadi tidak mungkin di hidupkan lagi karena sudah banyak di serobot oleh para masyarakat yang mendirikan bangunan permanen.bila mana pt ka ingin menghidupkan lagi pasti harus melakukan pembebasan lahan lalu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan tidak mungkin para masyarakat yang sudah menempati lahan yang dulu milik pt ka mau mengembalikanya pada pihak pt ka yang terjadi bisa2 malahan konflik antar warga dan pt ka inilah yang tidak kita inginkan bersama.karena itulah kesalahan pemerintah dan pt ka sendiri dulunya,sudah ada aset dan lahan yang tersedia dan bisa di manfaatkan tetapi malah dibiarkan seperti barang bekas yang ga di pakai seperti sebuah barang rongsokan.jadi kalau begini bukan salah yang nemu dan makai rongsokan tersebut walaupun pernah ada aset yang masih digunakan juga di klaim oleh pihak2 tertentu sangat ironi sekali bagi pt ka.jadi jawabanya sekarang yaitu misal pt ka membuka relasi baru rute cepu-blitar/sebaliknya harus memakai jalur yang masih aktif yaitu melalui jalur yang ada di pasar turi-surabaya kota inilah satu2nya jalur yang menjadi penghubung antara utara dan selatan untuk menghubungkan kota2 di wilayah jalur tsb.misal saja tidak hanya relasi cepu-blitar ada lainya misal jurusan semarang-banyuwangi dan ka komuter untuk wilayah gerbang susila yaitu relasi babat-sidoarjo/gresik(stasiun indro)-sidoarjo kan sampai saat ini belum ada ka yang menghubungkan wilayah utara dan selatan di wilayah gerbang kertasusila.saya kira perlu di godok dulu relasi di jalur ini oleh pt ka sebelum nantinya jadi terwujud.




betul betul kang rico sangat di sayangkan sekali bila pt ka tidak menggali potensi yang sudah ada dan tinggal mengembangkan ke depanya.karena dari dulu memang dari pihak pt ka hanya wacana saja tetapi wujudnya selalu nihil.walaupun pernah terwujud tetapi kalau mengelola asal asalan jadi ya hasilnya pun tidak seperti yang di harapkan oleh semua pihak.