Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[ASK] Soalan Sinyal
(01-10-2011, 01:09 PM)see_204XX Wrote:
(01-10-2011, 01:04 PM)pardjono Wrote: Kemungkinan besar karena petak yang akan dilalui belum clear.

Bisa juga PK / OC nya belon sempat kasih jawaban ke PPKA utk menghijaukan sinyal yg masih merah, PakDhe.

O gitu ya. Harus pakai ijin segala. Baru tahu. Matur nuwun Mas Bravo. Xie Xie
Reply
(01-10-2011, 01:20 PM)pardjono Wrote: O gitu ya. Harus pakai ijin segala. Baru tahu. Matur nuwun Mas Bravo. Xie Xie

Ya begitulah, Pak. Sistem komunikasi perkeretaapian di lintasan kan ditentukan oleh PK/OC, PPKA & Masinis.
Sebagai contoh, dl saya sering kali naik KA 111 ditahan silang 2 kali di Luwung. Pdhal jarak Luwung - Cirebon (CN) brp km...? Kalo digeber dgn loko CC yg sehat paling2 butuh waktu dlm hitungan menit. Monggo, tanya kenapa...? NgakakNgakak

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
Ada pengalaman unik soal persinyalan ini:

Quote:Bulan lalu, ketika saya hunting di sta. GDG, setelah KA ketelan ini bersilang dg Komuter Susi di GDG, PPKA menarik tuas sinyal keluar tanda aman menuju SDA dg keterangan "BLOK KE SDA putih, SEPUR TUNGGAL SDA merah, LEWAT DI SDA merah" (di GDG masih menggunakan sinyal mekanik), nah setelah ketelan berjalan cukup jauh, harusnya tuas dikembalikan lagi ke semula & memberi kabar ke PPKA SDA bahwa KA akan menuju SDA, tapi ternyata tuas belum dikembalikan & belum memberi kabar ke SDA, walhasil pas ketelan udah nyampe di depan sinyal masuk SDA, sinyalnya masih menunjukkan aspek merah, akhirnya masinis ketelan menelpon ke SDA, lah kata PPKA SDA ternyata belom ada kabar dari GDG, makanya sinyalnya belum diapa2in, trus PPKA SDA menelpon ke GDG, katanya gak dikasih kabar, akhirnya PPKA GDG sadar kalo sinyal lupa dibalikin trus gak ngasih kabar ke SDA (malahan PPKA GDG sempat bilang "Oh, bodo, sinyale lali dibalekno, yo opo seh? Wis lah kene tak balekno!", maksudnya "Oh, bodo, sinyalnya lupa dibalikin, ya apa sich? Ya udah sini dibalikin!"). Setelah itu perjalanan ketelan pun kembali normal.

Intinya, pelajaran yg bisa diambil dari peristiwa tadi:
"Jangan lupa kembalikan sinyal ke semula setelah seluruh rangkaian kereta melintasi wesel paling ujung & segera kasih kabar ke stasiun berikutnya,"
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
mas-mas mau tanya.sinyal yang kayak gini gimana cara kerjanya,bekas sinyal stasiun pesantren,kediri

[Image: 404369_349918218359382_100000236199532_1...8624_n.jpg]
bagi yg pnya foto saya pinjam[/
120 km/hour
Reply
(03-02-2012, 10:16 PM)sinyal_mekanik Wrote: [spoiler=mas-mas mau tanya.sinyal yang kayak gini gimana cara kerjanya,bekas sinyal stasiun pesantren,kediri]

[Image: 404369_349918218359382_100000236199532_1...8624_n.jpg][/spoiler]
bagi yg pnya foto saya pinjam

Oo..., itu namanya sinyal tebeng, cara kerjanya sama seperti sinyal mekanik pada umumnya, jadi sinyal digerakin dg tuas yg ada di ruang PPKA (pada sinyal mekanik yg lebih jadul kadang2 ada di luar ruang PPKA), pokoknya iat aja cara kerja sinyal mekanik di stasiun2 yg masih pake sinyal mekanik, pasti sama aja. Cuman, sinyal tebeng ini merupakan jenis sinyal mekanik yg paling "jadul", soalnya tidak ada interconnection dg stasiun yg lain, tidak seperti sinyal mekanik yg sekarang banyak dipake, dimana dia saling terhubung dg stasiun ain, jadi ada semacam "interconnection" yg mengandalkan sumber listrik, sedangkan sinyal tebeng ini sama sekai tidak mengandalkan listrik. Biasanya berwarna merah/ijo (tergantung sinyalnya). Kalo mau menjumpai sinyal semacam ini, masih ada di lintas PDL-CJ (Padalarang-Cianjur, g tau skrg masih ada apa gak?) CMIIW.Pisss ahhh...
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
permisi..numpang tanya nih

saya kan akhir2 ini sering streaming video di yutub..nah kebetulan nemu dan nonton video Cabride di lok karya kawan2 RF Tersenyuum
nah yg saya mau tanya,di hampir semua video2 yg saya tonton kenapa setiap KA mau masuk stasiun -entah masuk spoor belok atau lurus- selalu didahului oleh sinyal muka beraspek kuning/hati-hati...apakah ini prosedur baru di perkeretaapian Indonesia?karena setau saya jika KA berhenti di stasiun biasanya
-Sinyal Muka (Ijo)-Sinyal Masuk(kuning)-Sinyal Keluar(merah)
sedangkan yg saya lihat di video:
-Sinyal Muka (Kuning)-Sinyal Masuk(Kuning)-Sinyal Keluar(merah)
==========
apakah itu untuk menunjang safety?atau bagaimana..barangkali ada yang bisa kasih tau...karena saya sendiri sudah hampir 2 tahun ga pernah naik KA di Indonesia...maturnuwun Xie Xie
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Reply
(26-02-2012, 09:43 PM)bayucool Wrote: permisi..numpang tanya nih

saya kan akhir2 ini sering streaming video di yutub..nah kebetulan nemu dan nonton video Cabride di lok karya kawan2 RF Tersenyuum
nah yg saya mau tanya,di hampir semua video2 yg saya tonton kenapa setiap KA mau masuk stasiun -entah masuk spoor belok atau lurus- selalu didahului oleh sinyal muka beraspek kuning/hati-hati...apakah ini prosedur baru di perkeretaapian Indonesia?karena setau saya jika KA berhenti di stasiun biasanya
-Sinyal Muka (Ijo)-Sinyal Masuk(kuning)-Sinyal Keluar(merah)
sedangkan yg saya lihat di video:
-Sinyal Muka (Kuning)-Sinyal Masuk(Kuning)-Sinyal Keluar(merah)
==========
apakah itu untuk menunjang safety?atau bagaimana..barangkali ada yang bisa kasih tau...karena saya sendiri sudah hampir 2 tahun ga pernah naik KA di Indonesia...maturnuwun Xie Xie

Kalo masalah aspek sinyal yg dimaksud, itu semua tergantung PPKAnya, sebab hanya PPKAlah yg berhak untuk mengatur perjalanan semua KA yg dilewatinya. Jadi, jangan kaget kalo kita menemukan sinyal muka yg kadang2 kuning, kadang2 ijo, kalo yg kuning mungkin karena PPKAnya belum siap memasukkan KA ke stasiunnya, jadi sinyal muka diberi aspek kuning, biar KA pelan2 dulu sampe sinyal masuk menunjukkan aspek kuning/ijo. Kasus macam begini biasanya terjadi kalo ada 2 KA bersilang/susul, ato bisa juga karena sebelumnya ada KA yg baru saja lewat/berangkat, jadinya ya PPKAnya belum memberi izin buat jalan langsung alias kenceng.
Perlu diingat, sistem persinyalan yg ada di Indonesia ada 2 jenis aspek, yaitu R-Y-G (Red-Yellow-Green) alias merah-kuning-ijo & R-G-W (Red-Green-White) alias merah-ijo-putih. Penjabarannya:
Quote:
  1. Sistem R-Y-G (Red-Yellow-Green):
    1. Sinyal Muka : Y-G (Yellow-Green), artinya jika sinyal menunjukkan aspek kuning, berarti sinyal masuk menunjukkan aspek merah alias aman hanya 1 blok sinyal saja, sedangkan jika aspek ijo, berarti jalur aman minimal 2 blok sinyal.
    2. Sinyal Masuk : R-Y-G (Red-Yellow-Green), artinya jika sinyal menunjukkan aspek merah, berarti KA harus berhenti, jika aspek kuning, berarti jalur aman hanya sampai sebelum sinyal keluar, sedangkan jika aspek ijo berarti jalur benar2 aman (sebab sinyal keluar pasti ijo).
    3. Sinyal Keluar : R-G (Red-Green), artinya jika aspek merah, KA belum boleh jalan terlebih dahulu, sedangkan jika aspek ijo, berarti KA boleh jalan.
      Sistem R-Y-G lazimnya dipake pada persinyalan elektrik.

  2. Sistem R-G-W (Red-Green-White):
    1. Sinyal Muka : G-W (Green-White), artinya jika sinyal menunjukkan aspek ijo, berarti sinyal masuk menunjukkan aspek merah alias aman hanya 1 blok sinyal saja, sedangkan jika aspek putih, berarti jalur aman minimal 2 blok sinyal.
    2. Sinyal Masuk : R-G-W (Red-Green-White), artinya jika sinyal menunjukkan aspek merah, berarti KA harus berhenti, jika aspek ijo, berarti jalur aman hanya sampai sebelum sinyal keluar, sedangkan jika aspek putih berarti jalur benar2 aman (sebab sinyal keluar pasti putih).
    3. Sinyal Keluar : R-W (Red-White), artinya jika aspek merah, KA belum boleh jalan terlebih dahulu, sedangkan jika aspek putih, berarti KA boleh jalan.
      Sistem R-G-W lazimnya dipake pada persinyalan mekanik.

Demikian seputar ensiklopedi persinyalannya.Bye Bye
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
(29-02-2012, 11:01 AM)stasiunkastephanie Wrote:
(26-02-2012, 09:43 PM)bayucool Wrote: permisi..numpang tanya nih

saya kan akhir2 ini sering streaming video di yutub..nah kebetulan nemu dan nonton video Cabride di lok karya kawan2 RF Tersenyuum
nah yg saya mau tanya,di hampir semua video2 yg saya tonton kenapa setiap KA mau masuk stasiun -entah masuk spoor belok atau lurus- selalu didahului oleh sinyal muka beraspek kuning/hati-hati...apakah ini prosedur baru di perkeretaapian Indonesia?karena setau saya jika KA berhenti di stasiun biasanya
-Sinyal Muka (Ijo)-Sinyal Masuk(kuning)-Sinyal Keluar(merah)
sedangkan yg saya lihat di video:
-Sinyal Muka (Kuning)-Sinyal Masuk(Kuning)-Sinyal Keluar(merah)
==========
apakah itu untuk menunjang safety?atau bagaimana..barangkali ada yang bisa kasih tau...karena saya sendiri sudah hampir 2 tahun ga pernah naik KA di Indonesia...maturnuwun Xie Xie

Kalo masalah aspek sinyal yg dimaksud, itu semua tergantung PPKAnya, sebab hanya PPKAlah yg berhak untuk mengatur perjalanan semua KA yg dilewatinya. Jadi, jangan kaget kalo kita menemukan sinyal muka yg kadang2 kuning, kadang2 ijo, kalo yg kuning mungkin karena PPKAnya belum siap memasukkan KA ke stasiunnya, jadi sinyal muka diberi aspek kuning, biar KA pelan2 dulu sampe sinyal masuk menunjukkan aspek kuning/ijo. Kasus macam begini biasanya terjadi kalo ada 2 KA bersilang/susul, ato bisa juga karena sebelumnya ada KA yg baru saja lewat/berangkat, jadinya ya PPKAnya belum memberi izin buat jalan langsung alias kenceng.
Perlu diingat, sistem persinyalan yg ada di Indonesia ada 2 jenis aspek, yaitu R-Y-G (Red-Yellow-Green) alias merah-kuning-ijo & R-G-W (Red-Green-White) alias merah-ijo-putih. Penjabarannya:
Quote:
  1. Sistem R-Y-G (Red-Yellow-Green):
    1. Sinyal Muka : Y-G (Yellow-Green), artinya jika sinyal menunjukkan aspek kuning, berarti sinyal masuk menunjukkan aspek merah alias aman hanya 1 blok sinyal saja, sedangkan jika aspek ijo, berarti jalur aman minimal 2 blok sinyal.
    2. Sinyal Masuk : R-Y-G (Red-Yellow-Green), artinya jika sinyal menunjukkan aspek merah, berarti KA harus berhenti, jika aspek kuning, berarti jalur aman hanya sampai sebelum sinyal keluar, sedangkan jika aspek ijo berarti jalur benar2 aman (sebab sinyal keluar pasti ijo).
    3. Sinyal Keluar : R-G (Red-Green), artinya jika aspek merah, KA belum boleh jalan terlebih dahulu, sedangkan jika aspek ijo, berarti KA boleh jalan.
      Sistem R-Y-G lazimnya dipake pada persinyalan elektrik.

  2. Sistem R-G-W (Red-Green-White):
    1. Sinyal Muka : G-W (Green-White), artinya jika sinyal menunjukkan aspek ijo, berarti sinyal masuk menunjukkan aspek merah alias aman hanya 1 blok sinyal saja, sedangkan jika aspek putih, berarti jalur aman minimal 2 blok sinyal.
    2. Sinyal Masuk : R-G-W (Red-Green-White), artinya jika sinyal menunjukkan aspek merah, berarti KA harus berhenti, jika aspek ijo, berarti jalur aman hanya sampai sebelum sinyal keluar, sedangkan jika aspek putih berarti jalur benar2 aman (sebab sinyal keluar pasti putih).
    3. Sinyal Keluar : R-W (Red-White), artinya jika aspek merah, KA belum boleh jalan terlebih dahulu, sedangkan jika aspek putih, berarti KA boleh jalan.
      Sistem R-G-W lazimnya dipake pada persinyalan mekanik.

Demikian seputar ensiklopedi persinyalannya.Bye Bye

(≖᷆︵︣≖) sekali penjelasannya,thanks Xie Xie
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Reply
Permisi, saya mau tanya nih
Maaf banget kalo Repost

Kan di stasiun kecil yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di ruang PPKA yang biasanya terletak di pinggir peron,
Sedangkan di stasiun2 besar yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di 2 Rumah sinyal,
Tapi di beberapa stasiun besar yang pernah saya amati (seperti St.Sidoarjo dan Malang Kotabaru), ternyata juga ada Ruang PPKA di pinggir peronnya, dan di dalamnya ada alat berbentuk semacam panel
seperti ini :
[spoiler=Ruang PPKA Stasiun Malang Kotabaru]

[Image: StaML01.jpg]
Setasiun Malang Kotabaru 2008
[/spoiler]

Yang ingin saya tanyakan, alat yang berbentuk seperti panel di dalam ruang PPKA itu fungsinya untuk apa,ya??
Mohon pencerahannya.....
Terima kasih banyak..... Xie Xie Tersenyuum
Reply
(09-06-2012, 12:38 PM)G_Rardz Stramala Wrote: Permisi, saya mau tanya nih
Maaf banget kalo Repost

Kan di stasiun kecil yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di ruang PPKA yang biasanya terletak di pinggir peron,
Sedangkan di stasiun2 besar yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di 2 Rumah sinyal,
Tapi di beberapa stasiun besar yang pernah saya amati (seperti St.Sidoarjo dan Malang Kotabaru), ternyata juga ada Ruang PPKA di pinggir peronnya, dan di dalamnya ada alat berbentuk semacam panel
seperti ini :
[spoiler=Ruang PPKA Stasiun Malang Kotabaru]

[Image: StaML01.jpg]
Setasiun Malang Kotabaru 2008
[/spoiler]

Yang ingin saya tanyakan, alat yang berbentuk seperti panel di dalam ruang PPKA itu fungsinya untuk apa,ya??
Mohon pencerahannya.....
Terima kasih banyak..... Xie Xie Tersenyuum

waktu saya kecil saya pernah liat di ruang PPKA Setasiun Poerwokerto juga masih ada tuas2 mekanik. Persis kayak di foto ini deh ruangannya, cuma beda pintu masuknya aja

[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]
Murtini

Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012

Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.

Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)