Posts: 1,781
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
Hari ini Gajayana telat parah, karena loknya ngadat di Tambun.
Buat RF Daop VII dan VIII Monggo dicegat gajayana kesiangan.
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 
Posts: 1,114
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
18
(09-01-2012, 06:40 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: Hari ini Gajayana telat parah, karena loknya ngadat di Tambun.
Buat RF Daop VII dan VIII Monggo dicegat gajayana kesiangan.
masuk daop 6 tetep aja masih gelap....
btw kapan hari (tepatnya jumat 6 Jan 2012)Gajayana pake BP yang beda dari yg biasanya....
kanapa yah...???
![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(28-12-2011, 09:36 AM)ardial Wrote: [spoiler] (27-12-2011, 11:49 PM)Bangunkarta Wrote: (24-12-2011, 10:13 PM)AGXfari Wrote: sbenarnya sih,kalo gajayana jdwalnya dirubah lbih awal,kalo menurut saya lo ya...
lebih MERUGIKAN, karena knapa??
kalo jadwalnya dimajukan,brarti,orang2 yg di MN khususnya,kalo mau naik kreta yg lebih santai lebih sulit,siapa tau kalo mereka jam 6/7 harus beraktivitas dulu di rumah,malam baru naik si gajayana,kan bisa membuat mereka nyaman?? coba kalo jadwalnya diubah beneran,pasti mereka yg ingin santai kepeksa naik si bima,yg jadwalnya jam 8an dah masuk MN.. kan kagak enak..
trus,takutnya kalo si gajayana nasibnya sama sperti bima,yakni katanya datang pagi,taunya telat parah..
kan,enak dulu,jadwal emang dateng siang dikit,tapi akhirnya ya tepat waktu kan??
jadi saya menanggapi ini sbagai "kesalahan yang merugikan orang MN"
bener nih postingan sampean... setahu saya, pasar Gajayana selama ini emang bukan buat orang yang pengen tiba di jakarta pagi-pagi (buat orang kerja di Jakarta)... dia lebih sebagai KA yg digunakan orang di ML-MN buat beraktivitas di Purwokerto ato Cirebon.. jadi nyampenya ga malem2 banget.. ato orang2 Jogja yg nyante ato ga kebagian Dwipangga ato Taksaka.... dan orang2 yang ga diburu waktu buat ke Jakarta.... nah, kalo dibikin jam segitu ya nanggung banget... secara di MN udah ada Bangunkarta yang juga nyampenya masih jam 5.30 (masih lega banget tuh waktu)... lebih murah, tapi dengan kondisi kereta yang bahkan menurut saya masih lebih nyaman ketimbang Bima, Sembrani, Taksaka ato Turangga... trus begitu lewat DAOP VI.. mepet banget ama Dwipangga.....
apa ga sayang tuh, nantinya cuman efektif di Blitar, Tulung agung dan Kediri doank... dan takutnya, pelanggan setianya dari Malang yg biasanya enjoy naek kereta sore2 ke PWT/CN malah lari ke 34 ato malah ngebis sekalian... trus penumpang ke Jakarta dari ML milih ke SBI naek 35 ato 3 ato malah milih ke Juanda... dengan faktor biar ga siang2 banget naek sepur.....
oh iya... kenapa Gajayana kalo ke timur koq keknya aga lambat ya... secara dari GMR paling2 selisih cuman 15-30 menit di belakang Bima.. tapi nyampe MN/KTS bisa 1 jam bahkan tak jarang lebih di belakang Bima
Seringkali Daop 8 sedikit Gegabah dalam mengambil Keputusan.
Terbukti dengan memajukan Jadwal Gajayana Menjadi Jam 13:45 memang kelihatannya DAOP 8 menargetkan Gajayana Ingin Menjadi K1 Jawa Timur Pertama yang Tiba Di Jakarta.
makanya Diupayakan Gajayana Tidak Terlalu Terpaut Jauh Berangkatnya dengan KA Unggulan DAOP 7 yaitu Bangunkarta, dengan catatan Sebelum Solo Jebres KA Gajayana Bisa Menyusul Senja Kediri karena Jeda Keberangkatan antara Gajayana dan Senja Kediri cuma 10 Menit.
makanya saya sempat bertanya kepada para railfans apakah Gajayana Sewaktu Masuk DAOP 6 akan menyusul Senja Kediri Entah saat KA Ini Berhenti Di Sragen atau mungkin Senja Kediri Sengaja Di Tahan Di Stasiun Kecil Untuk Disusul Gajayana?
Nah Kan Salah satu Railfans Pernah Posting Bahwa Penumpang Setia Gajayana Terutama dari Blitar, Kediri, Malang Pada Pindah Ke Bangunkarta Karena mereka Bisa Lebih Santai Persiapannya karena Bangunkarta Setelat-telatnya Masuknya Jam setengah 6 paling tidak masuk Jatinegara antara Jam 05:00-05:30
saya coba tarik benang Merahnya.
Kayaknya DAOP 8 gak mau Kehilangan Pasarnya, biarpun Berangkatnya Untuk Ukuran Orang Malang Terlalu siang.
seperti para railfans tahu, bahwa KA Gajayana Sengaja jam Keberangkatannya Dimajukan Hampir 3 Jam Jadi Jam 13:45 atau mengisi Slot KA Senja Kediri, dikarenakan banyak penumpang KA Setia Gajayana kebanyakan Pindah Ke KA 43, terutama arah Jakarta dikarenakan sampai Jakarta sudah lewat Jam 07:10.
Nah Sekarang jadi Jelas Persaingannya.
KA 31 tidak mau kehilangan Pasar Dari DAOP 8+DAOP 7 karena Jam Berangkat yang Beda Tipis dengan KA 43 dan 93:
Kan Bangunkarta Berangkat Madiun Jam 18:30, Sedangkan Senja kediri Berangkat Madiun Jam 18:50, Nah setelah itu Gajayana Berangkat Tepat Jam 19:00.
karena itulah mungkin bangunkarta tidak mau dicap sebagai KA Pembunuh maka PT KA sengaja memilihkan Jam Keberangkatan yang Fleksibel dengan penumpang, jadi penumpang tinggal milih terutama untuk DAOP 7 dari wilayah Kertosono sampai Walikukun
Mohon Maaf Misalkan ini hanya Pemikiran pribadi dan Om Bravo maaf kalau misalkan Out Of The Topic, Cuman karena saya pernah tinggal di madiun sejak Tahun 1997-2003 dan saya hampir tiap Bulan minimal 1 kali Ke Jakarta Naik Bangunkarta bersama orangtua saya saya hanya berusaha sharing tentang bangunkarta Karena KA paling rekomendasi kalau ke jakarta.
Bagi yang memilih lewat Utara tapi lebih mementingkan Kenyamanan Bisa Milih Bangunkarta
Bagi yang memilih Buru2 Gajayana adalah Rekomendasi para orang sibuk
tapi pengen ada waktu untuk ngaso.
Bagi yang kantongnya Tidak Cukup Naik K1 tapi malas Naik K3 maka senja Kediri adalah Pilihan yang masuk akal untuk yang mau datang Ke Jakarta tinggal berangkat kerja+bagi yang Tempat Kerjanya Dekat dengan Stasiun Pemberhentian Seperti Bekasi, Jatinegara, Pasar Senen.
sekali lagi maaf ya om bravo [/spoiler]
kalo dari penilaian gw dikebijakan kali ini masi 50:50 untuk pro & kontra nya karna gw blom bner2 mendalami kriteria penumpang sana yg notabene menurut gw pun benernya dari awal jadwal keberangkatan KA non lokal mereka ga seperti di DAOP laen pada umumnya sbagai antisipasi mreka menyesuaikan waktu kedatangan KA di kota tujuan akhirnya.
perlu dipertanyakannya dulu apa bener keputusan ini uda berdasarkan survey seperti yg di quote sperti ini?:
(07-01-2012, 11:00 PM)pardjono Wrote: [spoiler=Jadwal KA Eksekutif Gajayana Malang-Jakarta Dimajukan]
Malang (ANTARA News) - Jadwal keberangkatan Kereta Api (KA) Eksekutif Gajayana jurusan Malang-Jakarta dimajukan dari semula pukul 16.30 WIB menjadi 13.45 WIB dari Stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur.
Kepala Stasiun Kota Baru, Ali Afandi, Sabtu mengatakan, perubahan jadwal KA Eksekutif Gajayana yang dilakukan pada pertengahan Januari 2012 ini, menyusul perubahan jadwal KA lainnya yang sudah dilakukan sejak Desember 2012.
Ali mengatakan, tujuan perubahan jadwal untuk KA Gajayana untuk menyesuaikan permintaan penumpang, sebab penumpang tidak ingin mengalami keterlambatan kerja ketika sampai di Jakarta.
"Awalnya, para penumpang yang menggunakan KA Gajayana biasanya tiba di Jakarta pukul 07.30 WIB, namun memasuki pertengahan Januari 2012 ini, penumpang bisa tiba lebih awal, yakni pukul 04.50 WIB, sebab pemberangkatannya dimajukan 3 jam lebih awal dari semula," paparnya.
Dengan adanya perubahan jadwal KA Gajayana, Ali mengharapkan penumpang bisa memaksimalkan waktu yang ada, sehingga tidak mengalami keterlambatan kerja ketika tiba di Jakarta.
"Dengan kebijakan ini, para penumpang yang memiliki rutinitas bekerja di Jakarta tidak akan lagi mengalami keterlambatan jam bekerja, karena masih memiliki waktu untuk persiapan berangkat kerja," ucapnya.
Sebelumnya, perubahan keberangkatan KA dari Stasiun Kota Baru yang dilakukan sejak Desember 2011, hanya diperuntukan untuk KA Senja Utama jurusan Malang-Jakarta yang semula berangkat pukul 13.50 WIB menjadi lebih awal 13.25 WIB.
Selain itu, juga dilakukan untuk KA Matarmaja jurusan Malang-Jakarta dari sebelumnya berangkat pukul 15.00 WIB maju menjadi pukul 14.50 WIB.
Humas Daop VIII PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sri Winarto, mengatakan, perubahan jadwal KA yang dilakukan sejak Desember 2011 bertujuan untuk kepentingan keselamatan dan keamanan perjalanan KA, selain itu untuk memudahkan pengaturan perjalanan KA. [/spoiler] kalo memank bener itu diambil atas hasil survey si bagus, kalo ga mreka lebi baek secepetnya mengembalikan ke gapeka yg lama.
dari segi pro nya gw cuma bisa bilang memank bener kalo KA ini dari timur skarang makin siang masi JNG, GMR & JAKKnya, bahkan ga jarang bersanding sama KA 15, emank kalo untuk orang kantor ya uda terlalu telat.
dari segi netralnya, apa bener penumpang KA ini banyakan pekerjanya dibanding pelajar, wisatawan atau yg laennya?
kontranya gw bilang "keputusan gegabah"? ya, memank gegabah. dg jam keberangkatan sperti itu orang2 dari ML yg pekerja juga blom slesai melaksanakan kegiatan sama sekali, sekalipun itu hari jumat, kalo untuk DAOP VII masi mungkin, tapi itupun tergantung bagaimana pilihan mereka antara 3 KA yg uda disebutkan sblomnya & gw ragu untuk jam sampe nya dari mereka perhitungkan jam 5 pagi bisa bener masuk GMR nya paling ngga 6.30 pagi, karna kalo gw itung dg memajukan grafiknya begini & membuat dia jadi KLB berarti perkiraan masuk SLO sperti ada yg katain di post sblomnya dia bakal deket sama KA 9 entah itu 2 petak di depan atau di blakangnya, maka smua persilangan yg tadinya dia ketemu di DT KTA-SLO ada kemungkinan bergeser justru ke single trackKTA-KYA terutama KA selatan macem turangga, mutsel, malabar, bahkan kemungkinan KA 116 yg artinya persilangan dia justru malah lebi banyak & gw survey malahan persilangannya akan terjadi justru di sta kecil dari grafik sebelomnya yg persilangannya hanya KA dari DAOP I doank & beberapanya masi di sta besar kayak KTA, KM & KYA, kalo tetep dengan no 31 meskipun nomer skarang uda ga begitu berlaku dalem prioritas persilangan paling ngga nya gw percaya sedikit membantu, tapi kalo sbagai KLB sperti skarang ini & sperti ada yg berkata juga sebelomnya kalo di DAOP VI + bahkan DAOP V bagian selatan sebisa mungkin pasti akan memprioritaskan KA 9 meskipun gajayana ada dideketnya, dalem persilangan ceritanya bisa beda (ga jarang dia akan harus kalah bersilang karna KA 9 didepannya blom bener2 aman juga stelah bersilang meski perka nya dia harusnya yg menang, sementara jarak antar petak ga sama) dg kejadian itu, gw pesimis kalo pihak pusat uda menghitung perkiraan hal ini terjadi dengan detail, pesimis juga kalo paling ngga stenga 7 uda bisa masuk GMR, paling ngga gw perkirain tetep aja antara 7.00-7.35 ditambah dengan kepadatan track DAOP I dipagi hari, jadi kalo kata gw sebenernya usaha ini hampir useless kalo dihitung pengalaman lapangan , kecuali memank pusat uda memberi wejangan untuk tiap DAOP memprioritaskan KA ini kayak usaha pusat memprioritaskan KA 1-4 skarang. itu sejauh pendapet gw
(05-01-2012, 10:30 AM)Mergana Wrote: Senangnya naik kereta api Gajayana.. mau tau kenapa 
Pertama, karena bentuk fisik kereta Gajayana baik Interior maupun Exteriornya masih sangat baik kondisinya dan nyaman untuk penumpang dibandingkan dengan kereta-kereta lainnya.
Kedua, para crew cabin Gajayana sangat ramah dan sangat membantu para penumpangnya. Tidak seperti crew cabin kereta-kereta lainnya.
Ketiga, karena durasi perjalanannya paling lama dibanding dengan kereta-kereta lainnya, maka bagi RF menjadi perjalanan yang menyenangkan...hehee! 
menurut gw si ga sebagus itu juga untuk exteriornya, karna sperti yg dikeluhkan dari sebelomnya di trit ini kalo exteriornya kusam berkerak faktor cuaca perjalanan & pembersihan di DAO yg aer nya agak kotor payau
(05-01-2012, 11:00 AM)slamtrack Wrote: ka 7023/24 jadi dikenain no klb ya ?? kalo memamg demikian kapan di patenkan jadi no reguler dan no ka apa yang bakal kena tiban untuk diisi no gajayana ....kayanya ka 1 s/d 30 pada was-was berpotensi no ka nya pada jadi merosot  kayanya dilihat dari gapeka ka ini akan dipersiapkan untuk menjadi ka berkelas argo ya..???
diperhatiin lagi beritanya, yg diubah jadi KLB cuma KA 31 jadi KLB 7023 dari ML bukan kedua arah
ga ada perubahan yg dibuat atupun dikatakan dalam berita ataupun dilapangan.
gapeka dipersiapkan untuk jadi argo? perkiraan sperti ini bneran meliat grafik apa cuma asumsi pribadi?
pastinya gw yakin ente sama skali ga menghitung kemungkinan perjalanan yg gw paparkan diatas sblom ente posting, bahkan rasanya ada keyakinan ente bicara soal gapeka tanpa melihat gapeka sebenernya itu sendiri
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(12-01-2012, 09:37 PM)Andrew_CN Wrote: (28-12-2011, 09:36 AM)ardial Wrote: [spoiler] (27-12-2011, 11:49 PM)Bangunkarta Wrote: (24-12-2011, 10:13 PM)AGXfari Wrote: sbenarnya sih,kalo gajayana jdwalnya dirubah lbih awal,kalo menurut saya lo ya...
lebih MERUGIKAN, karena knapa??
kalo jadwalnya dimajukan,brarti,orang2 yg di MN khususnya,kalo mau naik kreta yg lebih santai lebih sulit,siapa tau kalo mereka jam 6/7 harus beraktivitas dulu di rumah,malam baru naik si gajayana,kan bisa membuat mereka nyaman?? coba kalo jadwalnya diubah beneran,pasti mereka yg ingin santai kepeksa naik si bima,yg jadwalnya jam 8an dah masuk MN.. kan kagak enak..
trus,takutnya kalo si gajayana nasibnya sama sperti bima,yakni katanya datang pagi,taunya telat parah..
kan,enak dulu,jadwal emang dateng siang dikit,tapi akhirnya ya tepat waktu kan??
jadi saya menanggapi ini sbagai "kesalahan yang merugikan orang MN"
bener nih postingan sampean... setahu saya, pasar Gajayana selama ini emang bukan buat orang yang pengen tiba di jakarta pagi-pagi (buat orang kerja di Jakarta)... dia lebih sebagai KA yg digunakan orang di ML-MN buat beraktivitas di Purwokerto ato Cirebon.. jadi nyampenya ga malem2 banget.. ato orang2 Jogja yg nyante ato ga kebagian Dwipangga ato Taksaka.... dan orang2 yang ga diburu waktu buat ke Jakarta.... nah, kalo dibikin jam segitu ya nanggung banget... secara di MN udah ada Bangunkarta yang juga nyampenya masih jam 5.30 (masih lega banget tuh waktu)... lebih murah, tapi dengan kondisi kereta yang bahkan menurut saya masih lebih nyaman ketimbang Bima, Sembrani, Taksaka ato Turangga... trus begitu lewat DAOP VI.. mepet banget ama Dwipangga.....
apa ga sayang tuh, nantinya cuman efektif di Blitar, Tulung agung dan Kediri doank... dan takutnya, pelanggan setianya dari Malang yg biasanya enjoy naek kereta sore2 ke PWT/CN malah lari ke 34 ato malah ngebis sekalian... trus penumpang ke Jakarta dari ML milih ke SBI naek 35 ato 3 ato malah milih ke Juanda... dengan faktor biar ga siang2 banget naek sepur.....
oh iya... kenapa Gajayana kalo ke timur koq keknya aga lambat ya... secara dari GMR paling2 selisih cuman 15-30 menit di belakang Bima.. tapi nyampe MN/KTS bisa 1 jam bahkan tak jarang lebih di belakang Bima
Seringkali Daop 8 sedikit Gegabah dalam mengambil Keputusan.
Terbukti dengan memajukan Jadwal Gajayana Menjadi Jam 13:45 memang kelihatannya DAOP 8 menargetkan Gajayana Ingin Menjadi K1 Jawa Timur Pertama yang Tiba Di Jakarta.
makanya Diupayakan Gajayana Tidak Terlalu Terpaut Jauh Berangkatnya dengan KA Unggulan DAOP 7 yaitu Bangunkarta, dengan catatan Sebelum Solo Jebres KA Gajayana Bisa Menyusul Senja Kediri karena Jeda Keberangkatan antara Gajayana dan Senja Kediri cuma 10 Menit.
makanya saya sempat bertanya kepada para railfans apakah Gajayana Sewaktu Masuk DAOP 6 akan menyusul Senja Kediri Entah saat KA Ini Berhenti Di Sragen atau mungkin Senja Kediri Sengaja Di Tahan Di Stasiun Kecil Untuk Disusul Gajayana?
Nah Kan Salah satu Railfans Pernah Posting Bahwa Penumpang Setia Gajayana Terutama dari Blitar, Kediri, Malang Pada Pindah Ke Bangunkarta Karena mereka Bisa Lebih Santai Persiapannya karena Bangunkarta Setelat-telatnya Masuknya Jam setengah 6 paling tidak masuk Jatinegara antara Jam 05:00-05:30
saya coba tarik benang Merahnya.
Kayaknya DAOP 8 gak mau Kehilangan Pasarnya, biarpun Berangkatnya Untuk Ukuran Orang Malang Terlalu siang.
seperti para railfans tahu, bahwa KA Gajayana Sengaja jam Keberangkatannya Dimajukan Hampir 3 Jam Jadi Jam 13:45 atau mengisi Slot KA Senja Kediri, dikarenakan banyak penumpang KA Setia Gajayana kebanyakan Pindah Ke KA 43, terutama arah Jakarta dikarenakan sampai Jakarta sudah lewat Jam 07:10.
Nah Sekarang jadi Jelas Persaingannya.
KA 31 tidak mau kehilangan Pasar Dari DAOP 8+DAOP 7 karena Jam Berangkat yang Beda Tipis dengan KA 43 dan 93:
Kan Bangunkarta Berangkat Madiun Jam 18:30, Sedangkan Senja kediri Berangkat Madiun Jam 18:50, Nah setelah itu Gajayana Berangkat Tepat Jam 19:00.
karena itulah mungkin bangunkarta tidak mau dicap sebagai KA Pembunuh maka PT KA sengaja memilihkan Jam Keberangkatan yang Fleksibel dengan penumpang, jadi penumpang tinggal milih terutama untuk DAOP 7 dari wilayah Kertosono sampai Walikukun
Mohon Maaf Misalkan ini hanya Pemikiran pribadi dan Om Bravo maaf kalau misalkan Out Of The Topic, Cuman karena saya pernah tinggal di madiun sejak Tahun 1997-2003 dan saya hampir tiap Bulan minimal 1 kali Ke Jakarta Naik Bangunkarta bersama orangtua saya saya hanya berusaha sharing tentang bangunkarta Karena KA paling rekomendasi kalau ke jakarta.
Bagi yang memilih lewat Utara tapi lebih mementingkan Kenyamanan Bisa Milih Bangunkarta
Bagi yang memilih Buru2 Gajayana adalah Rekomendasi para orang sibuk
tapi pengen ada waktu untuk ngaso.
Bagi yang kantongnya Tidak Cukup Naik K1 tapi malas Naik K3 maka senja Kediri adalah Pilihan yang masuk akal untuk yang mau datang Ke Jakarta tinggal berangkat kerja+bagi yang Tempat Kerjanya Dekat dengan Stasiun Pemberhentian Seperti Bekasi, Jatinegara, Pasar Senen.
sekali lagi maaf ya om bravo [/spoiler]
kalo dari penilaian gw dikebijakan kali ini masi 50:50 untuk pro & kontra nya karna gw blom bner2 mendalami kriteria penumpang sana yg notabene menurut gw pun benernya dari awal jadwal keberangkatan KA non lokal mereka ga seperti di DAOP laen pada umumnya sbagai antisipasi mreka menyesuaikan waktu kedatangan KA di kota tujuan akhirnya.
perlu dipertanyakannya dulu apa bener keputusan ini uda berdasarkan survey seperti yg di quote sperti ini?:
(07-01-2012, 11:00 PM)pardjono Wrote: [spoiler=Jadwal KA Eksekutif Gajayana Malang-Jakarta Dimajukan]
Malang (ANTARA News) - Jadwal keberangkatan Kereta Api (KA) Eksekutif Gajayana jurusan Malang-Jakarta dimajukan dari semula pukul 16.30 WIB menjadi 13.45 WIB dari Stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur.
Kepala Stasiun Kota Baru, Ali Afandi, Sabtu mengatakan, perubahan jadwal KA Eksekutif Gajayana yang dilakukan pada pertengahan Januari 2012 ini, menyusul perubahan jadwal KA lainnya yang sudah dilakukan sejak Desember 2012.
Ali mengatakan, tujuan perubahan jadwal untuk KA Gajayana untuk menyesuaikan permintaan penumpang, sebab penumpang tidak ingin mengalami keterlambatan kerja ketika sampai di Jakarta.
"Awalnya, para penumpang yang menggunakan KA Gajayana biasanya tiba di Jakarta pukul 07.30 WIB, namun memasuki pertengahan Januari 2012 ini, penumpang bisa tiba lebih awal, yakni pukul 04.50 WIB, sebab pemberangkatannya dimajukan 3 jam lebih awal dari semula," paparnya.
Dengan adanya perubahan jadwal KA Gajayana, Ali mengharapkan penumpang bisa memaksimalkan waktu yang ada, sehingga tidak mengalami keterlambatan kerja ketika tiba di Jakarta.
"Dengan kebijakan ini, para penumpang yang memiliki rutinitas bekerja di Jakarta tidak akan lagi mengalami keterlambatan jam bekerja, karena masih memiliki waktu untuk persiapan berangkat kerja," ucapnya.
Sebelumnya, perubahan keberangkatan KA dari Stasiun Kota Baru yang dilakukan sejak Desember 2011, hanya diperuntukan untuk KA Senja Utama jurusan Malang-Jakarta yang semula berangkat pukul 13.50 WIB menjadi lebih awal 13.25 WIB.
Selain itu, juga dilakukan untuk KA Matarmaja jurusan Malang-Jakarta dari sebelumnya berangkat pukul 15.00 WIB maju menjadi pukul 14.50 WIB.
Humas Daop VIII PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sri Winarto, mengatakan, perubahan jadwal KA yang dilakukan sejak Desember 2011 bertujuan untuk kepentingan keselamatan dan keamanan perjalanan KA, selain itu untuk memudahkan pengaturan perjalanan KA. [/spoiler] kalo memank bener itu diambil atas hasil survey si bagus, kalo ga mreka lebi baek secepetnya mengembalikan ke gapeka yg lama.
dari segi pro nya gw cuma bisa bilang memank bener kalo KA ini dari timur skarang makin siang masi JNG, GMR & JAKKnya, bahkan ga jarang bersanding sama KA 15, emank kalo untuk orang kantor ya uda terlalu telat.
dari segi netralnya, apa bener penumpang KA ini banyakan pekerjanya dibanding pelajar, wisatawan atau yg laennya?
kontranya gw bilang "keputusan gegabah"? ya, memank gegabah. dg jam keberangkatan sperti itu orang2 dari ML yg pekerja juga blom slesai melaksanakan kegiatan sama sekali, sekalipun itu hari jumat, kalo untuk DAOP VII masi mungkin, tapi itupun tergantung bagaimana pilihan mereka antara 3 KA yg uda disebutkan sblomnya & gw ragu untuk jam sampe nya dari mereka perhitungkan jam 5 pagi bisa bener masuk GMR nya paling ngga 6.30 pagi, karna kalo gw itung dg memajukan grafiknya begini & membuat dia jadi KLB berarti perkiraan masuk SLO sperti ada yg katain di post sblomnya dia bakal deket sama KA 9 entah itu 2 petak di depan atau di blakangnya, maka smua persilangan yg tadinya dia ketemu di DT KTA-SLO ada kemungkinan bergeser justru ke single trackKTA-KYA terutama KA selatan macem turangga, mutsel, malabar, bahkan kemungkinan KA 116 yg artinya persilangan dia justru malah lebi banyak & gw survey malahan persilangannya akan terjadi justru di sta kecil dari grafik sebelomnya yg persilangannya hanya KA dari DAOP I doank & beberapanya masi di sta besar kayak KTA, KM & KYA, kalo tetep dengan no 31 meskipun nomer skarang uda ga begitu berlaku dalem prioritas persilangan paling ngga nya gw percaya sedikit membantu, tapi kalo sbagai KLB sperti skarang ini & sperti ada yg berkata juga sebelomnya kalo di DAOP VI + bahkan DAOP V bagian selatan sebisa mungkin pasti akan memprioritaskan KA 9 meskipun gajayana ada dideketnya, dalem persilangan ceritanya bisa beda (ga jarang dia akan harus kalah bersilang karna KA 9 didepannya blom bener2 aman juga stelah bersilang meski perka nya dia harusnya yg menang, sementara jarak antar petak ga sama) dg kejadian itu, gw pesimis kalo pihak pusat uda menghitung perkiraan hal ini terjadi dengan detail, pesimis juga kalo paling ngga stenga 7 uda bisa masuk GMR, paling ngga gw perkirain tetep aja antara 7.00-7.35 ditambah dengan kepadatan track DAOP I dipagi hari, jadi kalo kata gw sebenernya usaha ini hampir useless kalo dihitung pengalaman lapangan , kecuali memank pusat uda memberi wejangan untuk tiap DAOP memprioritaskan KA ini kayak usaha pusat memprioritaskan KA 1-4 skarang. itu sejauh pendapet gw
(05-01-2012, 10:30 AM)Mergana Wrote: Senangnya naik kereta api Gajayana.. mau tau kenapa 
Pertama, karena bentuk fisik kereta Gajayana baik Interior maupun Exteriornya masih sangat baik kondisinya dan nyaman untuk penumpang dibandingkan dengan kereta-kereta lainnya.
Kedua, para crew cabin Gajayana sangat ramah dan sangat membantu para penumpangnya. Tidak seperti crew cabin kereta-kereta lainnya.
Ketiga, karena durasi perjalanannya paling lama dibanding dengan kereta-kereta lainnya, maka bagi RF menjadi perjalanan yang menyenangkan...hehee! 
menurut gw si ga sebagus itu juga untuk exteriornya, karna sperti yg dikeluhkan dari sebelomnya di trit ini kalo exteriornya kusam berkerak faktor cuaca perjalanan & pembersihan di DAO yg aer nya agak kotor payau
(05-01-2012, 11:00 AM)slamtrack Wrote: ka 7023/24 jadi dikenain no klb ya ?? kalo memamg demikian kapan di patenkan jadi no reguler dan no ka apa yang bakal kena tiban untuk diisi no gajayana ....kayanya ka 1 s/d 30 pada was-was berpotensi no ka nya pada jadi merosot  kayanya dilihat dari gapeka ka ini akan dipersiapkan untuk menjadi ka berkelas argo ya..???
diperhatiin lagi beritanya, yg diubah jadi KLB cuma KA 31 jadi KLB 7023 dari ML bukan kedua arah
ga ada perubahan yg dibuat atupun dikatakan dalam berita ataupun dilapangan.
gapeka dipersiapkan untuk jadi argo? perkiraan sperti ini bneran meliat grafik apa cuma asumsi pribadi?
pastinya gw yakin ente sama skali ga menghitung kemungkinan perjalanan yg gw paparkan diatas sblom ente posting, bahkan rasanya ada keyakinan ente bicara soal gapeka tanpa melihat gapeka sebenernya itu sendiri
Makanya itu kang andrew saya ud bilang sebelumnya bahwa kalau mau rebutan penumpang ya di jalur kantong alias DAOP 7 soalnya kalau ud DAOP 6 kan akang bisa tahu kalau rata2 DAOP 6 ud pada disedot penumpangnya sama Sawunggalih, Gawong, Bogowonto, Argo Dwipangga
toh dengan jadwal begini 7023 akan Keteteran nambahin penumpangnya+Persilangannya
Okelah PT KA Berharap KLB 7023 bisa sampai di Jatinegara Jam 05:00 atau 1 petak didepan bangunkarta
lha kalau seperti ini? bisa2 malahan Keteteran Persilangannya
bahkan bisa Jadi Masuknya Malahan Di Belakang Pinky Boy alias Argo Anggrek
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
^^^^
setuju ama 2 pendapat di atas.....
OK lah mungkin Gajayana akan mendapat kembali pelanggannya di wilayah tulungagung dan kediri... kalo Kertosono dan Mediun, ya semuanya mungkin dengan 3 KA jatim tersebut (BK, Gajah, Bima) secara waktu antar ke-3 nya mepet...
nah begitu masuk DAOP VI, keknya dia akan keteter di belakang Dwipangga... pasti akan ada prioritas persilangan atau lebih tepatnya penyusulan ya untuk Dwipangga... dan apakah Gajayana juga akan ngekor dan mendapat prioritas dalam penyusulan tersebut??? ini pertanyaannya... kalo yg disilang/disusul KA kelas bawah sih bisa jadi iya... tapi ketika masuk DAOP V, ketika Dwipangga mulai silangan ma KA-KA bendera.. macam Bima, Gajah (KA 32) bahkan Sawunggalih... ane ragu kalo Gajayana juga akan ngekor Dwipangga dan mendapat prioritas....
kemungkinan yg terjadi... misal Dwipangga dapet prioritas silang Bima di Kroya... ga mungkin dunk, Bima ditahan lagi.. dan pastinya Bima akan dilepas dan persilangan dengan Gajayana akan terjadi di Kemranjen bahkan Sumpiyuh, kalo Gajayanan ternyata ditahan di Sumpiyuh karna Bima udah dikasi aspek aman di Kemranjen... begitu pula seterusnya
mangkanya ane aga ragu dia bakal full ngekor Dwipangga... malah, ntar molor2 dari jadwalnya dan kehilangan potensi penumpang yg diharapkan, setelah sebelumnya kehilangan penumpang yg sore2 dari Malang yg mungkin cuman ke PWT/CN yg menginginkan kereta setelah selesai beraktivitas di malang
CMIIW
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 7,346
Threads: 0
Joined: Oct 2008
Reputation:
44
(05-01-2012, 11:00 AM)slamtrack Wrote: ka 7023/24 jadi dikenain no klb ya ?? kalo memamg demikian kapan di patenkan jadi no reguler dan no ka apa yang bakal kena tiban untuk diisi no gajayana ....kayanya ka 1 s/d 30 pada was-was berpotensi no ka nya pada jadi merosot kayanya dilihat dari gapeka ka ini akan dipersiapkan untuk menjadi ka berkelas argo ya..???
Wah sejak kapan Gajayana mau je kelas Argo yak? perasaan nomornya masih di atas Argo Anggrek de
Yang berubah ini KA 31 menjadi KA 7023 karena jam e dimajukan dari jam keberangkatan sebelumnya. Sementara dari Jakarta ga berubah hehehehe. Ya memang sudah seharusnya si, KA Satwa paling jauh ya paling tinggi nomornya di kalangan KA Eksa Satwa lainnya. Tidak teliti ya mas Slamtrack coba infonya dicari lagi yang bener gimana hehehe
atau silahkan baca :
Quote:Malang (ANTARA News) - Jadwal keberangkatan Kereta Api (KA) Eksekutif Gajayana jurusan Malang-Jakarta dimajukan dari semula pukul 16.30 WIB menjadi 13.45 WIB dari Stasiun Kota Baru, Malang, Jawa Timur.
Kepala Stasiun Kota Baru, Ali Afandi, Sabtu mengatakan, perubahan jadwal KA Eksekutif Gajayana yang dilakukan pada pertengahan Januari 2012 ini, menyusul perubahan jadwal KA lainnya yang sudah dilakukan sejak Desember 2012.
Ali mengatakan, tujuan perubahan jadwal untuk KA Gajayana untuk menyesuaikan permintaan penumpang, sebab penumpang tidak ingin mengalami keterlambatan kerja ketika sampai di Jakarta.
"Awalnya, para penumpang yang menggunakan KA Gajayana biasanya tiba di Jakarta pukul 07.30 WIB, namun memasuki pertengahan Januari 2012 ini, penumpang bisa tiba lebih awal, yakni pukul 04.50 WIB, sebab pemberangkatannya dimajukan 3 jam lebih awal dari semula," paparnya.
Dengan adanya perubahan jadwal KA Gajayana, Ali mengharapkan penumpang bisa memaksimalkan waktu yang ada, sehingga tidak mengalami keterlambatan kerja ketika tiba di Jakarta.
"Dengan kebijakan ini, para penumpang yang memiliki rutinitas bekerja di Jakarta tidak akan lagi mengalami keterlambatan jam bekerja, karena masih memiliki waktu untuk persiapan berangkat kerja," ucapnya.
Sebelumnya, perubahan keberangkatan KA dari Stasiun Kota Baru yang dilakukan sejak Desember 2011, hanya diperuntukan untuk KA Senja Utama jurusan Malang-Jakarta yang semula berangkat pukul 13.50 WIB menjadi lebih awal 13.25 WIB.
Selain itu, juga dilakukan untuk KA Matarmaja jurusan Malang-Jakarta dari sebelumnya berangkat pukul 15.00 WIB maju menjadi pukul 14.50 WIB.
Humas Daop VIII PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Sri Winarto, mengatakan, perubahan jadwal KA yang dilakukan sejak Desember 2011 bertujuan untuk kepentingan keselamatan dan keamanan perjalanan KA, selain itu untuk memudahkan pengaturan perjalanan KA.
Tak ada perubahan untuk jalur yang dari barat. Lebih Teliti Lagi ya lain kali mas SlamTrack
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...
Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa
l
Posts: 1,059
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
(12-01-2012, 10:29 PM)Bangunkarta Wrote: ^^^^
setuju ama 2 pendapat di atas.....
OK lah mungkin Gajayana akan mendapat kembali pelanggannya di wilayah tulungagung dan kediri... kalo Kertosono dan Mediun, ya semuanya mungkin dengan 3 KA jatim tersebut (BK, Gajah, Bima) secara waktu antar ke-3 nya mepet...
nah begitu masuk DAOP VI, keknya dia akan keteter di belakang Dwipangga... pasti akan ada prioritas persilangan atau lebih tepatnya penyusulan ya untuk Dwipangga... dan apakah Gajayana juga akan ngekor dan mendapat prioritas dalam penyusulan tersebut??? ini pertanyaannya... kalo yg disilang/disusul KA kelas bawah sih bisa jadi iya... tapi ketika masuk DAOP V, ketika Dwipangga mulai silangan ma KA-KA bendera.. macam Bima, Gajah (KA 32) bahkan Sawunggalih... ane ragu kalo Gajayana juga akan ngekor Dwipangga dan mendapat prioritas....
kemungkinan yg terjadi... misal Dwipangga dapet prioritas silang Bima di Kroya... ga mungkin dunk, Bima ditahan lagi.. dan pastinya Bima akan dilepas dan persilangan dengan Gajayana akan terjadi di Kemranjen bahkan Sumpiyuh, kalo Gajayanan ternyata ditahan di Sumpiyuh karna Bima udah dikasi aspek aman di Kemranjen... begitu pula seterusnya
mangkanya ane aga ragu dia bakal full ngekor Dwipangga... malah, ntar molor2 dari jadwalnya dan kehilangan potensi penumpang yg diharapkan, setelah sebelumnya kehilangan penumpang yg sore2 dari Malang yg mungkin cuman ke PWT/CN yg menginginkan kereta setelah selesai beraktivitas di malang
CMIIW
wah ane udah duga sebelumnya dengan dimajukannya jadwal KA 31/7023 bukan berarti bisa masuk Gmr jam 5 an. Kalau perkiraan ane 7023 akan silang 34 di SPH/Tambak lalu silang 96 di KYA/Kemranjen belum lagi dengan silang sesamanya (KA 32) di petak KYA - PWT...Itu kalo bener bisa masuk YK di belakang KA 9. Kalo telat bisa-bisa di belakang Lodaya deh...
Posts: 1,781
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
Kalo sepengamatan ane di SLO, KLB 7023 ini suka masuk SLO bukan hanya di belakang dwipangga, bahkan di belakang Lodaya, kadang malah ditahan cukup lama di SLO karena SLO harus memberangkatkan Lodaya terlebih dahulu. Otomatis, Gajayana bakal ngekor Lodaya yang kelasnya Eksis. tapi kalao lagi "beruntung", ya Gajayana masuk SLO tepat waktu dibelakang dwipangga, itupun kadang masih ditahan lama di SLO buat amannya Argo Dwipangga. Tapi positifnya, penumpang Argo Dwipangga yang gak kebagian seat bisa beralih ke Gajayana sehingga naikin okupansi gajayana juga, jadi malah sekarang Argo Dwipangga Tambahan (kalau jalan) kurang begitu diminati karena terlampau malam dari SLO, dan sudah ane perkirakan, pasti KA - KA malam lepas YK bakal berentetan lepasnya (Kayak Taksaka, Argo Dwipangga, Gajayana, Lodaya), nah ini yang bikin ada salah satu KA (atau lebih) yang bakal jadi tumbal persilangan kalau gak bagus gapekanya semenjak ada perubahan gapeka KLB 7023 ini.... Just IMHO
Kalaupun benar target PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengejar jam orang kantoran pas masuk DAOP Inya, seperti yang om Andrew bilang, harus ada kekompakan tiap daop buat memprioritaskan KLB ini apalagi kalau nanti sudah resmi punya nomor baru sehingga memang tepat sasaran, apalagi kalau selama ini yang ane liat Argo Dwipangga aja masuk GMR bisa jam setengah 6an, otomatis Gajayana bisa di atas jam segitu kan?
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 
Posts: 1,059
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
(13-01-2012, 05:21 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: Kalo sepengamatan ane di SLO, KLB 7023 ini suka masuk SLO bukan hanya di belakang dwipangga, bahkan di belakang Lodaya, kadang malah ditahan cukup lama di SLO karena SLO harus memberangkatkan Lodaya terlebih dahulu. Otomatis, Gajayana bakal ngekor Lodaya yang kelasnya Eksis. tapi kalao lagi "beruntung", ya Gajayana masuk SLO tepat waktu dibelakang dwipangga, itupun kadang masih ditahan lama di SLO buat amannya Argo Dwipangga. Tapi positifnya, penumpang Argo Dwipangga yang gak kebagian seat bisa beralih ke Gajayana sehingga naikin okupansi gajayana juga, jadi malah sekarang Argo Dwipangga Tambahan (kalau jalan) kurang begitu diminati karena terlampau malam dari SLO, dan sudah ane perkirakan, pasti KA - KA malam lepas YK bakal berentetan lepasnya (Kayak Taksaka, Argo Dwipangga, Gajayana, Lodaya), nah ini yang bikin ada salah satu KA (atau lebih) yang bakal jadi tumbal persilangan kalau gak bagus gapekanya semenjak ada perubahan gapeka KLB 7023 ini.... Just IMHO 
Kalaupun benar target PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengejar jam orang kantoran pas masuk DAOP Inya, seperti yang om Andrew bilang, harus ada kekompakan tiap daop buat memprioritaskan KLB ini apalagi kalau nanti sudah resmi punya nomor baru sehingga memang tepat sasaran, apalagi kalau selama ini yang ane liat Argo Dwipangga aja masuk GMR bisa jam setengah 6an, otomatis Gajayana bisa di atas jam segitu kan?
nah bener khan..ternyata meleset juga. Dari SLO aja ngekornya sama Lodaya. Kalau udah begini 7023 akan semakin sulit nyampe Gmr jam 5 an.Sekedar analisa aja ya (mohon maaf kalau agak salah):kalo 7023 di belakang Lodaya, kemungkinan penyusulan ada di wilayah DAOP V di petak antara KTA - KM atau mungkin di KM sendiri.Terus persilangan dengan 34, 96 dan 32 bisa maju agak jauh tuch....Berarti di petak KTA - KYA aja udah ada paling tidak 4 persilangan. Belum lagi selepas Kretek sampai KGG mungkin bakal banyak bersilang dengan KA dari arah barat mulai dari SU YK sampe Progo. Kalau Sawung sama KA 8 mungkin udah papasan di DT PWT - Kretek.
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
(13-01-2012, 06:18 AM)aditnugie Wrote: (13-01-2012, 05:21 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: Kalo sepengamatan ane di SLO, KLB 7023 ini suka masuk SLO bukan hanya di belakang dwipangga, bahkan di belakang Lodaya, kadang malah ditahan cukup lama di SLO karena SLO harus memberangkatkan Lodaya terlebih dahulu. Otomatis, Gajayana bakal ngekor Lodaya yang kelasnya Eksis. tapi kalao lagi "beruntung", ya Gajayana masuk SLO tepat waktu dibelakang dwipangga, itupun kadang masih ditahan lama di SLO buat amannya Argo Dwipangga. Tapi positifnya, penumpang Argo Dwipangga yang gak kebagian seat bisa beralih ke Gajayana sehingga naikin okupansi gajayana juga, jadi malah sekarang Argo Dwipangga Tambahan (kalau jalan) kurang begitu diminati karena terlampau malam dari SLO, dan sudah ane perkirakan, pasti KA - KA malam lepas YK bakal berentetan lepasnya (Kayak Taksaka, Argo Dwipangga, Gajayana, Lodaya), nah ini yang bikin ada salah satu KA (atau lebih) yang bakal jadi tumbal persilangan kalau gak bagus gapekanya semenjak ada perubahan gapeka KLB 7023 ini.... Just IMHO 
Kalaupun benar target PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengejar jam orang kantoran pas masuk DAOP Inya, seperti yang om Andrew bilang, harus ada kekompakan tiap daop buat memprioritaskan KLB ini apalagi kalau nanti sudah resmi punya nomor baru sehingga memang tepat sasaran, apalagi kalau selama ini yang ane liat Argo Dwipangga aja masuk GMR bisa jam setengah 6an, otomatis Gajayana bisa di atas jam segitu kan?
nah bener khan..ternyata meleset juga. Dari SLO aja ngekornya sama Lodaya. Kalau udah begini 7023 akan semakin sulit nyampe Gmr jam 5 an.Sekedar analisa aja ya (mohon maaf kalau agak salah):kalo 7023 di belakang Lodaya, kemungkinan penyusulan ada di wilayah DAOP V di petak antara KTA - KM atau mungkin di KM sendiri.Terus persilangan dengan 34, 96 dan 32 bisa maju agak jauh tuch....Berarti di petak KTA - KYA aja udah ada paling tidak 4 persilangan. Belum lagi selepas Kretek sampai KGG mungkin bakal banyak bersilang dengan KA dari arah barat mulai dari SU YK sampe Progo. Kalau Sawung sama KA 8 mungkin udah papasan di DT PWT - Kretek.
Nah Lho jadi Parah Nih KLB 7023, bisa2 setelah Menyusul Senja Kediri Kemungkinan Di Palur karena Senja Kediri Masuk Jebres Beda 5 Menit sama Gajayana
Data Kedatangan Stasiun Solo:
Solo Balapan: Gajayana 20:12
Solo Jebres: Senja Kediri 20:15.
Bisa-Bisa Keteteran KLB 7023 Di DAOP 6-DAOP 3.
malah kalau ngodong Selama Petak DAOP 5-DAOP 3 Bisa2 Nyampenya Dibelakang Anggrek atau Pinky Boy
|