[spoiler=Kaligung Ekonomi
akan Beroperasi Kembali Akhir 2011]
PEKALONGAN,
suaramerdeka.com - Kereta Rel Diesel (KRD) Kaligung Ekonomi yang melayani penumpang jarak dekat tujuan Semarang-Brebes dan Semarang–Slawi, diharapkan akan beroperasi kembali di penghujung tahun 2011.
Hal ini ditegaskan Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop IV Sapto Hartoyo, Rabu (14/12) di Semarang. “Ya kita harapkan KRD Kaligung Ekonomi kembali beroperasi melayani penumpang tujuan Slawi dan Brebes setelah hampir enam bulan vakum karena mengalami kerusakan,†ujarnya.
KRD Kaligung Ekonomi disebutkan Sapto,
masih dalam tanggungjawab PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop IV, yakni dalam tahap perbaikan di Dipo Poncol dan masih menunggu spare part dari luar negeri. Saat ditanya apakah spare part dari Inggris atau Jerman, Sapto menjelaskan bahwa spare part yang ditunggu dari Jerman.
Sementara dua hari kemarin (12-13/12), rangkaian KRD Kaligung Bisnis mengalami perbaikan dan digantikan dengan loko yang menarik gerbong Tawangjaya di jam perjalanan KRD Kaligung Bisnis dengan tarif Rp 15 ribu. “Hanya untuk dua hari kemarin selama perbaikan Kaligung Bisnis,†jelas Sapto. “Untuk hari ini (kemarin-red) Kaligung Bisnis sudah dioperasikan kembali,†tambahnya.
Sapto menjelaskan, jumlah penumpang KRD Kaligung Ekonomi paling tinggi dibandingkan kereta lain di Daop IV. “Dalam sebulan tercatat 29 ribu penumpang yang diangkut kereta ini. Secepatnya kita usahakan perbaikan KRD Kaligung Ekonomi,†jelasnya.
Sementara itu terkait keluhan penumpang KA Argo Bromo Anggrek dari Pekalongan yang tidak bisa naik dari Stasiun Besar Pekalongan, Sapto menjelaskan hal ini disebabkan adanya grafik perjalanan kereta (Gapeka) yang baru. “Berdasarkan evaluasi, KA Argo Bromo Anggrek tidak akan berhenti di Stasiun Besar Pekalongan, namun berhenti di Stasiun Batang untuk menunggu silangan dengan kereta lain,†ujarnya.
Namun berhentinya rangkaian KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Batang tidak untuk menaikkan penumpang, namun hanya berhenti untuk menunggu kereta lain. “Berhenti di Stasiun Tegal dan Semarang saja untuk yang terdekat dengan Kota Pekalongan,†tambah Sapto.
Dia berharap, penumpang KA Argo Bromo Anggrek dari Pekalongan dengan tujuan Jakarta bisa beralih dengan KA Eksekutif yang berangkat dari Semarang seperti KA Argo Sindoro dan KA Argo Muria.
[/spoiler]