Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mulai 1 okt 2011 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tidak menjual tiket berdiri
K3 ga ada asongan? Ga asyik, menu reska ga terlalu beragam, padahal setiap stasiun tujuan yang dilewati punya keunikan khasanah kulinernya, sedang waktu berhenti di setiap stasiun tidak terlalu lama, masa akan makan menu reska yang harga ga sesuai kocek penumpang K3, saat ini bagi sebagian orang mungkin banyak orang sangat sulit mengumpulkan rupiah demi rupiah, jika pelarangan, semoga ada solusinya, diberi jalan keluar pemecahan masalah, tidak diputus begitu saja.Kadang-kadang mereka membuat kesan kumuh, memang mengubah kebiasaan menjaga kebersihan, ketertitiban, kerapian dan lain-lain tidak semudah membalikkan tangan, perlu bertahun-tahun. Perlu pengelolaan, mungkin satu kata ini, yang sulit direalisasikan, asongan itu pekerja mandiri, tidak mencari lowongan pekerjaan, mereka malah menciptakan, malah dengan berbagai inovasi agar terus tetap lestari, untuk saat ini untuk keamanan, perlu pasang CCTV di sudut-sudut tertentu sebanyak yang dibutuhkan, ada thread yang membahas asongan?
Reply
Ngeliat Kahuripan, Logawa JR-PWT, sama Bengawan kok masih ada yg berdiri yak? :p
ini kebijakan masih berlaku gak sih?
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
(12-12-2011, 02:18 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: Ngeliat Kahuripan, Logawa JR-PWT, sama Bengawan kok masih ada yg berdiri yak? :p
ini kebijakan masih berlaku gak sih?

Wait and see. Biasanya awalnya ketat, lama-lama pudar. Bye Bye
Reply
[spoiler=Efektif, Pemberlakuan Larangan Penumpang Berdiri]

Jakarta, suaramerdeka.com - Pemberlakuan larangan berdiri untuk penumpang kereta api kelas ekonomi dan bisnis sejak 1 Oktober 2011 lalu ternyata berjalan efektif. Dengan tidak adanya penumpang berdiri memiliki karcis, ternyata bisa memberi kenyamanan penumpang kereta.

Mateta Rizaulhaq, Kahumas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I Jakarta menyampaikan hal itu Selasa (13/12) terkait upaya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menghadapi liburan akhir tahun 2011.

Menurut Mateta jika sebelum itu masih ada toleransi untuk penumpang kereta ekonomi dan bisnis, maka per 1 Oktober 2011 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memutuskan tidak ada lagi penumpang berdiri. "Jadi kami tak mentoleransi lagi penumpang berkarcis tapi berdiri. Semua penumpang akan mendapat jatah tempat duduk sesuai kapasitas gerbong," kata Mateta.

Menghadapai musim liburan akhir tahun, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah rangkaian kereta, terutama untuk jurusan Cirebon dan Solo. "Jika normalnya terdapat enam atau tujuh gerbong kini akan menjadi delapan sampai sembilan gerbong," kata Mateta.

Sampai saat ini sudah ada beberapa yang kereta yang penuh terutama untuk tanggal 22, 23, 24 Desember. "Untuk semua jurusan semua kereta sudah penuh," kata dia.

Untuk itu juga akan dimaksimalkan penambahan daya tarik lokomotif, sehubungan dengan penambahan gerbong itu. Kapasitas tiap gerbong adalah 54 tempat duduk.
[/spoiler]
Reply
pertengahan januari 2012 nanti ada long weekend imlek, bagi yg berencana mudik silahkan pesen tiketnya dari sekarang sebelum kehabisan Tersenyuum
[Image: overstappen.png]
pertengahan januari 2012 nanti ada long weekend imlek, bagi yg berencana mudik silahkan pesen tiketnya dari sekarang sebelum kehabisan Tersenyuum
KA Sumber Kentjono
Reply
Tanggal 16 kemarin saya dan teman-teman berhasil mendapatkan tiket KA Brantas 118 keberangkatan tanggal 23. Baru ngeh, ternyata sekarang tiketnya selembar buat banyak /sampai 4 orang ya? Hahaha ... kalo kebetulan setiket dengan sesama railfans, bisa rebutan dong, siapa yang berhak memiliki tiket tersebut setelah perjalanan. Ngakak

Yang jelas, ada cerita agak menjengkelkan juga tentang pemesanan tiket ini. Yang pesan tiket kan teman saya tuh, waktu dia tanya ke call center PT. Kereta Api Indonesia (Persero), mereka bilang kalau tiket bisa dipesan 14 hari sebelum keberangkatan dengan menyertakan surat permohonan. Ya sudah, karena takut kehabisan, dikirimlah surat permohonan pembelian tiket pada H-14. Jumlahnya gak nanggung-nanggung, 54 tiket. Tapi ternyata, sama saja Sakit Sampai H-7, urusan pemesanan tiket kami tidak jelas jluntrungnya. Akhirnya pagi-pagi teman saya ke Tanah Abang. Di sana pun masih dilempar kesana-kemari dan sampai siang hari, tiket belum di tangan. Sempat ketar-ketir juga, takut gak dapet tiket, syukurlah sore harinya sudah dipastikan mendapatkan tiket di gerbong 7 (setelah perjuangan yang luar biasa panjang Sakit ).

Heran deh, birokrasinya kok masih ruwet gini yah? Padahal teman saya sudah tanya, sudah dijelaskan, sudah mengikuti prosedur, ujung-ujungnya malah dilempar kesana kemari dan tiket baru didapat saat matahari sudah tinggi dan tiket di loket sudah hampir habis Sakit
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
(18-12-2011, 05:46 PM)Hungry Soul Wrote: Tanggal 16 kemarin saya dan teman-teman berhasil mendapatkan tiket KA Brantas 118 keberangkatan tanggal 23. Baru ngeh, ternyata sekarang tiketnya selembar buat banyak /sampai 4 orang ya? Hahaha ... kalo kebetulan setiket dengan sesama railfans, bisa rebutan dong, siapa yang berhak memiliki tiket tersebut setelah perjalanan. Ngakak

Yang jelas, ada cerita agak menjengkelkan juga tentang pemesanan tiket ini. Yang pesan tiket kan teman saya tuh, waktu dia tanya ke call center PT. Kereta Api Indonesia (Persero), mereka bilang kalau tiket bisa dipesan 14 hari sebelum keberangkatan dengan menyertakan surat permohonan. Ya sudah, karena takut kehabisan, dikirimlah surat permohonan pembelian tiket pada H-14. Jumlahnya gak nanggung-nanggung, 54 tiket. Tapi ternyata, sama saja Sakit Sampai H-7, urusan pemesanan tiket kami tidak jelas jluntrungnya. Akhirnya pagi-pagi teman saya ke Tanah Abang. Di sana pun masih dilempar kesana-kemari dan sampai siang hari, tiket belum di tangan. Sempat ketar-ketir juga, takut gak dapet tiket, syukurlah sore harinya sudah dipastikan mendapatkan tiket di gerbong 7 (setelah perjuangan yang luar biasa panjang Sakit ).

Heran deh, birokrasinya kok masih ruwet gini yah? Padahal teman saya sudah tanya, sudah dijelaskan, sudah mengikuti prosedur, ujung-ujungnya malah dilempar kesana kemari dan tiket baru didapat saat matahari sudah tinggi dan tiket di loket sudah hampir habis Sakit

wow 54 tiket Heran mungkin yg di maksud lempar kesana-kemari itu lagi koordinasi minta tambahan stock 1 kereta/gerbong di rangkaian Brantas untuk pemberangkatan hari H
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
(19-12-2011, 08:34 AM)bonbon Wrote: wow 54 tiket Heran mungkin yg di maksud lempar kesana-kemari itu lagi koordinasi minta tambahan stock 1 kereta/gerbong di rangkaian Brantas untuk pemberangkatan hari H

hahaha, itu semua teman sekampus kok mas. Mayoritas turun Kediri, cuma itungan jari yang turun di Semarang dan Madiun Ngeledek Ceritanya pada mau pulang kampung liburan natal. Dah biasa tuh pulang kampung rame-rame gitu, hehehehe.

Nah, karena kami pesennya masif, ditambah teman saya mendengar kabar sekarang satu orang cuma bisa pesen 4 tiket (teorinya begitu, praktiknya teman saya satunya yang pulang tanggal 22 Desember 2011 bisa beli 11 tiket sekaligus). Jadilah si koordinator nyoba telpun ke call center KAI, terus katanya mereka bilang bisa pesen H-14 dalam jumlah banyak dengan menyertakan surat permohonan yang dikirim via fax.

Semua prosedur sudah dipatuhi, sudah dilaksanakan, dan eng ing eng, ternyata sampai hari Kamis tanggal 15 Desember 2011 belum ada kejelasan nasib Pasrah Aja Dah Ngeledek udah berkali-kali ditelpun, katanya masih begini dan masih begitu. Ya sudah deh, last resortnya Jumat 16 Desember 2011 (H-7) teman saya ngluruk ke Tanah Abang. Apa yang terjadi di sana pada hari itu saya kurang tahu, yang jelas dia di sana dari pagi dan baru dipastikan mendapat tiket lewat tengah hari. Katanya di sono ruwet gitu deh pokoknya. Apalagi teman saya ini sempat-sempatnya nge-update status yang membuat kami yang lain galau Ngakak

Kalau hari itu ditambah kereta kurang tahu juga ya, yang jelas kami mendapatkan gerbong 7, dan tempat duduknya pun tidak bersatu atau berkumpul dari belakang ke depan / depan ke belakang. Ada sekitar 10 tempat duduk yang terpisah dari kelompok utama.
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
Sebelumnya salam kenal dr ane untuk para master2 persepuran di Semboyan 35.com ini dan ane izin gabung di forum ini..

Ane mau tanya,denger2 dr forum sebelah katanya tiket kelas Ekonomi subsidi,bisa dipesan PP.
Benarkah demikian..?

mohon pencerahannya
tks
Reply
(21-12-2011, 07:56 AM)NgademiN Wrote: Sebelumnya salam kenal dr ane untuk para master2 persepuran di Semboyan 35.com ini dan ane izin gabung di forum ini ..
Ane mau tanya, denger2 dr forum sebelah katanya tiket kelas Ekonomi subsidi, bisa dipesan PP.
Benarkah demikian..?
mohon pencerahannya
tks

Baru denger. Thanks infonya. Mau coba cek ke call center PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Xie Xie
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)