Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
Perbedaannya:
1. Ventilasi di BB 304 lebih besar dan jumlahnya banyak dari BB 301.
2. Pintu kabin di BB 301 tak ada kacanya, tapi kalau BB 304 ada.
3. Corong klakson di ujung kabin masinis pada BB 301 hanya satu, sedangkan pada BB 304 ada dua.
4. Posisi tangki untuk HSD pada BB 301 berada di antara 2 bogie, sedangkan pada BB 304 berada di bagian dalam mesin.
CMIIW
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 2
Threads: 0
Joined: Nov 2009
Reputation:
0
(31-10-2009, 01:53 PM)adipe Wrote: Assalaamu'alaykum wr wb.
Barangkali bukan hanya saya yang kesulitan membedakan BB301 dan BB304. Secara fisik saya kok beranggapan sama tampilan kedua jenis Loko ini, belum lagi dalemannya...
Mungkin ada rekan yang bisa membantu saya membedakannya...syukur-syukur ada fotonya....
Terimakasih...
1.Bedanya di Gril Sampingnya
2.Bentuk Cath Cow nya
TonySp
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Saya rasa itu semua sudah cukup menjelaskan perbedaan fisik antara keduanya. Sebagai tambahan, BB301 batch tahun 1970 (nomor 51-55) juga ada jendela di pintu, seperti halnya BB304.
Posts: 1,934
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
9
Dari buku karangan Ir. Hartono, pada BB301 mesinnya bertipe MTU-MD 12V 538 TB10 berdaya 1480 HP sedangkan BB304 mesinnya bertipe MTU 12V 652 TB11 berdaya 1550 HP.
Loco Project Designer for better Indonesian Railways
Posts: 27
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
2
mungkin sekedar melengkapi , Kalo menurut buku Ir. Hartono lok bb301 engine nya menggunakan 12v 538 TB10.
pada awalnya tahun 1964 menggunakan engine MD 655 Mybach Mercedez sebanyak 10 buah BB301 01 s/d BB301 10 menggunakan sistem pengereman vacum yang kemudian dimodif menjadi westinghouse seperti temannya yang lain.
BB301 11 s/d 45 sudah menggunakan sistem westinghouse (air brake)
BB301 46 s/d 50 lok ini tidak pernah ada atau mungkin juga tidak lahir
BB301 51 s/d 55 datang tahun 1970 engine nya sudah menggunakan MTU 12v 652 tb11 dan pintu masinis sudah ada kacanya.
pada periode 1983 s/d 1985 dilakukan MO oleh Krupp di by YK sebanyak 22 lok semua engine nya di ganti pake 12V 652 TB 11
nih nomernya
No Serie Lok Selesai MO
1 BB301 01 12-Jun-84
2 BB301 02 31-Dec-83
3 BB301 03 27-Jun-84
4 BB301 04 15-Jun-84
5 BB301 06 18-Dec-01
6 BB301 08 9-Sep-84
7 BB301 15 15-Apr-86
8 BB301 16 6-Jul-85
9 BB301 20
10 BB301 29 30-Nov-83
11 BB301 32 20-Sep-85
12 BB301 34 29-Nov-85
13 BB301 36 13-Dec-85
14 BB301 37 5-Apr-86
15 BB301 42 5-Mar-86
16 BB301 44 30-Jul-85
17 BB301 45 6-Feb-86
18 BB301 51 25-Oct-84
19 BB301 52 31-Dec-84
20 BB301 53 12-Jan-85
21 BB301 54 23-Feb-85
22 BB301 55 1-Apr-85
terus dilanjutkan lagi pada periode 1997 s/d 2000 sebanyak 25 lok oleh Siemens di BY YK
No Serie Lok Selesai MO
1 BB301 05 10/10/98
2 BB301 07 19/06/97
3 BB301 09 21/1098
4 BB301 11 09/09/99
5 BB301 12 11/09/98
6 BB301 13 03/09/97
7 BB301 14 07/01/98
8 BB301 17 31/10/97
9 BB301 18 13/01/99
10 BB301 19 23/04/99
11 BB301 21 24-05-99
12 BB301 22 30/05/98
13 BB301 23 15/12/98
14 BB301 24 14/11/97
15 BB301 25 29/12/99
16 BB301 26 31/07/97
17 BB301 27 26/01/98
18 BB301 28 18-06-99
19 BB301 30 13/07/98
20 BB301 31 23/07/98
21 BB301 35 25/03/98
22 BB301 39 06/06/97
23 BB301 40 17/10/97
24 BB301 41 04/08/99
25 BB301 43 05/01/00
cukup dulu ah ... nanti kepanjangan..........
Posts: 54
Threads: 0
Joined: Oct 2011
Reputation:
0
18-10-2011, 01:35 PM
Posts: 402
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Menarik juga membahas perbedaan BB301 dan BB304. Mengingat keduanya adalah dari keluarga Krupp Type M1500BB.
Hanya saja, kalau BB301 adalah varian kedua, BB304 adalah varian keempat.
Perbedaan yang kentara antara keduanya adalah bentuk lubang ventilasinya. Sama di BB304 ada lubang ventilasi di hidung, dibawah jendela depan (ini tidak ada di BB301).
Bentuk meja layan keduanya juga berbeda.
Dulu waktu keduanya masih baru, BB301 dan BB304 menggunakan mesin yang berbeda. Tapi di tahun 1980an dan 1990an, sewaktu banyak BB301 di repower, mesinnya BB301 disamakan dengan BB304.
Kecuali untuk BB301 buatan tahun 1970 (nomor 51-55) yang hingga akhir hayatnya menggunakan varian mesin MTU yang hanya khusus dipakai BB301 batch 1970 saja.
Kalau nggak salah, transmisi hidrolik yang dipakai BB301 juga beda dengan BB304. Ada yang bilang, yang punya BB301 lebih besar dari BB304....
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
(18-10-2011, 01:35 PM)Alifiardi CC204 39 Wrote: BB 301 yg SH Mana LH Mana Kasi Tau y 
Dahulu,
ketika Lok BB 301, 304 dan CC 200 masih merajai
untuk koridor Jakarta - Semarang/ Yogya - Surabaya
dan sampai Banyuwangi,
tentu untuk ketiga jenis Loko ini, semuanya Double Cabin.
Pada saat itu, entah yang dikenal dengan Ujung Pendek
dan Ujung Panjang, untuk jenis Loko yang lain,
juga dikenal dengan Ujung 1 dan Ujung 2.
Menurut para pensiunan masinis,
kadang mendapat perintah, untuk berjalan
dengan ujung 1, atau ujung 2, dengan alasan tertentu.
Karena untuk BB 301/ 304 atau CC 200, mana yang SH dan LH ?
Dua-duanya terdapat kabin !
Yang dibuat patokan untuk membedakan adalah Radiatornya.
Kabin, yang dibelakangnya terdapat radiator, disebut UJUNG 1.
Kebalikannya, yang dibelakangnya tidak ada radiatornya,
disebut UJUNG 2.
Dengan dibedakan tersebut,
juga tidak akan salah masuk, jika diperintah untuk, misalnya,
memperbaiki sesuatu atau mengambil sesuatu,
tinggal masuk Ujung 1 atau 2, sesuai permintaan,
karena sudah ada ketentuannya.
Posisi panel listrik, selalu pada ujung 1,
karena dekat dengan radiator, sehingga diharapkan,
tidak mudah panas karena imbas adanya cooling fan yang bekerja,
sehingga juga terdapat sirkulasi udara.
Hanya saja,
ada kelebihan dan kekurangan dengan posisi kipas angin
yang seharusnya dengan adanya Thermostat, mulai bekerja
pada temperatur 72' C, pada akhirnya dirubah menjadi 70' C.
Dengan alasan,
elemen atau kisi-kisi radiator, karena terkena debu, kotoran dlsb,
lebih cepat kotor dan dapat mengakibatkan, cepat panas.
Sehingga, temperaturnya diturunkan sedikit, agar lebih aman.
Untuk Lok BB 301-304 karena posisi radiator yang berada
disisi kanan dan kiri, dengan kipas angin pada atap yang menyedot
udara dari dalam dan menghembuskan angin keatas/ keluar,
untuk elemen/ kisi-kisi radiator, memang lebih cepat kotor.
Juga untuk Lok BB 303-305,
walau posisi radiator ada diujung panjang,
tetapi karena jika dijalankan dengan LH,
memang sedikit lebih berpengaruh untuk cepat panasnya
[ walau sebenarnya sudah ada thermostat nya ],
tetapi juga lebih cepat kotor kisi-kisi nya.
Itu semua,
jika dibandingkan dengan Lok seri CC, entah 201, 203, 204.
Karena, posisi radiator yang diatas, dengan cooling fan yang menyedot udara dari dalam, dan menghembuskan keluar pada atap,
dibagian LH nya.
Relatif lebih bersih, dengan perode jalan yang sama.
Tapi,
walau sekarang istilah Ujung 1 dan Ujung 2 sudah jarang dipakai,
dengan semakin berkurangnya loko Dobel Kabin,
untuk Ujung 1 jenis CC,
tetap yang terdapat posisi radiatornyalah,
yang dianggap sebagai Ujung 1 nya.
Saat ini, pada posisi LH.
Demikian,
semoga sedikit bermanfaat.
Terlampir dua buah gambar teknik dari BB 200 dan 301.
S4.
Ujung 1 dari BB200, disebelah kanan gambar.
Pada posisi longhood.
Ujung 1 dari BB 301, pada kabin disebelah kiri gambar.

Posts: 403
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
28-11-2011, 07:54 PM
(This post was last modified: 29-11-2011, 09:39 AM by see_204XX.)
(26-11-2011, 10:58 PM)Adi Sutjipto Wrote: (18-10-2011, 01:35 PM)Alifiardi CC204 39 Wrote: BB 301 yg SH Mana LH Mana Kasi Tau y 
[spoiler=Dahulu,
ketika Lok BB 301, 304 dan CC 200 masih merajai
untuk koridor Jakarta - Semarang/ Yogya - Surabaya
dan sampai Banyuwangi,
tentu untuk ketiga jenis Loko ini, semuanya Double Cabin.]
Pada saat itu, entah yang dikenal dengan Ujung Pendek
dan Ujung Panjang, untuk jenis Loko yang lain,
juga dikenal dengan Ujung 1 dan Ujung 2.
Menurut para pensiunan masinis,
kadang mendapat perintah, untuk berjalan
dengan ujung 1, atau ujung 2, dengan alasan tertentu.
Karena untuk BB 301/ 304 atau CC 200, mana yang SH dan LH ?
Dua-duanya terdapat kabin !
Yang dibuat patokan untuk membedakan adalah Radiatornya.
Kabin, yang dibelakangnya terdapat radiator, disebut UJUNG 1.
Kebalikannya, yang dibelakangnya tidak ada radiatornya,
disebut UJUNG 2.
Dengan dibedakan tersebut,
juga tidak akan salah masuk, jika diperintah untuk, misalnya,
memperbaiki sesuatu atau mengambil sesuatu,
tinggal masuk Ujung 1 atau 2, sesuai permintaan,
karena sudah ada ketentuannya.
Posisi panel listrik, selalu pada ujung 1,
karena dekat dengan radiator, sehingga diharapkan,
tidak mudah panas karena imbas adanya cooling fan yang bekerja,
sehingga juga terdapat sirkulasi udara.
Hanya saja,
ada kelebihan dan kekurangan dengan posisi kipas angin
yang seharusnya dengan adanya Thermostat, mulai bekerja
pada temperatur 72' C, pada akhirnya dirubah menjadi 70' C.
Dengan alasan,
elemen atau kisi-kisi radiator, karena terkena debu, kotoran dlsb,
lebih cepat kotor dan dapat mengakibatkan, cepat panas.
Sehingga, temperaturnya diturunkan sedikit, agar lebih aman.
Untuk Lok BB 301-304 karena posisi radiator yang berada
disisi kanan dan kiri, dengan kipas angin pada atap yang menyedot
udara dari dalam dan menghembuskan angin keatas/ keluar,
untuk elemen/ kisi-kisi radiator, memang lebih cepat kotor.
Juga untuk Lok BB 303-305,
walau posisi radiator ada diujung panjang,
tetapi karena jika dijalankan dengan LH,
memang sedikit lebih berpengaruh untuk cepat panasnya
[ walau sebenarnya sudah ada thermostat nya ],
tetapi juga lebih cepat kotor kisi-kisi nya.
Itu semua,
jika dibandingkan dengan Lok seri CC, entah 201, 203, 204.
Karena, posisi radiator yang diatas, dengan cooling fan yang menyedot udara dari dalam, dan menghembuskan keluar pada atap,
dibagian LH nya.
Relatif lebih bersih, dengan perode jalan yang sama.
Tapi,
walau sekarang istilah Ujung 1 dan Ujung 2 sudah jarang dipakai,
dengan semakin berkurangnya loko Dobel Kabin,
untuk Ujung 1 jenis CC,
tetap yang terdapat posisi radiatornyalah,
yang dianggap sebagai Ujung 1 nya.
Saat ini, pada posisi LH.
Demikian,
semoga sedikit bermanfaat.
Terlampir dua buah gambar teknik dari BB 200 dan 301.
S4.
![[Image: LokBB20011.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/LokBB20011.jpg)
Ujung 1 dari BB200, disebelah kanan gambar.
Pada posisi longhood.
![[Image: GambarTeknikBB301.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/GambarTeknikBB301.jpg)
Ujung 1 dari BB 301, pada kabin disebelah kiri gambar.
 [/spoiler]
OTT
om Adi.. Boleh kah saya minta skema lok" di atas.? berhubung saya suka gambar teknik manual saya mau belajar ngambar skema lok dg sekala..
alangkah baiknya kalo ada skema seperti di atas itu..
TUT TUT.. KOBONG..!!
~Presjam~
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
(28-11-2011, 07:54 PM)Yoga Bagus Wrote: om Adi.. Boleh kah saya minta skema lok" di atas.? berhubung saya suka gambar teknik manual saya mau belajar ngambar skema lok dg sekala..
alangkah baiknya kalo ada skema seperti di atas itu..
Ya silakan dicopy aja.
|