Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Diskusi : Subsidi BBM untuk Angkutan KA
#31
(24-11-2011, 12:05 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Kalau diwacanakan bahwa lokomotif yang khusus menarik KA ekonomi boleh menenggak BBM subsidi sementara KA lainnya (yang menarik EXA atau barang) tidak boleh, well.... Itu akan membuat opersional KA berbelit sekali.

Karena dalam satu hari, sebuat lokomotif bisa dioperasikan untuk menarik berbagai jenis kereta api.

Apalagi perusahaan KA khusus KA subsidi, seperti Amtrak di Amerika, tidak ada.

berbelit???ga juga sih Big Grin
tinggal itung aja berapa jumlah perjalanan kereta ekonomi, berapa KM jarak yang di tempuh, berapa konsumsi bahan bakar per kilometer ditambah dispensisasi beberapa persen ketahuan berapa biaya BBM yang dibutuhkan Big Grin

jumlah perjalanan kereta ==>terlihat di gapeka
jarak tempuh ==> keliatan
dispensasi ==> buat langsir, muter loko dll ga lebih dari 10%

jadi ya 1 loko mo operasional 24 jam (dipake kereta ekonomi, bisnis, barang ato apapun) ya ga masalah secara dah ketahuan kok Big Grin Big Grin
Reply
#32
(24-11-2011, 09:56 AM)kabei Wrote: bruakakakakak ngakak lagi, kereta ekonomi sudah tuh disubsidi trus kurang apa???

*moga aja besok ga ada penumpang pesawat (penumpang lion, garuda, merpati, batavia dll) yang minta avtur disubsidi juga :ngakak:ngakak
KA eksekutif dan KA bisnis gak disubsidi, trus kenapa bis eksekutif bisa menikmati subsidi solar mas kabei....???

Reply
#33
(24-11-2011, 03:11 PM)eling Wrote:
(24-11-2011, 09:56 AM)kabei Wrote: bruakakakakak ngakak lagi, kereta ekonomi sudah tuh disubsidi trus kurang apa???

*moga aja besok ga ada penumpang pesawat (penumpang lion, garuda, merpati, batavia dll) yang minta avtur disubsidi juga :ngakak:ngakak
KA eksekutif dan KA bisnis gak disubsidi, trus kenapa bis eksekutif bisa menikmati subsidi solar mas kabei....???

pesawat kelas ekonomi ga disubsidi, ga mewek tuh penumpangnya Big Grin
bahkan tiket pesawat bisa lebih murah dari kereta api Big Grin

Reply
#34
(24-11-2011, 03:32 PM)kabei Wrote:
(24-11-2011, 03:11 PM)eling Wrote: KA eksekutif dan KA bisnis gak disubsidi, trus kenapa bis eksekutif bisa menikmati subsidi solar mas kabei....???

pesawat kelas ekonomi ga disubsidi, ga mewek tuh penumpangnya Big Grin
bahkan tiket pesawat bisa lebih murah dari kereta api Big Grin
tadi kan saya tanya soal subsidi BBM ke bis, kenapa jawaban mas Kabei ke pesawat...???

Reply
#35
(24-11-2011, 03:40 PM)eling Wrote:
(24-11-2011, 03:32 PM)kabei Wrote:
(24-11-2011, 03:11 PM)eling Wrote: KA eksekutif dan KA bisnis gak disubsidi, trus kenapa bis eksekutif bisa menikmati subsidi solar mas kabei....???

pesawat kelas ekonomi ga disubsidi, ga mewek tuh penumpangnya Big Grin
bahkan tiket pesawat bisa lebih murah dari kereta api Big Grin
tadi kan saya tanya soal subsidi BBM ke bis, kenapa jawaban mas Kabei ke pesawat...???

ternyata ndak mudeng juga maksud gw :ngakak
pesawat
biaya operasional mahal
semua biaya pake dollar
boros bahan bakar
jumlah penumpang terbatas (artinya cost perunit menjadi mahal)
tidak disubsidi
TAPI
biaya tiket lebih murah/bisa bersaing..

Kereta api
biaya operasional katanya murah
gw kira ga seboros pesawat
jumlah penumpang yang diangkut banyak (katanya)
sama sama ga disubsidi
TAPI
biaya tiket muahal buanget :ngakak
dan mewek mewek minta subsidi.........


*moga aja lo bisa melihat perbandingan kek gitu
** jangan keseringan ngebandingin dengan sesuatu yang levelnya berada dibawah lo, nanti ga maju maju....
Reply
#36
(24-11-2011, 03:11 PM)eling Wrote: KA eksekutif dan KA bisnis gak disubsidi, trus kenapa bis eksekutif bisa menikmati subsidi solar mas kabei....???

trus klo KA ekse & bisnis dapet subsidi,PT. Kereta Api Indonesia (Persero) siap ndak dengan penurunan harga tiket?tentunya tanpa penurunan services dan sarana ?
misalnya tiket ekse sebelum subsidi harganya 300rb setelah dapet subsidi menjadi 150rb
bisnis yg tadinya 120rb jadi 60rb ?
klo bisa hebat deh Tepuk Tangan

Pisss ahhh...

Reply
#37
@kabei,
mas kabei, fenomena pesawat lebih murah dari kereta api apakah cuma ada di indonesia saja? kalau menurut pengalaman mas kabei, diluar negeri apakah pesawat juga lebih murah dari kereta?

@eling,
mas, sebenarnya yang kena pengaruh pesawat murah bukan hanya kereta saja lho. bus2 akap yang ke sumatera juga kena imbas persaingan ini. padahal mereka bbm disubsidi, tapi tarifnya juga mahal jika dibandingkan pesawat.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#38
(24-11-2011, 03:53 PM)kabei Wrote: [spoiler]
(24-11-2011, 03:40 PM)eling Wrote:
(24-11-2011, 03:32 PM)kabei Wrote:
(24-11-2011, 03:11 PM)eling Wrote: KA eksekutif dan KA bisnis gak disubsidi, trus kenapa bis eksekutif bisa menikmati subsidi solar mas kabei....???

pesawat kelas ekonomi ga disubsidi, ga mewek tuh penumpangnya Big Grin
bahkan tiket pesawat bisa lebih murah dari kereta api Big Grin
tadi kan saya tanya soal subsidi BBM ke bis, kenapa jawaban mas Kabei ke pesawat...???

ternyata ndak mudeng juga maksud gw :ngakak
pesawat
biaya operasional mahal
semua biaya pake dollar
boros bahan bakar
jumlah penumpang terbatas (artinya cost perunit menjadi mahal)
tidak disubsidi
TAPI
biaya tiket lebih murah/bisa bersaing..

Kereta api
biaya operasional katanya murah
gw kira ga seboros pesawat
jumlah penumpang yang diangkut banyak (katanya)
sama sama ga disubsidi
TAPI
biaya tiket muahal buanget :ngakak
dan mewek mewek minta subsidi.........


*moga aja lo bisa melihat perbandingan kek gitu
** jangan keseringan ngebandingin dengan sesuatu yang levelnya berada dibawah lo, nanti ga maju maju....[/spoiler]
operator pesawat mana yang murah mas kabei....??? kira2 berapa harga tiket kelas ekonomi Perseroan Terbatas Garuda Indonesia jurusan surabaya....???

Reply
#39
weleh jadi memanas neh sepertinya.... sepertinya banding membandingkan ini perlu ditegaskan batasannya... pesawat adalah transportasi udara dan kereta api adalah transportasi darat jadi ga bisa dibandingin dong. kalo mau bandingin mesti yg sama2 transportasi darat gitu menurut saran saya
Reply
#40
(24-11-2011, 03:53 PM)kabei Wrote: ternyata ndak mudeng juga maksud gw
pesawat
biaya operasional mahal
semua biaya pake dollar
boros bahan bakar
jumlah penumpang terbatas (artinya cost perunit menjadi mahal)
tidak disubsidi
TAPI
biaya tiket lebih murah/bisa bersaing..

Argumentasi aneh...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)