31-10-2011, 06:25 PM
Salah satu trip Prambanan Ekspres (KA 829A) berhenti di setiap stasiun (kecuali GWK). Apakah informasi ini benar?
|
Semuanya tentang Prambanan Express
|
|
31-10-2011, 06:25 PM
Salah satu trip Prambanan Ekspres (KA 829A) berhenti di setiap stasiun (kecuali GWK). Apakah informasi ini benar?
01-11-2011, 06:16 AM
PT Kereta Api (KA) Daops VI melarang sepeda masuk KA Prambanan Ekspres (Prameks). Larangan itu berdasarkan telegram dari PT KA Daops VI Nomor YM/82 tertanggal 28 Oktober 2011. Namun, larangan itu tidak berlaku untuk sepeda lipat (seli). Seli tetap diperbolehkan untuk masuk Prameks sepanjang ukuran berat tidak melebihi 20 kilogram (kg) dengan dimensi kurang dari 100 desimeter persegi (dm2) atau 1 meter persegi (m2).
Peraturan lama menetapkan kewajiban bagi penumpang yang membawa sepeda untuk membayar dua kali lipat harga tiket penumpang Prameks. Sekarang peraturan lama itu dihapuskan dan diganti peraturan baru. "Kepala stasiun tempat penumpang naik, berhak memberi larangan jika memang Seli yang hendak masuk memakan banyak tempat. Misalnya, bagi rombongan pengguna Seli yang jumlahnya mencapai puluhan orang, kepala stasiun boleh melarang mereka naik. Boleh kalau hanya satu, atau dua, atau tiga unit seli. Itupun harus disebar di banyak gerbong, agar tidak terjadi penumpukan. Kalau lebih dari itu, kepala stasiun bisa melarang. Tidak ada lagi aturan bisa masuk dengan menambah sejumlah uang." demikian kata Kepala Humas PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto pada Solopos hari ini 1 November 2011 selengkapnya baca pada halaman 7.
.
02-11-2011, 06:07 PM
Hari ini Prameks Terong (Solo-Yogya) mogok di Srowot kurang lebih jam 17.00, pukul 17.30 jalan. Eh baru beberapa meter bergerak mogok lagi... dan kabar terakhir rangkaian mundur ke Sta Srowot lagi....
Padahal harusnya jam segini udah balik ke Solo... wah jam dinasnya memang harus dikurangi khusus untuk KRD Terong ini,... kasian penumpang kalau terus begini...
03-11-2011, 08:51 AM
(02-11-2011, 06:07 PM)Narendro Anindito Wrote: Hari ini Prameks Terong (Solo-Yogya) mogok di Srowot kurang lebih jam 17.00, pukul 17.30 jalan. Eh baru beberapa meter bergerak mogok lagi... dan kabar terakhir rangkaian mundur ke Sta Srowot lagi....Penumpang Prameks mengamuk Oleh JIBI on Wednesday, 2 November 2011 Share on Facebook Twitter Delicious Digg SOLO: Ratusan penumpang kereta api Prambanan Ekspress mengamuk di Stasiun Srowot, Klaten petang tadi, akibat mereka kesal dengan seringnya terjadi kerusakan pada KA Prameks itu. Berdasar informasi yang dihimpun, kekesalan penumpang Prameks memuncak setelah tiga hari terakhir kereta penumpang jurusan Solo-Yogyakarta yang bertolak dari Solo pukul 16.45 WIB, atau bertepatan dengan jam pulang kerja, mengalami mogok. Tidak hanya marah, penumpang pun sempat mengancam akan membakar kereta Prameks. “Penumpang semakin kesal karena mogok terjadi setiap hari dan penumpang dialihkan ke kereta Senja Bengawan yang tidak berhenti di Stasiun Tugu maupun Stasiun Maguwo, sebagaimana kereta Prameks berhenti,†tutur salah seorang Pramekers, Yohanes Tunjung, malam ini. Kereta Prameks yang sering mogok dan terlambat sudah menjadi persoalan klasik yang sampai saat ini belum ada solusinya. Pejabat Humas PT Kereta Api (KA) Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, mengakui hal ini, aksi mengamuk penumpang Prameks sore ini di Stasiun Srowot merupakan akumulasi dari kekesalan karena tiga hari terakhir kereta Prameks selalu mogok. “Kami memahami kalau penumpang Prameks marah dan mengamuk karena beberapa hari terakhir ini Prameks selalu mogok,†kata Eko. Eko pun mengatakan Prameks selama ini masih menjadi moda transportasi yang sangat diandalkan. Ikatan emosi Pramekers dengan kereta Prameks itu sendiri sangat kuat. “Jadi, dengan ketergantungan yang tinggi itu wajar kalau akhirnya mereka marah. Tapi, sudah sering kami sampaikan berkali-kali, kami sudah berusaha maksimal memberikan pelayanan yang terbaik tapi karena persoalannya hampir semua kondisi kereta <I>Prameks<I> itu bermasalah.†PT KA Daops VI Jogja memiliki lima armada Prameks, yang terdiri dari tiga KRDE dan dua KRD. “Semuanya bermasalah. Apalagi yang KRDE itu sudah uzur semua. Kereta KRDE itu adalah kereta dari pemerintah yang semula adalah kereta KRL. Kalau persoalannya demikian, saya berharap jangan hanya PT KA yang jadi sasaran, tapi juga pemerintah sebagai penyedia jasa transportasi massal.†(JIBI/Solopos/haw/rsj)
"Sumber Berita"
bisnis-jateng.com/index.php/2011/11/penumpang-prameks-mengamuk/
.
03-11-2011, 11:41 AM
(26-10-2011, 02:47 PM)BuGe780 Wrote: btw,dngar2 Daop 6 akan dpt jatah KRDE AC utk Prameks. Trus KRDH UNGU apakah akan dihibahkan ke Daop lain ya? Sy cuma punya uneg2 gmana kalo KRDH UNGU nantinya dijadikan KRD BUMI GEULIS di Daop 1,scara armada di jalur ini sangat kurang n sdh ngos2an... "OOT" Setuju setuju. bener nih. Buge kurang armada. kasian KRDnya di suruh mondar mandir Boo - SI terus tiap hari. apalagi treknya agak terjal. hehehehe
04-11-2011, 11:33 AM
wuaduh.... kalo sering mogok kayak gini.... repot dong.... kalo misalnya pengen nambah jadwal sampai lebih malem, ga bisa, wong armadanya aja sering bermasalah....
Si - Ungu tu emang kayaknya sudah harus masuk perawatan total. dulu kalo pas naik Sawung Ke Jogja, malah berharap si Ungunya lagi mogok, biar dapet KA pengganti pake gerboong penumpang. karena didalamnya terasa kurang nyaman juga tu....
04-11-2011, 02:56 PM
(03-11-2011, 08:51 AM)animaX Wrote:(02-11-2011, 06:07 PM)Narendro Anindito Wrote: Hari ini Prameks Terong (Solo-Yogya) mogok di Srowot kurang lebih jam 17.00, pukul 17.30 jalan. Eh baru beberapa meter bergerak mogok lagi... dan kabar terakhir rangkaian mundur ke Sta Srowot lagi....Penumpang Prameks mengamuk kenapa mesti marah ya!!! klo memang sudah saling membutuhkan, ya klo mogok tinggalin aja cari jalan lain laah
05-11-2011, 08:01 AM
Quote:Jika tak bawa untung, Prameks bisa saja dihapus
.
06-11-2011, 07:51 PM
(05-11-2011, 08:01 AM)animaX Wrote:Quote:Jika tak bawa untung, Prameks bisa saja dihapus bener tuh. gua juga baru denger kemaren lewat tweet kereta. katanya Prameks mau dihentikan. kalo bisa janganlah. kalo bisa diperbaiki, ya diperbaiki dulu keretanya. penumpang akan maklum kok. kalo okupansi tinggi seperti ini, PT KA tidak akan rugi kok. pasti balik modalnya cepet.
07-11-2011, 05:54 PM
apabila pramex dihapus saya yakin angka kecelakaan di jalan raya solo-yogya akan bertambah signifikan karena para penglaju bakal milih naik kendaraan pribadi ketimbang naik bus yg pastinya membludak.
sudah saatnya jalur ini di elektrifikasi dan diberi rangkaian krl yang bandel macam rheos atau krl ex-jepun agar mobilitas warga yogya-solo bertambah dan roda perekonomian terus berputar. salam Semboyan 35
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|