Posts: 2,439
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
62
23-09-2011, 07:08 PM
(This post was last modified: 23-09-2011, 07:12 PM by Billy Dancing.)
(23-09-2011, 07:02 PM)gian lingga Wrote: (23-09-2011, 06:50 PM)CC203 35 Wrote: (23-09-2011, 06:45 PM)gian lingga Wrote: ane pengen cirex pake CC203/04 dong ... 
Waktu itu pernah kok Cireks pakai CC 204 10 SMC. 
Kalau pakai CC 203 35 CN juga pernah tapi jarang,karena loko CC 203 35 CN ini buat Argo Jati.
Kalau Cireks ditarik CC 201 25-29.
ya pernah juga tuh ditarik 203 JNG ..
DAOP 3 ga ada 204 ya ? 
Ya,waktu CC 203 35 setelah pingsan,Ka Cireks ditarik lok ini.
Sedangkan Argo Jati ditarik CC 201 26r
waktu itu Ka Cireks tambahan pakai lok CC203 35
Daop 3 gak punya CC 204,waktu itu mau dikasih CC 204 11 gak jadi
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Tol Cikampek-Palimanan Dibangun Awal 2012
Oleh M. Munir Haikal
Jum'at, 23 September 2011 | 20:23 WIB
JAKARTA: PT Lintas Marga Sedaya memastikan akan memulai pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km pada awal tahun depan. Perusahaan jalan tol yang 55% sahamnya dimiliki oleh Plus Expressways Berhad dan sisanya oleh PT Bhaskara Utama, perusahaan yang dimiliki oleh Sandiaga Uno dan Erwin Aksa. Lintas Marga telah menunjuk PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai pengatur pinjaman (lead arranger) untuk proyek jalan tol senilai Rp11 triliun tersebut. Rencananya, sebanyak 70% dari biaya tersebut berasal dari pinjaman eksternal dan sisanya berasal dari kas internal. Managing Director Plus Expressways Noorizah Hj Abdul Hamid mengungkapkan Bank Islam Malaysia Berhad juga akan membantu pencarian dana di negara tersebut.
"Kami berharap bisa ground breaking proyek jalan tol sebelum akhir tahun. Awal tahun depan kami sudah mulai konstruksi proyek tersebut," ujarnya sore ini. Dia menargetkan ruas tol tersebut sudah bisa dioperasikan pada 2014. Saat ini, lanjut dia, pembebasan tanah untuk ruas tol Cikampek-Palimanan sudah mencapai 94%. "Kami berharap pada akhir tahun ini proses pembebasan tanah bisa dituntaskan." Presiden Direktur Lintas Marga Muhammad Fadzil bin Abdul Hamid mengungkapkan Plus Expressways telah menyetorkan permodalan sebesar US$20 juta dan Bhaskara Utama sudah menyetor US$10 juta. (sut)
http://www.bisnis.com/articles/tol-cikam...-awal-2012
-----------
Yang jadi bbrp pertanyaan besar kita :
1. Bagaimana nasib KA Cirebon Ekspres dan Argo Jati nantinya yah? Apa masih dicintai masyarakat?
2. Merak - Cirebon akan terhubung dg jalan tol. Itu berarti dengan KA yg mesti mengitari Rangkas Bitung dan lingkar Tn. Abang - Kamp. Bandan - Ps. Senen - Jatinegara dulu akan memperlama waktu tempuh perjalanan. Apa PT. KA gak ambil siasat dg menshortcutkan petak rel dr Serang ke Tangerang aja yah?
3. Serang sebagai ibukota propinsi Banten gimana nasibnya? Apakah akan semakin dilancongin masyarakat dg keindahan pantai di Merak dg peluang adanya ruas tol Palimanan - Merak? Gimana dg nasib KA Cirebon - Merak (apa harus diluncurin??)?
Posts: 2,439
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
62
Wah...mulai bahaya nih.
Tadi kayaknya liat Cireks di BKT formasinya CC 201 xx + K2(a) + 3K2 + KM2 + 3K1 + BP
sedikit berkurang dari biasanya bawa 5K1.
Posts: 716
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
5
(24-09-2011, 09:32 AM)Dana Komuter Wrote: Tol Cikampek-Palimanan Dibangun Awal 2012
Oleh M. Munir Haikal
Jum'at, 23 September 2011 | 20:23 WIB
JAKARTA: PT Lintas Marga Sedaya memastikan akan memulai pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km pada awal tahun depan. Perusahaan jalan tol yang 55% sahamnya dimiliki oleh Plus Expressways Berhad dan sisanya oleh PT Bhaskara Utama, perusahaan yang dimiliki oleh Sandiaga Uno dan Erwin Aksa. Lintas Marga telah menunjuk PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai pengatur pinjaman (lead arranger) untuk proyek jalan tol senilai Rp11 triliun tersebut. Rencananya, sebanyak 70% dari biaya tersebut berasal dari pinjaman eksternal dan sisanya berasal dari kas internal. Managing Director Plus Expressways Noorizah Hj Abdul Hamid mengungkapkan Bank Islam Malaysia Berhad juga akan membantu pencarian dana di negara tersebut.
"Kami berharap bisa ground breaking proyek jalan tol sebelum akhir tahun. Awal tahun depan kami sudah mulai konstruksi proyek tersebut," ujarnya sore ini. Dia menargetkan ruas tol tersebut sudah bisa dioperasikan pada 2014. Saat ini, lanjut dia, pembebasan tanah untuk ruas tol Cikampek-Palimanan sudah mencapai 94%. "Kami berharap pada akhir tahun ini proses pembebasan tanah bisa dituntaskan." Presiden Direktur Lintas Marga Muhammad Fadzil bin Abdul Hamid mengungkapkan Plus Expressways telah menyetorkan permodalan sebesar US$20 juta dan Bhaskara Utama sudah menyetor US$10 juta. (sut)
http://www.bisnis.com/articles/tol-cikam...-awal-2012
-----------
Yang jadi bbrp pertanyaan besar kita :
1. Bagaimana nasib KA Cirebon Ekspres dan Argo Jati nantinya yah? Apa masih dicintai masyarakat?
2. Merak - Cirebon akan terhubung dg jalan tol. Itu berarti dengan KA yg mesti mengitari Rangkas Bitung dan lingkar Tn. Abang - Kamp. Bandan - Ps. Senen - Jatinegara dulu akan memperlama waktu tempuh perjalanan. Apa PT. KA gak ambil siasat dg menshortcutkan petak rel dr Serang ke Tangerang aja yah?
3. Serang sebagai ibukota propinsi Banten gimana nasibnya? Apakah akan semakin dilancongin masyarakat dg keindahan pantai di Merak dg peluang adanya ruas tol Palimanan - Merak? Gimana dg nasib KA Cirebon - Merak (apa harus diluncurin??)?
1. kalau melihata keadaanya sekarang, saya yakin kedua KA itu masih bisa bersaing. Semoga saja tidak seperti KA Parahyangan dan KA Argo Gede yang terpakasa dimerger jadi GoPar
2. susah juga kalo buat shortcut begitu, karen banyak perumahan kelas kakap disana
3. mari kita liat seperti apa nantinya, saya gag berani bicarainnya
Itu aja dari saya mohon koreksi
LAGI BOYONGAN DARI DAOP IX KE DAOP VIII . . . .
Posts: 472
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
16
(24-09-2011, 09:32 AM)Dana Komuter Wrote: [spoiler]Tol Cikampek-Palimanan Dibangun Awal 2012
Oleh M. Munir Haikal
Jum'at, 23 September 2011 | 20:23 WIB
JAKARTA: PT Lintas Marga Sedaya memastikan akan memulai pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan sepanjang 116 km pada awal tahun depan. Perusahaan jalan tol yang 55% sahamnya dimiliki oleh Plus Expressways Berhad dan sisanya oleh PT Bhaskara Utama, perusahaan yang dimiliki oleh Sandiaga Uno dan Erwin Aksa. Lintas Marga telah menunjuk PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai pengatur pinjaman (lead arranger) untuk proyek jalan tol senilai Rp11 triliun tersebut. Rencananya, sebanyak 70% dari biaya tersebut berasal dari pinjaman eksternal dan sisanya berasal dari kas internal. Managing Director Plus Expressways Noorizah Hj Abdul Hamid mengungkapkan Bank Islam Malaysia Berhad juga akan membantu pencarian dana di negara tersebut.
"Kami berharap bisa ground breaking proyek jalan tol sebelum akhir tahun. Awal tahun depan kami sudah mulai konstruksi proyek tersebut," ujarnya sore ini. Dia menargetkan ruas tol tersebut sudah bisa dioperasikan pada 2014. Saat ini, lanjut dia, pembebasan tanah untuk ruas tol Cikampek-Palimanan sudah mencapai 94%. "Kami berharap pada akhir tahun ini proses pembebasan tanah bisa dituntaskan." Presiden Direktur Lintas Marga Muhammad Fadzil bin Abdul Hamid mengungkapkan Plus Expressways telah menyetorkan permodalan sebesar US$20 juta dan Bhaskara Utama sudah menyetor US$10 juta. (sut)
http://www.bisnis.com/articles/tol-cikam...-awal-2012
-----------
Yang jadi bbrp pertanyaan besar kita :
1. Bagaimana nasib KA Cirebon Ekspres dan Argo Jati nantinya yah? Apa masih dicintai masyarakat?
2. Merak - Cirebon akan terhubung dg jalan tol. Itu berarti dengan KA yg mesti mengitari Rangkas Bitung dan lingkar Tn. Abang - Kamp. Bandan - Ps. Senen - Jatinegara dulu akan memperlama waktu tempuh perjalanan. Apa PT. KA gak ambil siasat dg menshortcutkan petak rel dr Serang ke Tangerang aja yah?
3. Serang sebagai ibukota propinsi Banten gimana nasibnya? Apakah akan semakin dilancongin masyarakat dg keindahan pantai di Merak dg peluang adanya ruas tol Palimanan - Merak? Gimana dg nasib KA Cirebon - Merak (apa harus diluncurin??)? [/spoiler]
Berhubung ini thread tentang Cireks, saya coba mau kasih pendapat yang point 1 aja ya...
Ada perbedaan signifikan antara jalur Jakarta-Bandung dengan Jakarta-Cirebon, yang paling jelas terlihat adalah medannya. Jalur Jkt-Bdg berupa pegunungan sedangkan Jkt-Cirebon adalah tanah dataran rendah yang relatif rata.
Waktu tempuh sebelum dibangun Cipularang untuk mobil adalah sekitar 3-4 jam untuk jarak lk 130km, setelah dibangun Cipularang menjadi 1,5-2 jam. Sedangkan Jkt-Cirebon waktu tempuh lewat Pantura juga 3-4 jam tapi dengan jarak yg lebih jauh lk 220km, kalau dibangun jalan tol Cikampek-Cirebon diperkirakan waktu tempuh Jkt-Cirebon menjadi 2-2,5 jam (blm memperhitungkan waktu istirahat sopir yang pasti akan lelah kalau digeber full throttle Jkt-Cirebon dengan pemandangan yg monoton).
Ada nilai tambah lebih dari adanya jalan tol Cipularang bg pemakai mobil yaitu waku tempuh yang berkurang drastis untuk jarak terhitung pendek (130km), sedangkan tol Cirebon juga memangkas waktu tapi tidak drastis (1-1,5 jam) untuk jarak yg lebih panjang, jadi tidak terlalu terasa perubahannya, toh di jalan pantura skrg saja di beberapa ruas pada waktu tertentu bisa digeber sampai kecepatan 120km/jam koq.
Sekarang kita bicara KA Bandung, dahulu sblm ada Cipularang waktu tempuh masih bisa bersaing dengan mobil bahkan bisa lebih unggul, skrg kondisinya GoPar saja bisa 4 jam, 2 x lipat dibandingkan waktu mobil.
Kalau KA Cirebon waktu tempuh berkisar 2jam 40 menit - 3,5 jam, sangat masih bisa bersaing dengan jalan tol baru nantinya. Lagipula moda angkutan roda karet seperti bus saya koq masih berkeyakinan akan tetap lewat jalur pantura lama, karena penumpang mereka selama ini ya kebanyakan disekitar jalur pantura ini seperti Indramayu, Losarang, Pamanukan, Patrol dsb.
Satu keuntungan dari moda KA dibandingkan jalan tol nantinya adalah KA langsung masuk ke pusat kota (Jakarta atau Cirebon), apabila dibandingkan dengan jalan tol Cirebon yang hanya lewat pinggir kota Cirebon yaitu di sekitar Palimanan, Plumbon, Ciperna, Kanci. Asumsi waktu yang saya tuliskan di atas adalah waktu tempuh jalan tol yang dihitung dari pintu tol ke pintu tol (misalnya Cawang sampai Pasteur) berdasarkan pengalaman saya, sedangkan waktu tempuh KA adalah waktu tempuh dari stasiun GMR sampai BD atau CN (kebetulan ketiga stasiun tersebut berada di pusat kota)
Jadi saya sih masih yakin kalau moda roda besi (Cireks, Ciregal, Argo Jati) masih akan lebih unggul daripada moda roda karet (Luragung, Sahabat dkk) walaupun sudah terbangun jalan tol Jakarta-Cikopo-Cirebon
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Posts: 2,439
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
62
Yaa semoga aja masih bisa bersaing.
Tapi,menurut gw sih menang Ka lah,soalnya kebanyakan Ka ke CN diisi orang yg bolak-balik CN-Jakarta.Yah,masih bisa lah harusnya.
Toh,lancar pun Jakarta-Cirebon 3-5 Jam kok(#pengalaman)
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
estimasi adanya tol yg tersambung dr dlm kota jak sampe pinggir kota CN ga mungkin bisa sampe 2,5 jam
sangat gw yakinkan kalo emank tersambung secara keseluruhan, paling cepetnya cuma bisa 3-3,25 jam
untuk cirex & jati bisa bertahan, cuma butuh sdikit perubahan di gapekanya, karna terbukti dg gapeka yg mendukung sperti KA 60 yg berlari dilintas yg cukup kosong GMR-CN pernah ditembusnya dlm waktu 2 jam 27 menit, meskipun emank didalem rangkaian tingkat kenyamanan berkurang karna goncangan keras.
perubahan gapeka yg perlu disorot untuk cirex adalah gapeka disekitar KA 62 yg didepannya penuh sama patas PWK, krl eko & bahkan parcel biasa, kalo memank KA 62 di setting untuk menyusul 3 KA itu maka bisa dibilang waktu tempuhnya akan membaik, begitu juga di KA 56 yg walopun rame dg penumpang yg ga kedapetan ticket argo jati tapi sering kali KA 53 masuk GMR dibuat tersendat2, sehingga 56 pun terbilang cukup kesiangan & berlari dg taspat yg ga prima karna KRL ada didepan dia smua, entah ideal ato ngga nya solusi yg ada dipikiran gw, tp tampaknya perlu adanya pertukaran antara gapeka KA 55 dg 53 ini
Posts: 2,439
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
62
(24-09-2011, 01:15 PM)Andrew_CN Wrote: estimasi adanya tol yg tersambung dr dlm kota jak sampe pinggir kota CN ga mungkin bisa sampe 2,5 jam
sangat gw yakinkan kalo emank tersambung secara keseluruhan, paling cepetnya cuma bisa 3-3,25 jam
untuk cirex & jati bisa bertahan, cuma butuh sdikit perubahan di gapekanya, karna terbukti dg gapeka yg mendukung sperti KA 60 yg berlari dilintas yg cukup kosong GMR-CN pernah ditembusnya dlm waktu 2 jam 27 menit, meskipun emank didalem rangkaian tingkat kenyamanan berkurang karna goncangan keras.
perubahan gapeka yg perlu disorot untuk cirex adalah gapeka disekitar KA 62 yg didepannya penuh sama patas PWK, krl eko & bahkan parcel biasa, kalo memank KA 62 di setting untuk menyusul 3 KA itu maka bisa dibilang waktu tempuhnya akan membaik, begitu juga di KA 56 yg walopun rame dg penumpang yg ga kedapetan ticket argo jati tapi sering kali KA 53 masuk GMR dibuat tersendat2, sehingga 56 pun terbilang cukup kesiangan & berlari dg taspat yg ga prima karna KRL ada didepan dia smua, entah ideal ato ngga nya solusi yg ada dipikiran gw, tp tampaknya perlu adanya pertukaran antara gapeka KA 55 dg 53 ini
Serius tuh Ka 53 masuk GMR sering tersenda-sendat?
Jam-jam datangnya 53 itu kan KRL masih agak sepi lho.Yang membuatnya tertahan cuma Argo Parahyangan yg berangkat pukul 09:15 dari GMR.Mengapa?Karena Ka Gopar menggunakan jalur 4 dan Cireks/53 dan 56 harus menggunakan jalur 4 juga,karena jalur 3 buat lalu lalang KRL sehingga Ka Cireks ini cuma berhenti di dekat/antara Gondangdia sampai Gambir cuma 2menitan.Jam-jam segitu tuh KRL yg lewat paling cuma 3 kali ke arah JAKK.Justru yg sering tesendat masuk GMR itu Gopar,karena dia itu sering berhenti di MRI untuk nunggu Taksaka berangkat dan menunggu Argo Jati berangkat baru dia boleh masuk.Intinya Ka 53 itu tidak tersendat-sendat masuk GMR hanya karena KRL.
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(24-09-2011, 01:29 PM)CC203 35 Wrote: (24-09-2011, 01:15 PM)Andrew_CN Wrote: estimasi adanya tol yg tersambung dr dlm kota jak sampe pinggir kota CN ga mungkin bisa sampe 2,5 jam
sangat gw yakinkan kalo emank tersambung secara keseluruhan, paling cepetnya cuma bisa 3-3,25 jam
untuk cirex & jati bisa bertahan, cuma butuh sdikit perubahan di gapekanya, karna terbukti dg gapeka yg mendukung sperti KA 60 yg berlari dilintas yg cukup kosong GMR-CN pernah ditembusnya dlm waktu 2 jam 27 menit, meskipun emank didalem rangkaian tingkat kenyamanan berkurang karna goncangan keras.
perubahan gapeka yg perlu disorot untuk cirex adalah gapeka disekitar KA 62 yg didepannya penuh sama patas PWK, krl eko & bahkan parcel biasa, kalo memank KA 62 di setting untuk menyusul 3 KA itu maka bisa dibilang waktu tempuhnya akan membaik, begitu juga di KA 56 yg walopun rame dg penumpang yg ga kedapetan ticket argo jati tapi sering kali KA 53 masuk GMR dibuat tersendat2, sehingga 56 pun terbilang cukup kesiangan & berlari dg taspat yg ga prima karna KRL ada didepan dia smua, entah ideal ato ngga nya solusi yg ada dipikiran gw, tp tampaknya perlu adanya pertukaran antara gapeka KA 55 dg 53 ini
Serius tuh Ka 53 masuk GMR sering tersenda-sendat?
Jam-jam datangnya 53 itu kan KRL masih agak sepi lho.Yang membuatnya tertahan cuma Argo Parahyangan yg berangkat pukul 09:15 dari GMR.Mengapa?Karena Ka Gopar menggunakan jalur 4 dan Cireks/53 dan 56 harus menggunakan jalur 4 juga,karena jalur 3 buat lalu lalang KRL sehingga Ka Cireks ini cuma berhenti di dekat/antara Gondangdia sampai Gambir cuma 2menitan.Jam-jam segitu tuh KRL yg lewat paling cuma 3 kali ke arah JAKK.Justru yg sering tesendat masuk GMR itu Gopar,karena dia itu sering berhenti di MRI untuk nunggu Taksaka berangkat dan menunggu Argo Jati berangkat baru dia boleh masuk.Intinya Ka 53 itu tidak tersendat-sendat masuk GMR hanya karena KRL. 
masi ada 1 point yg lupa ente sebutin, bgitu masuk CKP pattas PWK & ONS pun menghadang dia & itu smua lah yg perlu diitung. yg gw sebut tersendat2 karna didepannya banyak KRL bukan saat %3 mau masuk GMRnya, tp saat 56 meninggalkan GMR karna krl2 yg usai mengantarkan orang kerja yg akhir2 ada didepan dia (Krl balik)
Posts: 2,045
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
26

sekitar 2 sampai 3 tahun yang lalu ada feeder cireks berangkat dari brebes 13.30 sampai CN sekitar 15.00 kemudian penumpang dari brebes,tanjung,losari,babakan pindah ke rangkaian cireks pemberangkatan dari CN 15.15
 kapan ada rencana diadakan feeder cireks lagi? padahal waktu itu penumpang feeder cireks cukup rame

mohon pencerahannya....
|