Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bedanya Kereta Eksekutif dengan KA Argo Apa Aja Yah?
#31
Gini nih,saya udah sering naik Taksaka.
Kalau emang 10 jam itu bukan jadualnya melainkan ngaret.Emangnya sering Taksaka berangkat GMR 08:45 dan sampai YK 18:45 ?
Setelat-telatnya Taksaka pernah masuk jam 17:45 dan itu jarang atau sangat jarang.Tapi sering juga kok masuk jam 16:35.
Argo Dwipangga juga sering telat kok sehingga dijuluki "raja telatan" oleh kebanyakan orang,terbukti tanggal 29 Agustus 2011 Ka 10 masuk YK jam 17:30 dan masuk SLO jam (+-)18:30.
Kalau Taksaka Pagi dari YK emang sering/pernah masuk GMR jam 20:00??Setelat-telatnya masuk GMR jam 18:45.

*pengalaman saya menggunakan Taksaka sebanyak 28 kali(setiap 3 bulan sekali)
[Image: overstappen.png]
(07-09-2011, 09:11 AM)dany cristian Wrote:
(06-09-2011, 07:19 PM)bagas_alqadri Wrote: tapi walau tergantung lintas rel, taspat kereta juga berbeda. Kalau misal Taksaka melewati wilayah perbukitan jelas sekiranya kecepatan max 50-60 nah kalo Argo sekiranya 60-65 an mas tetap berbeda jadi bukan hanya karena lintas karena taspat kereta itu sendiri berbeda mas. Nah Taksaka GMR-YK itu 10 jam-an karena saya memang pernah mengalami sendiri kalo tak salah rata rata waktunya sekitar 9-10 jam-an tidak pernah dalam catatan 7 jam 47 menit dan saya ingatkan Taksaka hanya berhenti di Stasiun Cirebon, Purwokerto, dan langsung YK sama saja seperti Pangga mas wong saya udah pernah coba sendiri pake taksaka kok Ngakak

just sharing aja..kalo pengalaman gw naik taksaka pagi relasi Yk-Gmr...berangkat Yk jam 10.00 masuk Jng sktar 17.40an mas..itu pas februari 2010 seh.
yang jadi pertanyaan gw apa waktu tempuh Yk-Gmr n Gmr-Yk beda?(sama2 taksaka pagi)

yang di bold:Berangkat YK jam 10:00 sampai JNG jam 17:40 dan sampai GMR jam 17:50,itu aja YK-GMR 7jam 50 menit.
:p
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
#32
(07-09-2011, 02:56 PM)CC203 35 Wrote: Gini nih,saya udah sering naik Taksaka.
Kalau emang 10 jam itu bukan jadualnya melainkan ngaret.Emangnya sering Taksaka berangkat GMR 08:45 dan sampai YK 18:45 ?
Setelat-telatnya Taksaka pernah masuk jam 17:45 dan itu jarang atau sangat jarang.Tapi sering juga kok masuk jam 16:35.
Argo Dwipangga juga sering telat kok sehingga dijuluki "raja telatan" oleh kebanyakan orang,terbukti tanggal 29 Agustus 2011 Ka 10 masuk YK jam 17:30 dan masuk SLO jam (+-)18:30.
Kalau Taksaka Pagi dari YK emang sering/pernah masuk GMR jam 20:00??Setelat-telatnya masuk GMR jam 18:45.

*pengalaman saya menggunakan Taksaka sebanyak 28 kali(setiap 3 bulan sekali)
[Image: overstappen.png]
(07-09-2011, 09:11 AM)dany cristian Wrote:
(06-09-2011, 07:19 PM)bagas_alqadri Wrote: tapi walau tergantung lintas rel, taspat kereta juga berbeda. Kalau misal Taksaka melewati wilayah perbukitan jelas sekiranya kecepatan max 50-60 nah kalo Argo sekiranya 60-65 an mas tetap berbeda jadi bukan hanya karena lintas karena taspat kereta itu sendiri berbeda mas. Nah Taksaka GMR-YK itu 10 jam-an karena saya memang pernah mengalami sendiri kalo tak salah rata rata waktunya sekitar 9-10 jam-an tidak pernah dalam catatan 7 jam 47 menit dan saya ingatkan Taksaka hanya berhenti di Stasiun Cirebon, Purwokerto, dan langsung YK sama saja seperti Pangga mas wong saya udah pernah coba sendiri pake taksaka kok Ngakak

just sharing aja..kalo pengalaman gw naik taksaka pagi relasi Yk-Gmr...berangkat Yk jam 10.00 masuk Jng sktar 17.40an mas..itu pas februari 2010 seh.
yang jadi pertanyaan gw apa waktu tempuh Yk-Gmr n Gmr-Yk beda?(sama2 taksaka pagi)

yang di bold:Berangkat YK jam 10:00 sampai JNG jam 17:40 dan sampai GMR jam 17:50,itu aja YK-GMR 7jam 50 menit.
:p

Yang saya gariskan. Kalo YK-GMR 7 jam 50 menit terus Argo Lawu gimana dong ? Bedanya apa ? Heran

Oh ya mas saya ingatkan lagi Taksaka itu bukan tepat 10 jam tapi sekitar 9-10 jam an mas. saya dari dulu saya pantau Taksaka selalu masuk YK jam 17.45 dan bukan telat kok mas. Kalau telat itu baru jam 18 lebih. Makanya saya bilang 9-10 jam itu jika tepat dan telat itu pun saya hitung dengan perkiran telat 20 menit an. Nah kalo dwipangga telat itu karena sering tertahan di MRI atau GMR ketika langsir namun bukan karena speednya lambat.

oh ya om momod ini apa ga OOT bahasnya taksaka dan dwipangga padahal tritnya tentang beda argo dan exe biasa Bethe

[Image: 11854949193_f4066c0b84.jpg]
Reply
#33
(07-09-2011, 05:18 PM)bagas_alqadri Wrote:
(07-09-2011, 02:56 PM)CC203 35 Wrote: Gini nih,saya udah sering naik Taksaka.
Kalau emang 10 jam itu bukan jadualnya melainkan ngaret.Emangnya sering Taksaka berangkat GMR 08:45 dan sampai YK 18:45 ?
Setelat-telatnya Taksaka pernah masuk jam 17:45 dan itu jarang atau sangat jarang.Tapi sering juga kok masuk jam 16:35.
Argo Dwipangga juga sering telat kok sehingga dijuluki "raja telatan" oleh kebanyakan orang,terbukti tanggal 29 Agustus 2011 Ka 10 masuk YK jam 17:30 dan masuk SLO jam (+-)18:30.
Kalau Taksaka Pagi dari YK emang sering/pernah masuk GMR jam 20:00??Setelat-telatnya masuk GMR jam 18:45.

*pengalaman saya menggunakan Taksaka sebanyak 28 kali(setiap 3 bulan sekali)
[Image: overstappen.png]
(07-09-2011, 09:11 AM)dany cristian Wrote:
(06-09-2011, 07:19 PM)bagas_alqadri Wrote: tapi walau tergantung lintas rel, taspat kereta juga berbeda. Kalau misal Taksaka melewati wilayah perbukitan jelas sekiranya kecepatan max 50-60 nah kalo Argo sekiranya 60-65 an mas tetap berbeda jadi bukan hanya karena lintas karena taspat kereta itu sendiri berbeda mas. Nah Taksaka GMR-YK itu 10 jam-an karena saya memang pernah mengalami sendiri kalo tak salah rata rata waktunya sekitar 9-10 jam-an tidak pernah dalam catatan 7 jam 47 menit dan saya ingatkan Taksaka hanya berhenti di Stasiun Cirebon, Purwokerto, dan langsung YK sama saja seperti Pangga mas wong saya udah pernah coba sendiri pake taksaka kok Ngakak

just sharing aja..kalo pengalaman gw naik taksaka pagi relasi Yk-Gmr...berangkat Yk jam 10.00 masuk Jng sktar 17.40an mas..itu pas februari 2010 seh.
yang jadi pertanyaan gw apa waktu tempuh Yk-Gmr n Gmr-Yk beda?(sama2 taksaka pagi)

yang di bold:Berangkat YK jam 10:00 sampai JNG jam 17:40 dan sampai GMR jam 17:50,itu aja YK-GMR 7jam 50 menit.
:p

Yang saya gariskan. Kalo YK-GMR 7 jam 50 menit terus Argo Lawu gimana dong ? Bedanya apa ? Heran

Oh ya mas saya ingatkan lagi Taksaka itu bukan tepat 10 jam tapi sekitar 9-10 jam an mas. saya dari dulu saya pantau Taksaka selalu masuk YK jam 17.45 dan bukan telat kok mas. Kalau telat itu baru jam 18 lebih. Makanya saya bilang 9-10 jam itu jika tepat dan telat itu pun saya hitung dengan perkiran telat 20 menit an. Nah kalo dwipangga telat itu karena sering tertahan di MRI atau GMR ketika langsir namun bukan karena speednya lambat.

oh ya om momod ini apa ga OOT bahasnya taksaka dan dwipangga padahal tritnya tentang beda argo dan exe biasa Bethe

Jadual sampai 17:45(bukan telat berarti jadualnya kan?) itu Jadual tahun kapan yang ente punya?
Tahun 2011,Taksaka Pagi berangkat GMR jam 08:45 sampai YK jam 16:28.
Ka 9 Argo Dwipangga juga sering telat kok tanpa jelas penyebabnya.

Oke semuanya Back on Topic
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
#34
waktu pertama kali diluncurkan tahun 1995, brand KA Argo yg saat itu terdiri dari Argo Gede dan Argo Bromo diposisikan sebagai KA yang paling cepat dibandingkan KA lain di trayek yg sama. hal tsb dikarenakan KA2 lain harus mengalah jika bersilang dgn KA ini. selain itu, lok CC 203 yg dipakai untuk menarik KA2 ini waktu itu masih baru.

Saya pernah baca di sebuah surat kabar bahwasanya kedua KA argo ini diberi nama langsung oleh PResiden Soeharto. Pak Harto mengharapkan kedua KA ini memiliki ketangguhan laksana gunung bromo dan gunung gede.

waktu awal peluncurannya, orang yg biasa naik Ka parahyangan berebut ingin mencoba naik KA argo gede. Padahal harga tiketnya lumayan beda; Parahyangan Eksekutif tarifnya Rp.25.000 sedangkan Argo gede tarifnya Rp.32.000 (lumayan beda nya untuk ukuran th 1995). waktu itu Argo gede benar2 menempuh waktu 2,5 jam untuk perjalanan BD-JNG (ke gambir tambah 10 menit)
<a target='_blank' title='ImageShack - Image And Video Hosting' href='http://imageshack.us/photo/my-images/513/signatureduw.jpg/'><img src='http://img513.imageshack.us/img513/5100/signatureduw.jpg' border='0'/></a>

Reply
#35
bedanya :
1. harga
2. nama (kalo K1 argo pake embel2 argo + nama gunung (kecuali dwipangga, karena dasarnya kata argo di bahasa jawa artinya ya gunung, jadi gak semua KA eksekutif satwa yang memakai rangkaian dengan livery ombak argo bisa dikasih nama dengan embel2 argo), kalo K1 basa dalam (hal ini mungkin maksud TS adalah K1 satwa) ya menggunakan nama-nama satwa kuno (kecuali bangunkarta yang memakai singkatan kota)
3. Tempat berhenti baik normal maupun silangan (harusnya lebih sedikit KA Argo, karena mendapat prioritas untuk melaju)

sisanya ya sama aja menurt ane, ya telatnya, ya pelayanannya, semuanya sama lah. Xie Xie
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
#36
(11-09-2011, 12:43 AM)hendraibrahim Wrote: waktu pertama kali diluncurkan tahun 1995, brand KA Argo yg saat itu terdiri dari Argo Gede dan Argo Bromo diposisikan sebagai KA yang paling cepat dibandingkan KA lain di trayek yg sama. hal tsb dikarenakan KA2 lain harus mengalah jika bersilang dgn KA ini. selain itu, lok CC 203 yg dipakai untuk menarik KA2 ini waktu itu masih baru.

Saya pernah baca di sebuah surat kabar bahwasanya kedua KA argo ini diberi nama langsung oleh PResiden Soeharto. Pak Harto mengharapkan kedua KA ini memiliki ketangguhan laksana gunung bromo dan gunung gede.

waktu awal peluncurannya, orang yg biasa naik Ka parahyangan berebut ingin mencoba naik KA argo gede. Padahal harga tiketnya lumayan beda; Parahyangan Eksekutif tarifnya Rp.25.000 sedangkan Argo gede tarifnya Rp.32.000 (lumayan beda nya untuk ukuran th 1995). waktu itu Argo gede benar2 menempuh waktu 2,5 jam untuk perjalanan BD-JNG (ke gambir tambah 10 menit)
Seharusnya KA Klas Argo diluncurkan sebagai rangkaian KA Klas Eksekutif yang berbeda bahkan sangat berbeda dari biasanya yang tidak dimiliki oleh rangkaian KA Ekspres Eksekutif dan Klas Eksis lainnya yah... Tapi kenyataannya...
Sedih
1. Sama saja memiliki jok dengan senderan yang beragam (corak warna, bahan, tampilan jok, dll).
2. Sedikit beda dengan pinky boy yang mana untuk rak koper seperti di kebanyakan pesawat komersil dengan penutup, sedangkan kebanyakan Klas Eksekutif dan Klas Eksa Argo lainnya tanpa penutup.
3. Yah... ada TVnya, telepon, dilayani bak Klas Eksekutif umumnya (dikasih makanan - minuman gratis kala itu, selimut, handuk hangat dikala kita kedinginan krn AC, dll).

Tapi justru enggak seperti yang aku harapkan yang kebnanyakan spt di luar negeri yah... -> Ada kereta Lounge, entah spa atau kereta pijit mungkin..., kereta Makan bak kereta2 di Amerika, Eropa, bahkan konon Afrika sana dg tampilan luxury dan memberi kemewahan lainnya segala ada bartender, dll deh...
Kini, semua Klas Eksekutif non Argo pun bisa memiliki rangkaian kereta penumpang dg bodi K-9 bahkan K-10 kalau perlu. "KA Argo apa tuh?"tanya orang yg ngelihat. "Itu paling KA (misalnya ->) Bima,"jawabnya. "Koq kayak kereta Argo Bromo?"bingung orang itu.

Reply
#37
Kalo mau kayak gt mesti flashback ke awal tahun 2000 dmn argo lagi jaya2nya
kalo sekarang kenappa rangkaian yang dipake argo sama exa biasa sama ya simpel aja karena ketidakdisplinan operator yang asal mencampur2 rangkaian
contoh rangkaian yang harusnya dipake satwa tapi gra2 di dipo gak ada cadangan exe argo ya udah langsung dirangkai aja
jadi rangkaian campur2 apalagi sekarang kebanyakan setelah PA striping argo dan satwa banyak yang sama sehingga kalo liat dari eksterior gak bisa dibedain tapi kalo liat ke dalem baru misal argo seat 50 satwa 52

My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
#38
klo gua penting dalam pelayanan ga ada perbedaan baik kelas Argo maupun kelas Exe
Reply
#39
Berarti mau dong bayar mahal pelayanan kayak di eksekutif bisnis misalnya Ngakak
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
#40
(11-09-2011, 10:14 AM)Gopar new image Wrote: Berarti mau dong bayar mahal pelayanan kayak di eksekutif bisnis misalnya Ngakak


asalkan pelayanannya maksimal dan kualitas layanan OK ga masalah bayar bayar mahal. Pisss ahhh...Pisss ahhh...Pisss ahhh...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)