Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRDI Madiun Jaya
Quote:Tarif kereta bisnis naik, PT KA klaim tak kejar profit

By on 13 Juni 2011

Solo (Solopos.com) – Kenaikan tarif perjalanan kereta api (KA) bakal diberlakukan untuk KA Madiun Jaya dan Banyubiru. Kenaikan ini menyusul hal serupa yang sudah terlebih dahulou diberlakukan untuk kereta Prambanan Ekspres.

Kenaikan tarif ditetapkan berdasarkan surat Nomor D 6/76 tertanggal 6 Mei 2011, yang menyebut tarif baru untuk perjalanan KA kelas bisnis 1-72 kilometer (km) dari Rp 9.000 menjadi Rp 11.000, dan perjalanan 73-131 km dari Rp 18.000 menjadi Rp 20.000. Sementara, menyikapi ancaman boikot atau tindakan lain, PT KA meminta semua pihak menahan diri.

Pejabat Humas PT KA Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, meminta semua pihak menahan diri dan memaklumi sebab kebijakan untuk menaikkan tarif saat ini dirasa paling tepat daripada membiarkan kondisi KA terus memburuk tanpa pemeliharaan. “Tidak hanya Prameks, semua KA bisnis tarifnya dinaikkan. Itu karena kami melihat memang dibutuhkan biaya pemeliharaan. Bukan soal profit yang kami kejar,” terang Eko kepada Espos, Senin (13/6/2011).

PT KA sendiri saat ini memiliki lima rangkaian Prameks. Tiga kereta merupakan jenis kereta rel disel elektrik (KRDE) dan dua set jenis kereta rel disel (KRD). Sebanyak tiga kereta beroperasi setiap harinya. Tambahan tarif KA, diharapkan dapat digunakan untuk menutup biaya pemeliharaan atas dua KA yang tidak beroperasi itu.

Eko menjelaskan kereta jenis KRD merupakan buatan tahun 1980-an yang sudah selayaknya diservis. Lantaran usianya yang telah lebih dari 20 tahun suku cadang kereta jenis ini mulai sulit ditemukan, dan harganya mahal. Dengan kenaikan tarif tersebut PT KA akan melakukan pemeliharaan total terhadap dua kereta secara bergantian. Diharapkan, setelah masa pemeliharaan, tidak akan ada lagi keluhan keterlambatan kereta atau pembatalan perjalanan gara-gara kereta mogok.

Mengenai rencana pengguna Prameks alias Pramekers memboikot atau melakukan tindakan perlawanan, seperti melaporkan ke Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI), Eko menyerahkan hal itu kepada masing-masing pihak. Sebenarnya, dia menambahkan, PT KA berharap Pramekers menyadari kereta kesayangan mereka ini membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan menyeluruh agar kondisinya tetap baik. “Tapi kami serahkan pada pihak-pihak yang bersangkutan. Ini sudah keputusan direksi dan akan tetap diberlakukan per 1 Agustus,” ujar dia.

Sebelumnya, Komunitas Pramekers Joglo (KPJ) mengancam akan menyusun gerakan boikot Prameks, jika PT KA berkeras menaikkan tarif Prameks dari Rp 9.000 menjadi Rp 11.000. Dewan Pendamping KPJ, Eko Setyanto, baru-baru ini menyampaikan wacana boikot tidak main-main. Dia menyebut KPJ tengah mengumpulkan data-data yang memperkuat penolakan atas kenaikan tarif. Di antaranya, data dari Pusat Transportasi dan Logistik UGM Yogyakarta, YLKI, serta DPRD Kota dan Provinsi Yogyakarta.

tsa

dari FB ada info tarifnya:
KA MADIUN JAYA BIASA
YK - MN, Harga Lama Rp. 24.000 - Harga Baru Rp. 35.000
KA MADIUN JAYA AC
YK - SLO: Rp. 35.000
YK - MN: Rp. 45.000
* sumber dari PTKAI Daop 6
Patah Hati
.
Reply
dari FB ada info tarifnya:
KA MADIUN JAYA BIASA
YK - MN, Harga Lama Rp. 24.000 - Harga Baru Rp. 35.000
KA MADIUN JAYA AC
YK - SLO: Rp. 35.000
YK - MN: Rp. 45.000
* sumber dari PTKAI Daop 6
Patah Hati
[/quote]

walah, saya kira tarif YK-SLO maksimal 25rb, eh taunya malah 35rb
Bethe
Reply
(14-06-2011, 08:36 AM)Narendro Anindito Wrote:
(14-06-2011, 08:04 AM)animaX Wrote:
dari FB ada info tarifnya:
KA MADIUN JAYA BIASA
YK - MN, Harga Lama Rp. 24.000 - Harga Baru Rp. 35.000
KA MADIUN JAYA AC
YK - SLO: Rp. 35.000
YK - MN: Rp. 45.000
* sumber dari PTKAI Daop 6
Patah Hati

walah, saya kira tarif YK-SLO maksimal 25rb, eh taunya malah 35rb
Bethe
[/quote]

Sad tarifnya lebih mahal dari travel ac Jogja-Solo Rp 30.000
semoga info diatas salah...
.
Reply
(14-06-2011, 08:45 AM)animaX Wrote: Sad tarifnya lebih mahal dari travel ac Jogja-Solo Rp 30.000
semoga info diatas salah...

bis Eka aja Jogja-Solo cuma 10rb Sad
Reply
(14-06-2011, 08:04 AM)animaX Wrote:
Quote:Tarif kereta bisnis naik, PT KA klaim tak kejar profit

By on 13 Juni 2011

Solo (Solopos.com) – Kenaikan tarif perjalanan kereta api (KA) bakal diberlakukan untuk KA Madiun Jaya dan Banyubiru. Kenaikan ini menyusul hal serupa yang sudah terlebih dahulou diberlakukan untuk kereta Prambanan Ekspres.

Kenaikan tarif ditetapkan berdasarkan surat Nomor D 6/76 tertanggal 6 Mei 2011, yang menyebut tarif baru untuk perjalanan KA kelas bisnis 1-72 kilometer (km) dari Rp 9.000 menjadi Rp 11.000, dan perjalanan 73-131 km dari Rp 18.000 menjadi Rp 20.000. Sementara, menyikapi ancaman boikot atau tindakan lain, PT KA meminta semua pihak menahan diri.

Pejabat Humas PT KA Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, meminta semua pihak menahan diri dan memaklumi sebab kebijakan untuk menaikkan tarif saat ini dirasa paling tepat daripada membiarkan kondisi KA terus memburuk tanpa pemeliharaan. “Tidak hanya Prameks, semua KA bisnis tarifnya dinaikkan. Itu karena kami melihat memang dibutuhkan biaya pemeliharaan. Bukan soal profit yang kami kejar,” terang Eko kepada Espos, Senin (13/6/2011).

PT KA sendiri saat ini memiliki lima rangkaian Prameks. Tiga kereta merupakan jenis kereta rel disel elektrik (KRDE) dan dua set jenis kereta rel disel (KRD). Sebanyak tiga kereta beroperasi setiap harinya. Tambahan tarif KA, diharapkan dapat digunakan untuk menutup biaya pemeliharaan atas dua KA yang tidak beroperasi itu.

Eko menjelaskan kereta jenis KRD merupakan buatan tahun 1980-an yang sudah selayaknya diservis. Lantaran usianya yang telah lebih dari 20 tahun suku cadang kereta jenis ini mulai sulit ditemukan, dan harganya mahal. Dengan kenaikan tarif tersebut PT KA akan melakukan pemeliharaan total terhadap dua kereta secara bergantian. Diharapkan, setelah masa pemeliharaan, tidak akan ada lagi keluhan keterlambatan kereta atau pembatalan perjalanan gara-gara kereta mogok.

Mengenai rencana pengguna Prameks alias Pramekers memboikot atau melakukan tindakan perlawanan, seperti melaporkan ke Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI), Eko menyerahkan hal itu kepada masing-masing pihak. Sebenarnya, dia menambahkan, PT KA berharap Pramekers menyadari kereta kesayangan mereka ini membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan menyeluruh agar kondisinya tetap baik. “Tapi kami serahkan pada pihak-pihak yang bersangkutan. Ini sudah keputusan direksi dan akan tetap diberlakukan per 1 Agustus,” ujar dia.

Sebelumnya, Komunitas Pramekers Joglo (KPJ) mengancam akan menyusun gerakan boikot Prameks, jika PT KA berkeras menaikkan tarif Prameks dari Rp 9.000 menjadi Rp 11.000. Dewan Pendamping KPJ, Eko Setyanto, baru-baru ini menyampaikan wacana boikot tidak main-main. Dia menyebut KPJ tengah mengumpulkan data-data yang memperkuat penolakan atas kenaikan tarif. Di antaranya, data dari Pusat Transportasi dan Logistik UGM Yogyakarta, YLKI, serta DPRD Kota dan Provinsi Yogyakarta.

tsa

dari FB ada info tarifnya:
KA MADIUN JAYA BIASA
YK - MN, Harga Lama Rp. 24.000 - Harga Baru Rp. 35.000
KA MADIUN JAYA AC
YK - SLO: Rp. 35.000
YK - MN: Rp. 45.000
* sumber dari PTKAI Daop 6
Patah Hati

buset mahal amat....
gak melihat sisi persaingan dengan moda angkutan lain apa ya...Heran
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
info resmi dari Humas DAOP VI Bpk Eko Budiyanto
YK-SLO Rp 20.000-25.000
YK-MN Rp 40.000-45.000
Big Grin
Reply
(15-06-2011, 04:05 PM)Narendro Anindito Wrote: info resmi dari Humas DAOP VI Bpk Eko Budiyanto
YK-SLO Rp 20.000-25.000
YK-MN Rp 40.000-45.000
Big Grin

Kalo dibandingkan dgn Ekspres Siang Eka, Mira, Sri Mulyo & Antar Jaya masih murah & cepat mana kalo cuma sampe SLO, Ndro...?

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe




[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
wele2 kok expensive yak?
perasaan aku ke walikukun liat d banner stasiun walikukun aj mn-yk aj 23000, tp madiun-solo cuma 17000. itu 2 bulan lalu
itu jadi expensive krn liburan, betul tdk?
Reply
kopas dari trit sebelah...

(14-06-2011, 11:30 PM)animaX Wrote: Layani jalur Solo-Jogja, PT KA siapkan KA eksekutif baru

By Bambang Aris Sasongko on 14 Juni 2011

Solo (Solopos.com) – PT Kereta Api (KA) berencana membuka layanan kereta api (KA) eksekutif untuk rute Solo-Jogja, 20 Juni mendatang. Harga tiket KA eksekutif itu dibanderol sekitar Rp 20.000-Rp 25.000/penumpang.

Pejabat Humas PT KA Daops VI Jogja, Eko Budiyanto, mengatakan rangkaian KA eksekutif tersebut merupakan kereta baru yang akan melayani trayek Madiun-Jogja. Diperkirakan, tiket KA tersebut akan dijual Rp 40.000-Rp 45.000/penumpang untuk rute Jogja-Madiun dan Rp 20.000-Rp 25.000/penumpang untuk rute Solo-Jogja. Tarif tersebut ditetapkan sesuai layanan kelas eksekutif yang diberikan.

“Pastinya belum bisa kami sampaikan, karena rencana ini masih digodok. Berapa kapasitasnya juga belum bisa kami pastikan. Namanya pun belum, tapi kemungkinan akan kami pakai nama yang mengandung unsur wisata, misalnya Candi Borobudur. Ini untuk mengangkat wisata domestik,” jelas Eko, saat dihubungi Espos, Selasa (14/6/2011).

Eko menambahkan KA baru ini menyasar kalangan menengah ke atas, termasuk wisatawan, yang selama ini kerap menggunakan Prambanan Ekspres (Prameks) untuk mengunjungi objek wisata di Solo dan Jogja. Dia tak menampik kemungkinan terbentuknya segmen baru dengan diluncurkannya KA tersebut.

Eko menyebut, tarif Rp 20.000-Rp 25.000/penumpang untuk kalangan tersebut sesuai dengan layanan yang diberikan. KA tersebut, dipastikan nyaman karena dilengkapi pendingin ruang alias AC. Selain itu, ruang KA juga lapang, sehingga penumpang tak perlu berdesak-desak seperti saat naik KA Prameks.

Mengenai jadwal, dia menyebut KA eksekutif ini direncanakan melayani empat perjalanan setiap hari. Dua rute untuk Jogja-Madiun, dan khusus dua rute untuk Solo-Jogja. Hal ini berbeda dengan Prameks Eksekutif yang pernah diluncurkan sebelumnya. Ketika itu, Prameks Eksekutif hanya melayani perjalanan di hari Sabtu dan Minggu.

“Ini beda, karena kami rencanakan ada empat perjalanan tiap hari. Keretanya juga beda, dulu pakai lokomotif. Yang ini kereta seperti Prameks dan Madiun Jaya, tidak pakai lokomotif,” imbuh dia.

tsa

ni penampakan KRDI-AC dari http://proboadikesumo.blogspot.com/




[Image: krdiac.jpg]




Reply
(16-06-2011, 10:21 AM)see_204XX Wrote:
(15-06-2011, 04:05 PM)Narendro Anindito Wrote: info resmi dari Humas DAOP VI Bpk Eko Budiyanto
YK-SLO Rp 20.000-25.000
YK-MN Rp 40.000-45.000
Big Grin

Kalo dibandingkan dgn Ekspres Siang Eka, Mira, Sri Mulyo & Antar Jaya masih murah & cepat mana kalo cuma sampe SLO, Ndro...?

tetep masih murah roda karet Bethe
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)