Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sistem penomoran lok uap di Indonesia
#31
Saya penasaran, seperti apa yah penomoran lokomotif uap waktu di jaman Belanda dulu? Katanya beda dengan sekarang?
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Reply
#32
Memang beda mas, dulu sistemnya menggunakan nomor-nomor, dan masing-masing perusahaan KA/tram punya sistem penomoran yang independen.

Untuk Staatsspoorwegen, penomoran menggunakan blok 100 (misalnya seri 1000 ada nomor 1001-1020, 1100 ada nomor 1101-1137, dst), kecuali untuk lok-lok tua yang nomornya di bawah 200.

Untuk Nederlandsch Indische Spoorweg, penomoran dari 1-160 adalah lok 1435 mm (Samarang/Vorstenlanden), seri 200-an adalah lok 1067 mm DMWI (Jogja Magelang Willem I dan sekitarnya) dan seri 300-an adalah lok 1067 mm untuk Gambringan-Surabaya.

Untuk jelasnya bisa dilihat di tautan berikut ini:
http://keretapi.tripod.com/steamroster.html
http://keretapi.tripod.com/steamroster2.html

Halaman pertama memuat lok-lok yang mendapatkan nomor DKA, halaman kedua lok-lok yang sudah keburu punah sebelum kemerdekaan.

(29-05-2011, 08:52 PM)paul_foxdemon Wrote: Saya penasaran, seperti apa yah penomoran lokomotif uap waktu di jaman Belanda dulu? Katanya beda dengan sekarang?

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)